Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENERAPAN MODEL THE POWER OF TWO BERBANTUAN MEDIA SURPRISE BOX UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI Fitrianti; Kartini; Nilam Permatasari Munir; fitri
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 2 No 4 (2025): Jurnal Cahaya Edukasi: Oktober
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v2i4.143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IV SDN 45 Padang Alipan Kota Palopo pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti melalui penerapan model pembelajaran The Power of Two berbantuan media Surprise Box. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis & McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 31 peserta didik kelas IV. Teknik pengumpulan data meliputi tes, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan aktivitas peserta didik dari siklus I (60%) menjadi 81,67% pada siklus II. Hasil belajar juga meningkat dari rata-rata nilai 72 dengan ketuntasan 74,19% menjadi 76 dengan ketuntasan 84%. Penelitian ini membuktikan bahwa kombinasi model The Power of Two dengan media Surprise Box efektif dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik pada materi shalat Jumat, Dhuha, dan Tahajud.
Pengembangan Media Pembelajaran Scrapbook Berbasis Kontekstual pada Materi Bagian dan Fungsi Tumbuhan Kelas IV SDN 21 Tadette Sucianti; Nilam Permatasari Munir; Nur Fakhrunnisaa
Journal of Vocational, Informatics and Computer Education Vol 1, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/voice.v1i2.20238

Abstract

Pembelajaran di SDN 21 Tadette masih bergantung pada buku paket dan metode ceramah, sehingga siswa mengalami kesulitan memahami materi bagian dan fungsi tumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran scrapbook berbasis kontekstual guna meningkatkan pemahaman siswa. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (define, design, develop, disseminate). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media scrapbook divalidasi oleh ahli materi (96,15% – sangat layak), ahli bahasa (83,33% – layak), dan ahli media (86,53% – layak). Hasil uji praktikalitas dari siswa sebesar 99,73% dan dari guru sebesar 91,25%, keduanya termasuk kategori sangat praktis. Media ini terbukti valid dan praktis untuk digunakan dalam pembelajaran di kelas IV. Implikasi dari penelitian ini adalah media scrapbook berbasis kontekstual dapat menjadi solusi inovatif dalam mendukung proses pembelajaran yang menyenangkan dan efektif di sekolah dasar.
Penerapan Model The Power of Two Berbantuan Media Surprise Box untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Fitrianti; Kartini; Nilam Permatasari Munir
Nasir: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/nasir.v3i2.502

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IV SDN 45 Padang Alipan Kota Palopo pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti melalui penerapan model pembelajaran The Power of Two berbantuan media Surprise Box. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model Kemmis & McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 31 peserta didik kelas IV. Teknik pengumpulan data meliputi tes, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan aktivitas peserta didik dari siklus I dengan rata-rata 12 (60%) kategori kurang baik menjadi 16,33 (81,67%) kategori sangat baik pada siklus II. Hasil belajar peserta didik juga meningkat dari nilai rata-rata 72 dengan ketuntasan 74,19% pada siklus I menjadi 76 dengan ketuntasan 84% pada siklus II. Penelitian ini membuktikan bahwa kombinasi model The Power of Two dengan media Surprise Box efektif meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik pada materi mengenal shalat Jum'at, Dhuha, dan Tahajud.
GREEN DAKWAH BERBASIS ABCD, PENGEMBANGAN BANK SAMPAH SEBAGAI PENDIDIKAN LINGKUNGAN DI DESA PAMMESAKANG Muftihaturrahmah; Nurhalisa; Rizky Fauziah; Nur Rahma; Husnul Khatimah; Hidayat Nurwahid Saleh; Ahmad Muhajir; Afham Mamu; Andi Musafir Rusyaidi; Nilam PermatasarI Munir
Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/jpi.v2i1.1859

