Hanly F. Dj. Siwu
EKONOMI PEMBANGUNAN-FEB-UNSRAT

Published : 18 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, TINGKAT PENDIDIKAN DAN KESEHATAN TERHADAP KEMISKINAN DI KABUPATEN MINAHASA SELATAN Lusiana Rista Tungkele; Agnes L. Ch. P. Lapian; Hanly F. Dj. Siwu
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 6 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah kemiskinan menjadi tujuan pertama dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan dengan mengakhiri kemiskinan dalam segala bentuk apapun. Kemiskinan menjadi masalah serius karena dapat mempengaruhi berbagai aspek kehidupan seperti makanan, perumahan, pendidikan dan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertubuhan ekonomi tingkat pendidikan dan kesehatan terhadap kemiskinan di Kabupaten Minahasa Selatan. Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Minahasa Selatan tahun 2013-2021. Jenis penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kemiskinan di Kabupaten Minahasa Selatan, variabel tingkat pendidikan berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kemiskinan di Kabupaten Minahasa Selatan, dan variabel kesehatan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan di Kabupaten Minahasa Selatan. Secara bersama-sama pertumbuhan ekonomi, tingkat pendidikan dan kesehatan berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan di Kabupaten Minahasa Selatan. Kata Kunci : Pertumbuhan Ekonomi, Tingkat Pendidikan, Kesehatan, Kemiskinan
Analisis Sektor Unggulan di Kabupaten Bolaang Mongondow Sulawesi Utara Ni Made Gita Ananda; Anderson G. Kumenaung; Hanly F. Dj. Siwu
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 6 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laju pertumbuhan PDRB Kabupaten Bolaang Mongondow berfluktuasi selama 10 tahun terakhir. Data tersebut menunjukan bahwa Kabupaten Bolaang Mongondow perlu menyusun rencana percepatan pertumbuhan ekonomi dengan fokus pada sektor ekonomi unggulan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sektor-sektor apa saja yang menjadi unggulan di Kabupaten Bolaang Mongondow Sulawesi Utara. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dari Badan Pusat Statistik yaitu berupa PDRB Atas Dasar Harga Konstan Sulawesi Utara 2012-2021 dan PDRB Atas Dasar Harga Konstan Kabupaten Bolaang Mongondow 2012-2021. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis Location Quotient (LQ) dan Shif Share (SS). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Selama 10 tahun terakhir, perekonomian Kabupaten Bolaang Mongondow didominasi oleh 9 sektor utama, yaitu sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan, sektor Pertambangan dan Penggalian, sektor pengadaan listrik dan gas, sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang Konstruksi, sektor konstruksi, sektor perdagangan besar dan eceran; reparasi mobil dan sepeda motor, sektor real estate, sektor jasa Pendidikan dan sektor jasa Kesehatan dan kegiatan sosial. Dan sektor yang berpengaruh yang memiliki daya saing terbesar di Kabupaten Bolaang Mongondow yaitu : sektor pertambangan dan penggalian, sektor kontruksi, sektor perdagangan besar dan eceran; reparasi mobil dan sepeda motor, sektor jasa Pendidikan dan sektor jasa lainnya. kata kunci: PDRB, sektor unggulan, LQ dan shif share.
