Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENYULUHAN MASYARAKAT TERHADAP DAMPAK NEGATIF PENGGUNAAN GADGET SECARA BERLEBIHAN BAGI ANAK-ANAK DI PEKON AMBARAWA TIMUR Leni Anggraeni; Dian Puspita; Sariyah Astuti; Tri Yuni Hendrowati; Miswan Gumanti; Nurlela; Budi Usmanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v2i2.2884

Abstract

Penggunaan gadget seperti smartphone, tablet, dan komputer telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari anak-anak di era digital saat ini. Meskipun gadget menawarkan berbagai manfaat, termasuk akses mudah ke informasi dan sarana hiburan, penggunaan yang berlebihan dapat menimbulkan berbagai dampak negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak negatif dari penggunaan gadget yang berlebihan pada anak-anak, termasuk dampak fisik, psikologis, dan sosial. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif karena fokusnya adalah pada penyuluhan bahaya gadget untuk anak-anak pada peserta didik  peserta didik khususnya anak anak Sekolah Dasar. Melalui kegiatan Penyuluhan ini. Hasil penelitian Kegiatan penyuluhan ini dapat memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk membatasui gadget, terlebih dalam kegiatan disekolah maupun dirumah. Sehingga dengan mengurangi gadget jangka panjang, bisa  membantu sanak-anak lebih memahami konsep yang dipelajarinya, namun juga mendorong mereka untuk berpikir kritis dan kreatif. Simpulan penelitian ini mengungkapkan bahwa penggunaan gadget secara berlebihan oleh anak-anak memiliki berbagai dampak negatif yang signifikan terhadap kesehatan fisik, psikologis, dan perkembangan sosial mereka.
ANALISIS PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK DENGAN  STRATEGI BIOPORI PADA MASYARAKAT SUKOHARJO PRINGSEWU Sariyah Astuti; Leni Anggraeni; Dian Puspita; Miswan Gumanti; Nurlela; Adi Prasetia Nanda; Muhammad Islam Mahdi; Rara Marselina Jupon; Rina Wati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 2 No. 5 (2025): Juni
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v2i5.4983

Abstract

Kelurahan Sukoharjo, salah satu dari tujuh kelurahan di Kabupaten Pringsewu, Pemerintah Kota Pringsewu telah mengeluarkan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2022, mewajibkan semua warga bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan. Di wilayah ini, pengelolaan sampah anorganik terjaga melalui bank sampah yang dioperasikan secara rutin. Sampah organik dikelola dengan metode biopori, digunakan sebagai resapan dan pupuk kompos. Kegiatan pengabdian meliputi perencanaan, penyuluhan, dan pelatihan pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB). Sosialisasi biopori melibatkan 45 peserta, termasuk ketua RW dan ketua penanganan sampah dari setiap RW. Materi meliputi metode pengelolaan sampah, jenis sampah rumah tangga, pengelolaan hasil biopori, dan maggot yang dihasilkan. Biopori diisi dengan sampah organik rumah tangga secara berkala, dan lubang biopori yang terisi penuh menunggu beberapa waktu. Hasil dari penimbunan sampah organik dalam biopori adalah kompos yang digunakan sebagai pupuk tanaman. Biopori menjadi solusi inovatif dalam penanganan limbah rumah tangga dan mengatasi penutupan tempat pembuangan akhir sampah di Piayungan selama tiga bulan terakhir. Program ini menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi warga Sukoharjo dan Kabupaten Pringsewu secara keseluruhan
SOSIALISASI PENDIDIKAN KEMANDIRIAN PERSONAL HYGIENE SANTRI PONDOK PESANTREN NURUL HUDA PRINGSEWU Sariyah Astuti; Leni Anggraeni; Dian Puspita; Miswan Gumanti; Nurlela; Adi Prasetia Nanda; Muhammad Islam Mahdi; Novita Andriyani; Erliza Septia Nagara; Priyono
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 2 No. 5 (2025): Juni
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v2i5.4985

Abstract

Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia. Santri akan belajar hidup mandiri dengan menyeimbangkan aspek spiritual, intelektual, moral, dan keterampilan. Santri diharapkan memiliki karakter yang kuat dan mampu hidup mandiri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang kemandirian dan kebersihan diri pada santri Pondok Pesantren Nurul Huda. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini terdiri dari penyampaian materi, diskusi (tanya jawab) antara peserta dan pemateri, serta evaluasi kegiatan yang terdiri dari pretest dan posttest. Kegiatan ini diikuti oleh 30 santri Pondok Pesantren Nurul Huda. Kegiatan diawali dengan pretest yang dilanjutkan dengan pemaparan materi terkait kemandirian dan kebersihan diri. Tahap selanjutnya adalah posttest untuk mengevaluasi tingkat pengetahuan peserta. Terdapat peningkatan rata-rata nilai post test jika dibandingkan dengan nilai pre test. Simpulan dari kegiatan ini adalah kegiatan edukasi kemandirian dan kebersihan diri di Pondok Pesantren Nurul Huda mampu meningkatkan pengetahuan santri Nurul Huda terkait kemandirian dan kebersihan diri
Analisis Kemampuan Literasi Terhadap Perkembangan Pola Pikir Kritis Siswa Di Sekolah Dasar Leni Anggraeni; Dian Puspita; Sariyah Astuti; Nurlela Nurlela
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.705

