Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PKM Pelatihan Penggunaan Turnitin dalam Menghindari Plagiasi Bagi Mahasiswa STEBI Badri Mashduqi Moh. Rofiki; Fathor Rohman; Eka Diana; Hidayatullah Hidayatullah; Ahmad Rifki Harianto; Syaiful Hadi
Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara Vol. 1 No. 4 (2022): Desember : Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1957.594 KB) | DOI: 10.58374/jmmn.v1i4.81

Abstract

Abstrak Dewasa ini, berbagai artikel dapat dicari dan diunduh melalui platform yang terkoneksi dengan internet dengan bebas dimana saja dan kapan saja. Akan tetapi kemudahan tersebut tidak dibarengi dengan pengetahuan dan etika dalam menulis karya ilmiah sehingga terindikasi plagiasi. Berdasarkan observasi yang dilakukan tim, masih terdapat sebagian besar mahasiswa dalam penyusunan karya tulis ilmiah baik makalah dan artikel asal jiplak tanpa menuliskan sumbernya, tidak melakukan parafrase serta tidak melakukan pengecekan dengan aplikasi turnitin sehingga terdeteksi plagiasi. Pengabdian ini dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan pendampingan melalui lima tahapan yaitu observasi, perencanaan, pelaksanaan, pendampingan serta evaluasi. Hasil pengabdian yang telah dilaksanakan menunjukkan bahwa dengan adanya pelatihan memberikan pengetahuan dan pemahaman peserta terhadap penggunaan turnitin sebagai alat dalam pengecekan tingkat kesamaan sehingga terhindar plagiasi. Hal tersebut didasarkan atas perbandingan hasil pre test dan post test peserta pelatihan yang dilaksanakan sebelum dan sesudah pelatihan.
Analysis of Religious Moderation Values in Extracurricular Activities Eka Diana; Umi Farokhah
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 5 No 1 (2023): January : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah, Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to analyze the values of religious moderation in extracurricular activities at Tunas Luhur High School. This research uses a qualitative approach with a case study type. Data collection techniques in this study used in-depth interviews, participant observation and documentation. The informants in the study were the principal, vice principal of curriculum and students. The data obtained were analyzed using several stages, namely data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results showed that extracurricular activities carried out at Tunas Luhur High School consisted of extracurricular activities which were part of Islamic religious education and extracurricular activities that were mandatory and specialization. Analysis of the values contained in extracurricular activities consists of the values of usefulness, tolerance, and justice so that with extracurricular activities carried out students can apply the values of religious moderation in the life of the society and nation.
PENGEMBANGAN STRUKTUR ORGANISASI KURIKULUM DALAM RANGKA MEMBANGUN SEKOLAH UNGGUL Lusiman Lusiman; Ali Wafa; Eka Diana
PEDAGOGIK : JURNAL PENDIDIKAN Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Nurul Jadid University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.233 KB) | DOI: 10.33650/pjp.v4i1.909

Abstract

The development of the curriculum as a scientific discipline today is growing very rapidly, both terrorist and practical. If in the past the traditional curriculum was more focused on subjects with a pouring system, now the curriculum is more oriented to new dimensions, such as life skills, self-development, economic and industrial development, globalization era with various problems, politics, even in practice it has touched the technological dimension especially information and communication technology. The role of the curriculum system is very important because there are two important reasons. First, the curriculum as a tool to achieve educational goals, therefore the curriculum must really exist. Second, the curriculum is basically the science of the nation's educational process so that it is meaningful for its life, both as individuals, family members, community members, and disciplines that must be studied by people involved in education, especially those who are prospective teachers or have become teachers.
Manajemen Perpustakaan Dalam Meningkatkan Literasi Membaca Siswa Pada Asesmen Kompetensi Minimum Rokfah, Mamroatul; Diana, Eka
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i3.9179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengelolaan perpustakaan dapat berkontribusi terhadap literasi membaca siswa dalam konteks penilaian kompetensi minimum serta faktor pendukung dan penghambatnya. MA Nurul Jadid dipilih sebagai lokasi penelitian karena sekolah ini memiliki komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan literasi siswa melalui berbagai inisiatif, termasuk pengelolaan perpustakaan. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam dengan kepala sekolah, waka kurikulum,siswa, guru, staf perpustakaan. Observasi langsung dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan metode analisis tematik yang terdiri dari transkipsi (mengubah data menjadi teks), pengkodean (memberikan kode tema-tema dalam data), pengelompokan tema (mengelompokkan kode menjadi tema besar dan relevan), serta interpretasi (memberikan interpretasi dan merumuskan rekomendasi). Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa pengelolaan perpustakaan di MA Nurul Jadid berjalan dengan lancer mulai dari segi perencanaan, perpustakaan telah menyelenggarakan kegiatan seperti pengadaan bahan koleksi, penganggaran, dan pengelolaan sumber daya manusia. Aspek organisasi perpustakaan terstruktur dengan baik sehingga memungkinkan staf perpustakaan menjalankan perannya masing-masing secara efektif. Aspek mobilisasi pengelolaan perpustakaan meliputi pelayanan dan penyediaan sarana prasarana yang diperlukan. Dalam hal pengawasan, perpustakaan melakukan pengawasan secara berkala setelah program kerja selesai. Faktor pendukung diantaranya adanya dukungan stakeholder, kegiatan workshop, ketersedian buku, lokasi yang strategi, serta lingkungan yang nyaman. Sedangkan faktor penghambat diantaranya ruang masih kurang memadai, pembagian jadwal yang belum tersingkron dan minimnya petugas perpustakaan.
Pelatihan Canva sebagai Media Penguatan Literasi Digital bagi Siswa MA Nurul Wahid Al Wahyuni Sumberan Besuk Eka Diana; Uswatun Hasanah; Riska Purnama Sari; Unzila Khumairohtus Shiyamah
Svarga Pena : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2024): Desember : Svarga Pena : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/svargapena.v1i4.60

Abstract

This community service programme aims to improve the digital literacy of Madrasah Aliyah Nurul Wahid Al Wahyuni Sumberan Besuk students through training on the use of Canva as a graphic design medium. Based on initial analysis, students have low digital literacy skills, while the adoption of technology in learning is still limited. This training involves the introduction of digital literacy, Canva interface, to the creation of graphic design based on academic and non-academic needs. The training process includes observation, module development, interactive session implementation, and evaluation of student work. With a practical approach and hands-on guidance, students were introduced to graphic design skills, such as creating posters and infographics, as well as an understanding of digital ethics. The results of the programme showed an increase in students' skills in utilising Canva to support learning. This programme not only provides a direct impact in the form of improved technical competencies, but also contributes to the development of broader digital literacy skills to face the challenges of the digital era.