Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

LUBANG RESAPAN BIOPORI SEBUAH STRATEGI UNTUK MEMANFAATKAN AIR HUJAN DALAM MENJAGA KELESTARIAN SUMBER AIR DI KOTA BANDAR LAMPUNG Purwadi, Ofik Taufik; Yulianto, Herza; Mashabi, Mashabi
Rekayasa : Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol 18, No 1 (2014): Edisi April 2014
Publisher : UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The basic principles of water conservation is to prevent the water lost as surface streams and save them as fully as possible into the body of the Earth. A form of utilization of rain water can be done by way of accommodating direct rainwater that falls on the surface of the Earth or water infiltrate into the ground. The first way is the direct way to reuse the rainwater that falls onto the surface of the ground by creating a pond or tub of rainwater collectors. Ways of utilization of rain water with water infiltrate into the soil can be done by make: infiltration well; and/or the infiltration hole biopori. Infiltration Hole Biopori is one technology that has been developed by Brata, these technologies effectively to reduce the potential for flooding and increase soil water reserves through utilization of rain water. Method of making Hole Resapan Biopori it has been widely de- veloped in some area (Jakarta, Jogjakarta etc.), because the technology is so cheap, easy and effi - cient. In the city of Bandar Lampung, the utilization of rain water has not done much, only a few establishments that have been doing this activity. The Agency has articulated the rainwater uti- lization progam was TAPS and AGENCY. At the community level city Bandar Lampung, the use of biopori still sound familiar so that the required infiltration hole making biopori socialization. Making the biopori infiltration hole, it can provide convenience for people living in crowded envi - ronments with land/environment is limited given the size of the biopori infiltration small hole with a diameter of 10 cm and a depth of 100 cm. Making the biopori infiltration hole it can provide in- put infiltration rain water into the ground to become groundwater. In order to perform groundwa - ter conservation through utilization of rain water by making biopori infiltration hole.
Pengaruh Metode Pemasangan Pipa Distribusi Terhadap Aliran Hidraulika Purwadi, Ofik Taufik; Awan, Fajriharish Nur; Nugroho, Hendra Satria; Tumijo, Tumijo
Jurnal Teknik Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (Juni 2024)
Publisher : Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia (HATHI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56860/jtsda.v4i1.86

Abstract

Jumlah debit kebutuhan air bersih yang harus dipenuhi di Kota Bandar Lampung mencapai 1.237,2 Liter/detik, namun tingkat pemenuhan kebutuhan debit air bersih yang ada hanya 525 Liter/detik.  Jaringan perpipaan PDAM di Kota Bandar Lampung belum terbangun di semua wilayah kota Bandar Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aliran hidrolika pada pemasangan pipa menggunakan metode HDD dan metode konvensional. Penelitian dilakukan pada 3 lokasi pemasangan pipa. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif. Data yang dianalisa berupa data aliran hidrolika yang dibantu dengan software EPANET 2.2. Hasil yang diperoleh adalah kecepatan aliran pada lokasi 1 dan 2 memiliki nilai 0,94 m/s di jam rata rata dan 1,41 m/s pada jam puncak, pada pemasangan di  lokasi 3 memiliki nilai 0,99 m/s di jam rata rata dan 1,49 m/s di jam puncak. Headloss di lokasi 1 memiliki nilai antara 0,00 m sampai dengan 0,4447 m, di lokasi 2 memiliki nilai antara 0,00 m sampai dengan 0,4673 m dan di  lokasi 3 memiliki nilai antara 0,00 sampai dengan 0,7142 m. Tekanan pipa di lokasi 1 memiliki nilai antara 0,546 atm sampai 0,925 atm. Di lokasi 2 memiliki nilai antara 2,050 atm sampai 2,534 atm.dan di lokasi 3 memiliki nilai antara 2,108 atm sampai 2,619 atm. Kata Kunci: Air bersih, HDD, Kehilangan energi, Open cut
Assessment of Development Potential for Central Government Irrigation Zones in Metro City Pratama, Muhammad Vareza; Purwadi, Ofik Taufik; Romdania, Yuda; Zakaria, Ahmad; Herison, Ahmad
Bentang : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Vol 13 No 2 (2025): BENTANG Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil (July 2025)
Publisher : Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/bentang.v13i2.10446

