Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

SKRINING FITOKIMIA SPONS LAUT (Forcepia Sp) SEBAGAI SUMBER POTENSIAL SENYAWA ANTIOKSIDAN ALAMI UNTUK KESEHATAN DAN KOSMETIK Febrianty, Marisca; Fiskia, Ermalyanti; A. Disi, Muhammad Zulfian; Sadik, Fahmi; Nur, Amran
Kieraha Medical Journal Vol 6, No 1 (2024): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v6i1.9090

Abstract

Indonesia, dikenal sebagai negara dengan banyak kepulauan dan juga sumber daya alam yang kaya, memiliki ekosistem terumbu karang yang mendukung keberagaman hayati laut. Spons laut, khususnya dari genus Forcepia, menjadi fokus penelitian ini karena potensi bioaktifnya yang belum dioptimalkan pemanfaatannya. Penelitian ini ditujukan guna mengidentifikasi senyawa bioaktif, khususnya senyawa antioksidan, melalui uji fitokimia. Metode yang diterapkan adalah ekstraksi maserasi bersama pelarut etanol 96%, diikuti dengan pengujian alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin. Hasil uji menunjukkan keberadaan alkaloid (ditandai dengan endapan positif pada pereaksi Mayer, Bouchardat, dan Dragendorf), flavonoid (perubahan warna ungu dengan pereaksi FeCl₃), saponin (terbentuknya busa stabil), dan tanin (warna biru-hitam dengan FeCl₃). Temuan ini mengindikasikan bahwa Spons laut (Forcepia sp) mengandung senyawa bioaktif yang dapat menjadi sumber antioksidan alami. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi aktivitas antioksidan dan mekanisme kerja senyawa- senyawa ini dalam sistem biologi.
Enhancing health independence of coastal communities through basic health education at SMPN 10 Ternate City [Peningkatan kemandirian kesehatan masyarakat pesisir melalui pendidikan kesehatan dasar di SMPN 10 Kota Ternate] Abdullah, Abulkhair; Disi, Muhammad Zulfian A.; Hartina, Sitti
Buletin Pengabdian Bulletin of Community Services Vol 5, No 3 (2025): Bull. Community. Serv.
Publisher : The Institute for Research and Community Services (LPPM) Universitas Syiah Kuala (USK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/bulpen.v5i3.47105

Abstract

Limited access to healthcare facilities and low health literacy remains significant challenges, particularly on Hiri Island, North Maluku. SMP Negeri 10 Ternate City is one of the schools on Hiri Island equipped with a school health unit (UKS) room, yet it has not been utilized optimally. This community service initiative aimed to promote health independence among school members by providing education on Clean and Healthy Living Behavior (CHLB) and training in the use of basic medical tools. The methods included CHLB education for students and mentoring for teachers in the operation of sphygmomanometers and digital thermometers, which were also provided as support for the UKS facility. Evaluation was conducted through a pre-test and post-test using a questionnaire consisting of 10 true/false questions. The analysis revealed a significant improvement in students knowledge (p 0.05) regarding CHLB, with average scores increasing from 57.89 (pre-test) to 73.68 (post-test). Furthermore, students enthusiasm during the activities indicated that an interactive educational approach can foster awareness of the importance of healthy living habits. This program not only yielded short-term benefits but also paved the way for sustainability and replication in other schools.
Revitalisasi UKS Guna Mewujudkan Sekolah Sehat di MTS Negeri Kepulauan Sula, Ternate A. Disi, Muhammad Zulfian; Muthmainnah, Muthmainnah; Dwi, Fiki Febrian
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/abdikemas.v7i2.3409

Abstract

Program Sekolah Sehat merupakan strategi penting untuk meningkatkan mutu pendidikan dan kesehatan siswa. Namun, pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di MTs Negeri 1 Kepulauan Sula belum optimal akibat keterbatasan sarana. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) berupa revitalisasi UKS melalui peningkatan fasilitas, penataan ruang, serta pelatihan Pertolongan Pertama pada Penyakit (P3P) dan pencegahan bullying. Evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap pengetahuan dan keterampilan siswa. Nilai rata-rata untuk pencegahan bullying meningkat dari 79 menjadi 92, sedangkan P3P dari 76 menjadi 95. Hasil ini membuktikan bahwa program PKM efektif dalam memperkuat peran UKS serta meningkatkan kompetensi siswa dalam promosi kesehatan dan keamanan di sekolah
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMBUATAN BRIKET PALAPA (CANGKANG PALA DAN BATOK KELAPA) DI KELURAHAN SULAMADAHA KOTA TERNATE Abulkhair Abdullah; Muhammad Zulfian A. Disi; Muhammad Fakhrur Rajih Hi. Yusuf
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i10.3741-3747

