Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

MENINGKATKAN PEMAHAMAN MASYARAKAT TERHADAP HAKIKAT DAN MAKNA IMSAK DI DUSUN RANTAU PANDAN Iri Hamzah; Rita Zunarti
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Volume 3, No 2 Oktober 2022
Publisher : LP3M STKIP MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.194 KB) | DOI: 10.52060/jppm.v3i2.938

Abstract

Kegiatan safari ramadhan ini dilaksanakan di masjid Al-falah Dusun Rantau Pandan kec. Rantau Pandan Kab. Bungo. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar masyarakat dapat memahami makna dan hakikat imsak dalam berpuasa, selain itu masyarakat juga mengerti tentang pentingnya pengendalian diri dan hawa nafsu agar tidak terjadi perbuatan yang tidak diinginkan dan dapat merugikan orang banyak. Metode pelaksanaan PKM yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah metode ceramah dengan menyampaikan isi materi, metode tanya jawab dilakukan setelah selesai menyampaikan isi ceramah dan metode Praktek atau latihan, dimana masyarakat mengimplemantasikannya pada puasa ramadhan. Hasil dari kegiatan ini meningkatnya pemahaman masyarakat tentang makna dan hakikat imsak dalam berpuasa, Dan juga meningkatkan kualitas iman dan takwa tentang tujuan hidup manusia yang sebenarnya. Kegiatan ini dimulai dengan survei, persiapan, pelaksanaan, dan pembuatan laporan. Sasarannya adalah seluruh masyarakat dusun rantau pandan khususnya jamah Masjid Al-Falah. Kegiatan ini akan terus dilanjutkan pada ramadhan berikutnya dengan tema yang berbeda dan lebih menarik lagi, agar kedepannya kita mengerti bahwa tujuan dari hidup ini adalah hanya untuk mengabdikan diri kepada Allah SWT.
Innovative Digital Media in Islamic Religious Education Learning Septiani Selly Susanti; Laila Nursafitri; Iri Hamzah; Rita Zunarti; Darmanto; Fitriyah; Bima Fandi Asy'arie; Muhammad Syihab As’ad
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 21 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Yogyakarta: Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jpai.v21i1.7553

Abstract

Purpose – The purpose of this study is to discover and describe the form of innovation in Islamic religious learning that uses digital media/social media as an effective and relevant learning medium in keeping with the demands of technological developments. This study also investigates Islamic Religious Education (PAI) activities in using technology that inspires learning through social media applications. Design/methods/approach – This study used a literature research method with a qualitative approach. Research data was collected from a variety of sources, including books, scientific journals, proceedings, and other relevant publications. This study used a data analysis paradigm that included data collection, reduction, presentation, and conclusion. Findings – The researcher obtained five (5) types of social media applications used by PAI teachers. The study is also restricted by vulnerable years limited to 2019-2023. Accordingly, the social media used by PAI teachers in learning have included (1) Tik-Tok (6 journals), (2) YouTube (10 journals), (3) WhatsApp (9 journals), (4) Facebook (6 journals), and (5) Instagram (5 journals) with a total of 36 journals. PAI teachers have played a role in education transformation by utilizing technology as a more interactive, accessible, effective, and compelling learning medium. Research implications/limitations – The data sources obtained were only limited to online scientific literature. Therefore, the researcher's suggestion for future researchers is to conduct practice field research to allow more accurate results according to the conditions of problems in the field. Originality/Value – The findings of this study provide an overview of the form of learning innovation that has been carried out in PAI learning with the use of digital media. This finding is also a reference for future researchers to make it easier to find a novelty result.
Peningkatan Proses dan Hasil Belajar Menggunakan Model Kooperatif Tipe Team Games Tournament Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV SDN 94/II Muara Bungo Oktavianita, Lisa; Megawati; Iri Hamzah
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.2041

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah kurangnya proses dan hasil belajar siswa, yang disebabkan oleh proses pembelajaran yang masih berfokus pada guru. Siswa kurang bersemangat saat mengikuti pelajaran. Siswa kurang bersemangat saat mengikuti pelajaran, dan minat siswa terhadap materi pelajaran tidak cukup terlihat, Maka dari itu peneliti melakukan penelitian dengan menerapkan model Team Games Tournament. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Instrumen yang digunakan  dalam penelitian ini meliputi lembar observasi guru, lembar observasi peserta didik serta tes hasil belajar. Kemudian dianalisis menggunakan data Kualitatif dan Kuantitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan adanya peningkatan, hasil dari observasi guru pada siklus I  yaitu 78,26% dan pada siklus II menjadi 86,96%. Hasil observasi peserta didik pada siklus I yaitu 62,07% dan pada siklus II meningkat menjadi 86,21%. Dan nilai hasil soal tes peserta didik pada siklus I 65,51% dan terjadi peningkatan di siklus II menjadi 89,66%. Dari hasil penelitian ini, dapat dikatakan bahwa penerapan model kooperatif dengan tipe Team Games Tournament dapat meningkatkan proses dan hasil belajar pada mata pelajaran IPAS kelas IV di SDN 94/II Muara Bungo
PENINGKATAN PROSES DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLE NON EXAMPLE DI KELAS V SDN 107/II DANAU BULUH Ucci Erianti; Nurlev Avana; Iri Hamzah
AL JABAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Vol. 4 No. 2 (2025): Juli
Publisher : LPPM Institut Ahmad Dahlan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/aljabar.v4i2.2475

