Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Petani Dalam Pemanfaatan Lahan Rawa Lebak Pada Usahatani Padi Sawah Di Desa Pasar Terusan Kecamatan Muara Bulian Kabupaten Batanghari Permana, Heru; Sativa, Fendria; Nurfatiyah, Pera
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 19 No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.802 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v19i1.4957

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi keputusan petani dalam pemanfaatan lahan rawa lebak di Desa Pasar Terusan Kecamatan Muara Bulian Kabupaten Batanghari dan untuk mengetahui faktor apa yang mempengaruhi keputusan petani dalam pemanfaatan lahan rawa lebak di Desa Pasar Terusan Kecamatan Muara Bulian Kabupaten Batanghari. Penelitian ini di laksanakan pada tanggal 10 juni 2013 – 10 juli 2013 di Desa Pasar terusan Kecamatan Muara Bulian Kabupaten Batanghari. Pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data skunder. Metode penarikan sampel menggunakan metode sensus (Sampling Jenuh). Data yang diperoleh dari petani sampel disederhanakan dalam tabel kontingensi kemudian dianalisis secara deskriptif melalui skoring dan persentase, sedangkan untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor petani terhadap keputusan petani dalam pemanfaatan lahan rawa lebak menggunakan uji ZScore. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan analisis deskriptif, bahwa faktor pengalaman petani, tidak terdapat kecenderungan pengaruh terhadap pengambilan keputusan petani dalam pemanfaatan lahan rawa lebak pada usahatani padi sawah, sedangkan faktor kebiasaan dan kemauan,faktor pengetahuan, dan faktor motif ekonomi terdapat kecenderungan pengaruh terhadap pengambilan keputusan petani dalam pemanfaatan lahan rawa lebak pada usahatani padi sawah di daerah penelitian. Hasil dari Uji Zscore Faktor yang mempengaruhi keputusan petani dalam pemanfaatan lahan rawa lebak pada usahatani padi sawah yang dominan adalah faktor motif ekonomi. Kata Kunci : Keputusan petani, Lahan rawa lebak, Padi Sawah
KEARIFAN LOKAL DALAM PENGUSAHAAN USAHATANI PADI SAWAH DI DESA TALANG KEMULUN KECAMATAN DANAU KERINCI KABUPATEN KERINCI Rozaita, Sesmi; Rosyani, Rosyani; Sativa, Fendria
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 19 No 2 (2016): Jurnal Sosioekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.652 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v19i2.5022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan kearifan lokal usahatani padi sawah dan hubungan kearifan lokal dan pengaruhnya dalam pengusahaan usahatani padi sawah di desa Talang Kemulun Kecamatan Danau Kerinci Kabupaten Kerinci. Pemilihan lokasi secara purposive (sengaja) dengan pertimbangan masih mengusahakan usahatani padi sawah dan memiliki kearifan lokal yang tinggi misalnya kenduri tuai (syukuran setelah panen), turun kesawah secara serentak dan pembagian gilir sawah secara kalebu. Metode penarikan sampel menggunakan metode random sampling dengan jumlah sampel 50 responden, hal ini petani sampel dikategorikan homogen. Data dari responden dianalisis menggunakan metode seperti yang dikemukan oleh Miles dan Huberman (2009) dengan langkah-langkah : 1). Reduksi data, 2). Penyajian data, 3). Penarikan kesimpulan/verivikasi. Hasil pembahasan penelitian diketahui bahwa Penerapan kearifan lokal dapat berupa sebagai pola pengetahuan dalam usahatani, bermanfaat untuk menghindarkan lahan pertanian dari degradasi sumberdaya alam dan dapat memberikan solusi dalam penghematan pengeluaran petani dalam perawatan seperti proses penanaman, pemupukan, pengairan, pengendalian gulma dan panen. Dan kearifan lokal yang mengacu kepada budaya lokal dalam pengusahaan usahatani, dengan memperhatikan pertimbangan bahwa secara ekonomis sangat menguntungkan, secara ekologis tidak mencemari lingkungan pertanian dalam jangka panjang dan secara sosial dapat diterima oleh seluruh masyarakat. Bentuk kearifan lokal yang ada di daerah penelitian adalah gotong royong/beselang, gilir ganti lahan, dan kenduri tuai (syukuran setelah panen). Kata Kunci : Kearifan Lokal, Pengusahaan, Usahatani Padi Sawah.
ANALISIS TINGKAT KECUKUPAN PANGAN DAN GIZI NABATI RUMAH TANGGA DI KECAMATAN KAYU ARO BARAT KABUPATEN KERINCI Gustiyana, Widiya; Suandi, Suandi; Sativa, Fendria
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 20 No 2 (2017): Jurnal Sosioekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.963 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v20i2.5046

