Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Penguatan Usaha Bumdes Melalui Pelatihan Dasar Dan Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan: Penguatan Usaha Bumdes Melalui Pelatihan Dasar Dan Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan Hidayatin, Dina Alafi; Prasaja, Mukti; Anom, Latifah; Mazidah, Nurul
Prosiding Seminar Nasional Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi Vol. 6 No. 1 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MANAJEMEN, EKONOMI DAN AKUNTANSI 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The government continues to make efforts to increase village development. This is evidenced by the implementation of one of the programs in the form of the establishment of Village-Owned Enterprises (BUMDes). BUMDes was established based on the principles that characterize this business unit. These principles is such as cooperative, balance, tranparansi and accounting. These principles must be implemented in financial management carried out by BUMDes. One of them happened at BUMDes in Bogo Village. This village has the uniqueness as a tourist village, namely kelor village. In the village, BUMDes is also established, Unit Dagang and Kelompok Wanita Tani (KWT) which has made financial statements. Through the qualitative approach used by the researcher and interviewing some of the information in this study, the results are obtained if in terms of transparency, the financial reports that have been prepared in each period have met transparency. This is evidenced by the financial statements that have been prepared and have been informed to the Village Head and local village officials. However, on the other hand, the financial statements they did are not comply with the standards that have been put in place by the Government. Therefore, the need to adjust the financial statements of BUMDes in Bogo Village to the standards set by the Government and the encouragement of cooperation conducted by bogo village with related agencies for the performance of BUMDes is getting better.
PENGARUH DEBT EQUITY RATIO, KOMITE AUDIT DAN LABA OPERASI TERHADAP AUDIT DELAY PADA BUMN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2017-2020: PENGARUH DEBT EQUITY RATIO, KOMITE AUDIT DAN LABA OPERASI TERHADAP AUDIT DELAY PADA BUMN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2017-2020 Rukmini, Meme; Pramana, Andy Chandra; Prasaja, Mukti
Prosiding Seminar Nasional Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi Vol. 6 No. 1 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MANAJEMEN, EKONOMI DAN AKUNTANSI 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BEI memfasilitasi investor dengan menyedikan laporan keuangan perusahaan auditan. Namun terdapat issue yang sering ditemui yaitu ketika emiten telat dalam melaporkan laporan keuangan auditan mereka dikarenakan audit delay. Hal ini berdampak pada keterlambatan informasi yang dibutuhkan oleh para investor. Perlu kita tahu bahwa banyak faktor yang memengaruhi terjadinya audit delay. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh debt equity ratio, komite audit dan laba operasi terhadap audit delay pada (Badan Usaha Milik Negara) BUMN yang listing di BEI. Dengan menggunakan analisis regresi berganda, hasil penelitian ini menyatakan bahwa secara bersama-sama DER, komite audit dan laba operasi memiliki pengaruh terhadap audit delay. Sedangkan secara parsial, komite audit dan laba operasi memiliki nilai signifikansi di bawah 0,05 sehingga menunjukkan adanya pengaruh terhadap audit delay. Namun nilai signifikansi dari DER di atas 0,05 sehingga DER tidak memiliki pengaruh terhadap audit delay.
Pelatihan Kewirausahaan Melalui Budidaya Tanaman Hias sebagai Upaya Menumbuhkan Entrepreneurship bagi Siswa SDN Ngegong, Madiun Prasaja, Mukti; Subekti, Gemelthree Ardiatus; Ibrahim, Rosida Ardiatus; Rahayu, Nika Esti; Rani, Sifa
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v7i1.7708

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan motivasi berwirausaha bagi siswa/siswi di Sekolah Dasar Negeri Ngegong melalui budidaya tanaman hias. Hal ini penting dikarenakan kewirausahaan merupakan salah satu softskill yang penting dan memiliki peran untuk membangun perekonomian suatu daerah bahkan negara. Implementasi kewirausahaan atau entrepreneurship harus ditanamkan sejak usia anak-anak. Kewirausahaan atau entrepeneurship bukan mengajarkan anak untuk berdagang atau mencari uang sejak dini, melainkan menumbuhkan dan mengembangkan sifat atau karakternya. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini yakni: (1) memberikan materi tentang edukasi kewirausaan sejak dini; (2) memberikan edukasi bagaimana budidaya tanaman hias dan (3) pendampingan pemanfaatan tanaman hias sebagai upaya untuk memperoleh penghasilan. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian sosialisasi, edukasi/pelatihan dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah siswa/siswi SDN Ngegong menjadi lebih mengerti bagaimana budidaya tanaman hias dan perawatannya serta bagaimana mempromosikannya agar bisa memiliki nilai lebih. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan bazar, perpisahan atau saat ada wali murid menjemput bisa melihat secara langsung. Selain itu kegiatan budidaya tanaman hias ini juga semakin menghijaukan lingkungan sekolah dan diharapkan bisa mendukung dari kegiatan sekolah dalam rangka sekolah adiwiyata
Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan Bakpia Yasmin Sesuai Dengan Standar EMKM Prasaja, Mukti; Rika Alfiana; Tera Salsabila; Emilya Saputri
JCSE: Journal of Community Service and Empowerment Vol. 6 No. 2 (2025): JCSE Oktober 2025
Publisher : LP3M Universitas Putra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32639/cegckq49

Abstract

Indonesia's current economic growth as a support for development development, one of which is Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs). This is shown by the number of business actors and the high absorption of labor for MSMEs by 97%. Bakpia Yasmin's business is one of the MSMEs engaged in the food sector. Bakpia Yasmin was founded by Mrs. Yusmini since 2020 which is located in Mojorayung Village RT 16/RW 04, Wungu District, Madiun Regency, East Java. Based on the results of the interview. The recording includes the total orders for the day as well as offline and online on a small whiteboard that is updated every day. Furthermore, it is also recorded on a piece of paper without a book which has not been properly archived. Therefore, from these problems, assistance has been carried out in the preparation of financial statements based on EMKM standards for Bakpia Yasmin MSMEs. The participants were very enthusiastic in participating in this training, and hopefully they can use financial statements as evaluation materials for the business carried out