Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Penguatan Identitas Desa Wisata Kampuang Minang Nagari Sumpu melalui Perancangan Video Promosi Berbasis Audiovisual Wiraseptya, Tedy
Titik Imaji Vol 9, No 1 (2026): JURNAL TITIK IMAJI
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/.v9i1.9347

Abstract

Kampuang Minang Nagari Sumpu merupakan destinasi wisata berbasis budaya di Sumatera Barat yang menawarkan keunikan berupa barisan Rumah Gadang, lingkungan alam yang masih asri, serta tradisi dan kuliner khas seperti Rendang Sumpu dan Ikan Bilih. Potensi tersebut telah dikembangkan oleh Pokdarwis secara kolaboratif bersama masyarakat sejak 2015 untuk menjaga keberlanjutan budaya dan ekonomi lokal, meskipun pengukuhan resmi sebagai kelompok pariwisata baru dilakukan pada 2019. Keterbatasan media promosi menyebabkan rendahnya eksposur dan pengetahuan publik terhadap daya tarik wisata budaya yang ditawarkan, termasuk aktivitas makan bajamba, pertunjukan kesenian tradisional seperti randai dan silek, serta program wisata edukatif seperti menjala ikan bilih dan bertani. Penelitian perancangan ini bertujuan menghasilkan video promosi dengan pendekatan audiovisual modern untuk memperkuat identitas visual serta meningkatkan awareness wisatawan terhadap Pesona Sumpu. Proses produksi dilaksanakan melalui tahapan observasi, pengambilan gambar, dan pengolahan video. Hasil karya memperlihatkan narasi visual cinematic yang menonjolkan nilai budaya dan keindahan alam secara persuasif sehingga dapat menjadi media promosi efektif dalam memperluas jangkauan publikasi dan meningkatkan minat kunjungan ke Desa Wisata Kampuang Minang Nagari Sumpu.
Pendekatan Sinematografi dalam Perwujudan Visualisasi Tradisi Pacu Jawi Tedy Wiraseptya; Stefvany Stefvany
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 5 No. 1 (2026): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Januari 2026
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v5i1.5515

Abstract

Pacu Jawi is a traditional Minangkabau cultural practice characterized by dynamic movement, emotional intensity, and a close relationship between humans and the agrarian landscape. However, audiovisual representations of Pacu Jawi often remain limited to surface-level documentation, without conveying deeper cultural meanings. This study highlights a novel contribution by examining cinematography as a strategic approach for cultural representation in documentary video, rather than treating documentary as merely an archival record. Using a qualitative descriptive method, the research analyzes a Pacu Jawi documentary through shot composition, camera angles, movement, lighting, color, and visual rhythm. The findings show that wide shots establish cultural space and environmental identity, while close-ups emphasize emotional expression and human–animal interaction. Dynamic handheld and tracking movements enhance immersion, supported by natural lighting and warm tones that reinforce authenticity. The study concludes that cinematographic strategies transform documentary video into an active medium for communicating Pacu Jawi’s traditional values. This research contributes academically to visual communication studies and practically informs filmmakers and cultural institutions in preserving local traditions.
PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA MELALUI STRATEGI BRANDING PARTISIPATIF Stefvany Stefvany; Tedy Wiraseptya
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34704

Abstract

Abstrak: Rendahnya pemahaman masyarakat terhadap pentingnya branding sebagai identitas wisata menjadi kendala dalam pengembangan desa wisata binaan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan keterampilan warga dalam menerapkan strategi branding partisipatif. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, penyuluhan, dan workshop branding dengan melibatkan 13 peserta dari Pokdarwis, pelaku UMKM, dan pemuda desa. Evaluasi dilakukan melalui pre-test an post-test masing-masing berisi 10 pertanyaan serta diskusi kelompok. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konsep branding sebesar 72% dan keterampilan merancang identitas visual sederhana sebesar 65%. Capaian tersebut menunjukkan bahwa strategi branding partisipatif mampu memperkuat kapasitas Masyarakat sekaligus menjadi Langkah strategis dalam meningkatkan daya tarik dan nilai ekonomi desa wisata.Abstract: Limited public understanding of branding as a tourism identity remains a major challenge in developing community-based tourist villages. This community service program aims to enhance residents’ awareness and skills in applying participatory branding strategies. The activities consisted of socialization, counseling, and branding workshops involving 13 participants from the tourism awareness group (Pokdarwis), MSME actors, and village youth. Evaluation was conducted through pre-test and post-test, each consisting of 10 questions, as well as group discussion. The results showed an increase of 72% in participant’ understanding of branding concepts and a 65% improvement in technical skills for designing simple visual identities. These outcomes indicate that participatory branding effectively strengthens community capacity and serves as a strategic approach to enhancing the attractiveness and economic value of tourist village.
Assistance in Digital Technology Based Audio Visual Media Production for the Preservation and Promotion of Rumah Gadang Salo Payakumbuh Muhammad Sayuti; MelisaSuardi MelisaSuardi; Tedy Wiraseptya; Aggy Pramana Gusman; Harkamsyah Andrianof; Okta Andrica Putra; Abulwafa Muhammad
Journal of Community Service and Application of Science Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Community Service and Application of Science
Publisher : KPN Kopertis X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62769/cdsn3v37

Abstract

Rumah Gadang Salo Payakumbuh is one of the Minangkabau cultural heritage sites with significant historical, philosophical, and architectural values. However, the utilization of digital media as a means of cultural documentation, education, and promotion remains limited, resulting in insufficient dissemination of its cultural values to the wider community. This community service program aimed to assist local partners in producing audiovisual media based on digital technology as an effort to preserve and promote Rumah Gadang Salo Payakumbuh. The implementation methods included field observation, partner needs assessment, creative concept development, audiovisual production training, video shooting assistance, video editing, and joint evaluation with the partners. The program integrated the expertise of the Visual Communication Design discipline in visual communication planning, cinematography, and video editing with the Computer Science discipline in multimedia technology and digital media utilization to produce informative, engaging, and accessible digital content. The primary output of this program was a cultural documentary video that serves as a medium for education, cultural tourism promotion, and digital documentation of local cultural heritage. The results indicate that the partners improved their knowledge and technical skills in audiovisual media production while obtaining a promotional medium capable of expanding public access to information about Rumah Gadang Salo through various digital platforms. This community service activity is expected to support technology-based cultural preservation, enhance community participation in safeguarding cultural heritage, and strengthen the sustainable promotion of cultural tourism destinations in Payakumbuh City.