Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JDM

DAMPAK TEKANAN KINERJA TERHADAP PENILAIAN STRES, REGULASI DIRI DAN PERILAKU KERJA: SEBUAH KAJIAN LITERATUR Hasanah, Nur
Jurnal Dinamika Manajemen Vol. 13 No. 01 (2025): Jurnal Dinamika Manajemen
Publisher : Prodi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jdm.v13i01.41574

Abstract

Tekanan kinerja berorientasi pada upaya karyawan dalam meningkatkan kinerja mereka. Namun, masih belum definitif apakah tekanan kinerja berfungsi sebagai strategi yang efektif atau tidak efektif dalam menghasilkan perilaku kerja yang menguntungkan. Studi ini menganalisis dengan cermat sifat dinamis dari tekanan kinerja. Berdasarkan studi literatur, penulis berteori bahwa reaksi terhadap tekanan kinerja dipengaruhi oleh fluktuasi harian terhadap bagaimana tekanan tersebut dinilai, dan fluktuasi ini menjelaskan mengapa tekanan kinerja dapat menjadi pedang bermata dua dengan menghasilkan efek samping yang baik dan buruk bagi organisasi. Penulis memperkirakan bahwa, pada tingkat harian, tekanan kinerja dapat dianggap sebagai suatu ancaman, yang berpotensi mengakibatkan penurunan kemampuan pengaturan diri, sehingga menjelaskan perilaku disfungsional, seperti ketidaksopanan. Tekanan kinerja harian juga dapat dinilai sebagai tantangan, yang memunculkan keterlibatan yang menjelaskan peningkatan kecakapan tugas dan kewarganegaraan. Sifat resiliensi diperkirakan akan memoderasi efek-efek tersebut, mendorong individu untuk menilai tekanan kinerja sebagai tantangan alih-alih sebagai ancaman. Hal ini, pada gilirannya, akan mengurangi dampak penurunan pengaturan diri yang dapat menghasilkan perilaku disfungsional, serta meningkatkan dampak keterikatan yang berkontribusi pada perilaku fungsional.
Stresor Tantangan dan Hambatan: Sebuah Tinjauan Kritis Kerangka Teoritis Multipel Hasanah, Nur
Jurnal Dinamika Manajemen Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal DInamika Manajemen
Publisher : Prodi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jdm.v12i2.32657

Abstract

Abstrak Model stresor tantangan-hambatan merupakan upaya untuk mengidentifikasi dan menjelaskan bagaimana hubungan antara stres dan hasil-hasil yang diharapkan dapat digunakan di tempat kerja. Model ini menyatakan bahwa penyebab stres di tempat kerja harus dibagi menjadi dua kategori berbeda, yaitu stresor tantangan dan stresor hambatan. Makalah ini bertujuan menghasilkan tinjauan kritis terhadap kerangka teoritis multipel pada model stresor tantangan-hambatan berbasis pendekatan sumberdaya dan pendekatan penilaian. Teori konservasi sumberdaya digunakan dalam pendekatan sumberdaya dan teori transaksional digunakan dalam pendekatan penilaian. Dari pendekatan sumber daya, penilaian mungkin tidak terlalu menjadi masalah jika masuk akal untuk mengasumsikan bahwa sebagian besar karyawan menilai tuntutan pekerjaan sebagai pekerjaan yang menantang dan kelebihan beban kerja sebagai hambatan. Dari pendekatan penilaian, masalah yang menyulitkan adalah bahwa penekanan pada penilaian akan memberikan beberapa informasi yang bermanfaat, tetapi terbatas pada generalisasi dan utilitas praktis dari temuan tersebut. Kata kunci: stresor tantangan, stresor hambatan, kerangka teoritis multipel Abstract The challenge-hindrance stressor model was an attempt to identify and explain how the relationship between stress and desired outcomes could be used in the workplace. This model stated that the causes of workplace stress should be divided into two different categories, namely challenge stressors and hindrance stressors. This paper aimed to produce a critical review of multiple theoretical frameworks on the challenge-hindrance stressor model based on the resource approach and the appraisal approach. Conservation of resources theory was used in the resource approach and transactional theory was used in the appraisal approach. From a resource approach, appraisals may not matter much if it is reasonable to assume that most employees rate job demands as challenging and work overload as an obstacle. From an appraisal approach, a complicating problem is that an emphasis on appraisal will provide some useful information, but is limited in the generalizability and practical utility of the findings. Keywords: challenge stressors, hindrance stressors, multiple theoretical frameworks