Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Factors Causing Pending Medical Record Claims For Inpatients At Tidar Public Hospital Magelang Yeni Tri Utami; Tominanto Tominanto; Dita Amalina Sari
Proceeding of International Conference on Science, Health, And Technology Proceeding of the 3rd International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH)
Publisher : LPPM Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.948 KB) | DOI: 10.47701/icohetech.v3i1.2273

Abstract

A pending claim is a claim that is returned by the BPJS Health verifier to the hospital for revision which will later be resubmitted. This study aims to determine the factors causing pending claims at Tidar Hospital, Magelang City 2021. This research is a descriptive study, with a retrospective approach. The sample is 805 claim files that have pending claims using the saturated sample technique. The research instrument was interview guide and observation guide. Data processing with classification, editing, and data presentation in the form of text and tabulation. The implementation of BPJS claims at Tidar Public Hospital, Magelang has been implemented and has implemented the existing SOPs. The classification of pending BPJS claims for inpatients at Tidar Public Hospital, Magelang, includes: Coding, Clinical, and Administrative. The causes of pending claims for medical records of inpatients at Tidar Public Hospital, Magelang, among others, are because the Man element is an officer related to the implementation of claims, Material is the completeness of the claim requirements file, and Machine is the supporting facilities and infrastructure in the service. The claim implementation at Tidar Public Hospital, Magelang, has been carried out in accordance with the existing SOP, but there are still files that are returned by BPJS for repairs because the Coding, Clinical, and administrative aspects are caused by Man, Material, Machine factors. The author suggests that coding training should be held for special officers for BPJS claims, Conducted socialization of Incomplete Filling of Medical Records (KLPCM) to Medical Personnel who collaborate with medical records to improve quality and reduce the impact of pending claims due to clinical aspects, It is advisable to update the system to reduce the impact of systems that often have errors and slow networks because they can interfere with hospital service activities.
Sistem Informasi Unit Rawat Jalan Klinik Pratama Al Mabrur Boyolali Berbasis Web Yunita Wisda Tumarta Arif; Tominanto Tominanto; Nabilatul Fanny; Afiq Setyawan
Jurnal DutaCom Vol 16 No 1
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/dutacom.v16i1.2496

Abstract

Rekam medis elektronik adalah rekam medis yang tersimpan secara elektronik yang isinya meliputi data personal, data demografis, data sosial, data klinis / medis. Berdasarkan pendahuluan proses sistem informasi pasien sudah menggunakan sistem komputerisasi tetapi belum ada kunjungan sehingga pelayanan yang diberikan belum maksimal. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui alur dan prosedur sistem informasi rawat jalan di Klinik, membangun sistem informasi Rawat jalan di Klinik untuk menghasilkan informasi yang cepat, tepat dan akurat demi meninkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Jenis penelitian yang digunakan bersifat kualitatif dengan metode penelitian deskriptif yang dilakukan dengan metode pengambilan data observasi, dan studi pustaka yang menggunakan pendeketan cross sectional. Obyek yang diteliti meliputi sistem informasi rawat jalan. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder. Metode pengembangan SDLC terdapat lima tahap yaitu analysis, desain sistem, implementasi, testing dan maintenance. Sistem Informasi Rekam Medis diproses dari input data pasien, data dokter, data pemeriksaan, data pembayaran, data pendaftaran. Kemudian data tersebut diolah untuk menghasilkan laporan antara lain laporan data pasien, laporan data pemeriksaan, laporan data pembayaran, laporan data pendaftaran, laporan data poli dan laporan data dokter. Kesimpulannya Sistem Informasi Rawat Jalan di Klinik dapat menghasilkan informasi berupa laporan data pasien, laporan data periksa, laporan data Pendaftaran dan laporan data Pembayaran. Dan saran Untuk pengembangan sistem lebih lanjut yang dapat diusulkan sebagai bahan pertimbangan yaitu sebelum Sistem Informasi Pendaftaran diaplikasikan, perlu adanya sosialisasi dan pelatihan khusus kepada petugas pendaftaran.
SISTEM INFORMASI PENCATATAN KODE DIAGNOSA DAN TINDAKAN PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT Yunita Wisda Tumarta Arif; Tominanto; Niken Galuh Aryani
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2021: SIKesNas 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (930.638 KB) | DOI: 10.47701/sikenas.v0i0.1238

