Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN PEMBELAJARAN KALAM DI ERA NEW NORMAL MELALUI MEDIA DARING ASINKRON UNTUK GURU BAHASA ARAB MADRASAH TSANAWIYAH Kholisin; Irhamni; Moch. Wahib Dariyadi; Moh. Fauzan
Tifani : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 3 (2022): Tifani : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The existence of the covid 19 pandemic has forced all sectors of life to innovate, including especially the education and learning sector. Learning activities that have been carried out face-to-face, must be changed to online. This requires teachers to innovate and adapt, one of which is by mastering online learning models. This service activity is carried out to equip MTs teachers with the ability to compose and use foreign synchronous online media in learning language skills. The general purpose of this activity is to provide training to improve the ability of teachers to teach kalam based on online media. The methods used include lectures, discussions, FGDs, question and answer, problem solving and practice. At the end of the training, mentoring and evaluation were carried out. In general, before the pandemic period, as many as 61% of teachers were very rare, some even never used online media in learning. After the pandemic, as many as 42% of teachers still rarely use online media in learning. The reason in addition to network problems is due to lack of mastery. This activity was acknowledged by more than 84% of participants to be very useful, especially to improve the ability to teach Arabic based on online media. More than 61% of participants felt very confident about using online media after this training. The rest are pretty sure. They hope that this kind of training is carried out on a regular basis, with materials and topics that suit the needs of the teachers.
Pelatihan Pembuatan Media Digital Interaktif Bahasa Arab Berbasis Student Centered Learning (SCL) bagi Guru SMP Islam As-Shodiq Bululawang Malang Moh. Fauzan; Moch. Wahib Dariyadi; Moh. Fery Fauzi; Kholisin
Tifani : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Tifani : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini merupakan bagian dari skema Program Kemitraan Masyarakat (PKM). Adapun tema pengabdian yang akan dilaksanakan berjudul "Pelatihan Pembuatan Media Digital Interaktif Bahasa Arab Berbasis Student Centered Learning (SCL) Bagi Guru SMP Islam As-Shodiq Bululawang Malang". Pengabdian ini merupakan wujud kepedulian Departemen Sastra Arab Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (DBA FS UM) terhadap warga masyarakat khususnya para guru di sekitar wilayah Universitas Negeri Malang. Dalam pelatihan ini, para peserta akan dibekali beberapa hal terkait pembuatan media digital interaktif bahasa Arab berbasis SCL. Adapun materi yang disampaikan yaitu: (1) Student Centered Learning Dan Penerapannya Dalam Pembelajaran, (2) Pembelajaran Kemahiran Bahasa Arab Berbasis SCL, (3) Media pembelajaran ChatGpt AI Kemahiran Berbicara Bahasa Arab (kalam) Berbasis SCL, (4) Pembuatan Media Digital Interaktif Bahasa Arab Berbasis SCL Menggunakan Canva dan (5) Pembuatan Media Digital Interaktif Bahasa Arab Berbasis SCL Menggunakan Google Site. Lima materi tersebut akan disampaikan dalam 1 pertemuan, selanjutnya dilakukan pendampingan dalam pembuatan media interaktif berbasis presentasi oleh para peserta. Dalam pelatihan tersebut, peserta tidak hanya dituntut untuk memahami materi yang disampaikan oleh para pemateri, mereka juga dituntut untuk bisa membuat media digital dan mampu menerapkannya dalam pembelajaran. Suatu kegiatan dinilai berhasil jika telah dirasakan manfaatnya secara langsung oleh peserta. Untuk mengetahuinya perlu adanya evaluasi. Adapun hasil evaluasinya sebagaimana berikut. 95% peserta menilai bahwa fasilitas yang diberikan sangat baik dan 5% menyatakan baik. 97,5% dari peserta menyatakan bahwa narasumber sangat menguasai apa yang disampaikan dan 2,5% menyatakan bahwa pemateri menguasai. 95% menyatakan bahwa narasumber sangat jelas dalam menyampaikan materinya dan 5% lainnya menyatakan jelas. 90% peserta menyatakan bahwa materi yang disampaikan sangat bermanfaat untuk inovasi pembelajaran dan 10% menyatakan bermanfaat.