Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Analysis of Supportive Lower Structure Building on Overpass Construction In The Sumatera Trans Toll Road Lidyawati, Dian Erlisa; Adha, Idharmahadi; Purwadi, Ofik Taufik
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol. 8 No. 1 (2020): Edisi Maret 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i1.1288

Abstract

Every light or heavy load construction recquires a supportive foundation, the foundation must be calculated to be able to guarantee the stability of the building to its own weight, building loads and external forces. Pillar foundation is used as a building foundation when the land under the building does not provide sufficient carrying capacity to carry the weight of the building and its load. This research was carried out on one of the bridges on the Trans Sumatra Toll Road. A pillar foundation is used to the toll road project. The purpose of this research is to determine the bearing capacity of the foundation on the pier and abutment from the results of load on the upper construction. Based on the results of the carrying capacity of abutment is obtained 60 cm diameter of pile with 6 pieces, and the bridge’s pillar is 60 cm of pile 15 pieces. While the main reinforcement diameter is 22 mm as much as 6 pieces, with Ø10 strap and 250 mm distance.  Keywords: Foundation, Pillar, Pile, Pile Carrying Capacity
Aplikasi hasil Eksperimen Pemadatan Tanah Untuk Konstruksi Embung Berdasarkan Metode Tekanan Rahmadani, Eria Zundi; Adha, Idharmahadi; Purwadi, Ofik Taufik
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol. 8 No. 2 (2020): Edisi Juni 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i2.1315

Abstract

Peningkatan akan kebutuhan air untuk irigasi maupun kebutuhan air baku, membuat Pemerintah Provinsi Lampung perlu meningkatakan insfrastruktur pada bidang pengairan atau irigasi, maka perlu dilakukan pembuatan Bendungan. Di Universitas Lampung sendiri telah di bangun Embung digunakan untuk mengatur atau menampung aliran air hujan, meningkatkan kualitas air serta dapat menjaga kualitas air tanah dan mencegah banjir. Pada dasarnya untuk membangun sebuah konstruksi sangat berkaitan erat dengan sifat fisik dan mekanis pada tanah. Hal tersebut dikarenakan tanah adalah material yang berperan sangat penting sebagai pendukung suatu konstruksi. Pada penelitian ini menggunakan dua pemadatan, yaitu pemadatan dengan menggunakan tumbukan dan pemadatan dengan menggunakan tekanan yang menggunakan standard proctor. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui perbandingan  dengan menggunakan tumbukan dan  menggunakan metode tekanan. Pemadatan dilakukan berdasarkan metode tumbukan dan tekanan. Metode tekan digunakan alat tekan modifikasi dengan tekanan 5 MPa, 10 MPa, dan 15 MPa. Dari hasil penelitian dilaboratorium dengan metode tumbukan didapatkan berat volume kering sebesar 1,7 gr/cm³. bila dikonversi  terhadap uji tekan modifikasi didapatkan nilai sebesar 7 MPa. Kata Kunci : Pemadatan Metode Standard, Pemadatan Metode Tumbukan, Ydalik   
Perencanaan Sistem Jaringan Air Limbah di Fakultas Teknik Universitas Lampung Essra, Imannurichsan; Angin, Geleng Perangin; Purwadi, Ofik Taufik
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol. 8 No. 3 (2020): Edisi September 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i3.1391

Abstract

Fakultas Teknik adalah salah satu fakultas terbaik di Universitas Lampung, dan menjadi pusat penelitian di bidang teknologi. dengan bertambahnya civitas maka akan bertambah juga volume air limbah cair domestik yang di hasilkan, sehingga berpotensi terjadinya pencemaran lingkungan.Pembuangan air limbah tanpa melalui proses pengolahan terlebih dahulu akan menjadi sebab terjadinya pencemaran lingkungan. Oleh karena itu perencanaan sistem jaringan air limbah di Fakultas Teknik Universitas Lampung perlu mendapat perhatian yang penting guna menghidari penurunan kualitas air baku akibat pencemaran lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah debit air limbah cair domestik yang dihasilkan di Fakultas Teknik Universitas Lampung dan mendesain sistem jaringan air limbah cair domestik sesuai dengan ketentuan.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh kapasitas air limbah domestik di Fakultas Teknik Universitas Lampung sebesar 12600 liter/hari atau 0,1447 liter/detik, dan debit puncak 0,2170 liter/detik, ukuran desain bak pengolahan air limbah adalah panjang 6 meter, lebar 1 meter. sistem pengolahan air limbah menggunakan sistem terpusat dengan metode aerob-anaerob. Saluran pembawa air limbah di desain dengan pipa diameter 6 inci / 150 milimeter menggunakan bahan PolyvinilChloride(PVC) Kata kunci:Air Limbah domestik, Aerob-anaerob, Bak pengolahan.
Analisis dan Perencanaan Sistem Drainase di Lingkungan Universitas Lampung (Studi Kasus Zona IV: Wilayah GSG – Rusunawa Universitas Lampung) Dwi Putra, Arief Rachmat; Angin, Geleng Perangin; Purwadi, Ofik Taufik
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol. 8 No. 4 (2020): Edisi Desember 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i4.1539