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi, berpengaruh pada penggunaan sistem informasi seperti pada bidang kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah membangun sistem informasi pencatatan kode diagnosa dan tindakan pasien rawat inap di Rumah Sakit. Adanya sistem informasi dapat diharapkan dapat membantu proses pengolahan, penyimpanan dan penyediaan informasi yang jelas dan akurat pada suatu instansi pelayanan kesehatan.Salah satu data yang perlu dilakukan pencatatan pada bagian rawat inap adalah data kode diagnosa dan kode tindakan medis. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilakukan dengan menggunakan data sekunder. Data sekunder diperoleh dengan cara menggunakan data dari hasil penelitian terdahulu. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan mereview jurnal dan karya tulis ilmiah terdahulu. Metode pengembangan sistem yang dilakukan menggunakan metode SDLC yang terdiri dari tahap inisiasi, analisis, desain dan implementasi.Sistem informasi pencatatan kode diagnosa dan tindakan pasien rawat inap di rumah sakit berbais web dengan PHP sebagai bahasa pemrograman dan MySQL sebagai database. Sistem informasi yang dibuat diharapkan mampu memudahkan pencatatan kode diagnosa dan tindakan serta memudahkan dalam pengolahan data dan pelaporan yang diperlukan.Kata Kunci : Sistem Informasi, Pencatatan, Diagnosa, Rawat Inap, Rumah Sakit
SISTEM PENDAFTARAN RAWAT JALAN BERBASIS WEB DI KLINIK BAETY RAHMA PENGGIN Khofifah Jingga Asmilla; Tominanto; Agung Suryadi
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2022 : SIKesNas 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.448 KB) | DOI: 10.47701/sikenas.vi.2101

Abstract

Klinik adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatanperorangan, memberikan pelayanan medis dasar dan/atau khusus, yang diselenggarakan olehlebih dari satu jenis tenaga kesehatan dan dikelola oleh seorang tenaga medis. Sistem RegistrasiAmbulans merupakan aplikasi yang memudahkan petugas melakukan registrasi pasien gunamempercepat pelayanan registrasi sehingga meningkatkan kualitas pelayanan di klinik. Jenispenelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode penelitian deskriptifdengan teknik pengumpulan data observasional dan wawancara. Subjek yang diperiksa adalahpetugas pendaftaran, subjek penelitian ini adalah proses pendaftaran pasien rawat jalan.Pedoman wawancara dan pedoman observasi berfungsi sebagai instrumen, data primer dan datasekunder sebagai sumber data. Sistem registrasi rawat jalan terdiri dari proses entry data pasien,entry data dokter, entry data poliklinik dan entry data registrasi yang diolah dengan MacromediaDreamweaver 8, menghasilkan laporan yang meliputi laporan pasien, laporan dokter, laporanpoliklinik dan laporan registrasi. Alur dan prosedur pendaftaran pasien rawat jalan di KlinikBaety Rahma Pengging masih manual, sehingga terdapat beberapa kendala yaitu efisiensi danefektifitas pendaftaran rawat jalan. Disarankan untuk segera menerapkan sistem pendaftaranrawat jalan di Klinik Baety Rahma Pengging.
OPTIMALISASI PENGELOLAAN DAN DIGITALISASI OBYEK WISATA WADUK MANDUK JATIREJO SEBAGAI DESTINASI EKOWISATA BERKELANJUTAN BERBASIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Edy, Edy Susena; Markus Utomo Sukendar; Tominanto; Silvi Hindun Mayrohmah; Anggi Novellia Zulva
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 10 No 1 (2026)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v10i1.1059