Abstract

Rendahnya kemampuan literasi pada jenjang pendidikan dasar cenderung menjadi penghambat utama dalam pembentukan nalar kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana kemampuan literasi yang tidak sekadar dimaknai sebagai kecakapan membaca-tulis, melainkan kemampuan mengolah informasi berkontribusi terhadap perkembangan pola pikir kritis siswa sekolah dasar. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pendidik, serta analisis dokumen hasil kerja siswa di SDN Penengahan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi berfungsi sebagai fondasi kognitif yang memungkinkan siswa untuk melakukan dekonstruksi pesan, mengidentifikasi bias, dan menyusun argumen yang logis. Temuan lapangan mengindikasikan bahwa siswa dengan tingkat literasi tinggi menunjukkan kecenderungan untuk bersikap skeptis secara sehat terhadap informasi baru dibandingkan siswa yang hanya memiliki kemampuan membaca mekanistik. Implikasi dari penelitian ini menegaskan bahwa transformasi kurikulum literasi harus bergeser dari sekadar kelancaran membaca menuju strategi pemahaman teks yang berbasis pertanyaan (query-based learning). Dengan demikian, penguatan literasi sejak dini merupakan syarat mutlak dalam mencetak generasi yang mampu berpikir analitis di tengah arus informasi digital yang semakin kompleks.
Analisis Pengembangan Keterampilan Dalam Meningkatkan Peran Pendidikan Sumber Daya Manusia Di Indonesia: Kajian Literatur Dian Puspita; Miswan Gumanti; Nurlela Nurlela; Sariyah Astuti
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.706

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan keterampilan dalam meningkatkan peran pendidikan sumber daya manusia di indonesia menggunakan studi literatura. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini dikaji dari artikel elektronik yang berkaitan dengan manusia di Indonesia. Tahapan awal dalam penelitian ini dilakukan dengan membaca sumber data atau literatur dari berbagai artikel ilmiah, atau website yang bersangkutan dengan topik bahasan, kemudian menganalisis isi sumber data yang terkait dengan materi tentang pengembangan pendidikan untuk meningkatkan kualitas dan keterampilan sumber daya manusia di Indonesa, setelah melakukan analisis, selanjutnya menyimpulkan hasil dari analisis tersebut. Hasil menunjukkan bahwa Keberadaan lembaga pendidikan sangat diperlukan untuk menyiapkan sumber daya manusia. Lembaga pendidikan bukan hanya lembaga formal, tetapi juga lembaga nonformal dan informal. Pengembangan sumber daya manusia pendidikan di Indonesia pada umumnya relative sama pada setiap daerah, terlepas dari potensi sumber daya lokal. Idealnya, pengembangan pendidikan benar-benar melihat peluang dan permasalahan pendidikan di Indonesia, sehingga strategi dan arah program pembangunan di tiap daerah dapat dilaksanakan sesuai dengan kondisi yang ada dan nyata.
Peningkatan Pendidik Sebagai Sumber Daya Manusia Di Sekolah Menengah Atas Terhadap Mutu Lulusan Dan Daya Saing Siswa Miswan Gumanti; Leni Anggraeni; Sariyah Astuti; Nurlela Nurlela
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.708

Abstract

Peningkatan pendidik sebagai sumber daya manusia di SMAN 1 Bandar lampung . Peningkatan diberikan kepada pendidik sebagai sumber daya manusia yang memiliki peran penting dalam mencapai cita-cita lembaga pendidikan atau sekolah. Peningkatan dilakukan dengan tujuan agar pendidik sebagai sumber daya manusia memiliki kompetensi yang dapat bersaing terhadap mutu lulusan siswa ditengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini. Metode kualitatif menjadi pilihan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menggambarkan, bahwa Peningkatan pendidik sebagai sumber daya manusia di SMAN 1 Kota Bandar Lampung dilakukan dengan beberapa langkah dan menggunakan Metode on the job learning dan of the job learning. Selain itu juga, Peningkatan pendidik sebagai sumber daya manusia dipengaruhi oleh faktor internal yaitu 1) visi dan misi, 2) strategi pencapaian tujuan, 3) sifat dan jenis kegiatan, 4) jenis teknologi yang digunakan dan eksternal yaitu: 1) kebijakan pemerintah, 2) sosio-budaya masyarakat, 3) perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Harapannya, Peningkatan SDM pendidik ini dapat ditingkatkan secara terus menerus.