Abstract

Melimpahnya keanekaragaman hayati yang dimiliki Maluku Utara tentu menjadi dampak yang baik bagi berlangsungnya kehidupan masyarakatnya. Namun, jika keanekaragaman tersebut tidak dikelola dengan bijak, maka dapat menimbulkan dampak negatif di sisi lainnya. Maluku Utara memiliki banyak komoditas ekspor yang menjanjikan, di antaranya kopra dan pala. Pala masuk dalam lima besar komoditas ekspor dan kopra menjadi komoditas ekspor terbesar di Maluku Utara. Besarnya nilai ekspor kedua komoditas tersebut menunjukkan bahwa tidak sedikit limbah keras organik yang dihasilkan per tahunnya. Jika tidak tertangani dengan baik, maka limbah tersebut akan menyebabkan masalah pencemaran lingkungan yang nantinya akan memicu munculnya masalah-masalah lainnya, salah satunya masalah kesehatan. Briket merupakan salah satu solusi untuk meminimalisir penumpukan limbah keras organik. Olehnya itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat Kelurahan Sulamadaha Kota Ternate dalam memanfaatkan limbah batok kelapa dan cangkang pala menjadi briket. Tahapan dalam pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari penentuan lokasi kegiatan, observasi lokasi kegiatan, perencanaan program, penyusunan materi, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan cara penyuluhan (ceramah dan diskusi) dan pelatihan (praktik secara langsung). Kegiatan dievaluasi menggunakan kuesioner post test. Hasil post test menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat terkait materi penyuluhan dengan nilai cukup sebanyak 4 %, baik sebanyak 23 %, dan baik sekali sebanyak 73 %. Nilai rata-rata post test yang diperoleh 93,07 dengan nilai terendah 40 dan nilai tertinggi 100. Hal ini menunjukkan bahwa penyampaian materi penyuluhan Briket Palapa tersampaikan dengan baik dan jelas. Hal ini juga didukung dengan antusiasme dan partisipasi yang sangat baik dari masyarakat.
Pendampingan Optimalisasi Unit Kesehatan Sekolah (UKS) Di SMP Negeri 10 Kota Ternate Muhammad Zulfian A. Disi; Abulkhair Abdullah; Marisca Febrianty
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 4 No 3 (2026): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v4i3.1584

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Pendampingan Optimalisasi Unit Kesehatan Sekolah (UKS) di SMP Negeri 10 Kota Ternate bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekolah melalui penguatan sarana prasarana, peningkatan keterampilan anggota UKS, serta edukasi kesehatan bagi warga sekolah. Permasalahan utama yang ditemukan meliputi tidak memadainya fasilitas UKS, rendahnya kemampuan penggunaan sarana kesehatan, serta kurangnya pengetahuan anggota UKS terkait Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) dan Pertolongan Pertama pada Penyakit (P3P). Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan sosialisasi, pengadaan sarana UKS, pelatihan penggunaan alat kesehatan, penyuluhan dan praktik P3K serta P3P, pendampingan, dan evaluasi program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan serta keterampilan anggota UKS. Selain itu, tersedianya sarana dan prasarana UKS yang lebih memadai mendukung optimalisasi pelayanan kesehatan di lingkungan sekolah. Program ini diharapkan mampu menciptakan budaya hidup sehat, meningkatkan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi kondisi darurat, serta mendukung terwujudnya lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan produktif.
REVITALISASI UKS GUNA MEWUJUDKAN SEKOLAH SEHAT DI SMA NEGERI 6 KOTA TERNATE Muhammad Zulfian A. Disi; Abulkhair Abdullah; Abd. Hakim Husen
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i12.5257-5263

Abstract

Sekolah Sehat menjadi prioritas dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan siswa. Namun, SMAN 6 Kota Ternate menghadapi tantangan dalam pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), di mana program UKS tidak optimal dikarenakan minimnya sarana UKS. Olehnya itu, diperlukan revitalisasi UKS untuk meningkatkan kesadaran dan perilaku hidup sehat di kalangan sekolah melalui kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM). Kegiatan PKM ini bertujuan agar sarana UKS dapat memadai dan menunjang pelaksanaan program UKS di SMAN 6 Kota Ternate serta anggota UKS mengetahui cara penanganan yang tepat dalam memberikan P3K dan P3P kepada warga sekolah yang membutuhkan. Pendekatan yang digunakan meliputi pengadaan sarana dan penataan ruang UKS, pelatihan mengaplikasikan sarana UKS, serta pelatihan dalam memberikan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) dan Pertolongan Pertama pada Penyakit (P3P). Program revitalisasi UKS berhasil meningkatkan pengetahuan siswa tentang pelaksanaan program PKM yang dievaluasi melalui pre-test dan post-test. Evaluasi dilakukan sebanyak 2 kali yang terdiri dari evaluasi pengetahuan dan keterampilan siswa dalam memberikan P3K dan P3P. Hasil evaluasi 1 dan 2 menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan (p 0,05). Pada evaluasi 1 (pelatihan P3K), diperoleh nilai rata-rata pre-test sebesar 68 dan meningkat menjadi 86 pada saat post-test. Sedangkan untuk evaluasi 2 (pelatihan P3P), diperoleh nilai rata-rata pre-test sebesar 61 dan meningkat menjadi 85 pada saat post-test. Hal ini menunjukkan bahwa program PKM yang dilaksanakan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dari siswa.