Abstract

The decline in agriculture, forestry, and fisheries sector revenue by 5.24% in Metro City in 2024 necessitates efforts to increase productivity through the development of irrigation areas (D.I). This study aims to analyze the existing conditions of central authority irrigation areas and assess their expansion potential according to the 2013 KP-01 standards. The research employs a mixed-method approach, utilizing quantitative analysis for spatial data processing and planning criteria assessment, complemented by qualitative analysis for interpretation and deepening of results. The findings indicate that the Karangrejo and Tejo Agung Clusters meet all eight criteria of the KP-01 irrigation planning standards, with an increase in irrigated land area from 18.71 hectares to 388.62 hectares. Both clusters demonstrate moderate soil fertility with adequate water sources from the Way Bunut River and reservoir for Karangrejo, and the Batanghari River with D.I. Way Sekampung channel for Tejo Agung. The analysis also confirms the fulfillment of aspects including water availability, farmer presence, road access, land ownership status, flood resistance, and compliance with Metro City's spatial planning (RTRW). In conclusion, the development of irrigation areas in both clusters is feasible and should be implemented through a planned and integrated approach to enhance agricultural productivity and water management effectiveness in Metro City.
Analisis Implementasi Metode Petak Kecil terhadap Pendugaan laju Erosi Lahan Non Vegetasi Sudewa, Wijoyo Mensen; Romdania, Yuda; Herison, Ahmad; Purwadi, Ofik Taufik
Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 9 No. 2: Oktober 2024
Publisher : Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsil.9.2.303-314

Abstract

Pengelolaan lahan yang tidak tepat kemungkinan besar akan menyebabkan kerusakan yang lebih serius terhadap lahan dan lingkungan, seperti longsor, erosi, sedimentasi, banjir ,dan kekeringan. Erosi tanah ini hasil proses alami yang terjadi karena angin kencang, hujan deras, dan air mengalir. Tujuan penelitian adalah analisis variasi intensitas hujan pada lahan tanpa vegetasi yang mempengaruhi laju erosi dan volume air limpasan serta memperkirakan besarnya laju erosi di waktu mendatang. Metode yang digunakan merupakan metode petak kecil dengan model petak yang berdimensi dengan ukuran panjang 4 m dan lebar 2 m. Dalam analisis hidrologi menggunakan metode aritmatika dan metode mononobe. Dengan variasi intensitas hujan 0,75 liter/menit, 1,00 liter/menit, 1,25 liter/menit, 1,50 liter/menit, dan 1,75 liter/menit didapatkan nilai volume air limpasan terkecil 6,44 liter dan terbesar 10,43 liter. Hal ini menunjukkan lebih banyak air yang melimpas dari pada yang meresap, sehingga energi kinetik air mengalir di permukaan meningkat menyebabkan tanah permukaan tergerus. Kemudian nilai laju erosi mengalami peningkatan seiring kenaikan intensitas hujan dan menghasilkan trendline hubungan antara intensitas hujan dan laju erosi yaitu y = 0,3827x2 + 0,0531x - 0,1828 dimana x adalah variabel intensitas hujan dan y adalah hasil laju erosi. Berdasarkan hasil perhitungan laju erosi dengan nilai intensitas hujan dalam kala ulang 2, 5, 10, 25, 50, dan 100 tahun didapatkan nilai laju erosi terbesar pada kala ulang 100 tahun sebesar 15,6186 ton/ha/tahun. Kesimpulannya adalah intensitas hujan yang tinggi meningkatkan volume air limpasan dan laju erosi dengan perbandingan kuadratik serta perkiraan laju erosi di lokasi penelitian tergolong sangat ringan hingga ringan.
Evaluation of the Safety of the Way Sekampung Bridge Against Extreme Flooding for the 50 Year Return Period Al Rasyid, Burhan Najib; Purwadi, Ofik Taufik; Tugiono, Subuh; Zakaria, Ahmad
Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 10 No. 1: April 2025
Publisher : Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsil.10.1.87-96

