Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENYULUHAN MASYARAKAT TERHADAP DAMPAK NEGATIF PENGGUNAAN GADGET SECARA BERLEBIHAN BAGI ANAK-ANAK DI PEKON AMBARAWA TIMUR Leni Anggraeni; Dian Puspita; Sariyah Astuti; Tri Yuni Hendrowati; Miswan Gumanti; Nurlela; Budi Usmanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v2i2.2884

Abstract

Penggunaan gadget seperti smartphone, tablet, dan komputer telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari anak-anak di era digital saat ini. Meskipun gadget menawarkan berbagai manfaat, termasuk akses mudah ke informasi dan sarana hiburan, penggunaan yang berlebihan dapat menimbulkan berbagai dampak negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak negatif dari penggunaan gadget yang berlebihan pada anak-anak, termasuk dampak fisik, psikologis, dan sosial. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif karena fokusnya adalah pada penyuluhan bahaya gadget untuk anak-anak pada peserta didik  peserta didik khususnya anak anak Sekolah Dasar. Melalui kegiatan Penyuluhan ini. Hasil penelitian Kegiatan penyuluhan ini dapat memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk membatasui gadget, terlebih dalam kegiatan disekolah maupun dirumah. Sehingga dengan mengurangi gadget jangka panjang, bisa  membantu sanak-anak lebih memahami konsep yang dipelajarinya, namun juga mendorong mereka untuk berpikir kritis dan kreatif. Simpulan penelitian ini mengungkapkan bahwa penggunaan gadget secara berlebihan oleh anak-anak memiliki berbagai dampak negatif yang signifikan terhadap kesehatan fisik, psikologis, dan perkembangan sosial mereka.
ANALISIS PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK DENGAN  STRATEGI BIOPORI PADA MASYARAKAT SUKOHARJO PRINGSEWU Sariyah Astuti; Leni Anggraeni; Dian Puspita; Miswan Gumanti; Nurlela; Adi Prasetia Nanda; Muhammad Islam Mahdi; Rara Marselina Jupon; Rina Wati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 2 No. 5 (2025): Juni
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v2i5.4983

Abstract

Kelurahan Sukoharjo, salah satu dari tujuh kelurahan di Kabupaten Pringsewu, Pemerintah Kota Pringsewu telah mengeluarkan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2022, mewajibkan semua warga bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan. Di wilayah ini, pengelolaan sampah anorganik terjaga melalui bank sampah yang dioperasikan secara rutin. Sampah organik dikelola dengan metode biopori, digunakan sebagai resapan dan pupuk kompos. Kegiatan pengabdian meliputi perencanaan, penyuluhan, dan pelatihan pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB). Sosialisasi biopori melibatkan 45 peserta, termasuk ketua RW dan ketua penanganan sampah dari setiap RW. Materi meliputi metode pengelolaan sampah, jenis sampah rumah tangga, pengelolaan hasil biopori, dan maggot yang dihasilkan. Biopori diisi dengan sampah organik rumah tangga secara berkala, dan lubang biopori yang terisi penuh menunggu beberapa waktu. Hasil dari penimbunan sampah organik dalam biopori adalah kompos yang digunakan sebagai pupuk tanaman. Biopori menjadi solusi inovatif dalam penanganan limbah rumah tangga dan mengatasi penutupan tempat pembuangan akhir sampah di Piayungan selama tiga bulan terakhir. Program ini menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi warga Sukoharjo dan Kabupaten Pringsewu secara keseluruhan
SOSIALISASI PENDIDIKAN KEMANDIRIAN PERSONAL HYGIENE SANTRI PONDOK PESANTREN NURUL HUDA PRINGSEWU Sariyah Astuti; Leni Anggraeni; Dian Puspita; Miswan Gumanti; Nurlela; Adi Prasetia Nanda; Muhammad Islam Mahdi; Novita Andriyani; Erliza Septia Nagara; Priyono
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 2 No. 5 (2025): Juni
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v2i5.4985

Abstract

Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia. Santri akan belajar hidup mandiri dengan menyeimbangkan aspek spiritual, intelektual, moral, dan keterampilan. Santri diharapkan memiliki karakter yang kuat dan mampu hidup mandiri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang kemandirian dan kebersihan diri pada santri Pondok Pesantren Nurul Huda. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini terdiri dari penyampaian materi, diskusi (tanya jawab) antara peserta dan pemateri, serta evaluasi kegiatan yang terdiri dari pretest dan posttest. Kegiatan ini diikuti oleh 30 santri Pondok Pesantren Nurul Huda. Kegiatan diawali dengan pretest yang dilanjutkan dengan pemaparan materi terkait kemandirian dan kebersihan diri. Tahap selanjutnya adalah posttest untuk mengevaluasi tingkat pengetahuan peserta. Terdapat peningkatan rata-rata nilai post test jika dibandingkan dengan nilai pre test. Simpulan dari kegiatan ini adalah kegiatan edukasi kemandirian dan kebersihan diri di Pondok Pesantren Nurul Huda mampu meningkatkan pengetahuan santri Nurul Huda terkait kemandirian dan kebersihan diri