Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL 70% DAUN KELOR (Moringa oleifera Lam.) TERHADAP DPPH Riskianto; Saenal Edi Kamal; Muh. Aris
Jurnal Pro-Life Vol. 8 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/jpvol6Iss2pp102

Abstract

Kelor (Moringa oleifera Lam.) leaves have traditionally been known to have various efficacy of properties and based on previous research states that the content of M. oleifera leaves contain compounds that act as antioxidants. This study aims to examine the antioxidant activity of 70% ethanol extract of M. oleifera leaves. Maceration of M. oleifera leaves using 70% ethanol solvent, the extract obtained was carried out by phytochemical screening, then testing the activity of 1,1-Diphenyl-2-Picryl Hydrazyl (DPPH). The yield of extract obtained was 7,36%. The phytochemical screening on 70% ethanol extract of M. oleifera leaves contained alkaloids, flavonoids, phenols, and tannins. The antioxidant activity test showed that the IC50 value of 70% ethanol extract of M. oleifera leaves was 50,595 μg/mL, and the IC50 quercetin value was 0,538 μg/mL. Antioxidant Activity Index (AAI) of 70% ethanol extract of M. oleifera leaves was (0,988) and AAI of quercetin was 92,936. Based on the results, it is obvious that the 70% ethanol extract of M. oleifera leaves has moderate antioxidant activity and a source of natural antioxidants.
Sosialisasi dan Edukasi Pola Hidup Bersih Sesuai Protokol Kesehatan dalam Mencegah Penularan COVID-19 Riskianto; Jessica Novia; Febbyasi Megawaty; Karnelasatri; Maroloan Aruan
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2021): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v3i3.616

Abstract

Kegiatan PkM bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan edukasi pola hidup bersih sesuai protokol kesehatan kepada masyarakat ketika melakukan aktivitas di luar rumah dalam mencegah penularan COVID-19. Kegiatan PkM dilaksanakan di RT 07 RW 06 Desa Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Pada PkM ini dilakukan pembuatan hand sanitizer, pembagian hand sanitizer dan masker kepada masyarakat, dan pemberian edukasi mengenai cara menggunakan masker dengan baik, hand sanitizer dan mencuci tangan dengan baik. Teknik analisis yang digunakan yaitu dengan analisis melalui kuesioner pre-test dan post-test. Hasil yang diperoleh yaitu terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat setelah diberikan penjelasan materi sosialisasi dan edukasi sebesar 29,21% dari hasil pre-test dan post-test yaitu 70,79% menjadi 100%. Kesimpulan dari hasil analisis melalui kuesioner yang diperoleh dari kegiatan PkM ini adalah pengetahuan masyarakat terhadap pola hidup bersih sesuai protokol kesehatan tergolong dalam kategori baik.  
ONLINE EDUCATION ON SELF-MEDICATION AND SELF-ISOLATION FOR PREGNANT AND NURSING MOTHER Karnelasatri Karnelasatri; Riskianto Riskianto; Jessica Trisina; Marcelia Sugata; Yohan Aditya Manik
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1542

Abstract

Peningkatan kasus Covid-19 gelombang kedua di Indonesia pada pertengahan tahun 2021 menyebabkan terjadinya panic-buying oleh masyarakat pada obat-obatan, suplemen maupun produk makanan akibat penyebaran informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Jumlah paparan kasus Covid-19 pada ibu hamil dan ibu menyusui juga meningkat dan banyak diantaranya harus melakukan isolasi mandiri. Penanganan isolasi mandiri pada ibu hamil dan ibu menyusui merupakan kondisi khusus sehingga edukasi kesehatan untuk hal ini perlu dilaksanakan. Selain itu, edukasi swamedikasi untuk masyarakat juga perlu disampaikan sehingga masyarakat memiliki pengetahuan tentang pengobatan mandiri dengan lebih yang baik. Bentuk kegiatan PkM ini adalah webinar edukasi serta penyaluran bantuan berupa paket sehat kepada Yayasan Abar Indonesia selaku mitra kegiatan. Pemaparan materi dalam webinar dilakukan dalam dua sesi yang disampaikan oleh dokter kandungan dan apoteker sesuai tema yang disampaikan. Pre-test dan pos-test dilakukan sebelum dan sesudah pemamparan materi. Kegiatan berlangsung dengan sangat baik dilihat dari peningkatan pengetahuan peserta berdasarkan hasil pre-test dan post-test, sedangkan tingkat keberhasilan kegiatan mencapai 97,5% didasarkan hasil evaluasi peserta.
PENYULUHAN PENGGUNAAN OBAT DAN PEMERIKSAAN KESEHATAN DI KELURAHAN BINONG, KABUPATEN TANGERANG, BANTEN Febbyasi Megawaty; Jessica Novia; Riskianto Riskianto; Dela Rosa
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1544

