Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Flipped Classroom Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Sri Imawati; Dwi Meliyana; Nidar Yusuf; Gunawan Santoso
Edukasi: Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan Vol 14 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/edukasi.v14i2.8060

Abstract

This research is motivated by the low ability to understand students' mathematical concepts in flat shape materials and the lack of teacher innovation in choosing learning models, so that students feel bored in the learning process. The purpose of this study was to determine whether or not there was an influence of the Flipped Classroom learning model on students' ability to understand mathematical concepts and at the same time to determine the magnitude of this influence. This study used a quantitative approach with a pre-experimental method with a one group pretest-posttest design. The population of this study were fourth grade students at SDN Perigi 01, totaling 89 students, with a sample of 31 students. Data collection techniques using observation, tests and documentation. Data analysis was performed using the Paired-Sample T-test with a significance level of 0.05 (5%). The results of this study indicate that there is an influence of the Flipped Classroom model on students' ability to understand mathematical concepts. The results of the hypothesis testing that has been carried out show that the significant value obtained is 0.000 <0.05. The percentage gain obtained was 33.7%. So it can be concluded that there is an influence of the Flipped Classroom model on the ability to understand mathematical concepts of fourth grade elementary school students by 33.7%.
Urgensi Pemahaman Moderasi Beragama Kepada Tenaga Pendidik dan Kependidikan Di MIS Al-Hidayah Ciputat Timur Tangerang Selatan Sri Imawati; Sholehuddin; Pratiwi Kartika Sari; Sularno; Sarli Amri TP
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i5.1057

Abstract

Lembaga Pendidikan merupakan sarana yang paling tepat untuk memberikan dan menyebarkan pemahaman keagamaan yang damai, saling menghormati dan menolak segala pemahaman, sikap dan tindakan kekerasan yang mengatasnamakan agama melalui proses pembelajaran baik di dalam maupun di luar kelas. Pemahaman itulah yang kemudian termaktub dalam konsepsi moderasi beragama. Moderasi beragama merupakan proses memahami sekaligus mengamalkan ajaran agama secara adil dan seimbang, agar terhindar dari perilaku ekstrem atau berlebih-lebihan saat mengimplementasikannya. Setelah mengikuti kegiatan ini, para peserta memiliki peningkatan pemahaman tentang moderasi beragama dan cara-cara transformasinya kepada para peserta didik. Hal ini dibuktikan dengan hasil pre test, dengan 13 pertanyaan, jawaban benar 35,3% sedangkan jawaban salah mencapai 64,7 %. Untuk Post Test, jawaban Benar 72,9 % sedangkan jawaban yang Salah 27,1 %.  Berdasarkan data di atas, terdapat peningkatan pemahaman dari 35,3 % menjadi 72,9 %.  Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan Moderasi Beragama tersebut dapat dikatakan berhasil. Dengan demikian, diharapkan para tenaga pendidik dan kependidikan mampu mentransformasikan pemahaman tersebut kepada para peserta didik baik di dalam maupun di luar kelas sehingga para peserta didik diharapkan tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang inklusif dan moderat dalam menjalankan ajaran agamanya, mampu menghargai pemahaman keagamaan orang lain dan tidak merasa benar sendiri dengan pemahamannya.
PENGEMBANGAN MEDIA POP-UP BOOK UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI EKOSISTEM DI SEKOLAH DASAR Kusnul Riskiah; Sri Imawati
Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE) Vol. 7 No. 2 (2025): Indonesian Journal Of Elementary Education (IJOEE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ijoee.v7i2.14872

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pop-up book untuk meningkatkan minat dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPAS materi ekosistem kelas V sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah 20 siswa kelas V dan seorang guru kelas di SDN 154/II Lubuk Mengkuang. Instrumen penelitian terdiri atas lembar validasi ahli, angket respon guru dan siswa, angket minat belajar, serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pop-up book yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat layak berdasarkan validasi ahli media dan ahli bahasa, serta layak menurut ahli materi setelah dilakukan revisi. Uji praktikalitas memperoleh skor 91% dari guru maupun siswa dengan kategori sangat praktis, yang berarti media mudah digunakan dan menarik bagi pembelajaran. Uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan signifikan hasil belajar, dengan nilai rata-rata siswa meningkat dari 62,5 pada pre-test menjadi 86,75 pada post-test. Hasil uji Paired Sample T-Test menghasilkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan sebelum dan sesudah penggunaan media.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media pop-up book valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran IPAS materi ekosistem. Media ini tidak hanya meningkatkan pemahaman konseptual siswa, tetapi juga menumbuhkan minat dan motivasi belajar, sehingga layak dijadikan alternatif inovasi media pembelajaran di sekolah dasar
Implementasi Play-Based Learning Dalam Kurikulum Merdeka Untuk Meningkatkan Literasi Dan Numerasi Di Sekolah Dasar Nurul Nujum; Sri Imawati; Muhamad Sofian Hadi; Dien Nurmarina Malik Fadjar
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 6 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/9st3ep83

Abstract

Rendahnya kemampuan literasi dan numerasi siswa sekolah dasar, khususnya pada kelas rendah, masih menjadi tantangan serius dalam dunia pendidikan Indonesia. Kondisi ini semakin krusial pada masa transisi siswa dari pendidikan anak usia dini ke sekolah dasar yang menuntut pendekatan pembelajaran sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Kurikulum Merdeka hadir dengan penekanan pada penguatan literasi dan numerasi melalui pembelajaran yang fleksibel dan berpusat pada peserta didik, salah satunya melalui pendekatan Play-Based Learning (PBL). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Play-Based Learning dalam Kurikulum Merdeka serta menganalisis perannya dalam menguatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa kelas I Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian meliputi guru kelas I, siswa kelas I, dan kepala sekolah di SD Negeri 13 Kota Sorong. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, dengan triangulasi sebagai upaya menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Play-Based Learning dalam Kurikulum Merdeka dilaksanakan melalui perencanaan pembelajaran yang kontekstual, penggunaan aktivitas bermain yang terstruktur, serta peran guru sebagai fasilitator pembelajaran. Play-Based Learning terbukti mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara aktif, menumbuhkan minat belajar, serta mendukung perkembangan literasi melalui aktivitas membaca, menulis, dan berkomunikasi, serta penguatan numerasi melalui pemahaman konsep angka dan operasi sederhana secara konkret. Faktor pendukung utama implementasi Play-Based Learning meliputi fleksibilitas kurikulum, kreativitas guru, dan lingkungan belajar yang kondusif, sementara keterbatasan waktu dan variasi kemampuan siswa menjadi faktor penghambat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Play-Based Learning merupakan pendekatan yang relevan dan efektif dalam mendukung penguatan literasi dan numerasi siswa kelas I SD dalam konteks Kurikulum Merdeka. Temuan penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi guru dan sekolah dalam mengembangkan pembelajaran yang bermakna serta menjadi dasar bagi penelitian selanjutnya untuk mengkaji implementasi Play-Based Learning pada konteks dan jenjang pendidikan yang lebih luas.