Ferry Diyanti
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman, Samarinda

Published : 27 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Analisis Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah Di Smk Negeri 1 Samarinda Alif Ridzaldy; Irwansyah Irwansyah; Ferry Diyanti
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 4, No 4 (2019): November
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v4i4.5768

Abstract

Muhammad Alif Dio Ridzaldi. Analisis Pengelolaan Dana Bantuan Bantuan Operasional Sekolah Di SMK Negeri 1 Samarinda. Dengan bimbingan oleh Bapak H. Irwansyah sebagai Pembimbing I dan Ibu Ferry Diyanti sebagai Pembimbing II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan dana BOS SMK Negeri 1 Samarinda sudah sesuai atau tidak dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1 Tahun 2018 Tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah yang sekaligus menjadi alat analisis dalam penelitian ini. Pengumpulan data menggunakan metode deskriptif komparatif yang mana peneliti mengumpulkan data dengan wawancara, dokumen-dokumen dan data-data yang terkait. Wawancara kepada kepala sekolah, bendahara BOS, komite sekolah, guru dan orang tua siswa, serta observasi dokumen-dokumen yang berkaitan, data kemudian di analisis secara komparatif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa proses pengelolaan dana BOS SMK Negeri 1 Samarinda khususnya pertanggungjawaban keuangan mengenai transparansi dan penomoran asset masih belum berjalan sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1 Tahun 2018 Tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah, terutama dalam proses pertanggungjawaban transparansi sekolah belum membuat informasi penggunaan dana BOS di papan informasi realisasi penggunaan dana BOS kepada orang tua siswa secara terbuka dan sekolah juga belum membuat kode dan penomoran aset.
Analisis pengendalian internal terhadap sistem dan prosedur perjalanan dinas Andi Lesmana; Sri Mintarti; Ferry Diyanti
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 2, No 4 (2017): November
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v2i4.1565

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengendalian internal terhadap sistem dan prosedur perjalanan dinas yang diterapkan pada DPRD Kota Samarinda melalui unsur-unsur pengendalian internal yang berupa struktur organisasi, sistem da prosedur pelaksanaan perjalanan dinas, praktek yang sehat, serta  pejabat yang  mutunya dengan sesuai tanggung jawabnya. Penelitian ini dilakukan dalam rangka pengumpulan informasi tentang sistem dan prosedur perjalanan dinas pada . DPRD Kota Samarinda. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah flowchart perjalanan dinas, yaitu membandingkan flowchart yang diterapkan di DPRD Kota Samarinda dan Internal Control Questionnaries (ICQ) yang memuat unsur-unsur pengendalian internal.Dari penelitian yang dilakukan pada DPRD Kota Samarinda, penulis menyimpulkan bahwa dalam sistem pengendalian intern masih terdapat kekurangan. Adanya menitip Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) kepada pegawai yang melakukan perjalanan dinas dan jumlah hari pelaksanaan perjalanan dinas yang tidak sesuai dengan yang telah ditetapkan.
Analisis metode activity based costing terhadap penetapan harga jual rumah Lastyana Lastyana; Anis Rachma Utary; Ferry Diyanti
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 1 (2018): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v0i0.1633

Abstract

Hasil penelitian adalah biaya produksi dengan metode perusahaan dan metode ABC pada tipe rumah 36/150 m2 dan 54/150 m2, perusahaan memiliki biaya lebih. Sedangkan biaya produksi dengan metode perusahaan dan metode ABC pada tipe rumah 48/150 m2 dan 75/150 m2, perusahaan tersebut berada di bawah biaya. Perbedaan ini memicu penentuan harga jual jika dihitung dengan metode ABC, untuk tipe rumah 36/150 m2 dan 54/150 m2 menghasilkan penjualan yang lebih rendah. Kemudian untuk tipe rumah 48/150 m2 dan 75/150 m2 menghasilkan harga jual yang lebih tinggi. Perhitungan dengan menggunakan Metode Activity Based Costing dalam menentukan biaya produksi perusahaan akan mendapatkan perhitungan yang lebih akurat karena dalam mengalokasikan biaya untuk biaya objek disesuaikan dengan masing-masing biaya pemicu dan sumber daya yang dikonsumsi oleh objek biaya. Maka harga jualnya bisa ditentukan lebih relevan karena biaya produksi yang dibebankan pada produk tidak lebih berharga (over cost) atau kurang (under cost).
Penentuan harga jual kayu bulat (logs) per m3 dengan metode cost - plus pricing Fatimah Fatimah; Hamid Bone; Ferry Diyanti
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 2, No 2 (2017): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v2i2.1451