Abstract

Masyarakat banyak yang mengkonsumsi obat tanpa resep dokter dan kurang mendapatkan informasi cara penggunaan obat yang benar sehingga bisa terjadi potensi terjadinya efek samping atau interaksi obat. Selain itu, masyarakat jarang melakukan pemeriksaan kadar gula darah sewaktu, kolesterol, asam urat dan tekanan darah agar potensi menderita penyakit kritis dapat terdeteksi sejak dini. Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat melalui perguruan tinggi untuk berpartisipasi memberikan edukasi kepada masyarakat. Penyuluhan dilaksanakan pada hari Jumat, 22 November 2019 dan jumlah peserta yang datang 44 orang warga RT 03/ RW 03 Kelurahan Binong Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Banten. Metode yang digunakan adalah penyuluhan tentang Dapatkan Gunakan Simpan Buang (DAGUSIBU) obat, kuisioner sebelum dan sesudah penyuluhan, serta pemeriksaan kesehatan. Keberhasilan pelaksanaan PkM diukur dari hasil kuisioner sebelum (72%) dan sesudah (92%) penyuluhan dengan peningkatan secara signifikan 20%. Hasil pemeriksaan darah sewaktu peserta yang diatas normal yaitu hipertensi 22 orang (50%), gula darah sewaktu 6 orang (13,6%), kolesterol 10 orang (27,72%) dan asam urat 6 orang (13,6%). Oleh karena itu, peran apoteker sebagai tenaga kefarmasian sangat penting agar masyarakat mendapat informasi cara penggunaan obat yang benar dan edukasi pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan sejak dini secara berkala untuk mendukung Program Indonesia Sehat kepada masyarakat.
SOSIALISASI PENTINGNYA VAKSINASI DALAM ERA PANDEMIK COVID-19 DI PERUMAHAN CLUSTER PURI ASIH 2 SERDANG WETAN LEGOK KAB TANGERANG Riskianto, Riskianto; Purnamasari, Alfonsia; Novia, Jessica; Megawaty, Febbyasi; Titiesari, Yovita Diane
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.1906

Abstract

Kesehatan merupakan salah satu faktor yang sangat penting untuk menunjang kelangsungan hidup dalam masyarakat terutama pada masa pandemi COVID-19. Penanggulangan untuk menekan angka kejadian kasus diperlukan langkah pemberian vaksin bagi masyarakat. Dalam pelaksanaannya dibutuhkan pemahaman masyarakat yang benar terhadap pemberian vaksin ini agar pemberian vaksin dapat berjalan dengan baik. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan sosialisasi terkait COVID-19 dan pentingnya pemberian vaksin kepada Komunitas ibu-ibu PKK di daerah Perumahan Cluster Puri Asih 2 Serdang Wetan Legok Kab Tangerang. Metode yang digunakan yaitu dengan memberikan pretest dan posttest kepada peserta untuk mengetahui pemahaman peserta sebelum dan setelah mengikuti kegiatan sosialisasi. Hasil yang diperoleh dari pretest yaitu sebesar 57,14% dan hasil posttest sebesar 73,14%, tedapat peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta terhadap COVID-19 dan pentingnya pemberian vaksin setelah mengikuti kegiatan sosialisasi sebesar 16%. Kegiatan sosialiasi berlangsung dengan baik, peserta kegiatan juga kooperatif dan mengikuti kegiatan yang berlangsung dengan antusias. Pemahaman peserta terakit COVID-19 dan pentingnya vaksinasi dalam era pandemi COVID-19 masih harus terus di gaungkan karena mengingat pandemi ini belum berakhir dan dibutuhkan Kerjasama dari masyarakat agar angka penularan COVID-19 dapat ditekan.
EID AL-FITR INFLUENCES THE NUMBER OF TRAIN PASSENGERS ON THE SUMATRA ISLAND (CALENDAR VARIATIONS TIME SERIES MODEL) Akbar, Muhammad Sjahid; Safira, Dinda Ayu; Fadhilah, Rahmi; Damayanti, Salma; Riskianto, Riskianto; Puthy, Khem
BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 18 No 4 (2024): BAREKENG: Journal of Mathematics and Its Application
Publisher : PATTIMURA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/barekengvol18iss4pp2191-2202

