Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Perancangan Video Promosi Cafe Aling Bao Menggunakan Teknik Short Movie Tedy Wiraseptya
TRADISIGN : Jurnal Pustaka Desain dan Budaya Vol 2 No 1 (2023): Mei 2023 | Desain dan Budaya: Perspektif Multidisipliner
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan Video Promosi Cafe Aling Bao Menggunakan Teknik Short Movie. Data yang digunakan pada perancangan ini adalah data verbal, data visual dan data yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan sumber internet yang dianalisa dengan teori SWOT. Melalui metode penelitian tersebut, maka hasil yang dicapai adalah perancangan video promosi yang efektif dan bertujuan untuk memberi informasi tentang perkembangan kuliner yang ada di kota Padang, dan juga agar dapat menimbulkan ketertarikan konsumen untuk dapat berkunjung ke cafe Aling Bao. Media pendukung yang di rancang adalah poster, x-banner, flyer, stiker, spanduk, instagram reels, teaser, gantungan kunci. Perancangan ini telah menempuh berbagai proses, pada media utama dan media pendukung sangat dibutuhkan kejelian dan perhatian ekstra agar serasi dan sesuai antara satu dengan yang lainnya sehingga mencapai target pasar yaitu masyarakat Kota Padang.
Sinematografi Sebagai Representasi Visual Penyimpangan Agama Dalam Serial Malaysia ‘Bidaah’ Wiraseptya, Tedy; Sayuti, Muhammad
Jurnal Sains Informatika Terapan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Sains Informatika Terapan (Juni, 2025)
Publisher : Riset Sinergi Indonesia (RISINDO)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62357/jsit.v4i2.559

Abstract

Penelitian ini membahas bagaimana sinematografi digunakan secara strategis sebagai media representasi visual terhadap penyimpangan agama dalam serial Malaysia Bidaah (2025). Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dalam kerangka Desain Komunikasi Visual, kajian ini menganalisis elemen-elemen sinematik seperti pencahayaan, warna, framing, komposisi, dan simbolisme untuk mengungkap makna ideologis yang tersembunyi di balik visualisasi cerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen pencahayaan kontras tinggi, warna dingin yang menekankan kehampaan spiritual, serta sudut kamera rendah digunakan untuk memperkuat citra dominasi dan manipulasi oleh tokoh antagonis. Sebaliknya, penggunaan warna hangat, komposisi simetris, dan teknik kamera statis menggambarkan perjalanan spiritual dan pencerahan tokoh utama. Simbol-simbol visual seperti tirai hitam, cermin pecah, dan ruang tertutup turut membangun lapisan makna naratif yang merepresentasikan krisis iman dan kekuasaan agama yang menyimpang. Temuan ini menegaskan bahwa sinematografi tidak hanya berperan sebagai instrumen estetis, tetapi juga sebagai bahasa visual yang memuat kritik sosial dan ideologis. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi terhadap kajian sinematografi dan komunikasi visual, khususnya dalam konteks representasi isu-isu keagamaan di media audio-visual Asia Tenggara.
Eksplorasi Bentuk Arsitektur dan Tradisi Rumah Gadang Rajo Babandiang di Minangkabau Tedy Wiraseptya; Stefvany
Judikatif: Jurnal Desain Komunikasi Kreatif Vol. 5 No. 2 (2023): Vol. 5 (2023) No. 2
Publisher : fakultas Desain Koomunikasi visual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/judikatif.v5i2.162

