Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Metode SQ4R (Survey, Question, Read, Recite, Rite, Review) Terhadap Keterampilan Membaca Cerpen siswa Kelas XI SMA Semen Padang Rahmi Fadilla; Rina Sartika; Rahayu Fitri
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2022): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v2i2.219

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk mendeskripsikan pengaruh pengguanaan metode SQ4R (survey, question, read, recite, rite, review) terhadap keterampilan membaca cerpen siswa kelas XI SMA Semen Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Desain penelitian ini adalah Posttest-Only Control Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Semen Padang. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Semen Padang yang berjumlah 28 orang. Data dalam penelitian ini adalah skor keterampilan membaca cerpen sebelum dan sesudah menggunakan metode SQ4R (survey, question, read, recite, rite, review) pada siswa kelas XI SMA Semen Padang. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut ini. Pertama, Pertama, tingkat keterampilan membaca cerpen sebelum menggunakan metode SQ4R siswa kelas XI SMA Semen Padang memperoleh nilai rata-rata 77,31 dengan klasifikasi Baik (BS). Kedua, keterampilan membaca cerpen sesudah menggunakan metode SQ4R siswa kelas XI SMA Semen Padang memperoleh nilai rata-rata 87,57 dengan klasifikasi baik sekali (BS). Ketiga, dari hasil analisis data yang telah terlihat bahwa hipotesis alternatif (H1) diterima pada taraf signifikan 99% dan dk =n-1 karena thitung > ttabel (4,52 > 1,71). Dengan kata lain, terdapat pengaruh penggunaan metode SQ4R terhadap keterampilan membaca cerpen siswa kelas XI IIS 2 SMA Semen Padang.
Pengaruh Penggunaan Modelthink Pair Share (TPS) Terhadap Kemampuan Mengembangkan Cerita Rakyat (Hikayat) Ke Dalam Bentuk Cerpen Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Kecamatan Gunuang Omeh Syagita Fitri; Rahayu Fitri; Emil Septia
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2022): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v2i2.225

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan siswa dalam menuangkan ide atau gagasan dalam mengembangkan hikayat ke dalam bentuk cerpen. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan model Think Pair Share (TPS) tehadap kemampuan mengembangkan cerita rakyat (hikayat) ke dalam bentuk cerpen siswa kelas X SMA Negeri 1 Kecamatan Gunuang Omeh. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Metode penelitian ini adalah eksperimen dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Populasi pada sampel ini berjumlah 44 siswa dengan pengambilan sampel secara total sampling. Sampel pada penelitian ini kelas X MIPA dan X IPS yang berjumlah 44 orang. Data penelitian ini adalah skor hasil kerja siswa kelas X SMA Negeri 1 Kecamatan Gunuang Omeh, Kabupaten Lima Puluh Kota dalam mengembangkan hikayat ke dalam bentuk cerpen sebelum dan sesudah menggunakan model Think Pair Share (TPS). Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, kemampuan mengembangkan hikayat ke dalam bentuk cerpen sebelum menggunakan model Think Pair Share (TPS) memperoleh nilai rata-rata 79,31 dengan kualifikasi tergolong Baik (B), karena rata-rata hitung pada tingkat penguasaan berada pada rentang 76-85 % pada skala 10. Kedua, kemampuan mengembangkan hikayat ke dalam bentuk cerpen sesudah menggunakan model Think Pair Share (TPS) memperoleh nilai rata-rata 82,72 dengan kualifikasi tergolong Baik (B), karena rata-rata hitung pada tingkat penguasaan berada pada rentang 76-85 % pada skala 10. Ketiga, terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model Think Pair Share (TPS) terhadap kemampuan mengembangkan hikayat ke dalam bentuk cerpen siswa kelas X SMA Negeri 1 Kecamatan Gunuang Omeh karena thitung>ttabel yaitu . Hal ini menunjukan bahwa model Think Pair Share (TPS) dapat mempengaruhi siswa dalam mengembangkan hikayat ke dalam bentuk cerpen.
Pengaruh Penggunaan Media Animasi terhadap Keterampilan Menceritakan Kembali Isi Fabel Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Sijunjung Sisi Febria Agami Sisi; Rahayu Fitri; Emil Septia
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2022): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v2i2.230

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan media animasi terhadap keterampilan menceritakan kembali isi fabel siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sijunjung. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Desain penelitian ini adalah One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sijunjung. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sijunjung yang berjumlah 20 orang. Data dalam penelitian ini adalah skor keterampilan menceritakan kembali isi fabel sebelum dan sesudah menggunakan media animasi pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sijunjung. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut ini. Pertama, keterampilan menceritakan kembali isi fabel siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sijunjung sebelum menggunakan media animasi diperoleh nilai rata-rata hitung 58,09 berada pada rentangan 56-65% pada skala dengan kualifikasi cukup (C). Kedua, keterampilan menceritakan kembali isi fabel siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sijunjung sesudah menggunakan media animasi diperoleh nilai rata-rata 71,66 berada pada rentangan nilai 66-75% dengan pada skala 10 dengan kualifikasi lebih dari cukup (LDC). Ketiga, berdasarkan uji-t disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan media animasi terhadap keterampilan menceritakan kembali isi fabel siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sijunjung setelah hasil pengujian yang membuktikan bahwa thitung> dari ttabel yaitu 5,71 1,73.
Hubungan Kebiasaan Membaca Dengan Kemampuan Menulis Teks Persuasi Siswa Kelas VIII MTs Negeri 13 Pesisir Selatan: Hubungan Kemampuan Berpikir Kreatif Dengan Kemampuan Menulis Cerpen Siswa Kelas XI SMK N 2 Padang Mutika Anggun; Rahayu Fitri; Afrini Rahmi
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 2 No. 3 (2022): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v2i3.285

