Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Peningkatan Keterampilan Ekonomi Kreatif melalui Pelatihan Fotografi, Desain Grafis, dan Editing Video di Rumah Kreatif Wadas Kelir, Kabupaten Banyumas M.Lukman Leksono; Robert Hendra Yudianto; Agatha Dinarah Sri Rumestri; Shintia Dwi Alika
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2970

Abstract

Community service is an implementation of the Tri Dharma of Higher Education aimed at enhancing community capacity and self-reliance. Wadas Kelir Village, Banyumas Regency, has significant potential in culture, arts, and micro, small, and medium enterprises (MSMEs), yet this potential is not optimally supported by adequate digital promotion skills. This program aims to improve photography, graphic design, and video editing skills through training and mentoring activities conducted at Rumah Kreatif Wadas Kelir. The methods applied include a participatory approach, interactive workshops, project-based learning, and continuous mentoring. The results indicate an improvement in participants’ ability to produce visual content for MSME promotion and village branding, as well as the formation of village-based digital creative.
Desain sebagai Tindakan Sosial: Kolektivitas dan Keterlibatan Kultural D.U.G Press dalam Rilisan Grafis Independen Setyoko, Adnan; Yudianto, Robert Hendra; Wijaksono, Tongat Setyo
JURNAL PAKARENA Vol 10, No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/p.v10i2.77568

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik kolektif D.U.G Press sebagai studi kasus penerapan desain grafis sebagai tindakan sosial di kota ketiga, Purwokerto. Tujuan utamanya adalah memahami bagaimana kolektif ini memaknai desain tidak hanya sebagai karya visual, tetapi juga sebagai medium kolaborasi, pembelajaran, dan partisipasi budaya lokal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan interpretatif, dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi arsip visual. Data dianalisis menggunakan analisis tematik (thematic analysis) untuk mengidentifikasi pola makna, nilai sosial, dan strategi kreatif dalam praktik kolektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa D.U.G Press berhasil membangun sistem kerja kolaboratif berbasis solidaritas, memanfaatkan keterbatasan sumber daya sebagai ruang eksplorasi, serta mempertahankan relevansi media fisik di tengah dominasi digital. Kolektif ini juga berperan dalam memperkuat identitas budaya lokal, membuka ruang partisipasi publik, dan menciptakan ekosistem kreatif mandiri. Temuan ini berkontribusi terhadap pengembangan teori desain sosial dan menawarkan model keberlanjutan bagi komunitas kreatif di daerah.