Mirza Syadat Rambe
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MANAGEMENT OF EXTRACURRICULAR ACTIVITIES AT AL-HASYIMIYAH ISLAMIC BOARDING SCHOOL TEBING TINGGI Candra Wijaya; Edi Sahputra; Mirza Syadat Rambe
Dharmawangsa: International Journal of the Social Sciences, Education and Humanitis Vol 2, No 1 (2021): Social Sciences, Education and Humanities
Publisher : Universitas Dharmawangsa Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/ijsseh.v2i1.1459

Abstract

ABSTRACTThis study aims to obtain a detailed description of (1) Planning extracurricular activities in character building of students (2) Organizing extracurricular activities in character building of students (3) Directing extracurricular activities in character building of students and (4) Controlling extracurricular activities in shaping the character of students at PPM Al-Hasyimiyah Tebing Tinggi. This study uses a qualitative approach, the type of phenomenological research, and the descriptive analysis method. Data collection techniques are carried out by; participatory observation, in-depth interviews, and document analysis. The data analysis process is carried out starting from; data reduction, data presentation, and conclusion. Test the validity of the data by triangulation and member checks. The results of this study are (1) Planning for extracurricular activities in the formation of students' character is carried out in the form of preparing extracurricular activity programs which are then used as a reference in its implementation. The program development process is preceded by an analysis of the required resources, collaboratively enforced, and socialized at the beginning of the school year. (2) Organizing extracurricular activities in forming the character of students as a whole is integrated with the madrasa organization. The organizing process consists of; determination of resources, the division of tasks according to their field of expertise, determined by the Decree of the Head of Madrasah, making agreements to shape the character of students through routine activities, for example, spontaneous action, and conditioning. (3) The direction of extracurricular activities in the formation of the character of students is carried out to ensure that the implementation of activities is directed at the goals that have been set in the planning. The briefing process includes; implementation of activities according to the plan, the pattern of activities includes (introduction, core, closing), teachers/coaches prioritize exemplary, effective leadership, problem-solving together, commitment to tasks, functions, and roles, (4) Control of extracurricular activities in the formation of student character implemented through; monitoring, assessment, and reporting. The control process includes; monitoring the implementation of activities, evaluating activities through process assessments and results assessments, the majority of students obtain satisfactory results, but still need to optimize the existing elements in planning, organizing, directing and controlling, and efforts to improve the readiness of the supporting components are needed.Keywords: Management, Extracurricular, Character
Peran Penting Pendidikan Keagamaan Terhadap Masa Depan Anak Mirza Syadat Rambe; Rizky martua; Salwa Sabira; Wan Syaf Putriani; Rara Sasya Billa; Jeni Arpita; Nur Rindu; Annisa Salsabila Rahma
QAZI: Journal of Islamic Studies Vol 2 No 2 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qz.v2i2.605

Abstract

Penelitian ini mengungkapkan pendidikan keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, moral, dan kesiapan anak dalam menghadapi masa depan di tengah dinamika sosial dan perkembangan teknologi yang pesat. Pendidikan keagamaan tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan religius, tetapi juga sebagai media internalisasi nilai-nilai luhur yang berkelanjutan. Penelitianyang dilakukan oleh bertujuan untuk menganalisis peran penting pendidikan keagamaan terhadap masa depan anak, khususnya dalam pembentukan karakter, penguatan moral, dan kesiapan sosial anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan menganalisis berbagai literatur ilmiah berupa buku dan artikel jurnal yang relevan dengan pendidikan keagamaan dan perkembangan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan keagamaan berkontribusi signifikan dalam pembentukan karakter positif anak melalui penanaman nilai kejujuran, tanggung jawab, dan disiplin. Selain itu, pendidikan keagamaan berperan dalam memperkuat moral dan akhlak anak, sehingga mendorong perilaku yang sesuai dengan norma sosial dan etika. Pendidikan keagamaan juga terbukti membantu anak dalam mengembangkan pengendalian diri dan ketahanan moral dalam menghadapi pengaruh negatif lingkungan. Temuan lainnya menunjukkan bahwa pendidikan keagamaan mendukung kesiapan sosial anak melalui penguatan sikap toleransi, empati, dan kepedulian sosial. Dengan demikian, pendidikan keagamaan dapat dipandang sebagai fondasi dan investasi jangka panjang dalam membentuk masa depan anak yang berkarakter dan berintegritas.
Etika Bermedia Sosial Dalam Perspektif Pendidikan Islam: Analisis Literatur Qur’an, Hadis, Dan Pemikiran Ulama Gita Ananda; Mira Wati; Wardahtul Jannah; Safrani Zahra; Rangga Aditya; Mhd. Wira Pratama; Miftahul Zannah; Mirza Syadat Rambe
Quoba: Jurnal Pendidikan Vol 2 No 2 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qb.v2i2.594

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah pola komunikasi masyarakat, termasuk di kalangan umat Islam, namun pada saat yang sama memunculkan berbagai persoalan etika seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, perundungan digital, dan pelanggaran privasi. Fenomena ini menunjukkan perlunya landasan moral yang kuat untuk mengarahkan perilaku bermedia sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep etika bermedia sosial dalam perspektif pendidikan Islam melalui kajian Al-Qur’an, hadis, dan pemikiran ulama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, dengan menganalisis sumber primer berupa ayat-ayat Al-Qur’an, hadis-hadis shahih, serta karya ulama klasik dan kontemporer, didukung oleh sumber sekunder dari jurnal ilmiah dan buku akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika bermedia sosial dalam Islam berlandaskan pada prinsip tabayyun, amanah, menjaga lisan, menghindari ghibah dan fitnah, serta menjaga kehormatan diri dan orang lain. Temuan juga mengungkap bahwa pelanggaran etika digital umumnya disebabkan oleh rendahnya internalisasi nilai akhlak dan literasi digital Islami. Selain itu, pemikiran ulama menegaskan bahwa media sosial merupakan ruang publik yang harus diatur dengan adab dan tanggung jawab moral. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi nilai-nilai etika Islam dalam pendidikan literasi digital sangat penting untuk membentuk generasi yang bijak, berakhlak, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial.