Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Rancang Bangun Prototype Exhaust Fan Otomatis untuk Menstabilkan Udara pada Ruangan Bebas Asap Oktrialdi, Benny; Siregar, Rahmat Fauzi; Nasution, Arya Rudi; Rimbawati, Rimbawati; Pasaribu, Faisal Irsan; Roza, Indra
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol. 16 No. 2 (2025): JURNAL SIMETRIS VOLUME 16 NO 2 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/simet.v16i2.15261

Abstract

Ruangan adalah tempat tertutup yang sering digunakan oleh manusia untuk dijadikan sebagai tempat tidur, kerja atau bahkan tempat menyimpan barang-barang yang sudah tidak di gunakan lagi. Dalam kehidupan sehari-hari,tidak sedikit manusia yang lebih memilih menghabiskan waktunya hanya berada di ruangan saja, karena adanya  kenyamanan. Sistem exhaust fan otomatis berdasarkan sensor MQ02 dan LM35 dirancang untuk menstabilkan kondisi udara di dalam ruangan. Sensor MQ02 digunakan untuk mendeteksi konsentrasi asap tertentu dalam udara, sementara sensor LM35 digunakan untuk mendeteksi suhu ruangan. Ketika konsentrasi asap atau suhu melebihi ambang batas yang ditentukan, sistem akan mengaktifkan exhaust fan untuk mengeluarkan udara dari ruangan, sehingga menjaga kualitas udara dan suhu ruangan tetap optimal. Sistem  ini dirancang dengan menggunakan mikrokontroler atau modul kontrol seperti Arduino untuk mengatur operasi exhaust fan berdasarkan pembacaan sensor. Pengujian dilakukan untuk memastikan respons sistem terhadap perubahan kondisi udara, dan pemeliharaan rutin diperlukan untuk menjaga kinerja system tetap optimal. Sistem ini dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan kualitas udara di dalam ruangan dengan cara yang otomatis dan efisien. Perancangan alat ini berhasil dilakukan dan hasil pengujian menunjukkan alat mampu mendeteksi konsentrasi asap dan temperatur sesuai dengan kondisi yang diinginkan.
SOSIALISASI MENINGKATKAN KESADARAN AKAN BAHAYA NARKOBA TERHADAP WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN DI LAPAS KELAS III KOTANOPAN Siregar, Rahmat Fauzi; Zamzani, Husin; Syaputra, Edi; Ar Rasyid, Harun; Siregar, Indah Fazriah; Ahdi, Muhammad; Simangunsong, Putri Nomenselli
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 12 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i12.4968–4974

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan tujuan utama untuk meningkatkan kesadaran warga bianaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Kotanopan terletak di Kelurahan Pasar Kotanopan, Sumatera Utara, Indonesia tentang bahaya narkoba sehingga pada saat mereka kembali ke masyararakat peristiwa serupa tidak terulang kembali. Zaman globalisasi seperti saat ini mempengaruhi dan bahkan membuat nilai-nilai moral dalam kehidupan menjadi kurang diperhatikan lagi. Pergaulan semakin bebas sehingga memicu terjadinya perbuatan yang tidak baik bagi kesehatan, yaitu mengkonsumsi narkoba. Banyak faktor yang melandasi hal tersebut, seperti pergaulan yang tidak sehat, ingin coba-coba, dan lain sebagainya. Maraknya pernggunaan narkoba saat ini tidak hanya tren di kalangan para pemuda yang sudah tidak menduduki bangku sekolah lagi, saat ini penggunaan narkoba telah marajalela di kalangan para pelajar, mahasiswa, orang dewasa dan bahkan pada usia lanjut. Program pengabdian masyarakat di selenggarakan oleh Mahasiswa KKN UM-TAPSEL tahun 20025 Dari kegiatan ini diharapkan terdapat kesadaran pada warga binaan dan mahasiswa akan bahaya narkoba yang menjadi masalah global saat ini sehingga kewaspadaan terhadap pengaruh dari narkoba
PENINGKATAN LITERASI KESEHATAN LANSIA DALAM PENCEGAHAN PENYAKIT TUBERKULOSIS (TB) DI DESA PARAU SORAT KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA. Pulungan, Darman Syah; Siregar, Rahmat Fauzi; Baroroh, Riski; Toha, Mhd; Siregar, Nur Afifah; Ramadhani, ayu; Hasibuan, I hutan; Lubis, Selvi Putri
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 12 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i12.2025.4873-4876

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di berbagai negara, termasuk Indonesia. Kelompok lansia merupakan salah satu kelompok yang rentan terhadap penyakit TB karena adanya penurunan sistem kekebalan tubuh serta penyakit penyerta yang sering dialami pada usia lanjut. Salah satu faktor yang berperan penting dalam upaya pencegahan penyakit adalah literasi kesehatan. Literasi kesehatan yang baik dapat membantu individu memahami informasi kesehatan, mengenali gejala penyakit, serta melakukan tindakan pencegahan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan literasi kesehatan lansia dalam pencegahan penyakit tuberkulosis di Desa Parau Sorat Kabupaten Padang Lawas Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber data sekunder berupa artikel jurnal ilmiah, buku, serta laporan penelitian yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa rendahnya literasi kesehatan pada lansia dapat mempengaruhi kemampuan mereka dalam memahami informasi mengenai gejala, penularan, serta pencegahan penyakit TB. Selain itu, faktor usia, kondisi kesehatan, serta keterbatasan akses informasi kesehatan juga mempengaruhi tingkat literasi kesehatan pada lansia. Upaya peningkatan literasi kesehatan dapat dilakukan melalui program edukasi kesehatan, penyuluhan masyarakat, penggunaan media edukasi, serta dukungan keluarga dan tenaga kesehatan. Dengan meningkatnya literasi kesehatan pada lansia, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan penyakit tuberkulosis dapat meningkat sehingga dapat mengurangi risiko penularan penyakit di masyarakat.
Numerical Analysis of Aerodynamic Load Characteristics and Pressure Distribution of NACA 4412 Airfoil in Vertical Wind Turbines Nasution, Arya Rudi; Affandi, Affandi; Damanik, Wawan Septiawan; Siregar, Rahmat Fauzi; Harahap, Jagodang
VOCATECH: Vocational Education and Technology Journal Vol 8, No 1 (2026): April
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38038/vocatech.v8i1.303