Abstract

Rumah gadang adalah rumah tradisional suku Minangkabau yang dapat ditemukan di daerah Sumatera Barat, Indonesia. Cirikhas rumah gadang memiliki atap berbentuk seperti tanduk kerbau yang disebut “gonjong”. Jenis-jenis rumah gadang memiliki banyak bentuk, salah satu bentuk yang diteliti ialah rumah gadang Rajo Babandiang. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi arsitektur dan tradisi rumah gadang Rajo Babandiang atau dikenal dengan rumah gadang gonjong lima. Menggunakan analisa kualitatif, penelitian ini data yang dikumpulkan melalui studi pustaka, wawancara serta observasi lapangan. Kemudian untuk mengungkap nilai budaya dari rumah gadang Rajo Babandiang menggunakan metode etnografi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rumah gadang Rajo Babandiang merupakan contoh arsitektur tradisional yang unik dan kaya nilai budaya. Struktur rumah ini didesain untuk menyesuaikan dengan lingkungan alam sekitarnya serta penyesuaian kebutuhan di dalam rumah dengan kehidupan keluarga. Desain bentuk dalam eksplorasi penelitian ini dibuat sketsa rancangan bentuk dan illustrasi 3D rumah gadang Rajo Babandiang. Penelitian ini memiliki implikasi penting dalam melestarikan dan mengembangkan arsitektur tradisional di Sumatera Barat, Indonesia. Sehingga hasil penelitian ini dapat dijadikan referensi bagi para desainer dalam merancang bangunan yang berkelanjutan dan memperhatikan aspek kearifan lokal.
Basirompak: Dokumenter Tradisi dan Ritual Sirompak Taeh di Nagari 50 Kota Tedy Wiraseptya; Stefvany; Muhammad Yunus
Judikatif: Jurnal Desain Komunikasi Kreatif Vol. 6 No. 1 (2024): Vol. 6 (2024) No. 1
Publisher : fakultas Desain Koomunikasi visual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/judikatif.v6i1.198

Abstract

Minangkabau sebagai salah satu suku terbesar di Indonesia yang memiliki kesenian tradisi, kegiatan tersebut berasal dari kebiasaan masyarakat. Dari sekian banyak tradisi di Minangkabau, salah satu tradisi yang kontroversial ialah tradisi ritual Sirompak Tueh atau dikenal juga dengan gasiang tangkurak (gasing tengkorak). Saat ini sirompak mulai dikembangkan sebagai sebuah produk kesenian dengan bentuk seni pertunjukan rakyat. Sirompak masuk dalam kesenian pertunjukan rakyat setelah memenuji persyaratan dengan adanya tarian, lagu dan alat musik pengiring. Untuk mengetahui sejarah panjang kesenian Sirompak dibutuhkan media yang mampu menjelaskan sejarah Sirompak Taeh. Media yang diciptakan dalam penelitian ini ialah video dokumenter, sebagai pengungkapan sejarah, menggali informasi dengan para ahli, dan visualisasi bentuk sirompak taeh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dalam analisis data sebelum produksi sebuah video, termasuk kedalam observasi dan wawancara di lapangan. Produksi video dokumenter menggunakan metode alur pra produksi, produksi dan pasca produksi, sehingga prosedur dilakukan secara terstruktur dan mendapatkan hasil yang sesuai. Dokumenter yang dihasilkan dari penciptaan video dokumenter ini merupakan video yang menjelaskan tentang kesenian dari Sirompak Taeh, sehingga kesenian Sirompak Taeh dipahami dan diketahui asal-usul sejarahnya, juga dapat diterima dan dipahami masyarakat.
Pengembangan Video Promosi Desa Wisata Teluk Buo untuk Menarik Minat Wisatawan Wiraseptya, Tedy; Suardi, Melisa
Majalah Ilmiah UPI YPTK Vol. 30 (2023) No. 2
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jmi.v30i2.148

