Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kesalehan Digital (Analisis Fenomena Popularisasi Hadis Pada Status) Nurhayati, R.; Inar; Juliana; Febrianty, Wita; Islamiah, Dina
Proceedings of Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Graduate Conference Vol. 2 No. 1 (2022): Strengthening Youth Potentials for Sustainable Innovation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/umygrace.v2i1.505

Abstract

The birth of the tiktok application was based on an evolutionary process that occurred in the field of technology (digitalization) and internet innovation which led to the emergence of various types of social media. Indonesia In 2020, social media has experienced rapid development to become popular culture in Indonesia, namely the TikTok application, which has been downloaded 63.3 million times. Where the majority of users of this application are millennials, school age, or commonly known as generation Z. With a large number of users, the content offered to other users is also very diverse, but not many use it wisely so this can affect behavior and way of thinking. This study aims to describe forms of digital kesalehan and the factors that influence digital piety in the tiktok status of IAI Muhammadiyah Sinjai students. The type of research used is phenomenology with a qualitative research approach and the data collection techniques used are observation, interviews and documentation while the data analysis techniques used are data reduction, data presentation and drawing conclusions or verification. The results of this study are that the forms of digital kesalehan carried out by IAIM Sinjai students are very diverse, starting from making and sharing Islamic videos and increasing literacy about Islam by utilizing social media. But besides that, they apply the concept of preaching, namely Islamic teachings as the truth must be conveyed in a good and beautiful way so that what is conveyed can be accepted by the community and not vice versa. In addition, the factors that affect digital kesalehan in IAI Muhammadiyah Sinjai Student Tiktok Status come from internal and external factors where both are things that support a person in implementing what is called digital piety or good deeds done through social media
MEMBANGUN GENERASI BERKARAKTER UNGGUL MELALUI PENGEMBANGAN LITERASI ANAK PADA DESA KARANG-KARANGAN Muh. Nusratullah; Intan Maharani; Fadhilatul Amalia Bahraini; Azzahratun Amalia; Husnul Akmal; Inar; Ananda Yusuf; Hildayanti; Muh Hizbullah Upara; Dandi Febrian; Andi Khairun nisa; Andi Musafir Rusyaidi; Nilam Permatasari Munir
Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/jpi.v2i1.1875

Abstract

Desa Karang-Karangan memiliki potensi besar dalam pengembangan literasi anak, pengembangan literasi anak di Desa Karang-Karangan menjadi langkah strategis dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter unggul. penelitian ini bertujuan untuk meningkatan literasi anak sebagai sarana utama dalam membangun karakter unggul di Desa Karang-Karangan, untuk mendukung kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam upaya membangun generasi berkarakter unggul melalui peningkatan literasi anak di Desa Karang-Karangan. Metode penelitian yang digunakan ialah deskriptif kualitatif dengan pendekatan Asset Based Comunity Development (ABCD) dengan melibatkan masyarakat desa setempat, meliputi tokoh masyarakat, perangkat desa, ibu-ibu PKK, serta pemuda desa. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan menunjukkan bahwa pembuatan pojok baca, pengembangan buku cerita lokal anak, serta penyediaan media pembelajaran yang kreatif memberikan dampak dan upaya terhadap peningkatan literasi sekaligus pembentukan karakter anak. Selain itu, keterlibatan masyarakat dan pemanfaatan potensi lokal menjadi faktor penting dalam mendukung keberlanjutan program, sehingga kegiatan literasi tidak hanya berdampak jangka pendek, tetapi juga berkontribusi pada pembentukan generasi anak yang berkarakter unggul dan berdaya saing di Desa Karang-Karangan.