Abstract

AbstractThe performance of a wind turbine is largely determined by its blade design, which typically uses airfoil-shaped cross-sections to optimize aerodynamic efficiency. The NACA 4412 airfoil, known for its strong aerodynamic properties, is commonly employed in both aircraft wings and wind turbine blades. Research on this airfoil investigates its lift and drag coefficients under varying wind speeds (2 m/s to 8 m/s), using SolidWorks 2021 for simulations. Results show that higher wind speeds generally increase lift and drag coefficients, with the highest lift coefficient recorded at 6 m/s. However, at 8 m/s, the lift coefficient decreases, highlighting the sensitivity of aerodynamic performance to speed variations. Additionally, pressure distribution increases with speed, while speed distribution decreases. These findings emphasize the importance of speed variations in influencing the aerodynamic behavior of wind turbine blades. The speed variation on the NACA 4412 airfoil affects the lift coefficient, where the lift coefficient and drag coefficient values will increase at each speed, but at a speed of 8 m/s the lift coefficient and drag coefficient will decrease with a lift coefficient value of 1670314e+06 and a drag coefficient value of 7.857e+07. The highest lift coefficient value occurs at a flow speed of 6 m/s of 3.54769e+04, and the highest drag coefficient value occurs at a flow speed of 6 m/s of 2.606e+06.Keywords: Airfoil NACA 4412; CFD; Speed Variations; Lift Coefficient and Drag. AbstrakKinerja turbin angin sebagian besar ditentukan oleh desain bilahnya, yang biasanya menggunakan penampang berbentuk airfoil untuk mengoptimalkan efisiensi aerodinamis. Airfoil NACA 4412, yang dikenal karena sifat aerodinamisnya yang kuat, umumnya digunakan pada sayap pesawat dan bilah turbin angin. Penelitian pada airfoil ini menyelidiki koefisien gaya angkat dan gaya hambatnya dalam berbagai kecepatan angin (2 m/s hingga 8 m/s), menggunakan SolidWorks 2021 untuk simulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecepatan angin yang lebih tinggi umumnya meningkatkan koefisien gaya angkat dan gaya hambat, dengan koefisien gaya angkat tertinggi tercatat pada 6 m/s. Namun, pada 8 m/s, koefisien gaya angkat menurun, yang menyoroti sensitivitas kinerja aerodinamis terhadap variasi kecepatan. Selain itu, distribusi tekanan meningkat seiring dengan kecepatan, sementara distribusi kecepatan menurun. Temuan ini menekankan pentingnya variasi kecepatan dalam memengaruhi perilaku aerodinamis bilah turbin angin. Variasi kecepatan pada airfoil NACA 4412 mempengaruhi koefisien gaya angkat, dimana nilai koefisien gaya angkat dan koefisien gaya hambat akan bertambah pada setiap kecepatan, namun pada kecepatan 8 m/s koefisien gaya angkat dan koefisien gaya hambat akan berkurang dengan nilai koefisien gaya angkat sebesar 1.670314e+06 dan nilai koefisien gaya hambat sebesar 7.857e+07. Nilai koefisien gaya angkat tertinggi terjadi pada kecepatan aliran 6 m/s sebesar 3.54769e+04, dan nilai koefisien gaya hambat tertinggi terjadi pada kecepatan aliran 6 m/s sebesar 2.606e+06.Kata Kunci : Airfoil NACA 4412; CFD; Variasi Kecepatan; Koefisien Angkat dan Hambatan.
Cost Analysis and Feasibility Study for Off-Grid Solar Power Plants (PLTS) in Pinggir Laut Village, Rokan Hilir Regency Nasution, Elvy Sahnur; Siregar, Rahmat Fauzi; Pasaribu, Faisal Irsan
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 11, No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v11i1.13520

Abstract

Power facilities that use solar radiation to generate electricity are known as solar power plants. As an alternative energy source, using the sun for energy demands has a lot of promise in today's world. The energy generated or released by a light source is the sun. As is well known, the sun provides a significant portion of the world's illumination energy. In this situation, solar energy may be used in conjunction with other machinery that contributes and has the ability to convert solar radiation into electrical energy through the use of solar panels, which are apparatuses that transform solar radiation into electrical energy. Apart from that, solar panels are the most promising and have the most potential when compared to other energy sources. It can be argued that solar panels are the primary factor in optimising the potential of solar energy reaching the earth. The weather affects solar panel performance. Solar panels must constantly be pointed in the direction of the sun's rays in order to work well, as the sun's location on the surface of the planet varies with time. From the explanation above, a plan was made for a solar power plant in Pinggir Laut Village, Rokan Hilir Regency complex using 60 units of 200 WP panels, 56 units of 12V 100 Ah batteries, 2 units of 8000W inverter, and 2 units of a charger controller with a voltage rating of 120 Ampere. Keywords: Feasibility, PLTS, Planning, Photovoltaic, Power plants.