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui tingkat kecukupan konsumsi energi pangan dan gizi nabati rumah tangga serta (2) faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi energi pangan dan gizi nabati rumah tangga di Kecamatan Kayu Aro Barat Kabupaten Kerinci. Desain penelitian adalah cross sectional, dengan metode purposive sampling dengan responden sebanyak 90 ibu rumah tangga dan data yang digunakan meliputi data primer dan sekunder. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskripsi dan inferensial. Metode yang digunakan yaitu metode survey dengan wawancara secara langsung menggunakan metode recall 24 jam, food frequency yang dilakukan dalam tiga kali perhitungan serta pengisian juisioner yang telah dipersiapkan dan kemudian dianalisis menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsumsi energi pangan nabati rumah tangga yang sering dikonsumsi terdiri dari kelompok padi-padian berupa beras yang dikonsumsi 3 kali sehari dan sayuran berupa kol, buncis, daun singkong, labu siam dan bayam yang dikonsumsi 1 kali sehari. Tingkat kecukupan konsumsi energi rumah tangga sudah melebihi standar yang dianjurkan oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 75 tahun 2013 ( 2150 kilokalori/kapital/hari) yaitu sebesar 2530,7 kilokalori/kapital/hari. Tingkat kecukupan konsumsi energi nabati rumah tangga sudah melebihi standar yang ditetapkan oleh PPH nasional tahun 2020 (1600 kilokalori/kapital/hari) yaitu sebesar 2066,17 kilo kalori/kapital/hari dan gizi nabati rumah tangga di daerah penelitian sudah tercukupi. Variabel yang berhubungan dengan tingkat konsumsi pangan nabati adalah pendapatan, pendidikan, jumlah anggota keluarga dan kebiasaan makan pangan nabati (p<0,05). Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat konsumsi pangan nabati secara signifikan adalah pendapatan, jumlah anggota keluarga dan kebiasaan makan pangan nabati. Kata kunci: pangan nabati, pola konsumsi, energi
FAKTOR - FAKTOR YANG MENJADI ALASAN WANITA BEKERJA SEBAGAI BURUH DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT (Studi Kasus PT. Brahma Binabakti Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi) Agustina, Ester; Sardi, Idris; Sativa, Fendria
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 22 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.737 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v22i1.8621

Abstract

This aim of this study : (1)To know what factors are the reason women work as laborers in oil palm plantations (Case Study of PT. Brahma Binabakti, Sekernan District, Muaro Jambi Regency). (2)To know whether or not there are differences in the factors why women work as laborers in oil palm plantations and women who do not work (Case Study of PT. Brahma Binabakti, Sekernan District, Muaro Jambi Regency). This research was carried out on February-March 2018. The results of this study indicate that the factors why women work as laborers in oil palm plantations are the level of permanent workers' wages of 95.83% and casual 100%, the income level of the head of the permanent workers 95,83% and casual 58.33%, the number of family dependents of permanent workers was 54.16% and casual 58.33%, the diversity of women's needs of permanent workers was 100% and casual 91.67%, the social status of permanent workers was 100% and casual 91.66%. %, while what is not the reason is that the factor of filling in the permanent labor time of 100% and casual 66.66% and competing and developing themselves (permanent/casual workers) are equal to 83.33%. Where as, women do not work the existing factors are not a reason for women to work as laborers where the wage rate is 88.89%, the income level of the head of the family is 88.89%, the number of family dependents is 72.22%, the diversity of women's needs amounting to 88.89%, social status of 88.8%, filling spare time of 100% and competing and developing themselves by 100%.
EVALUASI PROSEDUR DAN TEKNIS PENANGKARAN BENIH PADI DI DESA SENANING KECAMATAN PEMAYUNG KABUPATEN BATANG HARI Fitriyani, Rissa; Murdy, Saad; Sativa, Fendria
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 22 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.849 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v22i2.8702

Abstract

This research is aimed at: (1) Evaluating the level of performance and importance of procedure and technical of breeding of rice seed (2) Identifying the implementation of procedure and technical of breeding of rice seed. The study was conducted on September to October in deliberate deliberation (purposive) and the number of samples in the study were 33 farmers. The data used are primary and secondary data. Data analysis method used is descriptive analysis and IPA analysis method (importen perfomenc analysis). The results showed that the level of harmonious interests and performance: (a) land preparation of 98.5%, (b) maintenance of 96.88%, (c) 80.28% tile method, (d) harvest and seed processing 99.73% (e) 98.47% of storage means that in implementing the procedure and technical breeder of paddy seed attribute the level of its under 100% equity and attributes of which the level of the harmonious of interest and performance above 100% are: (f) sorting and (h) selection or roguing of 102.5%, observed variables (i) equal to 118.10%, and (j) packing 103.44% %. The interest-performance matrix classifies attributes into four quadrants, namely quadrant I, quadrant II, quadrant III and quadrant IV, attribute in quadrant II: (a) maintenance, (b) harvest (c) seed processing, attribute in quadrant III: ( d) sorting and seed treatment, (e) land preparation, (f) selection or roguing, (g) observed variables, (h) manner of tiling, (i) packaging and storage. The attribute yag is in quadrant IV: (j) planting.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PRODUKTIVITAS PADI SAWAH DI DESA PUDAK KECAMATAN KUMPEH ULU KABUPATEN MUARO JAMBI Hernhawathy, Whiwid; Sativa, Fendria; Sardi, Idris
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 23 No 02 (2020): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jiseb.v23i02.11903