Abstract

The purpose of this study is to evaluate the Sekampung Way Bridge, which is located on the Sumatra Cross Road on the border between Bumi Agung Village in Tegineneng District, Pesawaran and Mandah Village in Natar District, South Lampung, with coordinates 105°10'33.75"T 5°11'49.65"S, is in the process of being rebuilt to improve services to road users. In conducting a bridge planning study, river hydrological factors must be analyzed to take into account the flood level and vertical clearance, so that the bridge remains safe despite extreme flooding. According to the Highway regulations, permanent bridges are generally planned with a building life of 50 years, For rivers that do not carry drift, the minimum clearance value is 1.0 meter. Therefore, the hydrological analysis was carried out using the Nakayasu HSS method with a Q50 discharge of 426.96 m³/second in 2.7 hours. From the results of 1D and 2D hydraulic analysis using HEC-RAS version 6.4.1, it shows that the elevation of the flood water level with a 50-year re-period is at an elevation of +75.23 m to +75.38 m, while the base elevation of the Way Sekampung Bridge is at an elevation of +79.44 m. Therefore, the clearance of the Way Sekampung Bridge is 4.21 m to 4.06 m, so it can be concluded that this bridge is safe from flood risk with a 50-year re-enactment period, although the potential for flooding around the Way Sekampung river bridge area is large. This is due to the slope of the river around the location of approximately 2.5%.
Testing of Cbr Subgrade Laboratory Laboratory Using Test Modification Testing Conditions Lisdayanti, Celestia; Setyanto, Setyanto; Purwadi, Ofik Taufik
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 8 No. 1 (2020): Edisi Maret 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i1.1254

Abstract

In the implementation of building construction, the main thing to consider is soil material. Based on that assumptions, soil has a role as a construction material and as a placement of construction.. Therefore, one of the examination processes to discover the soil bearing capacity is California Bearing Ratio (CBR) testing. Compaction in the testing has been done within heavy vehicle pressure on field with the amounts; 2.7 MPa,7 MPa, and 8.4 MPa and the soil sample is from Tirtayasa Area, Sukabumi, Bandar Lampung.The result testing in laboratory had been showed that the soils were classified into A-2-7 soil group that was silty sand type. CBR value without soaking process within modified proctor was 9% and for soaking condition soil was 4.2%. Modified laboratory CBR values of without-soaking condition every pressure were 5.5%, 9.4%, and 9.9%, whereas for the soaking condition were 0.77%, 2.6.5, and 3.3%. In conclusion, the values of CBR are increase as the additions of the pressure given.keywords:heavyvehicle, modifiedpressure’s tool, modified CBR laboratorytest.   
Analysis of Supportive Lower Structure Building on Overpass Construction In The Sumatera Trans Toll Road Lidyawati, Dian Erlisa; Adha, Idharmahadi; Purwadi, Ofik Taufik
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 8 No. 1 (2020): Edisi Maret 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i1.1288

Abstract

Every light or heavy load construction recquires a supportive foundation, the foundation must be calculated to be able to guarantee the stability of the building to its own weight, building loads and external forces. Pillar foundation is used as a building foundation when the land under the building does not provide sufficient carrying capacity to carry the weight of the building and its load. This research was carried out on one of the bridges on the Trans Sumatra Toll Road. A pillar foundation is used to the toll road project. The purpose of this research is to determine the bearing capacity of the foundation on the pier and abutment from the results of load on the upper construction. Based on the results of the carrying capacity of abutment is obtained 60 cm diameter of pile with 6 pieces, and the bridge’s pillar is 60 cm of pile 15 pieces. While the main reinforcement diameter is 22 mm as much as 6 pieces, with Ø10 strap and 250 mm distance.  Keywords: Foundation, Pillar, Pile, Pile Carrying Capacity
Aplikasi hasil Eksperimen Pemadatan Tanah Untuk Konstruksi Embung Berdasarkan Metode Tekanan Rahmadani, Eria Zundi; Adha, Idharmahadi; Purwadi, Ofik Taufik
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 8 No. 2 (2020): Edisi Juni 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i2.1315