Abstract

The Train is one of the transportation options for land travel on the island of Sumatra because of its affordable cost, comfort, and fast mobility. The majority of the population of Sumatra Island who are Muslims influenced the sharp increase in the number of train passengers during Eid Al-Fitr due to the large number of residents who returned to their hometowns (Sumatra Island). The time of Eid Al-Fitr will change every year on the Gregorian calendar, but it is always the same if using the Hijri calendar. This study aims to predict the number of train passengers on the island of Sumatra based on calendar variations (Eid Al-Fitr). To overcome this calendar variation, time series modeling will be used with the addition of exogenous variables (ARIMAX). This model consists of a time series regression equation added with a time series model of the residual regression equation of an exogenous variable. The resulting model can forecast the number of train passengers in the next few months and find that Eid Al-Fitr affects the data. Every Eid Al-Fitr, there is an increase in the number of train passengers by 49 passengers. The model obtained is in the good category with MAPE in-sample of 18.12% and out-sample of 9.93%.
FORMULASI MASKER GEL PEEL-OFF EKSTRAK ETANOL 96% AMPAS TEH HIJAU (Camellia sinensis Linn.) [FORMULATION OF A PEEL-OFF GEL MASK USING A 96% ETHANOL EXTRACT FROM GREEN TEA DREGS (Camellia sinensis Linn.)] Trisina, Jessica; Riskianto, Riskianto; Santoso, Feronia Reni Cyrena; Nainggolan, Saur Barita Romauli
FaST - Jurnal Sains dan Teknologi (Journal of Science and Technology) Vol. 6 No. 1 (2022): NOVEMBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jstfast.v6i2.6080

Abstract

Green tea (Camellia sinensis Linn.) is widely consumed in Indonesia, but the dregs which are waste have not been utilized optimally. A previous study revealed that a 96% ethanol extract from green tea dregs produces antibacterial activity against Staphylococcus aureus and Escherichia coli. Therefore, the purpose of this study was to increase the utilization of green tea dregs in cosmetic products in the form of a peel-off gel mask with an active ingredient of 96% ethanol extract from green tea dregs. The green tea dregs extract was made by the maceration method with 96% ethanol as the solvent. The peel-off gel mask was made in three formulas with different variations in the gel base, namely PVA 10% and HPMC 2%; PVA 8% and HPMC 3%; PVA 5% and HPMC 4%. The peel-off gel mask was produced, then it was evaluated by an organoleptic test, pH test, homogeneity test, spreadability test, and dry time test. The peel-off gel was stored for 10 days at two different temperatures, namely room temperature, and refrigerator temperature. The evaluation result was obtained that all three formulations of the peel-off gel mask met the criteria for good gel. However, after 10 days of storage at both storage temperatures, there was a change in the color of the three formulas. The Formula 3 (PVA 5% and HPMC 4%) stored at refrigerator temperature also showed an increment in dry time result. These results indicate the instability of the peel-off gel mask during storage. The peel-off gel mask formula from green tea dregs meets the requirements of gel preparations.Bahasa Indonesia Abstract:Teh hijau (Camellia sinensis Linn.) banyak dikonsumsi di Indonesia, namun ampas yang merupakan limbahnya belum dimanfaatkan secara optimal. Pada penelitian sebelumnya ekstrak etanol 96% ampas teh hijau memiliki aktivitas antibakteri pada Staphylococcus aureus and Escherichia coli. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemanfaatan ampas teh hijau menjadi produk kosmetika berupa masker gel peel-off dengan bahan aktif ekstrak etanol 96% ampas teh hijau. Ekstrak ampas teh hijau dibuat dengan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Masker gel peel-off dibuat dalam tiga formula dengan variasi basis gel yang berbeda, yaitu PVA 10% dan HPMC 2%; PVA 8% dan HPMC 3%; PVA 5% dan HPMC 4%. Masker gel peel off yang dihasilkan kemudian dievaluasi dengan uji organoleptik, uji pH, uji homogenitas, uji daya sebar, dan uji waktu kering. Gel peel off disimpan selama 10 hari pada dua suhu yang berbeda yaitu suhu ruang dan suhu lemari es. Hasil evaluasi diperoleh bahwa ketiga formulasi masker gel peel-off memenuhi kriteria sediaan gel yang baik. Namun setelah 10 hari penyimpanan pada kedua suhu penyimpanan, terjadi perubahan warna pada ketiga formula. Formula 3 (PVA 5% dan HPMC 4%) yang disimpan pada suhu lemari es juga menunjukkan peningkatan hasil waktu kering. Hasil ini menunjukkan ketidakstabilan sediaan selama penyimpanan.