Abstract

Keputusan penetuan harga jual produk atau jasa merupakan salah satu jenis pengambilan keputusan manajemen yang penting. PT. Harapan Kaltim Lestari merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang kontraktor perkayuan dan industri pengolahan kayu,perusahaan ini mengolah kayu bulat (logs) sebagai produk utamanya. Rumusan masalah skripsi ini adalah apakah analisis terhadap harga jual kayu bulat (logs) per M3 dengan menggunakan metode penentuan harga jual normal (cost-plus pricing) berdasarkan konsep biaya total (total cost) lebih rendah atau lebih tinggi dari pada harga jual yang ditentukan oleh perusahaan? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan besarnya harga jual kayu bulat (logs) per M3 antara harga jual yang diterapkan perusahaan dengan harga jual yang dihitung  dengan metode penentuan harga jual normal berdasarkan konsep biaya total (Total cost), oleh karena itu harga jual perusahaan perlu dianalisis menggunakan metode penentuan harga jual normal (Cost-plus pricing) berdasarkan konsep biaya total (total cost). Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa harga jual kayu bulat pada PT. Harapan Kaltim Lestari pada tahun 2013 untuk jenis kayu meranti adalah Rp. 1.177.155, sedangkan pada tahun 2014 untuk jenis kayu meranti adalah sebesar Rp. 1.655.129 dan untuk jenis rimba campuran adalah sebesar Rp. 2.447.594. Jika dibandingkan dengan harga jual kayu bulat (logs) per M3 menurut metode penentuan harga jual dengan pendekatan cost-plus (cost-plus pricing) berdasarkan konsep biaya total tahun 2013 untuk jenis kayu meranti adalah sebesar Rp. 1.879.467 selisih harga jual sebesar Rp. 702.312. sedangkan pada tahun 2014 untuk jenis kayu meranti adalah sebesar Rp. 3.284.285 selisih harga jual sebesar Rp. 1.629.156 dan jenis kayu rimba campuran adalah sebesar Rp. 3.156.443 selisih harga jual sebesar Rp 708.849. Dengan metode ini perusahaan dapat dengan jelas menghitung dan mengetahui seluruh komponen biaya yang terdapat dalam penentuan harga jualanya, sehingga perusahaan dapat dengan jelas dan pasti untuk mencapai target laba yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien.
Pengaruh rasio likuiditas, leverage dan aktivitas terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek indonesia Siti Mariam; Cornelius Rantelangi; Ferry Diyanti
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 4 (2018): November
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i4.3325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Rasio Likuiditas yang diproksikan oleh Working to Capital Total Assets, Leverage yang  diproksikan oleh Debt Equity Ratio dan Aktivitas diproksikan oleh Total Asset Turnover terhadap Pertumbuhan Laba. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sektor barang konsumsi periode 2012-2016. Alasan pemilihan perusahaan manufaktur pada sektor barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dikarenakan sektor barang konsumsi merupakan sektor yang memiliki pertumbuhan produksi yang tinggi.Dan dipilih sebanyak 10 perusahaan sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sebagai sampel melalui Purposive Sampling. Data dalam penelitian ini diperoleh dari data sekunder. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Regresi linier Berganda. Berdasarkan hasil analisis pengujian hipotesis menggunakan kelayakan model (uji F) dikatakan layak untuk mengukur variabel independen yaitu Working to Capital Total Asset, Debt Equity Ratio dan Total Asset Turnover  terhadap variabel dependen yaitu Pertumbuhan Laba. Sedangkan hasil uji t variabel Working to Capital Total Asset memiliki pengaruh positif terhadap pertumbuhan laba. Sementara itu variabel Debt Equity Ratio dan Total Asset Turnover tidak berpengaruh terhadap Pertumbuhan Laba.
Analisis penentuan harga pokok produksi dengan menggunakan metode full costing sebagai dasar penentuan harga jual air mineral sijiro pada cv tirta mitra sejati di samarinda Desty Fransiska Natalia; Ferry Diyanti; Yunus Tete Konde
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 6, No 2 (2021): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v6i2.5867

