Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Buku "Pencegahan Dan Perawatan Cedera Dasar" Terhadap Tingkat Pemahaman Mahasiswa Olahraga Widhiya Bayu Utomo, Andy; Dhani, Danang Prama; Irvansyah; Mashuri, Anwas
Jurnal Pendidikan Modern Vol. 10 No. 03 (2025): Edisi Mei
Publisher : STKIP Modern Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37471/jpm.v10i03.1217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan buku "Pencegahan dan Perawatan Cedera Dasar" terhadap peningkatan pemahaman mahasiswa olahraga mengenai pencegahan dan perawatan cedera. Penelitian dilakukan di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) dan STKIP Modern Ngawi, dengan melibatkan 100 mahasiswa yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok eksperimen yang menggunakan buku tersebut dan kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional. Metode penelitian yang digunakan adalah desain eksperimen pretest-posttest dengan kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen yang menggunakan buku mengalami peningkatan signifikan dalam pemahaman mereka mengenai pencegahan dan perawatan cedera, dengan skor posttest rata-rata meningkat sebesar 16,36 poin (p = 0,000). Sebaliknya, kelompok kontrol hanya menunjukkan peningkatan kecil yang tidak signifikan (p = 0,215). Analisis regresi juga menunjukkan bahwa frekuensi pembelajaran dan keterlibatan aktif mahasiswa dengan materi buku berperan penting dalam meningkatkan pemahaman. Kesimpulannya, penggunaan buku "Pencegahan dan Perawatan Cedera Dasar" terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai pencegahan dan perawatan cedera olahraga. Penelitian ini menyarankan agar buku tersebut diintegrasikan dalam kurikulum pendidikan olahraga untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan pemahaman mahasiswa.
Pengecekan Kebugaran Jasmani Pegawai di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa: Physical Fitness Assessment of Employees at Sultan Ageng Tirtayasa University Dhani, Danang Prama; Diana, Wulan Azva; Ramadan, Dikdik Najmu; Triprayogo, Rian; Zubaida, Ida
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i1.423

Abstract

Aktivitas dalam bekerja seringkali membuat individu terjebak dalam siklus pekerjaan yang intensif  yang menyebabkan pola makan tidak sehat dan tidak seimbang, serta rendahnya partisipasi individu dalam melakukan olahraga. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk menganalisis tingkat kebugaran jasmani dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebugaran jasmani  untuk mendukung produktivitas dan meningkatkan kesejahteraan individu serta sebagai pencegahan dalam mengurangi resiko masalah kesehatan akibat gaya hidup tidak sehat. Pelaksanaan tes kebugaran menggunakan metode rockport yang dibagi terdiri dari tiga tahap yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi yang dilakukan setelah kegiatan berlangsung. Berdasarkan hasil dari kegiatan pengabdian kepada civitas Sultan Ageng Tirtayasa yaitu dengan melakukan pengecekan kebugaran jasmani ini terdapat 28 % termasuk dalam kategori sangat baik, 6% termasuk dalam kategori baik, 19 termasuk dalam kategori cukup, 7% termasuk dalam kategori kurang dan sebagian besar  41% termasuk dalam kategori sangat kurang. Diharapkan dari kegiatan ini bisa dijadikan sebagai kegiatan pengecekan kebugaran jasmani secara rutin agar civitas akademika lingkungan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dapat memantau kondisi fisiknya secara berlaka
Sosialisasi Hadang Prestasi: Transformasi Olahraga Tradisional bagi Pegiat di Provinsi Banten: Hadang Prestasi Socialization: Transforming Traditional Sports for Enthusiasts in Banten Province Ramadan, Dikdik Najmu; Diana, Wulan Azva; Zubaida, Ida; Dhani, Danang Prama; Anugrah, Sendy Mohamad; Triprayogo, Rian; Aqobah, Qory Jumrotul; Irsyad, Naufallathuf Yaquttul; Fathannisa, Tuliss Bial
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i2.969