Abstract

The study demonstrates a significant and progressive improvement. During the initial intervention phase (Cycle I), the Example Non-Example model facilitated the achievement of the established learning mastery standard for half of the student cohort (50%). This outcome provided a foundational baseline, indicating the model's inherent potential.  Nevertheless, the model's efficacy was more definitively affirmed by the results of Cycle II. Subsequent to a period of reflection and strategic refinement based on the first cycle's findings, a substantial increase was observed as the student mastery percentage surged to 80%. This figure serves as tangible evidence that the learning model, upon adaptation and optimization, is a highly valid solution for overcoming the specific issue of low learning achievement that was previously meticulously identified in the fifth-grade class at SDN 107/II Danau Buluh.
Peningkatan Keterampilan Membaca Pemahaman (Somatic, Audiotory, Visual, Intelektual) di Kelas V SDN 112/II Purwo Bakti Oktapiya, Lara; Reni Guswita; Iri Hamzah
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 4 (2025): Penulis dari 3 negara (Indonesia, Jerman dan Turki)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i4.6912

Abstract

Rendahnya keterampilan membaca pemahaman siswa kelas V SDN 112/II Purwo Bakti menjadi permasalahan yang perlu diatasi, ditunjukkan oleh banyaknya siswa yang belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman melalui penerapan model pembelajaran SAVI (Somatic, Auditory, Visual, dan Intellectual). Penelitian menggunakan desain penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi pada 21 siswa kelas V. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi untuk menilai aktivitas guru dan siswa, serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada proses pembelajaran dan keterampilan membaca pemahaman siswa. Observasi aktivitas guru meningkat dari 69% (cukup) pada siklus I menjadi 84% (sangat baik) pada siklus II. Aktivitas siswa meningkat dari 60% (cukup) menjadi 85% (baik). Hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari 60% (belum tuntas) pada siklus I menjadi 85% (tuntas) pada siklus II. Penerapan model pembelajaran SAVI terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa dan dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran untuk mengatasi permasalahan rendahnya keterampilan membaca pemahaman siswa.
Analisis peran guru dalam pembentukan karakter disiplin siswa kelas IV SD 02/II Senamat Rahmadian Indriani; Tri Wera Agrita; Iri Hamzah
SAP (Susunan Artikel Pendidikan) Vol. 10 No. 1 (2025): SAP
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/sap.v10i1.558

Abstract

Observations of student behavior at SDN 02/II Senamat between February 10–11, 2025, served as the impetus for this study. According to observations, students typically showed up on time, dressed nicely, obeyed directions from professors, kept the classroom in order, and finished tasks on time. The study's goal was to explain how primary school teachers influence their kids' disciplined conduct. The study used a descriptive qualitative design. Among those who participated were 3 students, the school's principal, plus a homeroom teacher for the 4th grade. Miles and Huberman's interactive approach (data reduction, data display, and generating conclusions) was used to examine the data that were gathered through observation, interviews, and document review. Trustworthiness was strengthened through source triangulation, member checking, and an audit trail. Findings show that student discipline was reflected in six dimensions: obedience to rules, regularity in learning, consistency of behavior, responsibility, empathy, and diligence. Effective teacher strategies included modeling desired behavior, habituating positive routines, providing recognition and appropriate consequences, and offering consistent guidance. Supporting factors included family involvement, school culture, peer influence, community role models, and mindful use of media and technology. Obstacles included inconsistent student behavior, negative environmental influences, and weak media/technology control. The study highlights how important teachers are in helping students learn discipline, and it suggests working with families and the larger society to maintain character development.
PENERAPAN PENDEKATAN DEEP LEARNING MELALUI MODEL THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN KERJASAMA DAN HASIL BELAJAR DALAM IPAS KELAS V SDN 84/II EMPELU Rizki Pebriansyah; Sundahry; Iri Hamzah
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI)
Publisher : Information Technology Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jipti.v7i1.4054

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kerjasama dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) melalui penerapan model pembelajaran Think Pair Share pada siswa kelas V SDN 84/II Empelu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah sembilan siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes hasil belajar, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Think Pair Share mampu meningkatkan kemampuan kerjasama siswa dari rata-rata 65,81 pada siklus I menjadi 81,27 pada siklus II. Selain itu, hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan dari persentase ketuntasan 66,67% pada siklus I menjadi 88,89% pada siklus II. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif dapat mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran serta meningkatkan pemahaman konsep yang dipelajari. Dengan demikian, model Think Pair Share dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS di sekolah dasar.