Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

The Effect of Referral Process and Complications to Maternal Mortality Handriani, Indah; Melaniani, Soenarnatalina
Jurnal Berkala Epidemiologi Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Berkala Epidemiologi
Publisher : Faculty of Public Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.363 KB) | DOI: 10.20473/jbe.v3i3.1700

Abstract

ABSTRACTMaternal Mortality Rate (MMR) in East Java was still high. in 2013, MMR in sidoarjo district has readed 96.27 per 100,000 live birth. This aim of this study was to the effect of the referral process to maternal mortality in RSUD Sidoarjo. This research was analytic observational with case control design. The Samples of this study were 25 pregnant women who were referred to RSUD Sidoarjo and death. The case controls were 50 pregnant women who were referred to RSUD Sidoarjo who did not experience death. Techniques of data collection using secondary data from the register book maternal and neonatal Emergency (MNE) and medical records and interviews with the mother/family/husband of respondents. The data was analyzed by using univariable, bivariable and multivariable analysis with logistic regression. The results of this study confirmed that the referral process was poor (OR=9,783,95% CI: 2,275 to 42,072, p=0,002) and the complications (OR=0,005,95%CI: 0,001-0,057, p=0,000).thus, the incidence maternal mortality increased. The conclusion of this study is the referral process and the complications to maternal mortality affect the occurrence of maternal mortality. Midwives need to conduct health education should be given to women in their productive age, increase the participation of families, communities and cadres in the process of early detection of complications during pregnancy, childbirth and postpartum, the quality of antenatal care (ANC) and the quality of referrals should be improved by creating a close referral system in a region associated with a high risk pregnant women were detected inventoried and scheduled control/termination and monitored (follow-up) so that high risk always monitored.Keywords: maternal mortality, referral process, complications
The Effect of Referral Process and Complications to Maternal Mortality Indah Handriani; Soenarnatalina Melaniani
Jurnal Berkala Epidemiologi Vol. 3 No. 3 (2015): Jurnal Berkala Epidemiologi
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.363 KB) | DOI: 10.20473/jbe.V3I32015.400-411

Abstract

Maternal Mortality Rate (MMR) in East Java is still high. In 2013, MMR of Sidoarjo District reached 96.27 per 100,000 live births. The aim of this research is to analyze the effect of the referral process and complications on maternal mortality in the Regional Public Hospital (RSUD) Sidoarjo is an observational analytic study with a case-control approach. The case sample consisted of 25 pregnant women who were referred and experienced death and a control sample of 50 pregnant women who were referred and did not die. Data collection techniques using secondary data from the Maternal Neonatal Emergency (MNE) register and medical records and interviews with the respondent's mother or family or husband. Data were analyzed using univariable analysis, bivariable analysis, and multivariable analysis with logistic regression tests. The analysis shows that the referral process is not good (OR = 3,551; 95% CI: 1,258-10,027; p = 0,017) and pregnant women who have complications (OR = 147,429; 95% CI: 17,105-1270,702; p = 0,000) affect the incidence of maternal death. The conclusion of this study is the process of referral and complications affecting maternal mortality. Midwives need to improve referral quality and monitor high risks also provide health education for women of childbearing age, increase the participation of families, communities, and cadres in the early detection of complications during pregnancy, childbirth, and puerperal, and improve the quality of antenatal care.
Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Kelurahan Tobimeita dalam Pengolahan Kolang-Kaling menjadi Dodol sebagai Produk Pangan Berserat Tinggi Ainurafiq Ainurafiq; Samsudi Samsudi; Restu Nurhasanah Haris; Rezky Dwi Fitriani; Wa Ode Masrida; Indah Handriani; Murlan Murlan; Nur Fitriana Muhammad Ali; Irwan Irwan
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi STIKES Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v4i2.315