Analisis Kebutuhan Investasi Sektor Unggulan Di Kabupaten Minahasa Gabriella A. Manampiring; Anderson G. Kumenaung; Hanly F. Dj. Siwu
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 6 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan tergantung pada tingkat pertumbuhan ekonomi yang dicapai suatu negara dalam jangka panjang. Salah satu aspek penting dalam meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi dengan menciptakan peluang dan realisasi investasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sektor – sektor unggulan yang ada di kabupaten minahasa dan untuk mengetahui berapa perkiraan kebutuhan investasi setiap sektor unggulan yang ada di kabupaten minahasa tahun 2023 – 2027. Alat analisis yang digunakan adalah Location Quotient (LQ), Incremental Capital Output Ratio (ICOR), dan Tren Linear dengan metode kuadrat terkecil. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat 9 sektor unggulan yang ada di Kabupaten Minahasa. Berdasarkan hasil perhitungan nilai ICOR, proyeksi kebutuhan investasi sektor – sektor unggulan Kabupaten Minahasa tahun 2023 – 2027 yaitu 1) sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar Rp. 209,038,958.04 Jutaan, (2) sektor pertambangan dan penggalian sebesar Rp. 73,379,819.79 Jutaan, (3) sektor pengadaan listrik dan gas sebesar Rp. 2,712,722.53 Jutaan, (4) sektor pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah, dan daur ulang sebesar Rp. 589,458.65 Jutaan, (5) sektor konstruksi sebesar Rp. 177,181,490.60 Jutaan, (6) sektor real estate sebesar Rp. 60,954,079.67 Jutaan, (7) sektor administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial sebesar Rp. 81,615,785.20 Jutaan, (8) sektor jasa Pendidikan sebesar Rp. 32,110,418.33 Jutaan, dan (9) sektor jasa lainnya sebesar Rp. 23,221,440.33 Jutaan. Dimana sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menjadi salah satu sektor dengan kebutuhan investasi paling besar. Kata Kunci : Pertumbuhan Ekonomi, Sektor Unggulan, ICOR, Investasi
Pengaruh Tingkat Pengangguran, Upah dan Tingkat Pendidikan Terhadap Kemiskinan di Kabupaten Bolaang Mongondow Tahun 2009-2021 Ni Nyoman Netri; George M.V Kawung; Hanly F. Dj. Siwu
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 6 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kemiskinan merupakan masalah pembangunan yang perlu ditanggulangi karena dapat menimbulkan berbagai masalah sosial. Masalah kemiskinan ini secara umum berkaitan dengan beberapa faktor seperti Tingkat Pengangguran, Upah, dan Tingkat Pendidikan, serta apakah faktor-faktor tersebut memiliki pengaruh terhadap kemiskinan khususnya di Kabupaten Bolaang Mongondow. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Tingkat Pengangguran, Upah dan Tingkat Pendidikan terhadap Kemiskinan di Kabupaten Bolaang Mongondow tahun 2009-2021. Data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa data time series yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Bolaang Mongondow. Data diolah menggunakan metode analisis regresi linier berganda dengan bantuan program Eviews 8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tingkat Pengangguran berpengaruh positif signifikan terhadap kemiskinan di Kabupaten Bolaang Mongondow. Upah berpengaruh negatif signifikan terhadap kemiskinan di Kabupaten Bolaang Mongondow. Tingkat Pendidikan berpengaruh positif signifkan terhadap kemiskinan di Kabupaten Bolaang Mongondow. Secara simultan Tingkat Pengangguran, Upah dan Tingkat Pendidikan berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan di Kabupaten Bolaang Mongondow. kata kunci : tingkat pengangguran, upah, tingkat pendidikan, kemiskinan.
Pengaruh Jumlah Unit UMKM dan Tenaga Kerja UMKM terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kota Manado, Tomohon, Bitung, dan Kotamobagu Bradford C. Zainal; Een N. Walewangko; Hanly F. Dj. Siwu
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 6 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laju pertumbuhan ekonomi merupakan suatu indikator ekonomi makro yang menggambarkan seberapa jauh keberhasilan pembangunan suatu daerah dalam periode waktu tertentu. Indikator ini dapat pula dipakai untuk menentukan arah kebijakaan pembangunan yang akan datang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah unit UMKM dan jumlah tenaga kerja UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi (PDRB) Kota Manado, Tomohon, Bitung, dan Kotamobagu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif menggunakan analisis data panel, jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Sulawesi Utara dan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Utara.. Data penelitian ini terdiri dari variabel dependen, yaitu PDRB Kota Manado, Tomohon, Bitung, dan Kotamobagu dan variabel independen, yaitu jumlah unit UMKM dan tenaga kerja UMKM selama periode 2016-2019.  Hasil menunjukkan bahwa variabel jumlah unit UMKM dan tenaga kerja UMKM secara bersama-sama memiliki pengaruh signifikan terhadap PDRB Kota Manado, Tomohon, Bitung, dan Kotamobagu. Variabel jumlah unit UMKM secara parsial (individu) memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap PDRB Kota Manado, Tomohon, Bitung, dan Kotamobagu. Variabel jumlah tenaga kerja UMKM secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB Kota Manado, Tomohon, Bitung, dan Kotamobagu. Kata Kunci : Pertumbuhan Ekonomi, PDRB, UMKM, Tenaga Kerja