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi Green Dakwah berbasis Asset-Based Community Development (ABCD) dalam pengembangan bank sampah sebagai media pendidikan lingkungan di Desa Pammesakang. Pendekatan ABCD digunakan untuk menggali potensi lokal masyarakat, termasuk modal sosial, budaya gotong royong, dan nilai-nilai keagamaan yang menjadi dasar gerakan dakwah ekologis. Melalui metode kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian ini menemukan bahwa bank sampah tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengelolaan limbah, tetapi juga sebagai ruang edukasi lingkungan yang mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju pola hidup berkelanjutan. Program Green Dakwah terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran ekologis melalui integrasi nilai-nilai Islam, seperti amanah, kebersihan, dan tanggung jawab sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi antara tokoh agama, pemerintah desa, dan kelompok masyarakat mampu memperkuat keberlanjutan bank sampah dan menjadikannya model pemberdayaan berbasis aset lokal. Dengan demikian, pendekatan ABCD dalam Green Dakwah memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas lingkungan sekaligus membangun kemandirian masyarakat Desa Pammesakang.
MEMBANGUN GENERASI BERKARAKTER UNGGUL MELALUI PENGEMBANGAN LITERASI ANAK PADA DESA KARANG-KARANGAN Muh. Nusratullah; Intan Maharani; Fadhilatul Amalia Bahraini; Azzahratun Amalia; Husnul Akmal; Inar; Ananda Yusuf; Hildayanti; Muh Hizbullah Upara; Dandi Febrian; Andi Khairun nisa; Andi Musafir Rusyaidi; Nilam Permatasari Munir
Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/jpi.v2i1.1875

Abstract

Desa Karang-Karangan memiliki potensi besar dalam pengembangan literasi anak, pengembangan literasi anak di Desa Karang-Karangan menjadi langkah strategis dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter unggul. penelitian ini bertujuan untuk meningkatan literasi anak sebagai sarana utama dalam membangun karakter unggul di Desa Karang-Karangan, untuk mendukung kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam upaya membangun generasi berkarakter unggul melalui peningkatan literasi anak di Desa Karang-Karangan. Metode penelitian yang digunakan ialah deskriptif kualitatif dengan pendekatan Asset Based Comunity Development (ABCD) dengan melibatkan masyarakat desa setempat, meliputi tokoh masyarakat, perangkat desa, ibu-ibu PKK, serta pemuda desa. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan menunjukkan bahwa pembuatan pojok baca, pengembangan buku cerita lokal anak, serta penyediaan media pembelajaran yang kreatif memberikan dampak dan upaya terhadap peningkatan literasi sekaligus pembentukan karakter anak. Selain itu, keterlibatan masyarakat dan pemanfaatan potensi lokal menjadi faktor penting dalam mendukung keberlanjutan program, sehingga kegiatan literasi tidak hanya berdampak jangka pendek, tetapi juga berkontribusi pada pembentukan generasi anak yang berkarakter unggul dan berdaya saing di Desa Karang-Karangan.
STRENGTHENING LOCAL IDENTITY IN THE DIGITAL ERA THROUGH SMART VILLAGE KKN AND ABCD-BASED LOCAL WISDOM IN PADANG KALUA VILLAGE Nur Hafifa, Cahayu; Rheyhan Aulia Putri; Dinda Pasafia A; Indri Duwi Antika; Nadia Vega; Aidatul Fatwa; Miftahul Jannah Ahyar; Hamsirah; Fuji Raodah; Siti Maryam; Andi Muhammad Haikal; Rahmat Ramadhan Amir; Nilam Permatasari Munir; Andi Musafir Rusyaidi
International Journal of Multidisciplinary Reseach Vol. 1 No. 5 (2025): Desember
Publisher : International Journal of Multidisciplinary Reseach

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Community Service Program (Kuliah Kerja Nyata/KKN) is an implementation of the Tri Dharma of Higher Education in the form of community engagement oriented toward empowerment and sustainable development. This study aims to examine the implementation of a Smart Village KKN based on the Asset-Based Community Development (ABCD) approach in strengthening local community identity in the digital era in Padang Kalua Village, Bua District, Luwu Regency, South Sulawesi Province. The ABCD approach was applied through the stages of discovery, design, define, and reflection, involving active participation from the village community. Data collection methods included observation, in-depth interviews with village officials and community leaders, and documentation of activities. The results of the KKN implementation indicate that the ABCD approach is effective in optimizing the utilization of local assets through several priority programs, including the development of a village website and digital village accounts (Digides) as online-based public service platforms, the creation of asset-mapping infographics to enhance transparency and community participation, and the production of digital educational videos related to digital literacy and cybersecurity. These programs contributed to improving the efficiency of administrative services, strengthening accountable village governance, and enhancing community readiness to face digital transformation without abandoning local wisdom values. Therefore, the ABCD-based Smart Village KKN in Padang Kalua Village can serve as a model of sustainable village empowerment rooted in the community’s local potential and identity.