Abstract

Sektor pertanian memiliki peranan penting salah satunya adalah tanaman pangan padi sawah karena sebagai penghasil pangan bagi penduduk yang jumlah tiap tahunnya selalu bertambah.Pertanian merupakan penunjang dalam kesejahteraan masyarakat untuk pemenuhan kebutuhan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui produktivitas padi sawah di Desa Pudak Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi, 2) mengetahui hubungan antara faktor-faktor dengan produktivitas padi sawah di Desa Pudak Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi. Penelitian ini dilakukan di Desa Pudak yang ditentukan secara purposive dengan penarikan sampel menggunakan Slovin dengan jumlah 35 petani.Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder.Analisis yang digunakan adalah Chi-Squaredengan dilakukan Uji x2, Chit, Uji r, dan Uji t. Hasil dari analisis diperoleh nilai X2hit ˃ X2tab yang berarti terdapat hubungan antara faktor-faktor (luas lahan, tenaga kerja, modal, dan manajemen) dengan produktivitas padi sawah di Desa Pudak Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi, dengan derajat hubungan sebesar 0,3752 yang artinya derajat hubungan antara faktor-faktor dengan produktivitas tergolong kuat karena nilai terletak diantara 0.354 – 0,707. Diperoleh derajat korelasi sebesar 0,5307 yang artinya keeratan hubungan antara faktor-faktor dengan produktivitas padi sawah di Desa Pudak Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi tergolong sedang. Selanjutnya diperoleh nilai thit ˃tab artinya terdapat hubungan yang signifikan anatar faktor-faktor dengan produktivitas padi sawah di Desa Pudak Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi.Kata Kunci : Faktor-faktor, Produktivitas, Padi SawahPENDAHULUAN
EVALUASI PROSEDUR DAN TEKNIS PENANGKARAN BENIH PADI DI DESA SENANING KECAMATAN PEMAYUNG KABUPATEN BATANG HARI Fitriyani, Rissa; Murdy, Saad; Sativa, Fendria
JALOW | Journal of Agribusiness and Local Wisdom Vol. 2 No. 2 (2019): Journal Agribusiness and Local Wisdom
Publisher : Program Studi Agribisnis bekerja sama dengan PERHEPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jalow.v2i2.8545

Abstract

This research is aimed at: (1) Evaluating the level of performance and importance of procedure and technical of breeding of rice seed (2) Identifying the implementation of procedure and technical of breeding of rice seed. The study was conducted on September to October in deliberate deliberation (purposive) and the number of samples in the study were 33 farmers. The data used are primary and secondary data. Data analysis method used is descriptive analysis and IPA analysis method (importen perfomenc analysis). The results showed that the level of harmonious interests and performance: (a) land preparation of 98.5%, (b) maintenance of 96.88%, (c) 80.28% tile method, (d) harvest and seed processing 99.73% (e) 98.47% of storage means that in implementing the procedure and technical breeder of paddy seed attribute the level of its under 100% equity and attributes of which the level of the harmonious of interest and performance above 100% are: (f) sorting and (h) selection or roguing of 102.5%, observed variables (i) equal to 118.10%, and (j) packing 103.44% %. The interest-performance matrix classifies attributes into four quadrants, namely quadrant I, quadrant II, quadrant III and quadrant IV, attribute in quadrant II: (a) maintenance, (b) harvest (c) seed processing, attribute in quadrant III: ( d) sorting and seed treatment, (e) land preparation, (f) selection or roguing, (g) observed variables, (h) manner of tiling, (i) packaging and storage. The attribute yag is in quadrant IV: (j) planting.Keywords: Evaluation, Procedure and Technical Breeding of Rice Seed
Faktor Yang Mempengaruhi Produktivitas Tenaga Kerja Usahatani Kopi Liberika Pada Era New Normal Covid-19 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat Ningsih, Rozaina; Sativa, Fendria; damayanti, yusma
Jurnal MeA (Media Agribisnis) Vol 9, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Batangahari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/mea.v9i1.213