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat hubungan kebiasaan membaca dengan kemampuan menulis teks persuasi siswa kelas VIII MTsN 13 Pesisir Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTsN 13 Pesisir Selatan. Teknik pengambilan sampel penelitian ini di ambil 60% dari total populasi maka sampel penelitian berjumlah 53 orang. Instrumen penelitian berupa angket dan tes unjuk kerja. Angket digunakan untuk mengumpulkan skor kebiasaan membaca siswa sedangkan tes unjuk kerja digunakan untuk mengumpulkan skor kemampuan menulis teks persuasi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan kesimpulan sebagai berikut: Pertama, kebiasaan membaca siswa kelas VIII MTsN 13 Pesisir Selatan diperoleh nilai rata-rata hitung 59,42 berada pada rentangan 56-65% pada skala 10, dengan kualifikasi sedang (S). Kedua, ketrampilan menulis teks persuasi siswa kelas VIII MTsN 13 Pesisir Selatan diperoleh nilai rata-rata hitung 71,06 berada pada rentangan 66-75% pada skala 10, dengan kualifikasi cukup (C). Ketiga, uji-t, H1 diterima pada taraf signifikan 95% dan derajat kebebasan (dk) = n-1 karena thitung>ttabel (2,93 1,70). Hal ini terlihat dari hasil pengujian yang membuktikan bahwa thitung> dari ttabel yaitu 2,93 1,70. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Kebiasaan Membaca dengan Kemampuan Menulis Teks Persuasi Siswa Kelas VIII MTsN 13 Pesisir Selatan.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Berbantuan Media Audiovisual Terhadap Keterampilan Menulis Cerita Pendek Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Kuantan Mudik Riau: Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Berbantuan Media Audiovisual Terhadap Keterampilan Menulis Cerita Pendek Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Kuantan Mudik Riau Annisa Mukhara; Rahayu Fitri; Armet
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 2 No. 3 (2022): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v2i3.347

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh: Pertama, kurang minatnya siswa dalam menulis cerita pendek, disebabkan siswa lebih tertarik menonton jika materi pembelajaran dalam bentuk vidio bukan bentuk tulisan. Kedua, masih kurangnya variasi model pembelajaran yang digunakan guru dalam menjelaskan materi terutama cerita pendek, sehingga siswa kesulitan dalam mengembangkan ide dan gagasan dalam menulis cerita pendek. Ketiga, kesulitan siswa dalam menulis cerita pendek terdapat pada penyusunan ide dan gagasan menjadi sebuah cerita. Keempat, Kesulitan siswa timbul disaat ingin melanjutkan cerita ke paragraf selanjutnya. Kelima, kurangnya pemahaman siswa terhadap unsur intrinsik cerita pendek. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan metode ekperimen. Data penelitian ini diperoleh dari hasil tes unjuk kerja siswa sumber data dalam penelitian ini yaitu 50 orang siswa kelas XI SMA Negeri 1 Kuantan Mudik Riau. Instrumen penelitian ini adalah test unjuk kerja. teknik analisis data dengan memeriksa cerita pendek yang sesuai indikator, menentukan persentase data,mengklasifikasikan data dan memberikan penafsiran data berdasarkanhasil statistik dan teori. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, kemampuan menulis cerita pendek siswa kelas XI SMA Negeri 1 Kuantan Mudik Riau tanpa menggunakan model pembelajaran inkuiri berbantuan media audiovisual memperoleh nilai rata-rata 54,66 yang berkualifikasi Hampir Cukup dengan tingkat penguasaan 45-55%. Kedua, kemampuan menulis cerita pendek siswa kelas Xi SMA Negeri 1 Kuantan Mudik Riau dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri berbantuan media audiovisual.
Hubungan Kemampuan Membaca Kritis Dengan Kemampuan Menulis Teks Eksposisi Siswa Kelas X SMAN 3 Solok Selatan Yulia Gustriani; Afrini Rahmi; Rahayu Fitri
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 3 No. 2 (2023): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v3i2.544

Abstract

he purpose of this study was to describe the relationship between critical reading ability and the ability to write expository texts for class X students of SMA N 3 Solok Selatan. This type of research is quantitative research using correlational methods. The sampling technique for this research was purposive sampling technique. Sampling is done based on the class that has the lowest standard deviation. The research sample is one class, namely class X-2, totaling 32 people. Research instruments in the form of questionnaires and performance tests. The questionnaire was used to collect students' critical reading scores while the performance test was used to collect exposition text writing skills scores. Based on the research results, the following conclusions can be drawn: First, the critical reading ability of class X students of SMA Negeri 3 Solok Selatan obtained an average score of 75.84 in the range of 76-85% on a scale of 10, with a Good qualification (B). Second, the ability to write expository texts for class X students of SMA Negeri 3 Solok Selatan obtained an average score of 78.33 in the range of 76-85% on a scale of 10, with a Good qualification (B). Third, there is a significant relationship between vocabulary mastery and the ability to write exposition texts of class X students of SMA Negeri 3 Solok Selatan. This shows that critical reading skills affect students in writing expository texts. This can be seen from the test results which prove that tcount > from ttable, namely 4,86 > 1.70.