Abstract

Waduk Manduk Jatirejo merupakan salah satu potensi wisata alam yang sedang dikembangkan oleh pemerintah daerah (Bumdes) dan Komunitas Pewduli Waduk (KPW) dan masyarakat sekitar sebagai destinasi wisata unggulan berbasis lingkungan dan ekonomi kreatif. Waduk Manduk mulai dikelola sejak tahun 2024 semenjak Bendungan Gondang diresmikan oleh pemerintah. Permasalahan yang sedang dihadapi antara lain: minimnya keterampilan dan pengetahuan tentang pengelolaan wisata, kurangnya akses pelatihan bagi KPW dalam pemasaran digital untuk meningkatkan daya tarik wisatawan, masih rendahnya keterlibatan masyarakat dalam inisiatif pengelolaan wisata yang berkelanjutan, belum adanya peraturan khusus mengenai pengelolaan wisata, kurangnya anggaran untuk pengembangan infrastruktur wisata dan promosi digital, keterbatasan dalam sistem koordinasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha lokal, dan masyarakat dalam pengelolaan wisata, waduk Manduk masih kelihatan kumuh karena belum tertata dengan baik, pelaporan keuangan belum transparan. Oleh sebab itu maka tim PKM PMM Politeknik Indonusa Surakarta dan Kemdiktisaintek melakukan optimalisasi waduk manduk dengan melakukan penataan waduk sebagai pusat rekreasi seperti wahana bebek gowes, camping ground, mancing mania dan area bermain anak. Berbagai kegiatan dilakukan antara lain: FGD perencanaan Infrastruktur, pelatihan manajemen obyek wisata, workshop manajemen keuangan dan administrasi digital, pelatihan branding dan pemasaran Digital. Disamping itu juga menerapkan teknologi dan inovasi dengan pengembangan digitalisasi Obyek Wisata berbasis website, branding Image, pemasasangan rambu-rambu wisata, penyediaan tempat sampah, pembuatan view point, memberikan fasilitas umum, pembuatan pagar, peningkatan wahan bermain anak, peningkatan area ticketing, peningkatan dermaga bebek gowes, peningkatan area parkir. Dengan penataan waduk Manduk tersebut diharapkan dapat menarik pengunjung yang lebih banyak dapat mendatangkan investor untuk pengembangan waduk manduk kedepannya.
DIGITALISASI PROFIL BERBASIS WEBSITE OBJEK WISATA WADUK MANDUK JATIREJO Edy Susena; Markus Utomo Sukendar; Tominanto
Jurnal Elektronika Listrik dan Teknologi Informasi Terapan Vol. 8 No. 1 (2026): ELTI Juni
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/v89cbp58

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong transformasi digital di sektor pariwisata, khususnya dalam menyediakan informasi destinasi yang cepat, akurat, dan mudah diakses. Digitalisasi telah menjadi strategi utama untuk meningkatkan daya saing destinasi pariwisata lokal di tengah persaingan pariwisata yang semakin ketat. Waduk Manduk Jatirejo merupakan objek wisata berbasis alam dan air dengan potensi kuat sebagai destinasi rekreasi, edukatif, dan ekowisata. Namun, sebelum penerapan sistem digital, promosi dan penyajian informasi pariwisata untuk Waduk Manduk Jatirejo masih konvensional dan terfragmentasi, kurang terintegrasi dalam satu platform resmi, yang membatasi eksposur optimal potensi pariwisatanya. Penelitian ini bertujuan untuk mendigitalkan profil destinasi wisata Waduk Manduk Jatirejo melalui pengembangan website sebagai media informasi dan promosi pariwisata. Penelitian mengadopsi metode pengembangan sistem yang terdiri dari analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, dan tahap pengujian. Website ini dikembangkan dengan mengintegrasikan profil destinasi, potensi pariwisata, fasilitas pendukung, galeri visual, peta lokasi, dan informasi kontak ke dalam platform digital yang terstruktur dan responsif. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada desain website sebagai *sumber kebenaran tunggal* untuk informasi pariwisata terpadu di Waduk Manduk Jatirejo, berorientasi pada kebutuhan pengguna dan dimaksudkan sebagai landasan pengembangan pariwisata pintar lokal. Kontribusi ilmiah dari penelitian ini adalah penyediaan model implementasi digitalisasi berbasis website untuk profil destinasi pariwisata yang dapat direplikasi di objek wisata serupa, khususnya destinasi wisata berbasis waduk dan air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa situs web yang dikembangkan meningkatkan visibilitas destinasi, memperluas jangkauan promosi digital, dan menjadi dasar pengembangan layanan pariwisata berbasis teknologi di masa depan.