Adi Hermawan
Dosen Program Studi S1 Keperawatan, Stikes Amanah Makassar

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA KEJADIAN DISPEPSIA PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR Sarifudin Andi Latif; Sahdan Mustari; Muhammad Syafri; Adi Hermawan
Jurnal Ilmu Kesehatan Nusantara Vol. 1 No. 1 (2024): APRIL-JIKEN-2024-2025
Publisher : PT. Nasyah Medika Care

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Pada mahasiswa khususnya penderita dispepsia fungsional dapat menimbulkan gejala-gejala yang sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Dalam survey mengatakan bahwa terdapat lebih dari 50% penderita dispepsia yang bergantung pada obat dan sekitar 30% penderita dispepsi lebih memilih libur atau tidak masuk dari pekerjaan ataupun sekolah karena keluhan yang diderita dari gejala dispepsia tersebut. Terjadinya gejala-gejala dispepsia disebabkan oleh beberapa proses patofisilogi yaitu sekresi asam lambung dismotilitas gastrointestinal, infeksi helicobacter plori, hipersensitivitas visceral, disfungsi otonom, psikologis, pola makan, dan faktor lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya kejadian dispepsia pada mahasiswa tingkat akhir. Metode : Penelitian yang dilakukan ini menggunakan rancangan penelitian cross sectional pendekatan retrospektif. Studi cross sectional merupakan suatu observasional (non-eksperimental). Penelitian ini telah dilakukan di STIKES Amanah Makassar. Total sampel dalam penelitian yaitu 87 responden dengan teknik Total Sampling. Data yang diperoleh selanjutnya akan di rekapitulasi dengan menggunakan SPSS dan jika didapatkan data normal maka analisis data menggunakan Chi-Square jika P> 0,05. Hasil : hasil analisis data dengan menggunakan uji chi-square (x²) pada kemaknaan 95% (α 0,05) dengan bantuan SPSS, maka diperoleh nilai Pearson Chi-Square adalah Pola Makan sebesar (0,012) dan Stres sebesar (0.004). Berdasarkan hasil Pengujian dapat dilihat bahwa nilai p yang diperoleh lebih kecil dari α (0,05). Kesimpulan : terdapat hubungan Pola Makan dengan Kejadian Dispepsia pada mahasiswa akhir dan terdapat hubungan stress dengan Kejadian Dispepsia pada mahasiswa akhir.
Rumah RANDA: Model Inovasi Desa Ramah Lansia Berbasis Komunitas di Katumbangan Fredy Akbar K; Syamsidar Syamsidar; Adi Hermawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat JUPEMANDO Vol. 1 No. 1 (2025): Agustus 2025
Publisher : STIKES Marendeng Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55110/jupemando.v1i1.230

Abstract

The elderly are a group that is vulnerable to experiencing physical, psychological, social, and spiritual health problems. However, at the village level, integrated services for the elderly are still limited, so it often causes welfare problems. RANDA House Innovation  is present as a strategy to build a community-based Elderly-Friendly Village in Katumbangan Village. This activity aims to design, launch, and implement an integrated service model for the elderly that is integrated with local cultural approaches. The implementation method is carried out through a participatory approach involving the village government, lecturers, students, elderly families, health cadres, and cross-sector stakeholders. The series of activities includes cross-generational education through the Elderly Family School, the implementation of Fine Arts Group Activity Therapy, the empowerment of the elderly economy through product bazaars, and the signing of joint commitments. The results of the activity showed high enthusiasm from the elderly, families, and the village community; increased family knowledge about elderly care; as well as policy support from the village to district levels. RANDA House's innovation can be replicated in other villages as an effort to strengthen the inclusive and dignified quality of life of the elderly.