Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PERAN ORANG TUA DALAM MEMOTIVASI BELAJAR AL-QUR’AN PADA ANAK DI TPA SIDOMULYO KOTA PALANGKA RAYA Satria Nur Rizki; Ajahari Ajahari; Surawan Surawan
Wahana Islamika: Jurnal Studi Keislaman Vol 8 No 2 (2022): Wahana Islamika: Jurnal Studi Keislaman
Publisher : SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM AL-HUSAIN MAGELANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/wahanaislamika.v8i2.217

Abstract

This study aims to describe the role of parents in motivating children to learn the Qur'an at TPA Sidomulyo and the supporting and inhibiting factors. The research method uses descriptive qualitative methods with data collection techniques using observation, interviews, and documentation. The subjects selected were parents who had children reading the Koran at the TPA using purposive sampling. In the results and discussion found several indicators will be described regarding the role of the parents. This research was conducted in Sidomulyo, Tumbang Tahai Village, Palangka Raya City. The results of this study found the role of parents in motivating their children to learn the Qur'an. The role of parents in motivating learning the Qur'an is influenced by several factors, namely supporting factors, 1) the will of the child, 2) the child's motivation, and 3) the environment, as well as inhibiting factors, 1) laziness, and 2) the busyness of parents.
Strategi Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Pembelajaran PAI pada Lembaga Pendidikan Islam Hilya Izatillah; Patimah Patimah; Ajahari Ajahari
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i3.901

Abstract

Perkembangan teknologi informasi di era digital memberikan pengaruh besar terhadap dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam, menganalisis faktor pendukung dan penghambat penerapannya, serta merumuskan strategi pemanfaatan teknologi informasi yang relevan dengan nilai-nilai Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi pustaka (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber literatur ilmiah berupa jurnal, buku, artikel, dan dokumen akademik yang berkaitan dengan teknologi informasi dalam pembelajaran Pendidikan agama islam. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dan studi literatur, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran PAI telah mulai diterapkan melalui penggunaan media digital seperti video pembelajaran, PowerPoint, Learning Management System, dan aplikasi pembelajaran interaktif. Namun, penerapannya masih belum optimal karena adanya keterbatasan kompetensi digital guru, kurangnya pelatihan, serta keterbatasan fasilitas teknologi. Strategi yang dapat diterapkan meliputi peningkatan kompetensi guru, pengembangan bahan ajar digital interaktif, pemanfaatan platform pembelajaran digital, dan penerapan blended learning. Dengan demikian, pemanfaatan teknologi informasi diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran PAI secara efektif, inovatif, dan tetap berlandaskan nilai-nilai Islam.
Problematika dan Tantangan Pendidikan Islam di Era Globalisasi Keisya Angie Nurul Fatihah; Noviani Hidayah; Muhammad Afdhal Ridho; Ajahari Ajahari
YASIN Vol 6 No 3 (2026): YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/yasin.v6i3.10301

Abstract

Although various studies have discussed the impact of globalization on Islamic education, integrative studies that comprehensively map the problems and challenges of Islamic education remain limited. This study aims to identify and classify the main problems of Islamic education in the era of globalization, analyze the challenges faced from a multidisciplinary perspective, and formulate strategic recommendations to strengthen the relevance and sustainability of Islamic education. This study used a qualitative approach with a systematic literature review design. Data were collected through systematic searching, screening, eligibility assessment, and critical review of relevant books and scholarly articles. Data were analyzed using content analysis techniques combined with critical comparison to identify the main themes and explain the interrelationships among findings systemically. The results show five interrelated main problems, namely the dichotomy between religious and general sciences, students’ identity crisis, low educator competence, digital infrastructure gaps, and a curriculum that is not yet adaptive to changing times. These five issues form a complex system and weaken the ability of Islamic educational institutions to respond effectively to global dynamics. The recommended strategies include the integration of knowledge based on Islamic epistemology, the strengthening of contextual character education, the improvement of educators’ digital competence, equitable access to technology, and curriculum redesign based on learning outcomes and future competencies. This study contributes theoretically through the development of a comprehensive conceptual framework on the challenges of Islamic education and has practical implications for policymakers, educational institutions, and educators in developing an Islamic education system that is adaptive, grounded in Islamic values, and sustainable.
Strengthening Children's Character through Homeschooling in Islamic Education Fatma Izzatun Najwa; Maulin Maulin; Ajahari Ajahari
ANWARUL Vol 6 No 3 (2026): ANWARUL: Jurnal Pendidikan dan Dakwah
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/anwarul.v6i3.9911

Abstract

Children’s character development today faces challenges due to social changes and technological advances that have contributed to the weakening of the values of discipline, responsibility, and religiosity. This study aimed to analyze the role of homeschooling in strengthening children’s character based on the perspective of Islamic Education. This study used a library research method with a descriptive qualitative approach through a review of various relevant literature, including books, journals, and scientific articles. Data were collected through documentation study and analyzed using content analysis techniques. The results showed that homeschooling in Islamic Education plays an important role in shaping children’s character through an integrated family environment. The dominant characters formed include being religious, independent, disciplined, honest, responsible, caring, and courteous. The process of strengthening character takes place through learning flexibility, habituation to worship, parental role modeling, family interaction, and consistent supervision. These findings confirm that homeschooling functions not only as an alternative form of education but also as a strategic means of strengthening children’s character based on Islamic values. The implications of this study indicate that parents have a central role as educators as well as the primary character builders of children within the family environment.
Peran Strategis Guru Pendidikan Agama Islam dalam Lembaga Pendidikan: Sebuah Tinjauan Teologis dan Regulasi Pendidikan Muhammad Khalilurrahman; Mahsa Ramadhan Pratama; Siti Milawati; Ajahari Ajahari
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2636

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam lembaga pendidikan melalui perspektif teologis dan regulasi pendidikan nasional. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari sumber primer berupa Al-Qur’an, hadis, Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, Undang-Undang Guru dan Dosen, serta kebijakan Kurikulum Merdeka. Sumber sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dan penelitian terdahulu yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki kedudukan penting sebagai mu’allim, murabbi, muaddib, dan mursyid yang bertanggung jawab membentuk intelektual, moral, dan spiritual peserta didik. Dalam perspektif regulasi, peran tersebut diperkuat melalui kebijakan pendidikan nasional dan implementasi Kurikulum Merdeka yang menekankan pembentukan Profil Pelajar Pancasila, khususnya dimensi beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Selain itu, guru PAI dituntut mampu menjadi fasilitator dan inovator pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi digital secara kreatif dan kontekstual. Dengan demikian, sinergi antara nilai-nilai teologis dan regulasi pendidikan menjadi landasan penting dalam memperkuat profesionalitas dan tanggung jawab spiritual guru PAI di era modern.