Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERSFEKTIF PELAKSANAAN KEMITRAAN DALAM PENINGKATAN DAYA SAING USAHA PERKOPERASIAN DI DESA PASIRJAMBU KECAMATAN PASIRJAMBU, CIWIDEY KABUPATEN BANDUNG Siti Miskiah; Hamdan Azhar Siregar; Otom Mustomi; Eka Sutisna
JOEL: Journal of Educational and Language Research Vol. 2 No. 1: Agustus 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.361 KB) | DOI: 10.53625/joel.v2i1.3355

Abstract

Gerakan perkoperasi di Indonesia melalui sistem kemitraan dirasakan semakin perlu di tingkatkan hal ini dikarenakan indikasi ekonomi negara yang belum maksimal. Karena belum maksimal maka sangat penting untuk segera memperbaiki iklim usaha agar tercipta suatu iklim ekonomi yang kondusif dan sehat, di mana pertumbuhan ekonomi berjalan di atas landasan kebersamaan dari berbagai pelaku ekonomi yang ada. Penciptaan iklim ekonomi seperti ini memungkinkan aktifitas ekonomi dapat berkembang. secara merata, baik kegiatan investasi, kegiatan produksi dan distribusi maupun kegiatan ekonomi lainnya. Permasalahan dalam penelitian ini menemukan persoalan yang berkaitan dengan persfektif kemitraan Koperasi dalam peningkatan daya saing koperasi di desa Pasirjambu, dan factor-faktor pengahambat koperasi, dan diharapkan dapat memberikan solusi terhadap faktor penghambat koperasi tidak dapat berkembang di desa pasirjambu Bandung Jawa Barat. Dalam meningkatkan daya saing dalam bentuk kemitraan tanpa adanya aturan hukum yang pasti, maka hubungan kedua pihak mengalami kemunduran dan ketidak pastian. Perspektif pelaksanaan kemitraan, dilandasi aspek hukum yang dapat memberikan keadilan, dengan tujuan untuk pemberdayaan usaha kecil, koperasi dalam pembanguan bangsa yaitu pemerataan pembangunan, kesempatan kerja dan berusaha, pemerataan pendapatan, dan peningkatan kemampuan usaha, meningkatkan daya saing, meningkatkan eksport, pemerataan kepemilikan usaha serta memperkokoh struktur perekonomian nasional. Melalui gerakan kemitraan usaha nasional semua pelaku pembangunan bersama-sama memperbaharui tekad untuk menggalang seluruh potensi dan kekuatan guna mempercepat laju pertumbuhan ekonomi bangsa yang berkeadilan. Melalui gerakan ini bangsa Indonesia besiap-siap dalam menghadapi tantangan dan peluang dalam perdagangan bebas dan globalisasi ekonomi.
ANALISIS RASIO KEUANGAN DALAM MENILAI TINGKAT KESEHATAN PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM PRIMKOPTAMA WIWAHANA DESA PASIRJAMBU KECAMATAN PASIRJAMBU KABUPATEN BANDUNG SELATAN Eka Sutisna; Edi Suhara; Ratih Ayu Sekarningsih
Jurnal Manajemen dan Bisnis (JMB) Vol 3, No 01 (2022)
Publisher : Universitas Mitra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57084/jmb.v3i01.768

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kesehatan Koperasi Simpan Pinjam Primkoptama Wiwahana Desa Pasirjambu Kecamatan Pasirjambu Kabupaten Bandung Selatan Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan membandingkan rasio keuangan koperasi selama 3 tahun yang diperoleh dari laporan keuangan Koperasi Simpan Pinjam Primkoptama Wiwahana Desa Pasirjambu Kecamatan Pasirjambu Kabupaten Bandung SelatanHasil analisis data mengenai tingkat kesehatan koperasi diperoleh bahwa berdasarkan tingkat Liquiditas dan Solvabilitas Koperasi Simpan Pinjam Primkoptama Wiwahana Desa Pasirjambu Kecamatan Pasirjambu Kabupaten Bandung Selatan cukup baik, karena koperasi mampu memenuhi seluruh kewajibannya baik jangka panjang maupun jangka pendek, sedangkan jika dilihat dari tingkat aktivitas dan kemampuan memperoleh laba (profitabilitas) maka Koperasi Simpan Pinjam Primkoptama Wiwahana Desa Pasirjambu Kecamatan Pasirjambu Kabupaten Bandung Selatan dapat dikatakan kurang sehat, karena pihak manajemen belum mampu mengelola dana yang ada dengan baik sehingga laba yang diharapkan kecil
Pengaruh Work-Life Balance, Kompensasi, Kepuasan Kerja, dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan UMKM di Kepulauan Seribu Faiz Khaldun; Wiwin; Muhaimin; Eka Sutisna; M. Gelar Faisal
HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary Vol. 4 No. 3 (2026): HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/hijm.v4i3.5544

Abstract

This study aims to analyze the influence of work-life balance, compensation, job satisfaction, and motivation on the performance of MSME employees in the Seribu Islands. This study uses a quantitative approach with explanatory research. Data were collected by distributing questionnaires to MSME employees working in the culinary, trade, tourism, lodging, and local creative business sectors in the Seribu Islands. The sampling technique used purposive sampling, while data analysis was conducted through validity tests, reliability tests, classical assumption tests, multiple linear regression, partial tests, simultaneous tests, and coefficients of determination. The results show that work-life balance, compensation, job satisfaction, and motivation have a positive effect on employee performance. Partially, compensation and motivation are the dominant factors in driving performance improvement, while work-life balance and job satisfaction strengthen employee psychological stability, loyalty, and work responsibility. Simultaneously, these four variables are proven to be able to explain variations in MSME employee performance strongly. This finding confirms that improving MSME employee performance is not only determined by financial aspects, but also by work-life balance, emotional satisfaction, and internal drive to work productively.
Community Resilience to Climate Change: A Social Innovation Perspective Eka Sutisna
Socious Journal Vol. 3 No. 4 (2026): Journal Socious - August
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/epw37625

Abstract

Climate change increasingly overwhelms the coping capacity of communities, particularly where formal institutions respond slowly or unevenly. This article examines community resilience to climate change through the lens of social innovation, understood as new configurations of relationships, knowledge, and governance that communities devise to reduce vulnerability and build adaptive capacity. Rather than conducting a systematic literature review, the study applies a narrative conceptual synthesis of twenty-five peer-reviewed studies published between 2021 and 2026, spanning Asia, Africa, Latin America, Europe, North America, and Oceania. Four sensitising concepts guided the analysis: social capital, co-production and participatory governance, indigenous and local knowledge, and equity and justice. Findings show that resilience is not merely a technical outcome but a socially negotiated process shaped by trust networks, brokering institutions, and power relations. The novelty of this article lies in integrating innovation mechanisms with justice-oriented governance across scales, an intersection that remains fragmented in existing literature. The article concludes that community resilience is strengthened when social innovation simultaneously redistributes agency, embeds local knowledge, and links grassroots initiatives to multi-level policy structures.