Abstract

Potensi Kelurahan Tobimeita, Kecamatan Nambo dalam aspek pertanian khususnya tanaman aren menjadi produk unggulan daerah tersendiri. Hingga saat ini, masyarakat lokal hanya memanfaatkan tanaman aren dengan mengambil air niranya saja. Sedangkan bagian lainnya belum dimanfaatkan secara optimal khususnya biji atau buahnya. Oleh karena itu, pemberdayaan masyarakat melalui pembuatan dodol berbahan dasar kolang-kaling, akan meningkatkan nilai jual tanaman aren. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah mengenalkan kepada masyarakat Tobimeita tentang teknologi pembuatan dodol berbahan dasar kolang-kaling dan  meningkatkan soft skill masyarakat Tobimeita dalam pengolahan buah aren menjadi produk yang bernilai ekonomi tinggi. Tahapan kegiatan yang dilakukan adalah: sosialisasi dan peningkatan soft skill mitra melalui Focus Group Discussion (FGD), praktek terpadu, produksi dodol berbahan dasar kolang-kaling, dan  pengemasan, dan penyimpanan. Hasil kegiatan pengabdian yang dilakukan dapat meningkatkan wawasan masyarakat, hal ini dilihat dari partisipasi peserta yang aktif saat pelaksanaan kegiatan dan antusias peserta dalam bertanya selama proses kegiatan berjalan.
Analisis Determinan yang Mempengaruhi Kejadian Stunting pada anak Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari Tahun 2022 Dedeng Rasmin Narti Ahli; Indah Handriani; Laode Liaumin Azim
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v2i1.35

Abstract

Latar Belakang: stunting di Indonesia pada tahun 2021 sebesar (24,4%), Sulawesi Tenggara masuk dalam 5 besar angka stunting tertinggi di Indonesia yaitu (30,02%) di mana Kota Kendari (24,0%) kasus yang tersebar di 10 kecamatan salah satunya di kelurahan Puuwatu 49 kasus (1,51%), Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui analisis determinan yang mempengaruhi kejadian stunting pada anak balita di wilayah kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari Tahun 2022. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan observasional dengan desain penelitian case control. Jumlah respoden adalah 80 orang terbagi menjdi dua yaitu 40 kasus dan 40 kontrol. Rumus yang digunakan untuk menentukan jumlah sampel Lemeshow. Dianalisis dengan menggunakan uji chi-square dengan P < 0,05 dan Odds Ratio (OR). Variabel dalam penelitian ini adalah Pengetahuan ibu, ASI eksklusif dan pendapatan keluarga. Hasil: Pengetahuan ibu (P=0,004; OR= 3,857; 95%; CI 1,526-9,750), Riwayat ASI eksklusif (P=0,006; OR= 3,67; 95%; CI 1,42-9,47), Pendapatan keluarga (P= 0,000; OR= 5,57; 95%; CI 2,1-14,6. Kesimpulan: Ada hubungan antara pengetahuan ibu, pemberian ASI eksklusif dan pendapatan keluarga dengan kejadian stunting dengan besar resiko
Hubungan Pengetahuan, Sikap, Tindakan dan Sanitasi Lingkungan Terhadap Kejadian Penyakit TB di Wilayah Kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari Tahun 2022 Nirwana; Indah Handriani; Rasma; Nurhayati Lalengaya
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v2i1.38

Abstract

Latar belakang: Tuberkulosis (TB) adalah suatu penyakit kronik menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis, (Kemenkes RI 2019). Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap, tindakan dan sanitasi lingkugan terhadap kejadian penyakit tuberkulosis (TB) di Wilayah Kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari Tahun 2022. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien tuberkulosis yang didiangnosa positif menderita tuberkulosis secara bakteriologis dan pasien suspek yang melakukan pemeriksaan dan pengobatan di Puskesmas Puuwatu Kota Kendari yang berjumlah sebanyak 92 orang dari bulan Januari- September 2022, dengan sampel sebanyak 75 orang. Teknik penarikan sampel yang digunakan dalam penelitian adalah menggunakan rumus Slovin. Uji yang digunakan adalah chi square. Hasil: Hasil uji chi square test didapatkan nilai (p) =0,000 < 0,05 yang berarti bahwa ada hubungan anatara pengetahuan, tindakan sanitasi lingkunagn dengan kejadian penyakit TB di Wilayah Kerja Puskesas Puuwatu Kota Kendari Tahun 2022. Dan ada hubungan antara sikap dengan kejadian penyakit TB di peroleh nilai Sig. Asymptotic significance (2 sided) atau (p) =0,002 < 0,05 artinya bahwa ada hubungan anatara sikap dengan kejadian penyakit TB di Wilayah Kerja Puskesas Puuwatu Kota Kendari Tahun 2022. Kesimpulan: Artinya ada hubungan antara Pengetahuan, Sikap, Tindakan dan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Penyakit TB di Wilayah Kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari Tahun 2022.
Studi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) pada Masyarakat Pesisir di Wilayah Kerja Puskesmas Sawa Kabupaten Konawe UtaraTahun 2023 Erna Ginsel; Nirwana; Wa Anasari; Indah Handriani
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v3i1.66