Abstract

Desa wisata menjadi daerah destinasi wisata yang meningkatkan industri pariwisata di Indonesia. Kota Padang, Sumatera barat memiliki beberapa Desa Wisata yang berpotensi untuk dikunjungi, salah satunya Desa Wisata Teluk Buo. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan minat wisatawan dalam mengunjungi Desa Wisata Teluk Buo, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang. Pengabdian kepada masyarakat ini menggabungkan pendekatan pemasaran dan multimedia dengan fokus pada pengembangan video promosi. Metode dalam melaksanakan pengabdian ini melibatkan penduduk setempat, komunitas, serta pelaku akademik dalam proses penciptaan sebuah video promosi. Hasil dari pengabdian ini akan menciptakan sebuah video promosi Desa Wisata Teluk Buo yang dapat mempromosikan keindahan alam, budaya dan aktivitas wisata yang ada di Teluk Buo. Selain itu, partisipasi aktif masyarakat setempat dalam penciptaan video ini juga memberikan dampak positif dalam mempromosikan keramahan dan keunikan Desa Wisata Teluk Buo. Karya pengabdian ini berupa video promosi berjudul “Hidden Heaven in Teluk Buo”. Karya ini ditujukan sebagai media promosi Desa Wisata Teluk Buo, karna pengembangan video promosi dapat menjadi alat yang efektif dalam meningkatkan minat wisatawan terhadap destinasi wisata. Diharapkan video ini mampu meningkatkan minat wisatawan berkunjung dan menjadi kontribusi positif terhadap ekonomi lokal, menciptakan lapangan pekerjaan, serta memperkuat kesadaran pentingnya pelestarian alam dan budaya di Desa Wisata Teluk Buo
Kemitraan Prodi DKV dan Sekolah untuk Meningkatkan Komunikasi Visual dalam Menciptakan Bahan Ajar Wiraseptya, Tedy; Stefvany, Stefvany
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2024): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, Februari 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v5i1.2053

Abstract

Collaboration between the Visual Communication Design Study Program (DKV) and school educational institutions has become an interesting subject. This collaboration was carried out in an effort to improve the quality of teaching materials through improving visual communication. This research aims to explore and analyze collaboration between the DKV Study Program and schools in creating teaching materials that are more visually effective. This research method uses a qualitative method using a library research approach. The research results show the form of method steps in the collaboration process between the Visual Communication Design Study Program and schools. Then create a process flow in the collaborative activities that will be carried out later. Joint involvement in this development creates teaching materials, collaborative workshops and training for teachers on understanding visual design principles with learning needs in the school environment. This research campaigns for the importance of cross-sector collaboration in education to improve visual communication. An important implication of these results is the potential to have a better understanding of the process of developing more visually effective teaching materials through collaboration between DKV and schools, as well as providing a basis for further program development in improving the quality of education.
Perancangan Video Kampanye Kampung Tematik Manggis dalam Pengembangan Agrowisata Di Kota Padang Prabu, James; Tedy Wiraseptya
TRADISIGN : Jurnal Pustaka Desain dan Budaya Vol 3 No 1 (2024): Mei 2024 | Desain dan Budaya: Ragam Karya (Accepted)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan promosi Kampung Tematik Kampung Manggis dalam pengembangan agrowisata Kota Padang berupa video kampanye dengan latar belakang kebun manggis yang masih beroperasi hingga saat ini. Perancangan tersebut memerlukan data-data yang dapat membantu dalam proses pengambilan video nantinya yang dilakukan melalui observasi dan wawancara, dari data-data yang ada, maka merancang dapat dilakukan dengan menganalisis menggunakan metode analisis data. Metode ini mengidentifikasi secara sistematis berbagai faktor untuk merumuskan strategi agrowisata Kampung Tematik. Proses perancangan menghasilkan media utama berupa video sebagai promosi Desa Tematik Agrowisata Manggis dan berfungsi untuk membantu investor dalam memberikan peluang berinvestasi sebagai upaya pengembangan Desa Tematik Agrowisata Manggis. Media pendukung promosi Desa Tematik Agrowisata Manggis di Kota Padang yaitu: Poster, X-banner, Kartu Nama, Bucket Hat, T-Shirt, Paper bag, Tumbler, Tote Bag, Spanduk.
Optimizing Visual Communication Design in the Development of Teluk Buo Tourism Village: Optimalisasi Desain Komunikasi Visual dalam Pengembangan Desa Wisata Teluk Buo Stefvany; Wiraseptya, Tedy; Diana, Yusvi
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2025): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v9i2.23750

