nurcholis nurcholis
Poltekkes Kemenkes Semarang

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

RESPON TIME PERAWAT DALAM PENANGANAN PASIEN DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD KARDINAH KOTA TEGAL Nurcholis Nurcholis; Hudinoto Eko Yudharto; Suparjo Suparjo
Juru Rawat. Jurnal Update Keperawatan Vol 2, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Prodi D3 Keperawatan Tegal Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/juk.v2i2.9439

Abstract

Latar Belakang Perawat paling sering berhubungan dengan pasien, sehingga dari semua petugas kesehatan perawatlah yang paling berisiko terpapar infeksi berbagai penyakit..Tujuan : Mengidentifikasi Gambaran Response Time  Perawat Dalam Penanganan  Pasien Di ..Instalasi Gawat Darurat  RSUD Kardinah Kota Tegal.Metode : Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode penelitian deskriptif . Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling ber jumlah 38Hasil: Analisa data menunjukan bahwa Perawat mulai melakukan tindakan ke pasien sejak pasien masuk di IGD dalam waktu 10 menit adalah sebanyak 93%. Perawat mulai melakukan tindakan ke pasien sejak pasien masuk di IGD dalam waktu 10 – 20 menit adalah 5%. Perawat mulai melakukan tindakan ke pasien sejak pasien masuk di IGD dalam waktu 20 – 30 menit adalah 2%. Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan total responden perawat IGD di RSUD Kardinah  melakukan tindakan yang baikKesimpulan dan Saran : Response Time tenaga kesehatan di IGD Rumah Sakit Rumah Sakit Umum selama 30 hari diperoleh rata-rata 64.56 waktu 1 menit 4 detik, yang mana Response Time         tenaga kesehatan di IGD Rumah Sakit Rumah Sakit Umum sudah sesuai Standart. Kata Kunci: Response Time , IGD, Perawat
GAMBARAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN TENTANG PELAYANAN PERAWAT DI INSTALASI GAWAT DARURAT DI RSUD KARDINAH KOTA TEGAL Hudinoto Eko Yudyarto; Nurcholis Nurcholis; Trimar Handayani; Fatchurrozak Himawan; Sadar Prihandana
Juru Rawat. Jurnal Update Keperawatan Vol 4 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Prodi Keperawatan Tegal Program Diploma III Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/juk.v4i1.11559

Abstract

      Instalasi Gawat Darurat (IGD salah satu lini utama sebagai jalan masuknya pasien, untuk kemudian diberikan pertolongan. penanganan pasien gawat darurat di instalasi gawat darurat ada filosofinya yaitu Time Saving is Life Saving artinya bahwa semua tindakan yang dilakukan pada saat kondisi gawat darurat haruslah benar-benar efektif serta efisien. Hal ini dikarenakan bahwa pasien dapat kehilangan nyawa hanya dalam hitungan menit saja. Karakteristik pekerjaan perawat IGD menyebabkan seringkali perawat lebih memperhatikan proses penyelamatan pasien dibandingkan interaksi dengan pasien dan keluarga pasien, sehingga memungkinkan persepsi pasien atau keluarga pasien terhadap pelayanan perawat menjadi kurang baik. Penelitian ini bertujuan mengetahui Gambaran  tingkat kepuasan pasien Tentang pelayanan perawat di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Kardinah Kota Tegal. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian Deskriptif, Jumlah sampel 95 responden dengan teknik Accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dianalisis menggunakan uji importance performance analysis (IPA), bertujuan untuk mengetahui gambaran kepuasan pasien tentang pelayanan perawatan di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Kardinah Kota Tegal. Hasil penelitian(1) tingkat kenyataan pasien sebagian besar adalah puas, (2) tingkat harapan pasien sebagian besar adalah puas, (3) dimensi pelayanan yang harus ditingkatkan dalam peningkatan pelayanan di IGD RSUD Kardinah Kota Tegal adalah perawat memberikan informasi sebelum pelayanan, pasien menyapa dengan ramah, perawat mendengar keluhan pasien, perawat bersikap sabar dalam memberikan penyuluhan, perawat bersikap sabar dalam memberikan pelayanan, perawat berpenampilan rapi dan menarik dalam memberikan penyuluhan. Kesimpulan: tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan perawat di IGD RSUD Kardinah Kota Tegal adalah Puas yaitu pada dimensi keandalan (reliability), kepastian (assurance), dan berwujud (tangible),  sedangkan pada dimensi daya tanggap (responsiveness) dan empati (empathy)adalah sangat puas..          
RESPON TIME PERAWAT DALAM PENANGANAN PASIEN DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD KARDINAH KOTA TEGAL Nurcholis Nurcholis; Hudinoto Eko Yudharto; Suparjo Suparjo
Juru Rawat. Jurnal Update Keperawatan Vol 2 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Prodi Keperawatan Tegal Program Diploma III Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/juk.v2i2.9439