Abstract

Latar Belakang: Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) terdiri atas lima pilar, yaitu Stop Buang Air Besar Sembarangan (Stop BABS), Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga (PAMM-RT), Pengamanan Sampah Rumah Tangga (PS-RT) dan Pengamanan Limbah Cair Rumah Tangga (PLC-RT). Tujuan: untuk mengetahui STBM pada masyarakat pesisir di wilayah kerja Puskesmas Sawa Kabupaten Konawe Utara. Metode: yang digunakan kuantitatif deskriptif dengan menggunakan rancangan penelitian deskriptif observasional. Hasil: penelitian diketahui bahwa dari 86 responden (100%), tingkat pengetahuan dengan kategori kurang tentang STBM yaitu sebanyak 70 (81,4%) responden, tindakan dengan kategori baik tentang STBM yaitu sebanyak 83 (96,5%) responden, responden yang tidak mendapatkan pemicuan tenaga kesehatan tentang STBM yaitu sebanyak 52 (60,5%) responden, responden yang telah tersedia dukungan sarana prasarana penunjang STBM yaitu sebanyak 85 (98,8%) responden, 98,8% masyarakat telah melaksanakan STBM Pilar Pertama dengan baik, 95,3% masyarakat telah melaksanakan STBM Pilar Kedua dengan baik, 96,5% masyarakat telah melaksanakan pilar ketiga dengan baik, 91,9% masyarakat telah melaksanakan pilar ketiga dengan baik dan 82,6% masyarakat telah melaksanakan pilar kelima dengan baik. Kesimpulan: dari penelitian ini bahwa tingkat pengetahuan dan pemicuan tenaga kesehatan dikategorikan kurang, tindakan dan dukungan sarana prasarana penunjang dikategorikan baik serta sebagian besar masyarakat telah melaksanakan lima pilar STBM dengan baik
Why Do Women Using Intrauterine Contraceptive Devices? A Cross-Sectional Study Misdayanti, Misdayanti; Damayanty, Sri; Ainurafiq, Ainurafiq; Handriani, Indah; Malik, Mayurni Firdayana; Herlina, Andi
Diversity: Disease Preventive of Research Integrity Volume 2, Issue 2, February 2022
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/diversity.v2i2.26702

Abstract

Indonesia is one of the developing countries with the population being in the fourth position after China, India, and the United States. Therefore one of the efforts made by the government in suppressing the rate of population growth by Family Planning program. The purpose of this study was to analyze factors related to the use of Intrauterine Contraceptive (IUD) in the work area of Health Center Konda, Konawe Selatan Regional. This research applied analytic research with a cross-sectional design. The population as many as 3494 Couples of Childbearing Age and the sample amount to 72 respondents. Sampling technique using simple random sampling. The result showed that there is a correlation between knowledge with the use of contraception tool obtained p-value 0,026 <α = 0, 05, there is a correlation between attitude with contraception use obtained p-value 0.004 <α = 0, 05, there is a relationship between husband support with the use of contraception obtained p-value 0.000 <α = 0,05. This research concludes that there is a relationship between knowledge, attitude, and support of husband with the use of IUD in Work Area Health Center Konda of South Konawe Regency in 2017. The community, especially Couples of Childbearing Age, can actively increase knowledge about Intrauterine Contraceptive. Likewise, the Health Center especially midwives, should provide complete information about the Intrauterine Contraceptive, either directly or through banners.
10.69677 Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Dukungan Keluarga Terhadap Minat Remaja Mengikuti Posyandu Remaja di Wilayah Kerja Puskesmas Atari Jaya Kabupaten Konawe Selatan I Gede Sunata yasa; Ainurafiq; Indah Handriani
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 3 No 3 (2024): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v3i3.107

