Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Mitrasehat

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN DROP OUT IMUNISASI DASAR PADA BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LETWURUNG KABUPATEN MALUKU BARAT DAYA Sriyanah, Nour; Syam, Ilham
Jurnal Mitrasehat Vol. 9 No. 1 (2019): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v9i1.13

Abstract

Imunisasi dalam sistem kesehatan nasional adalah salah satu bentuk intervensi kesehatan yang sangat efektif dalam upaya menurunkan angka kematian bayi dan balita. Imunisasi merupakan pemberian kekebalan pada bayi dan anak terhadap berbagai penyakit, sehingga bayi dan anak tumbuh dalam keadaan sehat (Hidayat 2008). Tujuan penelitiani ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan terjadinya Drop Out Imunisasi Dasar Pada Bayi di Puskesmas Letwurung Kabupaten Maluku Barat Daya. Penelitian ini merupakan penelitian retrospektif dengan pendekatan crosssectional study dengan cara pendekatan , observasi. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Consecutive sampling. Penarikan sampel diambil dari populasi seluruh bayi yang telah berumur > 9 bulan tahun 2015 sebanyak 106 orang. Data yang telah dikumpul kemudian diolah dan dianalisis program statistik SPSS. Simpulan penelitian ini dilihat dari analisis bivariat didapatkan hubungan antara jarak tempuh dengan drop out iminisasi dasar pada bayi(p=0.000), terdapat hubungan antara pendidikan ibu dengan drop out iminisasi dasar pada bayi (p=0,000), terdapat hubungan antara kehadiran petugas dengan drop out iminisasi dasar pada bayi. Saran agar kejadian dari drop out dari hasil cakupan imunisasi terhadap hasil imunisasibayi dapat ditekan serendah mungkin angka drop outnya, maka faktor-faktor di atasharus diperhatikan dan diberi prioritas jika akan melakukan intervensi dengan tujuan untukmengurangi kejadian drop out imunisasi.
HUBUNGAN BUDAYA KESELAMATAN SEKOLAH DAN PROGRAM SPAB TERHADAP PENERAPAN MITIGASI BENCANA Syam, Ilham; Andi Ayumar; Athira Nurul Annisa
Jurnal Mitrasehat Vol. 15 No. 4 (2025): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v15i4.652

Abstract

Latar Belakang : Sektor pendidikan merupakan salah satu sektor yang mengalami kerugian dan dampak buruk dari bencana, terutama ketika bencana terjadi selama jam sekolah. Budaya keselamatan di sekolah merupakan fondasi penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan terlindungi. Budaya keselamatan ini tidak hanya mencakup tindakan pencegahan dan respons terhadap bencana, tetapi juga melibatkan upaya yang sistematis dan terintegrasi untuk melindungi seluruh komunitas sekolah dari berbagai risiko Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kebijakan K3, pelatihan K3, penilaian risiko, dan kesadaran berperilaku k3 dengan penerapan mitigasi bencana Methods: Penelitian ini menggunakan metode analitik cross sectional. Populasi pada penelitian ini ialah warga sekolah yaitu, kepala sekolah, guru, staf, dan petugas keamanan sekolah dengan jumlah sampel 101 responden Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan kebijakan K3 dengan penerapan mitigasi bencana di sekolah dengan (p=0,002), ada hubungan pelatihan k3 dengan penerapan mitigasi bencana disekolah dengan (p=0,002), ada hubungan saran keselamatan dengan penerapan mitigasi bencana disekolah dengan (p=0,002), dan tidak hubungan (p=0,727)kesadaran berperilaku K3 dengan penerapan mitigasi bencana disekolah. Kesimpulan: terdapat hubungan kebijakan K3, pelatihan K3, dan sarana keselamatan terhadap penerapan mitigasi bencana serta tidak terdapat hubungan antara kesadaran berperilaku k3 terhadap penerapan mitigasi bencana. Diharapkan kepada pihak sekolah untuk meningkatkan budaya keselamatan sekolah dan penerapan mitigasi bencana di lingkungan sekolah sehingga menciptakan lingkungan yang aman dan sehat.