Abstract

Latar Belakang Perawat paling sering berhubungan dengan pasien, sehingga dari semua petugas kesehatan perawatlah yang paling berisiko terpapar infeksi berbagai penyakit..Tujuan : Mengidentifikasi Gambaran Response Time  Perawat Dalam Penanganan  Pasien Di ..Instalasi Gawat Darurat  RSUD Kardinah Kota Tegal.Metode : Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode penelitian deskriptif . Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling ber jumlah 38Hasil: Analisa data menunjukan bahwa Perawat mulai melakukan tindakan ke pasien sejak pasien masuk di IGD dalam waktu <10 menit adalah sebanyak 93%. Perawat mulai melakukan tindakan ke pasien sejak pasien masuk di IGD dalam waktu 10 – 20 menit adalah 5%. Perawat mulai melakukan tindakan ke pasien sejak pasien masuk di IGD dalam waktu 20 – 30 menit adalah 2%. Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan total responden perawat IGD di RSUD Kardinah  melakukan tindakan yang baikKesimpulan dan Saran : Response Time tenaga kesehatan di IGD Rumah Sakit Rumah Sakit Umum selama 30 hari diperoleh rata-rata 64.56 waktu 1 menit 4 detik, yang mana Response Time         tenaga kesehatan di IGD Rumah Sakit Rumah Sakit Umum sudah sesuai Standart. Kata Kunci: Response Time , IGD, Perawat
PENGARUH DZIKIR TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTESI DI WILAYAH PUSKESMAS BANDUNG Suparjo Suparjo; Fatchurrozak Himawan; Nurcholis Nurcholis
Juru Rawat. Jurnal Update Keperawatan Vol 3 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Prodi Keperawatan Tegal Program Diploma III Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/juk.v3i2.10395

Abstract

Prevalensi penyakit hipertensi di Indonesia semakin meningkat setiap tahunnya. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) menunjukkan peningkatan penyakit hipertensi dari tahun 2013 sebesar 25,8% menjadi 34.1% pada tahun 2018. Penderita hipertensi mengalami tekanan darah yang tinggi, bila tekanan darah yang berlangsung dalam jangka waktu lama tidak dideteksi secara dini dan tidak mendapat pengobatan yang memadai hal tersebut bisa memicu kerusakan pada ginjal, jantung dan otak. selain mendapatkan terapi farmakologi, juga harus mendapatkan terapi nonfarmakologi. Karena mengingat manusia itu sendiri tidak bisa lepas dari konsep bio, psiko, sosio, dan spiritual. Pemenuhan kebutuhan spiritualnya dengan pendekatan diri kepada Allah SWT melalui berdzikir mampu memberi ketenangan, menghilangkan kesedihan dan stress, serta mampu menurunankan tekanan darah. Tujuan Mengetahui pengaruh dzikir terhadap penurunan tekanan darah di Wilayah Puskesmas Bandung Kota Tegal. Desain penelitian  yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode pre test dan post test control group design. Instrumen penelitian menggunakan Spigmomanometer. Jumlah sampel sebanyak 40 orang terdiri atas  20 orang pada kelompok intervensi yang mendapatkan intervensi dzikir dan 20 orang pada kelompok kontrol. Hasil diperoleh sebagian besar responden pada kelompok intervensi adalah berjenis kelamin perempuan sebanyak 16 orang (80%), pada kelompok kontrol berjenis kelamin perempuan sebanyak 11 orang (55%), pada kelompok intervensi usia terbanyak adalah 50-60 tahun sebanyak 11 orang (55%), sedangkan kelompok kontrol terbanyak adalah usia 30-49 tahun sebanyak 12 orang (60%). Pekerjaan pada kelompok intervensi terbanyak adalah bekerja sebanyak 11 (55%) sedangkan pada kelompok kontrol terbanyak adalah bekerja terbanyak 13 orang (65%).
STRATEGI SISTEM PERINGATAN DINI SIAGA BENCANA BANJIR BERBASIS MASYARAKAT (SIBAT) Trimar Handayani; Suparjo Suparjo; Nurcholis Nurcholis; Welas Haryati; Munjiyati Munjiyati
Juru Rawat. Jurnal Update Keperawatan Vol 3 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Prodi Keperawatan Tegal Program Diploma III Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/juk.v3i2.10919

Abstract

Indonesia rentan secara geologis. Di samping itu,kurang lebih 5.590 daerah aliran sungai (DAS) yang terdapat di Indonesia, yang terletak antara Sabang dan Merauke, mengakibatkan Indonesia menjadi salah satu negara yang berisiko tinggi terhadap ancaman bencana gempa bumi, tsunami, deretan erupsi gunung api (129 gunung api aktif ), dan gerakan tanah. Indonesia memiliki 3 pola iklim dasar: monsunal, khatulistiwa, dan sistem iklim lokal yang menyebabkan perbedaan pola curah hujan yang dramatis. Hampir setiap tahun pada musim penghujan dan intensitas hujan yang  tinggi di beberapa wilayah Jawa Tengah sangat mempengaruhi debit air sungai yang mengalir di wilayah tersebut Mendeskripsikan strategi sistem peringatan dini siaga bencana banjir berbasis masyarakat (SIBAT) di Kota Tegal. Tujuan mendeskripsikan strategi sistem peringatan dini siaga bencana banjir berbasis masyarakat (SIBAT) di Kota Tegal. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. dan explanatory research yaitu penelitian yang menjelaskan dengan uji korelasi antara berbagai variabel, antara lain  mengidentifikasi apakah karakteristik, pengetahuan  masyarakat di bantaran sungai Kali Gung Kota Tegal dan  faktor-faktor yang berpengaruh dengan Perilaku praktik Kesiapsiagaan Bencana dengan pendekatan cross sectional. Dari 5 veriabel bebas yang berhubungan secara signifikan dengan variabel terikat, semua variabel berpengaruh dengan besarnya kemungkinan pengaruh Odds Ratio (OR) adalah 0,279 (nilai Exp(B), yang artinya tiap-tiap variable mempunyai pengaruh yang kuat terhadap variable terikat yaitu dengan Perilaku praktik Kesiapsiagaan Bencana Strategi sistem peringatan dini bencana banjir di bantaran sungai Kali Gung. Dari  variable karakteristik dan variable pengetahuan , sikap dan perilaku terdapat hubungan dengan pvalue < 0,05.