Abstract

Universitas Lampung yang terletak di kecamatan Rajabasa menjadi salah satu lokasi rawan banjir, yang disebabkan oleh tidak berfungsinya sistem drainase. Sebagai kawasan perguruan tinggi yang seharusnya menjadi tempat pendidikan yang nyaman sepatutnya terus dilakukan peningkatan fasilitas dan infrastrukturyang menunjang peningkatan kualitas akademik dan non akademik. Salah satu bentuk peningkatan kualitas non-akademik adalah penataan lingkungan, yaitu perencanaan pembangunan sistem drainase.Hal ini dimaksudkan untuk menyelesaikan beberapa titik genangan banjir yang terjadi pada saat musim penghujan. Sistem drainase yang ada belum optimal. Analisis yang dilakukan pada penelitian ini meliputi analisis hidrologi yang bertujuan untuk menghitung debit rencana menggunakan metode rasional dan mengetahui kapasitas tinggi muka air pada saluran eksisting.Nilai dari tinggi muka air akan diketahui posisi titik banjir pada saluran eksisting.Berdasarkan hasil analisis, tidak ada data bahwa tinggi muka air di saluran yang melebihi tinggi saluran. Tetapi di beberapa titik tidak memiliki saluran drainase.Sehingga menyebabkan air menggenang. Untuk mengatasi genangan tersebut harus dibuat saluran drainase dengan kode PR1 – PR4, dengan ukuran dimensi tinggi saluran 50 cm, lebar saluran 50 cm dan panjang saluran ± 240 m.
Analysis of River Sediment Transport Way Sekampung (Upstream of Batutegi Dam) Using an Empirical Approach and HEC-RAS Modeling Pradipta, Singgih; Purwadi, Ofik Taufik; Welly, Margaretta
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol. 8 No. 4 (2020): Edisi Desember 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i4.1632

Abstract

Dams have various functions and benefits, such as irrigation sources, flood control, power generation, tourism etc. The problem that is concerned about the dams that have been built in developing countries such as Indonesia is in particular the problem of sedimentation in the reservoir. Way Sekampung is one of the rivers which is the source of water in the Batutegi reservoir. Way Sekampung has a large discharge. However, Way Sekampung which has a fairly heavy flow also carries sediment which must be taken into account so as not to disturb the stability of the existing river. Therefore, a research was conducted on sediment discharge and transport in the Way Sekampung river. The discharge analysis used field current meter data and sediment analysis used field sediment samples. Comparative data is calculated using the HEC-RAS application so that there are variations in the discharge in the calculation. The Way Sekampung River produces a sediment discharge of 0.0814 m3 / s at Cross Section 1 and 0.0999 m3 / s in Cross Section 2 using the Meyer Peter and Muller method. Compared with empirical calculations, the sediment rate value is 0.0822 m3 / s in Cross Section 1 and 0.0798 m3 / s in Cross Section 2 using HEC-RAS discharge modeling and Einstein method.
Potensi Penyediaan Air Bersih Berkelanjutan melalui Pemanenan Air Hujan (Studi Kasus Pulau Pasaran Kecamatan Teluk Betung Timur Kota Bandarlampung) Jannah, Humaira Nisaul; Purwadi, Ofik Taufik; Fajar, Mutiara
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol. 9 No. 4 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v9i4.2166

