Fajri Ismail
Universitas Islam Negeri Raden Fatah, Palembang, South Sumatra, Indonesia

Published : 24 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Factors of Decreasing Learning Outcome in Islamic Religious Education During Covid-19 Pandemic at State Elementary School: A Study to Psychomorical Domain Fajri Ismail
JIP (Jurnal Ilmiah PGMI) Vol 9 No 1 (2023): JIP (Jurnal Ilmiah PGMI)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jip.v9i1.17156

Abstract

The limited face to face learning policy implemented by the Indonesian government during the COVID-19 pandemic has received two forms of resistance: closed (practiced by teachers, parents, and students) and open (practiced by teachers). This resistance has made it difficult to resume face-to-face learning. As such, this article seeks to illustrate the public's resistance to the face to face policy and analyze the implications of this resistance in Madrasah Ibtidaiyah Islami. This article relies on data collected from online media as well as interviews with representatives of diverse elements of society.It shows that resistance has been rooted in several factors: familiarity with online learning, concern that health protocols would not be optimally implemented; and economic concerns. This article recommends conducting further research to obtain a deeper and more comprehensive understanding of the public's resistance to face to face.
INFLUENCE APPLICATION THEORY STUDY CONSTRUCTIVISM AND PRINCIPLES LEARNING EDUCATION ISLAM Adi Kusuma; Fajri Ismail; Muhammad Win Afgani; Karoma Karoma; Mardiah Astuti
INTERNATIONAL JOURNAL OF HUMANITIES, SOCIAL SCIENCES AND BUSINESS (INJOSS) Vol. 2 No. 2 (2023): MAY
Publisher : ADISAM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aims of this study were: 1) Describe the constructivism learning theory of students in Islamic religious education subjects. 2) Describe the principles of Islamic religious education for students in Islamic religious education subjects. 3) Describing students' learning interest in the subject of Pekerti Islamic Religious Education. 4) Testing the effect of constructivism learning theory on students' learning interest in Islamic Religious Education subjects. 5) Testing the effect of the principles of Islamic religious education learning on students' learning interest in Islamic Religious Education subjects. 6) Testing the influence of constructivism learning theory together. The implication for students is to be able to increase interest in learning by reducing the habit of constructivist learning theory by means of good time management and setting priority scales for an activity, as well as increasing the principles of learning Islamic religious education so that they are brave in facing assignments with full responsibility and researchers. Furthermore, those who are interested in conducting research on academic procrastination, the principles of learning Islamic religious education and learning achievement, are advised to pay attention to other factors such as difficulty making decisions, fear of failure and several other factors.
EVALUASI MODEL KIRKPATRICK PELATIHAN BAITUL ARQAM DALAM PEMBINAAN KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU SMA MUHAMMADIYAH DI KOTA PALEMBANG Azwar Hadi; Romli Romli; Fajri Ismail; Karoma Karoma
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 02 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i02.3687

Abstract

Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah mengenai model pembinaan kompetensi kepribadian guru melalui pelatihan Baitul Arqam. Kajian dalam penelitian ini adalah mengevaluasi pelatihan Baitul Arqam untuk dijadikan model pembinaan kompetensi kepribadian guru SMA Muhammadiyah di kota Palembang. Dalam melakukan evaluasi pelatihan Baitul Arqam digunakan model evaluasi Kirkpatrick dengan istilah for levels evaluation model yaitu level 1 reaction, level 2 learning, level 3 behavior dan leval 4 result. Permasalahan dalam penelitian ini adalah peneliti menggunakan level 4 result (Hasil), karena peneliti akan menganalisis sejauh mana evalusi tahap dampak pelatihan Baitul Arqam terhadap kompetensi kepribadian guru di SMA Muhammadiyah di Kota Palembang. Penelitian ini termasuk jenis penelitian evaluasi Metode penelitian menggunakan metode mixed methods yaitu metode kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner interview dan observasi. Data diambil dari 2 SMA Muhammadiyah yaitu SMA Muhammadiyah 1 dan SMA Muhammadiyah 6 Palembang. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa, evaluasi dampak pelatihan Baitul Arqam terhadap kompetensi kepribadian guru SMA Muhammadiyah di kota Palembang menunjukkan hasil yang baik sekali dengan nilai rata-rata 4,54. Artinya pelatihan memberikan dampak positif kepada peserta diklat dalam peningkatan kompetensi kepribadian guru SMA Muhammadiyah di kota Palembang.
Membangun Sinergi Sekolah dan Masyarakat: Inovasi Pengelolaan dalam Konteks Pendidikan Islam Anisah Azzahra; Fajri Ismail; Mardiah Astuti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui topik upaya membangun sinergi sekolah dan masyarakat melalui inovasi pengelolaan dalam konteks pendidikan Islam sehingga dapat mewujudkan beragam inovasi yang kontributif dalam lingkungan Pendidikan Islam yang universal. Penelitian menggunakan penelitian kepustakaan. Sumber datanya yakni buku-buku, jurnal, serta website merujuk literatur selaras pembahasan penelitian. Teknik pengumpulan datanya yakni studi literatur serta teknik analisis data yakni reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan Sinergi antara sekolah dan masyarakat dalam pendidikan Islam memiliki peran krusial dalam membentuk generasi Muslim yang unggul, baik secara intelektual maupun akhlak. Kolaborasi ini memperkuat nilai-nilai Islam seperti kejujuran, tanggung jawab, dan akhlak mulia, yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sekolah memberikan pendidikan agama melalui kurikulum dan kegiatan keagamaan, sementara masyarakat, khususnya keluarga, memastikan nilai-nilai tersebut terinternalisasi dengan baik. Inovasi dalam pengelolaan pendidikan Islam, yang melibatkan digitalisasi kurikulum, integrasi kearifan lokal, dan program orang tua asuh digital, menjadikan pendidikan lebih inklusif dan berbasis karakter. Meski tantangan seperti perbedaan pandangan, keterbatasan sumber daya, dan kesenjangan kurikulum ada, komunikasi terbuka dan pendekatan kolaboratif antara sekolah, masyarakat, dan dunia kerja dapat mengatasi hal ini, memastikan pendidikan Islam terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang mulia