Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Exploration of Customer Satisfaction Factors in the use of Maxim Online Transportation: An Empirical Study in the City of Samarinda Satryawati, Satryawati; Hamdani, Hamdani; Rangga Aditya; Almasari Aksenta; Syachrul, Syachrul; Umi Zunaidah; ST Nurhasanah
Asian Journal of Environmental Research Vol. 2 No. 3 (2025): September-December
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/ajer.v2i3.590

Abstract

The rapid digitalization of app-based transportation services has transformed urban mobility behaviour, making it increasingly important to understand the factors shaping customer satisfaction within a competitive market environment. This study examines the influence of price, ease of use, customer trust, and customer experience on user satisfaction with the Maxim online transportation service in Samarinda, emphasizing perceived value, risk perception, and the socio-emotional dynamics embedded in service interactions. A quantitative approach was employed through a survey of 100 respondents selected using purposive sampling, and the data were analyzed using multiple linear regression, t-tests, F-tests, and the coefficient of determination to evaluate the predictive strength of the model. The results reveal that price, customer trust, and customer experience significantly affect satisfaction. In contrast, ease of use does not show a significant effect, although it remains a baseline expectation in digital service ecosystems. The strongest determinants of satisfaction are the perceived fit between price and benefits, users' Trust in safety and reliability, and positive social interactions with drivers. The simultaneous test shows that the four variables collectively explain 52.2% of the variance in customer satisfaction, highlighting its multidimensional nature in digital service evaluation. Overall, the study concludes that satisfaction with Maxim is driven more by perceived value and social-emotional experiences than by technological convenience, offering strategic implications for service enhancement, customer relationship strengthening, and long-term loyalty development.
Etika Bermedia Sosial Dalam Perspektif Pendidikan Islam: Analisis Literatur Qur’an, Hadis, Dan Pemikiran Ulama Gita Ananda; Mira Wati; Wardahtul Jannah; Safrani Zahra; Rangga Aditya; Mhd. Wira Pratama; Miftahul Zannah; Mirza Syadat Rambe
Quoba: Jurnal Pendidikan Vol 2 No 2 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qb.v2i2.594

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah pola komunikasi masyarakat, termasuk di kalangan umat Islam, namun pada saat yang sama memunculkan berbagai persoalan etika seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, perundungan digital, dan pelanggaran privasi. Fenomena ini menunjukkan perlunya landasan moral yang kuat untuk mengarahkan perilaku bermedia sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep etika bermedia sosial dalam perspektif pendidikan Islam melalui kajian Al-Qur’an, hadis, dan pemikiran ulama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, dengan menganalisis sumber primer berupa ayat-ayat Al-Qur’an, hadis-hadis shahih, serta karya ulama klasik dan kontemporer, didukung oleh sumber sekunder dari jurnal ilmiah dan buku akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika bermedia sosial dalam Islam berlandaskan pada prinsip tabayyun, amanah, menjaga lisan, menghindari ghibah dan fitnah, serta menjaga kehormatan diri dan orang lain. Temuan juga mengungkap bahwa pelanggaran etika digital umumnya disebabkan oleh rendahnya internalisasi nilai akhlak dan literasi digital Islami. Selain itu, pemikiran ulama menegaskan bahwa media sosial merupakan ruang publik yang harus diatur dengan adab dan tanggung jawab moral. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi nilai-nilai etika Islam dalam pendidikan literasi digital sangat penting untuk membentuk generasi yang bijak, berakhlak, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial.