Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

MONITORING ARUS DAN TEGANGAN PANEL SURYA BERBASIS IOT (INTERNET OF THINGS) Nur Anisah Fitri Daulay; Nazaruddin Nasution; Mulkan Iskandar Nasution
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/fisitekfisitek.v10i1.29767

Abstract

Listrik merupakan aspek yangsangat penting dalam kehidupan, karena hamper semua rumah menggunakan energi listrik untuk menyalakan alat elektronik dirumahnya. Monitoring arus dan tegangan panel surya pada sistem hibrida bebasis IOT (Internet of Things) yang bertujuan untuk Membuat rancang bangun sistem monitoring arus dan tegangan panel surya berbasis Internet of Things (IoT), Menganalisa kinerja sistem monitoring arus dan tegangan panel surya berbasis Internet of Things (IoT). Penelitian ini menggunakan panel surya sebagai pengganti Listrik PLN komponen pendukung seperti Solar Charge Controler sebagai pengatur arus searah yang diisi ke baterai agar tidak terjadi kelebihan tegangan pada saat pengisian ke baterai, baterai berfungsi sebagai penyimpan arus listrik yang dihasilkan oleh panel surya, serta Node MCU dengan menggunakan esp8266 yang berfungsi untuk menjalankan fungsi mikrokontroler dan juga koneksi internet (Wi-Fi). Pengukuran arus menggunakan sensor arus (Acs712), pengukuran tegangan menggunakan sensor tegangan (DC), data yang diperoleh dibaca oleh esp8266 dan dikirim ke aplikasi Blynk sebagai melalui jaringan internet. Error sensor arus (Acs712) sebesar 12,89%. Error sensor tegangan (DC) sebesar 2,97%. Waktu yang dibutuhkan dalam pengiriman pembacaan sensor tegangan sebesar 3 detik. 
Sistem Otomatisasi Pakan Ikan Lele dan Pemantauan Kualitas Air Menggunakan Platform Arduino Lailatul Husna Lubis; Mulkan Iskandar Nasution; Shiti Indriani
EINSTEIN (e-Journal) Vol. 14 No. 2 (2026): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/2a6cmk19

Abstract

The Arduino-based aquaponics automation control system for catfish farming is designed to optimize catfish rearing in urban environments by using various sensors and automation components. This system utilizes a pH sensor, temperature sensor, and TDS sensor to monitor water quality in real-time, as well as an ultrasonic sensor to measure the water level in the pool. Data from these sensors is used to regulate and control the water pump system, which functions as a means of recirculating water to keep it clean and maintain its quality. With the results, the TDS sensor value has a range of 327.75 – 325.22 ppm. The pH sensor value has a range of 7.09 – 7.05. The temperature sensor value has a range of 29.94 – 30.00 ℃. The value of the ultrasonic sensor by measuring the water level of the fish pond with a value obtained is 28 cm. Apart from that, this system is equipped with a servo motor which is used to feed the fish automatically, ensuring that the fish get food on time, feeding once a day at 17:00 WIB with a total feed output of 188 gr for 5 seconds with the servo angle being 90°. All data generated from these sensors is stored in a structured manner in memory for long-term analysis and monitoring purposes. Implementation of this control system shows effective results in raising catfish in urban settlements. With automation and continuous monitoring, this system not only simplifies aquaponics management but also increases efficiency and sustainability in dense urban environments. This system offers a practical and innovative solution to the problem of maintaining aquaponics in limited areas, as well as contributing to the development of sustainable urban farming technology
Reaktor Hidrogen Menggunakan Panel Surya Monocrystalline 50wp Putra Bagas Trie Ardiansyah; Mulkan Iskandar Nasution; Nazaruddin Nasution
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi Vol. 9 No. 4 (2026): Agustus, 2026
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/g3tajz43

Abstract

Abstrak - Hidrogen merupakan sumber energi alternatif yang ramah lingkungan dan berpotensi menggantikan bahan bakar fosil. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun reaktor hidrogen berbasis elektrolisis air dengan memanfaatkan panel surya monocrystalline sebagai sumber energi terbarukan. Sistem terdiri dari panel surya 50 Wp, sensor arus ACS712, sensor gas MQ-8, rangkaian pembagi tegangan, Arduino Uno, dan LCD sebagai media monitoring. Parameter yang diamati meliputi tegangan, arus, daya, dan konsentrasi gas hidrogen. Hasil pengujian menunjukkan tegangan keluaran panel berkisar 3,1–7,2 V dengan arus 1,0–2,7 A. Daya maksimum yang dihasilkan mencapai 32,11 W pada intensitas matahari optimum. Konsentrasi hidrogen meningkat dari 120 ppm menjadi 197 ppm seiring kenaikan arus listrik. Hubungan arus dan produksi hidrogen bersifat linier sesuai Hukum Faraday, di mana jumlah gas berbanding lurus dengan arus. Efisiensi sistem dipengaruhi oleh intensitas radiasi matahari dan resistansi rangkaian elektrolisis. Kata kunci : Monokristal; Elektrolisis Air; Hidrogen; Arus Listrik; Efisiensi; Abstract - Hydrogen is an alternative energy source that is environmentally friendly and has strong potential to replace fossil fuels. This study aims to design and develop a hydrogen reactor based on water electrolysis powered by a monocrystalline solar panel as a renewable energy source. The system consists of a 50 Wp solar panel, ACS712 current sensor, MQ-8 gas sensor, voltage divider circuit, Arduino Uno, and an LCD for monitoring. The observed parameters include voltage, current, power output, and hydrogen gas concentration. Experimental results show that the panel output voltage ranges from 3.1 to 7.2 V with a current of 1.0–2.7 A. The maximum power achieved was 32.11 W under optimal solar intensity. Hydrogen concentration increased from 120 ppm to 197 ppm as the current increased. The relationship between current and hydrogen production is linear in accordance with Faraday’s Law. System efficiency is influenced by solar radiation intensity and electrolysis circuit resistance.. Keywords: Monocrystalline; Water Electrolysis; Hydrogen; Electric Current; Efficiency;
SISTEM MONITORING TEMPERATUR PLAT ELEKTROLISIS AIR PADA REAKTOR HIDROGEN BERBASIS MIKROKONTROLER Wullan Dwi Sany Sanjaya; Mulkan Iskandar Nasution; Ratni Sirait
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 4 (2026): August 2026 (1)
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i4.6862

Abstract

Hidrogen merupakan salah satu sumber energi alternatif yang dapat diperoleh melalui proses elektrolisis air. Proses ini dipengaruhi oleh kondisi suhu dan tegangan sehingga diperlukan sistem monitoring yang andal. Pada penelitian ini dirancang sistem monitoring berbasis ESP32 dengan sensor termokopel tipe-K untuk pengukuran suhu, rangkaian pembagi tegangan untuk pengukuran tegangan, serta sensor MQ-8 untuk mendeteksi konsentrasi gas hidrogen. Sistem ini dilengkapi relay otomatis yang berfungsi sebagai pengendali suhu, di mana relay akan memutus arus ketika suhu melebihi 70 °C dan menyambungkan kembali ketika suhu kembali berada pada kondisi aman. Hasil pengujian menunjukkan bahwa suhu elektrolit berada pada kisaran 30–32 °C, tegangan meningkat sesuai interval pengujian, dan konsentrasi hidrogen yang dihasilkan mencapai rata-rata 227,39 ppm. Kalibrasi sensor termokopel menghasilkan deviasi rata-rata ±0,61 °C sehingga cukup akurat untuk digunakan. Dengan demikian, sistem monitoring ini mampu bekerja dengan baik dalam mengendalikan suhu serta memberikan data yang valid untuk menganalisis hubungan antara parameter proses dan produksi hidrogen pada elektrolisis air.