Pengaruh Pengeluaran Pemerintah di Sektor Pendidikan Dan Kesehatan Terhadap Kemiskinan Di Provinsi Papua Barat Bryan A. Futunanembun; Ita Pingkan F. Rorong; Hanly F. Dj. Siwu
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 7 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Kemiskinan merupakan fenomena yang terjadi pada banyak negara di dunia dan menjadi masalah sosial yang bersifat global. Hampir semua negara yang berkembang memiliki masalah kemiskinan. Kemiskinan dipengaruhi oleh banyaknya faktor yang dapat dilihat dari berbagai dimensi di dalamnya antara lain mencakup dimensi rendahnya tingkat pendidikan dan kesehatan, tidak adanya jaminan masa depan, kerentanan, ketidakberdayaan, ketidakmampuan menyalurkan aspirasi, dan ketersisihan dalam peranan sosial. Penelitian ini bertjuan untuk mengetahui bagaimana pengeluaran pemerintah provinsi Papua Brarat di sektor kesehatan dan pendidikan mempengaruhi kemiskinan. Hasil penelitian ini mendapati Pengeluaran pemerintah di sektor pendidikan dan kesehatan secara bersama-sama berpengaruh terhadap jumlah penduduk miskin di provinsi Papua Barat. Pengeluaran pemerintah provinsi Papua Barat di sektor pendidikan tidak berpengaruh signifikan terhadap jumlah penduduk miskin, hal ini dapat terjadi karena beberapa faktor. Hasil uji koefisien determinasi menunjukan masih ada variabel indpenden lain sebesar 49% yang mampu mendeterminasi jumlah penduduk miskin di provinsi Papua Barat. Kata Kunci : Pengeluran Pemerintah; Pendidikan; Kesehatan; Kemiskinan
Analisis Daya Saing Industri Pariwisata Kabupaten Sorong Ellen G. Sesa; George M.V Kawung; Hanly F. Dj. Siwu
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 7 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan sektor pariwisata tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan penerimaan pendapatan daerah namun juga telah mampu memperluas kesempatan berusaha dan menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat dalam mengatasi pengangguran di daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur Daya Saing Industri Pariwisata diKabupaten Sorong  dengan menggunakan tujuh indikator utama sebagai pengukur Daya Saing Pariwisata yaitu, Human Tourism Indicator (HTI),Price Competitiveness Indicator (PCI),Infrastructure Development Indicator (IDI),Environtment Indicator (EI),Technology Advancement Indicator (TAI),Human Resources Indicator (HRI),Openess Indicator (OI),Social Development Indicator (SDI) penelitian ini menggunakan data sekunde. Metode analisis yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Indeks Daya Saing Pariwisata,dengan metode Competitiveness Monitor. Hasil analisis menunjukan bahwa Indeks Komposit menunjukan perkembangan yang  sangat rendah,yaitu sebesar 0.01 yang menunjukan Daya Saing rendah dimana nilainya lebih dari 1, selain itu Indeks Daya Saing Pariwisata menunjukan perkembangan nilai yang sanggat baik dan tinggi,yaitu sebesar 0.06 yang menunjukan Indeks Daya Saing tinggi dimana nilainya adalah lebih besar dari 1. Kata Kunci : Indek Daya Saing, Pariwisata,Indeks Komposit Kabupaten Sorong, Industri Pariwisata.
Pengaruh Produk Domestik Regional Bruto dan Jumlah Penduduk Terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Kabupaten Manokwari Tahun 2010-2022 Willy Malak; Anderson G. Kumenaung; Hanly F. Dj. Siwu
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 10 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan ekonomi di Kabupaten Manokwari tidak jauh berbeda dengan daerah-daerah lain di Indonesia.Yang dapat menghambat pembangunan ekonomi daerah adalah tingkat pengangguran. Pengangguran umumnya disebabkan karena jumlah angkatan kerja atau para pencari kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang ada yang mampu menyerapnya. Pengangguran sering kali menjadi masalah dalam perekonomian karena dengan adanya pengangguran,Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Produk Domestik Regional Bruto dan jumlah penduduk terhadap tingkat pengangguran terbuka di kabupaten Manokwari.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dengan periode pengamatan sepuluh tahun yaitu tahun 2010-2022. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda. Perangkat lunak yang digunakan untuk melakukan analisis adalah eviews 9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel PDRB berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Pengangguran Terbuka di Kabupaten Manokwari. Jumlah Penduduk berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat Pengangguran di Kabupaten Manokwari PDRB dan Jumlah Penduduk secara bersama-sama berpengaruh tidak signifikan terhadap tingkat Pengangguran di Kabupaten Manokwari. Kata Kunci : PDRB; Jumlah Penduduk; Tingkat Pengangguran Terbuka