Abstract

Latar Belakang: Posyandu remaja merupakan salah satu upaya pelayanan kesehatan yang penting dalam mendukung kesehatan fisik dan mental remaja. Namun, partisipasi remaja dalam kegiatan ini sering kali rendah. Pengetahuan, sikap, serta dukungan keluarga diduga berperan penting dalam meningkatkan minat remaja untuk mengikuti posyandu remaja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga dengan minat remaja dalam mengikuti posyandu remaja di wilayah kerja Puskesmas Atari Jaya Kabupaten Konawe Selatan. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional study. Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 18 Juli-2 Agustus 2024 di Puskesmas Atari Jaya Kabupaten Konawe Selatan. Populasi dalam penelitian sebanyak 641 orang, sampel dalam penelitian ini adalah 86 responden yang diambil dengan Teknik simple random sampling. Pengukuran variabel penelitian menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reabilitasnya. Hasil pengukuran data kemudian diolah dan dianalisis menggunakan aplikasi spss versi 25.0 dan diuji menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan remaja tentang posyandu remaja dan minat untuk mengikutinya (p-value = 0,014). Sikap positif terhadap kegiatan posyandu remaja juga berhubungan signifikan dengan minat remaja (p-value = 0,00). Selain itu, dukungan keluarga yang baik secara signifikan meningkatkan minat remaja untuk mengikuti posyandu remaja (p-value = 0,002). Kesimpulan: Pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga berperan penting dalam meningkatkan minat remaja untuk mengikuti kegiatan posyandu remaja. Upaya peningkatan pengetahuan remaja dan penguatan dukungan keluarga sangat diperlukan untuk meningkatkan partisipasi remaja dalam posyandu.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PASIEN BPJS RAWAT JALAN DI RSUD BAHTERAMAS PROVINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2024 Malik, Mayurni Firdayana; Rasma, Rasma; Supriyadi, Supriyadi; Handriani, Indah; Misdayanti, Misdayanti; Anasari, Wa; Azim, La Ode Liaumin
OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences Vol. 5 No. 1 (2025): OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/ovum.v5i1.4771

Abstract

Kualitas pelayanan kesehatan menjadi salah satu faktor kunci dalam menentukan tingkat kepuasan pasien, khususnya bagi pengguna BPJS Kesehatan yang menggunakan layanan rawat jalan di rumah sakit. RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai rumah sakit rujukan utama di daerah tersebut memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kualitas pelayanan kesehatan dengan tingkat kepuasan pasien pengguna BPJS yang menggunakan layanan rawat jalan di RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien pengguna BPJS rawat jalan di RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara periode Januari sampai dengan Mei 2024 sebanyak 544 orang, dengan jumlah sampel sebanyak 96 orang, yang diambil dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah divalidasi. Kualitas pelayanan diukur dengan menggunakan beberapa indikator, seperti keandalan, daya tanggap, kepastian, empati, dan fasilitas fisik. Sementara itu, kepuasan pasien diukur melalui tingkat kepuasan secara umum terhadap pelayanan yang diterima. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan aplikasi spss versi 25.0 dan diuji dengan menggunakan uji chi-square. Hasil uji statistik Chi Square menunjukkan bahwa bukti langsung (p = 0,395), keandalan (p = 0,006), daya tanggap (p = 0,614), jaminan (p = 0,258) empati (p = 0,000). Hal ini berarti dimensi kehandalan dan empati memiliki hubungan yang signifikan dengan kepuasan pasien pengguna BPJS rawat jalan, sedangkan bukti fisik, daya tanggap dan jaminan tidak berhubungan dengan kepuasan pasien. Oleh karena itu, manajemen rumah sakit perlu terus meningkatkan dan memastikan kualitas pelayanan yang optimal untuk memenuhi harapan dan kebutuhan pasien
Pemberdayaan Kader Posyandu melalui Inovasi Pentol Lele Kreasi (Pentole Kres) untuk Penanggulangan Stunting di Kelurahan Tobimeita Kota Kendari Ainurafiq, Ainurafiq; Handriani, Indah; Anasari, Wa; Deni, Deni; Misdayanti, Misdayanti; Malik, Mayurni Firdayana; Ali, Nur Fitriana Muhammad
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 6 No. 1 (2025): February
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v6i1.14553

Abstract

This community service program aims to improve the understanding and skills of Posyandu cadres in optimizing the use of catfish as a source of nutrition through the innovation of the Pentole Kres product to overcome stunting in Tobimeita Village, Kendari City. The method of implementing this service uses community empowerment through education and training activities. The program evaluation uses pre-test and post-test instruments which are analyzed using a paired t-test. The results of the service showed an increase in participant understanding of 85%, while 100% of participants experienced an increase in practical skills, and the average skill score increased from 2.4 before training to 4.5 after training. Based on the results of this community service program, it can be concluded that the community empowerment approach utilizing local potential, such as catfish, is effective in improving the understanding and skills of Posyandu cadres in managing nutritional sources to combat stunting.