Abstract

Peningkatan akan kebutuhan air untuk irigasi maupun kebutuhan air baku, membuat Pemerintah Provinsi Lampung perlu meningkatakan insfrastruktur pada bidang pengairan atau irigasi, maka perlu dilakukan pembuatan Bendungan. Di Universitas Lampung sendiri telah di bangun Embung digunakan untuk mengatur atau menampung aliran air hujan, meningkatkan kualitas air serta dapat menjaga kualitas air tanah dan mencegah banjir. Pada dasarnya untuk membangun sebuah konstruksi sangat berkaitan erat dengan sifat fisik dan mekanis pada tanah. Hal tersebut dikarenakan tanah adalah material yang berperan sangat penting sebagai pendukung suatu konstruksi. Pada penelitian ini menggunakan dua pemadatan, yaitu pemadatan dengan menggunakan tumbukan dan pemadatan dengan menggunakan tekanan yang menggunakan standard proctor. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui perbandingan  dengan menggunakan tumbukan dan  menggunakan metode tekanan. Pemadatan dilakukan berdasarkan metode tumbukan dan tekanan. Metode tekan digunakan alat tekan modifikasi dengan tekanan 5 MPa, 10 MPa, dan 15 MPa. Dari hasil penelitian dilaboratorium dengan metode tumbukan didapatkan berat volume kering sebesar 1,7 gr/cm³. bila dikonversi  terhadap uji tekan modifikasi didapatkan nilai sebesar 7 MPa. Kata Kunci : Pemadatan Metode Standard, Pemadatan Metode Tumbukan, Ydalik   
Perencanaan Sistem Jaringan Air Limbah di Fakultas Teknik Universitas Lampung Essra, Imannurichsan; Angin, Geleng Perangin; Purwadi, Ofik Taufik
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 8 No. 3 (2020): Edisi September 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i3.1391

Abstract

Fakultas Teknik adalah salah satu fakultas terbaik di Universitas Lampung, dan menjadi pusat penelitian di bidang teknologi. dengan bertambahnya civitas maka akan bertambah juga volume air limbah cair domestik yang di hasilkan, sehingga berpotensi terjadinya pencemaran lingkungan.Pembuangan air limbah tanpa melalui proses pengolahan terlebih dahulu akan menjadi sebab terjadinya pencemaran lingkungan. Oleh karena itu perencanaan sistem jaringan air limbah di Fakultas Teknik Universitas Lampung perlu mendapat perhatian yang penting guna menghidari penurunan kualitas air baku akibat pencemaran lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah debit air limbah cair domestik yang dihasilkan di Fakultas Teknik Universitas Lampung dan mendesain sistem jaringan air limbah cair domestik sesuai dengan ketentuan.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh kapasitas air limbah domestik di Fakultas Teknik Universitas Lampung sebesar 12600 liter/hari atau 0,1447 liter/detik, dan debit puncak 0,2170 liter/detik, ukuran desain bak pengolahan air limbah adalah panjang 6 meter, lebar 1 meter. sistem pengolahan air limbah menggunakan sistem terpusat dengan metode aerob-anaerob. Saluran pembawa air limbah di desain dengan pipa diameter 6 inci / 150 milimeter menggunakan bahan PolyvinilChloride(PVC) Kata kunci:Air Limbah domestik, Aerob-anaerob, Bak pengolahan.
Analisis dan Perencanaan Sistem Drainase di Lingkungan Universitas Lampung (Studi Kasus Zona IV: Wilayah GSG – Rusunawa Universitas Lampung) Dwi Putra, Arief Rachmat; Angin, Geleng Perangin; Purwadi, Ofik Taufik
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 8 No. 4 (2020): Edisi Desember 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i4.1539

Abstract

Universitas Lampung yang terletak di kecamatan Rajabasa menjadi salah satu lokasi rawan banjir, yang disebabkan oleh tidak berfungsinya sistem drainase. Sebagai kawasan perguruan tinggi yang seharusnya menjadi tempat pendidikan yang nyaman sepatutnya terus dilakukan peningkatan fasilitas dan infrastrukturyang menunjang peningkatan kualitas akademik dan non akademik. Salah satu bentuk peningkatan kualitas non-akademik adalah penataan lingkungan, yaitu perencanaan pembangunan sistem drainase.Hal ini dimaksudkan untuk menyelesaikan beberapa titik genangan banjir yang terjadi pada saat musim penghujan. Sistem drainase yang ada belum optimal. Analisis yang dilakukan pada penelitian ini meliputi analisis hidrologi yang bertujuan untuk menghitung debit rencana menggunakan metode rasional dan mengetahui kapasitas tinggi muka air pada saluran eksisting.Nilai dari tinggi muka air akan diketahui posisi titik banjir pada saluran eksisting.Berdasarkan hasil analisis, tidak ada data bahwa tinggi muka air di saluran yang melebihi tinggi saluran. Tetapi di beberapa titik tidak memiliki saluran drainase.Sehingga menyebabkan air menggenang. Untuk mengatasi genangan tersebut harus dibuat saluran drainase dengan kode PR1 – PR4, dengan ukuran dimensi tinggi saluran 50 cm, lebar saluran 50 cm dan panjang saluran ± 240 m.