Abstract

Smallholder coffee has a very important role, it can be seen that most (93%) of coffee production comes from smallholderPlantations. However, the condition of farm management in smallholder coffee is on average still less good compared to the condition of Large State Plantations. There are several main problems in smallholder coffee plantations, namely the lack of productivity and the quality of products that still do not meet the requirements for export. West Tanjung Jabung Regency is one of the regencies in Jambi Province whose residents cultivate coffee plantations. Some of the coffee grown in West Tanjung Jabung Regency is the Liberica type, which can grow on peatlands. The area increased from 2016-2018 but was not followed by an increase in production. This study aims to analyze the productivity the factors that influence it during the new normal covid-19 in Tanjung Jabung Barat Regency. The research sampling technique was carried out using the Random Sampling method. The analysis method uses tabulation method data then continued with multiple linear regression. factors that affect labor productivity are proven to be significant Simultaneously, meaning that age, family dependents, farming experience and labor wages together have a significant effect on labor productivity. The partial test concluded that the variables of age and farming experience had no significant effect on labor productivity while the number of dependents and labor wages had a significant effect on labor productivity.
PERUBAHAN SOSIAL SISTEM PEMERINTAHAN DESA DALAM PEMBANGUNAN MASYARAKAT DESA ( Studi Kasus di Kecamatan Keliling Danau Kabupaten Kerinci) Rahma, .; Suandi, .; Sativa, Fendria
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 15 No 1 (2012): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.898 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v15i1.2738

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang perubahan sosial sistem pemerintahan desa dalam pembangunan masyarakat desa di Kecamatan Keliling Danau Kabupaten Kerinci. Tujuan Penelitian yaitu untuk mengetahui perubahan yang terjadi pada masyarakat desa terkait dengan  perubahan sistem pemerintahan adat menjadi sistem pemerintahan desa  dalam pembangunan masyarakat.  Perubahan sosial yang dilihat meliputi dimensi struktural, dimensi kultural, dan Interaksional. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 11 Juni 2012 sampai dengan 11 Juli 2012 di Kecamatan Keliling Danau Kabupaten Kerinci. Pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Untuk mendapatkan data lebih mendalam dilakukan wawancara mendalam ( In-depht interview) dan Focus Group Discussion (FGD). Untuk mengetahui perubahan sosial di daerah penelitian dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan metode yang digunakan, hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadinya perubahan sosial dari perubahan sistem pemerintahan, terkait dengan perubahan sistem pemerintahan adat menjadi sistem pemerintahan desa. Perubahan sosial yang terjadi terhadap dapat dilihat dari dimensi struktural, dimensi kultural dan interaksional. Perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat dapat berupa perubahan kearah positif maupun perubahan kearah negatif, dan seiring dengan adanya sistem pemerintahan desa, sistem pemerintahan adat masih tetap berjalan didalam lingkungan masyarakat. Antara sistem pemerintahan adat dengan sistem pemerintahan desa memiliki hubungan kerja sama dan hubungan saling membutuhkan antar sesama dalam lingkungan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan masyarakat desa. Untuk itu, kebudayaan lokal yang sudah ada perlu dipertahankan dan peran lembaga adat perlu ditingkatkan lagi, karena peran lembaga adat sangat membawa pengaruh yang besar dalam masyarakat dalam mempertahankan kebudayaan asli daerah. Selain itu, antara sistem pemerintahan adat dan sistem pemerintahan desa harus tetap saling berhubungan dan harus tetap sejalan demi mewujudkan pembangunan masyarakat desa.
RESPON PETANI TERHADAP PENERAPAN PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU (PTT) PADI SAWAH DI KECAMATAN SEKERNAN KABUPATEN MUARO JAMBI Sitanggang, Tetty H.N; Siata, Ratnawati; Sativa, Fendria
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 15 No 1 (2012): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.927 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v15i1.2747

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon petani, penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) dan hubungan respon terhadap penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) pada petani padi sawah di Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Sekernan, lokasi penelitian ini dilakukan secara sengaja dengan pertimbangan Kecamatan Sekernan merupakan daerah sentra produksi tanaman padi sawah di Provinsi Jambi. Sampel pada penelitian ini adalah petani padi sawah yang melaksanakan pendekatan PTT. Data yang dihimpun dari penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data yang diperoleh dari hasil penelitian akan disederhanakan dengan menggunakan tabulasi, kemudian dianalisis secara deskriptif melalui scoring dan persentase. Untuk melihat pengaruh tinggi atau rendah respon petani terhadap penerapan PTT padi sawah digunakan analisis statistik non parametrik melalui Uji Chi-Square (Siegel, 1997). Penelitian memperjelas bahwa tinggi rendahnya respon petani mempengaruhi penerapan PTT petani di Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi.   Kata Kunci : Respon petani, PTT, Padi sawah