Abstract

Perhitungan harga pokok produksi dan harga jual air mineral sijiro menggunakan metode Full Costing memberikan perbandingan nilai harga pokok produksi dan harga jual apabila menggunakan antara metode Full Costing dan metode perhitungan perusahaan CV Tirta Mitra Sejati. Penelitian ini menggunakan alat analisis penelitian deskriptif komparatif dan teknik penelitian lapangan serta menggunakan metode perhitungan metode Full Costing. Hasil analisis dan pembahasan memperlihatkan bahwa dengan metode Full Costing perhitungan harga pokok produksi dan harga jual air mineral sijiro memperoleh nilai yang lebih rendah dibandingkan perhitungan perusahaan yaitu nilai harga pokok produksi sebesar Rp.8.300/duz dan harga jual Rp.11.500/duz. Sedangkan untuk air mineral sijiro kemasan galon memperoleh nilai untuk harga pokok produksi sebesar Rp.18.600/galon dan harga jual sebesar Rp.49.000/galon.
Analisis Metode Activity Costing System dalam Penentuan Besaran Biaya Pendidikan SMP YPK 1 Tenggarong Yayan Ardiansa; Yana Ulfah; Ferry Diyanti
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 4, No 2 (2019): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v4i2.4213

Abstract

Yayan Ardiansa, Analisis Metode Activity Costing System Dalam Penentuan Besaran Biaya Pendidikan Pada SMP YPK 1 Tenggarong dibawah bimbingan Ibu Hj. Yana Ulfah selaku Dosen Pembimbing I dan Ibu Ferry Diyanti selaku Dosen Pembimbing II.Yayasan Pendidikan Kutai merupakan yang bergerak dibidang pendidikan dan membawahi SMP, SMA, dan SMK YPK. Selama ini biaya pendidikan hanya ditentukan berdasarkan hasil rapat komite sekolah, sehingga permasalahan yang timbul dalam penelitian ini adalah berapakah tarif SPP dan Non SPP yang seharusnya dibebankan apabilah menggunakan metode Activity Costing System dan seberapa besar perbedaan antara perhitungan yang selama ini digunakan SMP YPK 1 Tenggarong dengan metode Activity Costing System.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan jumlah biaya pendidikan yang diterapkan di SMP YPK 1 Tenggarong dengan jumlah biaya berdasarkan Activity Costing System, dan untuk menghitung jumlah biaya pendidikan yang seharusnya dibebankan berdasarkan metode Activity Costing System.Untuk keperluan analisis dan pembahasan, penulis menggunakan alat analisis yaitu Activity Costing System. Activity Costing System merupakan salah satu alat perhitungan biaya dalam pendekatan ekonomi, dan menurut pendekatan ekonomi tersebut biaya merupakan cerminan aktivitas yang dilakukan entitas bersangkutan, sehingga rincian biaya merupakan rincian aktivitas dan prasarana pendukung aktivitas yang dibutuhkan.Dari hasil penelitian yang dicapai menunjukan bahwa perhitungan biaya dengan menggunakan Activity Costing System menghasilkan hasil yang berbeda (hasil lebih kecil) dengan apa yang telah sekolah gunakan. Berdasarkan hasil analisis menunjukan perhitungan biaya pendidikan (SPP) menurut SMP YPK 1 Tengarong sebesar Rp 75.000 dan menurut hasil analisis sebesar Rp 60.244,24 sehingga menimbulkan selisih sebesar Rp 14.755,76 dan perhitungan biaya Non SPP/ Partisipasi menurut SMP YPK 1 Tenggarong sebesar Rp 200.000 dan menurut hasil analisis sebesar Rp 173.166,4 sehingga menimbulkan selisih sebesar Rp 26.833,6.Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan yang mencolok antara perhitungan biaya pendidikan menggunakan Activity Costing System dengan yang digunakan sekolah. perbedaan itu terjadi karena adanya pemisahan perhitungan yaitu biaya langsung dan biaya tidak langsung.
Pengaruh Dewan Komisaris Independen, Komite Audit, Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional dan Leverage terhadap Manajemen Laba Pada Perusahaan Industri Barang Konsumsi Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Alfiandri Eka Putra; Sri Mintarti; Ferry Diyanti
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 4, No 4 (2019): November
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v4i4.5769