Abstract

Desa Wisata Teluk Buo memiliki potensi wisata yang belum sepenuhnya terekspos akibat kurangnya pengelolaan desain komunikasi visual dan promosi digital. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan desain komunikasi visual guna mendukung pengembangan Desa Wisata Teluk Buo melalui pendekatan strategis berbasis media. Metode yang digunakan adalah metode partisipatif meliputi empat tahap utama, yaitu persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut, untuk memastikan hasil yang terstruktur dan efektif. Pelatihan diberikan terkait desain visual seperti perancangan logo, guideline book, landmark letter timbul, merchandise serta pelatihan pembuatan konten media sosial dan pemasaran digital untuk anggota pokdarwis. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan mitra, termasuk brand awareness, pengelolaan media sosial, pembuatan konten visual serta partisipasi aktif masyarakat dalam mengelola promosi wisata. Dampaknya terlihat pada peningkatan jumlah wisatawan dan pendapatan masyarakat. Kegiatan ini membuktikan pentingnya literasi desain komunikasi visual dalam pengembangan desa wisata dan menjadi referensi bagi pengembangan strategi komunikasi visual di desa wisata lainnya.
Implementasi Environmental Graphic Design untuk Penguatan Identitas Visual dan Navigasi Desa Wisata Stefvany, Stefvany; Wiraseptya, Tedy; Suryadi, Dodi
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v6i4.17975

Abstract

This community service program aims to strengthen the visual identity and navigation system of a tourism village through the application of Environmental Graphic Design (EGD) while simultaneously enhancing the local community’s skills in managing digital promotion. The implementation method adopted a community-based participatory approach consisting of five stages: socialization, training, technology implementation, mentoring, and continuous evaluation. Evaluation was conducted using field observation instruments, structured interviews, and visitor satisfaction questionnaires. The data were analyzed descriptively, both quantitatively and qualitatively, to assess the effectiveness of the design and the improvement of partner capacity. The outcomes of this community service program include the installation of seven thematic signage units, one interactive digital tourism map, and one identity mural, as well as the improvement of the tourism awareness group’s (Pokdarwis) skills in environmental graphic design and digital promotional content management. The implementation of EGD has proven effective in strengthening the visual image of the destination, improving visitor comfort and orientation, and promoting the sustainable growth of village-based creative economies.
PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA MELALUI STRATEGI BRANDING PARTISIPATIF Stefvany, Stefvany; Wiraseptya, Tedy
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34704

Abstract

Abstrak: Rendahnya pemahaman masyarakat terhadap pentingnya branding sebagai identitas wisata menjadi kendala dalam pengembangan desa wisata binaan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan keterampilan warga dalam menerapkan strategi branding partisipatif. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, penyuluhan, dan workshop branding dengan melibatkan 13 peserta dari Pokdarwis, pelaku UMKM, dan pemuda desa. Evaluasi dilakukan melalui pre-test an post-test masing-masing berisi 10 pertanyaan serta diskusi kelompok. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konsep branding sebesar 72% dan keterampilan merancang identitas visual sederhana sebesar 65%. Capaian tersebut menunjukkan bahwa strategi branding partisipatif mampu memperkuat kapasitas Masyarakat sekaligus menjadi Langkah strategis dalam meningkatkan daya tarik dan nilai ekonomi desa wisata.Abstract: Limited public understanding of branding as a tourism identity remains a major challenge in developing community-based tourist villages. This community service program aims to enhance residents’ awareness and skills in applying participatory branding strategies. The activities consisted of socialization, counseling, and branding workshops involving 13 participants from the tourism awareness group (Pokdarwis), MSME actors, and village youth. Evaluation was conducted through pre-test and post-test, each consisting of 10 questions, as well as group discussion. The results showed an increase of 72% in participant’ understanding of branding concepts and a 65% improvement in technical skills for designing simple visual identities. These outcomes indicate that participatory branding effectively strengthens community capacity and serves as a strategic approach to enhancing the attractiveness and economic value of tourist village.