Abstract

The people of Pasaran Island, Kota Karang Village, Teluk Betung Timur District, Bandar Lampung City in their daily activities rely on clean water distributed by PDAM Way Rilau with a relatively small discharge. Population growth every year will increase the amount of water demand. This study aims to determine the potential of harvesting rainwater as an alternative to fulfill water sources on Pasaran Island. In this study, projection calculations, spatial analysis, hydrological analysis calculations, and water quality laboratory tests were carried out. The calculation results show that the water needs of the people of Pasaran Island in 2030 are 230,75 m3/day with the potential for rainwater that can be accommodated at 5.477,76 m3/day. The quality of rainwater on Pasaran Island has met the quality standards based on the Regulation of the Minister of RI Number 416/MENKES/PER/IX/1990. So that it shows that rainwater on Pasaran Island has the potential to be used as an alternative to fulfill the community's clean water.
Pengujian CBR Laboratorium Lapisan Subgrade Menggunakan Alat Uji Modifikasi Metode Tekan (Pressure Method) Auliyak, Alma Sulton; Putra, Andius Dasa; Purwadi, Ofik Taufik; ., Iswan
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol. 9 No. 4 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v9i4.2244

Abstract

Provinsi Lampung merupakan gerbang Pulau Sumatera, sehingga pembangunan infrastruktur saat ini semakin berkembang pesat. Pembangunan konstruksi tersebut sangat erat berkaitan dengan daya dukung tanah karena tanah merupakan material yang berperanan penting dalam menopang suatu konstruksi. Untuk mengetahui kekuatan daya dukung tanah yang baik maka dilakukan pengujian CBR. Sampel tanah yang dipakai diambil dari daerah Tirtayasa, Sukabumi, Bandar Lampung. Terdiri dari sampel CBR proctor standar dan modified tanpa rendaman, dan CBR tekanan sebesar 5 MPa, 10 MPa, 15 MPa menggunakan tiga sampel tanah pada masing-masing tekanan. Dari hasil penelitian di laboratorium menunjukkan bahwa hasil CBR proctor tanpa rendaman standar dan modified yaitu sebesar 3,3% dan 5,8%. Sementara nilai CBR tekanan tanpa rendaman standar 5 MPa, 10 MPa, 15 Mpa yaitu sebesar 2,6%, 3,8%, 5,8%, serta CBR tekanan tanpa rendaman modified yaitu sebesar 5%, 6%, 8,3%. Dari hasil tersebut nilai CBR proctor baik standar maupun modified berada di antara tekanan 5 MPa dan 10 Mpa.
Studi Transmisi Gelombang Dengan Model Cylinder Concrete (Buis Beton) Breakwater Tenggelam Dengan Permodelan Fisik 2D Manurung, Lodewick; Tugiono, Subuh; Zakaria, Ahmad; Purwadi, Ofik Taufik
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol. 10 No. 1 (2022): Edisi Maret 2022
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v10i1.2540

Abstract

One way to prevent damage caused by sea waves is to build a breakwater to reduce wave energy before it reaches the coast. In making the breakwater model the author chose to make a breakwater model with a concrete cylinder because it can be obtained easily. The research data obtained wave height (H), wavelength (L), and wave period (T). From the research data obtained, it can be made a table of incident wave height (H0), transmission wave height (Ht), and wave transmission coefficient (Kt). In this study, 12 models were used, namely 4 breakwater devices with different breakwater widths (lb), and in each breakwater device using 3 heights of still water level clearance or ds (2 cm, 4 cm, and 6 cm). Based on the research, the smallest transmission coefficient value occurs in the longest lb with ds of 2 cm, which is 0.3567 and the largest transmission coefficient occurs in the shortest lb with ds of 6 cm, which is 0.7190. The biggest change in wavelength occurred in the longest lb with ds 2 cm, which was 21.57% and the smallest change occurred in the shortest lb with ds 6 cm, which was 9.23%. The biggest change in wave propagation speed occurred in the longest lb with ds 2 cm, which was 20.14% and the smallest change occurred in the shortest lb with ds 6 cm, which was 5.93%.
Analisis Kapasitas Saluran Drainase Di Jl. Kartini Kecamatan Tanjung Karang Pusat Kota Bandar Lampung Maulana, Sugeng Haris; Sumiharni, Sumiharni; Purwadi, Ofik Taufik; Mariyanto, Mariyanto
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol. 11 No. 2 (2023): Edisi Juni 2023
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v11i2.3465