Abstract

Kegiatan sosialisasi transformasi olahraga tradisional Hadang menjadi Hadang Prestasi yang ditujukan bagi para pegiat dan penggemar olahraga Hadang di Provinsi Banten merupakan langkah strategis untuk melestarikan sekaligus mengembangkan warisan budaya lokal menjadi cabang olahraga yang kompetitif. Metode pengabdian yang digunakan meliputi sosialisasi atau ceramah, diskusi, demonstrasi Hadang Prestasi, serta pelaksanaan pre-test dan post-test terkait aturan permainan. Sasaran kegiatan ini adalah para pegiat dan penggiat olahraga Hadang serta guru olahraga di wilayah Provinsi Banten. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap peraturan Hadang Prestasi, dari 80% menjadi 98,3%. Sosialisasi ini berperan sebagai penghubung antara bentuk permainan tradisional yang bersifat rekreatif dengan format kompetisi yang menuntut latihan terstruktur, intensitas tinggi, serta fokus pada peningkatan kemampuan fisik spesifik. Tujuan utama kegiatan ini adalah agar para pegiat Hadang di Banten tidak hanya menjaga kelestarian tradisi, tetapi juga memahami regulasi baru dan mampu menjadikan olahraga ini sebagai ajang berprestasi bagi daerah, selaras dengan visi pemerintah dalam mengangkat olahraga tradisional ke tingkat prestasi
Norma Kebugaran Fisik untuk Calon Wasit Pencak Silat Tingkat Daerah: Pendekatan Tes Baterai di Kota Serang Prama Dhani, Danang
JSKK (Jurnal Sains Keolahragaan dan Kesehatan) Vol 11 No 1 (2026)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/jskk.2026.11.1.8

Abstract

Abstract The assessment of pencak silat referee competence has long been dominated by technical and theoretical evaluations, yet it lacks standardized objective physical fitness parameters, particularly for the novice category. This study aims to develop physical condition battery test norms as a biological evaluation instrument for prospective regional-level referees in Serang City in 2026. Employing a quantitative descriptive design, the study involved 21 novice referees selected via total sampling. Data were collected through five measurement dimensions: Multistage Fitness Test (MFT), Whole Body Reaction (WBR), Balance, Push Up, and Vertical Jump. The conversion procedure involved aggregating raw scores from all instruments, which were subsequently classified using a 5-point scale Norm-Referenced Assessment (PAN) based on the Mean (22.9) and Standard Deviation (7.8). The results established five physical readiness categories: Excellent (Score ≥ 35), Good (27-34), Average (19-26), Poor (12-18), and Very Poor (≤ 11). These findings provide an evidence-based selection framework that enables the IPSI Serang City Branch to validate the physical readiness of referees objectively prior to official championship assignments. Keywords: fitness norms, battery test, referee, pencak silat, physical condition.
Revitalizing performance: Exploring the influence of sports massage and PNF stretching on lactic acid recovery in females futsal athletes Zubaida, Ida; Dhani, Danang Prama; Anugrah, Sendy Mohamad; Triprayogo, Rian
Journal Sport Area Vol 8 No 3 (2023): December
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/sportarea.2023.vol8(3).13712

Abstract

Elevated levels of lactic acid in the blood and muscles following intense training or competition can have detrimental effects on physical performance and increase the likelihood of injury. Therefore, it is crucial to identify effective recovery techniques to mitigate fatigue promptly. The objective of this study was to assess the impact of sports massage and the Proprioceptive Neuromuscular Facilitation (PNF) method on the recovery of lactic acid in athletes. This study employed a true-experimental design using a pretest-posttest without a control group. A sample of 20 female futsal athletes was divided into two groups: the sports massage group (SM) consisting of 10 participants, and the PNF method group also comprising 10 participants. Lactic acid levels were assessed before exercise, immediately after completing the anaerobic exercise, and immediately after the recovery intervention based on the respective group allocation. The results showed an increase in lactic acid after anaerobic exercise in both groups. The SM group experienced a significant decrease compared to the PNF group which did not experience a significant decrease. A significant disparity was observed in the mean lactic acid levels between the two groups in the post-test data. In conclusion, the application of sports massage following anaerobic exercise proves to be effective in reducing lactic acid concentrations in futsal athletes compared to the PNF method. The findings of this study are anticipated to yield advantages for coaches, sports medical teams, and athletes by lowering lactic acid levels, enhancing sports performance, and mitigating injury risks. Practically, the findings underscore the potential benefits of incorporating a 15-minute sports massage into the recovery routine of female futsal players.