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan mengetahui pengaruh dewan komisaris independen, komite audit, kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional dan leverage terhadap manajemen laba. Penelitian ini dilakukan pada 13 perusahaan industri barang konsumsi yang terdaftar di bursa efek Indonesia dan telah menerbitkan laporan keuangan pada periode 2014 hingga 2017. Variabel bebas pada penelitian ini terdiri dari dewan komisaris independen, komite audit, kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional dan leverage. Variabel terikat pada penelitian ini adalah manajemen laba. Sampel dalam penelitian ini adalah 13 perusahaan industri barang konsumsi yang terdaftar di bursa efek Indonesia periode 2014-2017. Data yang digunakan berupa data sekunder dan merupakan jenis data kuantitatif. Teknik analisis data dengan analisis regresi berganda menggunakan program SPSS versi 23. Hasil analisis menunjukkan bahwa dewan komisaris independen, kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, dan leverage berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap manajemen laba. Sedangkan komite audit berpengaruh positif signifikan terhadap manajemen laba.
Pengaruh penerapan standar akuntansi pemerintah terhadap kualitas laporan keuangan pada dinas perindustrian dan perdagangan di kota tenggarong Siti Ulfah; Anis Rachma Utary; Ferry Diyanti
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 4, No 1 (2019): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v4i1.3411

Abstract

This research is based on the mistakes in money report documentation because of the ineffective goverment standard accountant application. Therefore, money report documentation must be based on approved goverment accountant standard. This research result is to know and analyze is the goverment accountant standard effects the quality of money report on Industry and Trading Departement at Tenggarong City. This research is hoped can give benefit to organization in giving suggestion about how to improve the quality of money report, also gives knowledge more to the author and reader about the effect of goverment accountant standard to money report quality. This research had 47 respondents as sample to fill questionnaire and there were 31questionnaire which was filled well. Sampling technique collection was purposive sampling, and to determine the result of this research researcher used Partial Least Square (PLS). Based on research which was done on Industry and Trading Department at Tenggarong City can be concluded that goverment accountant standard (X) proved had significant positive effect and significant to money report quality (Y), it is based on hypothesis calculation result with sample original score as many as 0,547 and t-statistic as many as 3,732 1,64 which means goverment accountant standard has positive effect and significant to money report quality, stated that (Ha) is accepted.
Analisis pendapatan asli daerah (PAD) Aulia Effendi; Dwi Risma Deviyanti; Ferry Diyanti
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 2, No 4 (2017): November
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v2i4.1072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  realisasi dan menganalisis Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Samarinda tahun 2010-2014 berdasarkan analisis varian, analisis pertumbuhan pendapatan, analisis efektifitas, dan analisis kemandirian keuangan daerah. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan jenis data time series yang diambil dari periode tahun 2010-2014. Alat analisis yang digunakan untuk menganalisis pendapatan asli daerah kota samarinda adalah analisis varian, analisis pertumbuhan,analisis efektifitas dan analisis kemandirian keuangan daerah. Menurut hasil analisis yang dilakukan penulis terhadap PAD kota samarinda pada tahun 2010-2014. Analisis varian pendapatan asli daerah kota samarinda mengalami peningkatan setiap tahunnya dan termasuk dalam kategori baik. Pertumbuhan pendapatan asli daerah yang cendrung positif dengan rata-rata pertumbuhan menggambarkan pertumbuhan pendapatan yang diharapkan pemerintah. Efektifitas PAD termasuk dalam kategori sangat efektif. Dan  kemandirian keuangan daerah termasuk dalam pola hubungan delegatif yang menggambarkan kemandirian yang tinggi. Dengan demikian maka Pemerintah kota Samarinda diharapkan terus meningkatkan kinerja  dan lebih berusaha untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerahnya melalui penggalian potensi-potensi baru.