Abstract

The Bandar Lampung area which is quite routinely hit by floods is in Tanjung Karang Pusat District, the Jl. Wolter Monginsidi to Jl. Kartini. The reason is the high rainfall, as well as the curved road conditions and the performance of the drainage channel that is not optimal enough to accommodate the water discharge before carrying it to the Way Awi river which is on the road. The option that can be taken to reduce the risk of flooding is by evaluating the drainage channels on the road, taking into account the capacity of the drainage channels so that they are able to accommodate the flood discharge through them. The design discharge is calculated using hydrological analysis, rational methods, and based on maximum rainfall data for the last 10 years. For channel discharge capacity is calculated using hydraulics analysis and Manning's formula. The results of the analysis of the existing discharge capacity in most of the drainage channel segments are still able to accommodate the planned discharge with a 5-year return period of rain, so there is no need to increase the dimensions, except for segment 4, because the existing drainage capacity (Qs) is 0.700 m3/s smaller than design discharge (Qr) 1,238 m3/s. These conditions require the need to increase the dimensions of the drainage channel in order to accommodate the discharge through it.  Key words : drainage, hydrological analysis, hydraulic analysis, flooding.
Evaluasi Penilaian Kinerja Irigasi dan Angka Kebutuhan Nyata Pengelolaan Irigasi Way Merias Kabupaten Lampung Tengah Rahmadani, Eria Zundi; Wahono, Endro P; Purwadi, Ofik Taufik
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 14 No. 2 (2024): Volume 14 Nomor 2, September 2024
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v14i2.1179

Abstract

Abstrak Kegiatan operasi dan pemeliharaan (O&P) irigasi adalah bagian dari manajemen irigasi yang bertujuan untuk keberlangsungan dan kemandirian sistem irigasi. Di wilayah irigasi ini, belum pernah dilakukan pemulihan atau perbaikan secara berkala, sehingga asset irigasi terus mengalami penurunan fungsi. maka diperlukan studi evaluasi kinerja irigasi dan angka kebutuhan nyata pengelolaan irigasi (AKNPI). Daerah Irigasi Way Merias merupakan Daerah Irigasi yang berada di bawah kewenangan Dinas Sumber Daya Air Kabupaten Lampung Tengah, daerah irigasi Way Merias memiliki luas fungsional 79.44 Ha dari luas baku dan potensial yang dimanfaatkan secara fungsional. Daerah Irigasi Way Merias, Kabupaten Lampung Tengah, masih di bawah standar di mana pada Permen PUPR No. 12/PRT/M/2015 menjelaskan untuk katergori Nilai Bobot 80-100 kinerja irigasi tersebut sangat baik, sedangkan pada Daerah Irigasi Way Merias nilai kinerja sistem irigasi 55-69 bahwa pada daerah irigasi tersebut kurang dan perlu perhatian, Total biaya yang dibutuhkan untuk pengelolaan daerah irigasi Way Merias adalah sebesar Rp 317.803.367. Kata kunci: Operasi Dan Pemeliharaan, Angka Kebutuhan Nyata Pengelolaan Irigasi. Kinerja Irigasi,   Abstract Irrigation operation and maintenance (O&M) activities are part of irrigation management which aims to ensure the sustainability and independence of the irrigation system. In this irrigation area, regular restoration or repairs have never been carried out, so irrigation assets continue to decline in function. Therefore, an evaluation study of irrigation performance and real irrigation management needs (AKNPI) is needed. The Way Merias Irrigation Area is an irrigation area under the authority of the Central Lampung Regency Water Resources Service. The Way Merias irrigation area has a functional area of 79.44 Ha. The Way Merias Irrigation Area, Central Lampung Regency, is still below standard. In PUPR Ministerial Decree No. 12/PRT/M/2015 explains that for the Weight Value category 80-100 the irrigation performance is very good, whereas in the Way Merias Irrigation Area the irrigation system performance value is 55-69, which means that in this irrigation area it is lacking and needs attention. from the standard and potential area utilized functionally. The total costs required to manage the Way Merias irrigation area are IDR 317,803,367. Keywords: Operation and Maintenance, Real Needs Figures for Irrigation Management