Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Analisis Pengurangan Risiko Bencana Gempa Bumi di Kabupaten Mimika Provinsi Papua Tengah Firdaus, Firdaus; Praja, Soemitro Emin; Dayana, Lucke Ayurindra Margie
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.2371

Abstract

Bencana merupakan suatu rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat di suatu wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat ancaman, tingkat kerentanan dan tingkat kapasitas gempa bumi, mengetahui tingkat risiko bencana gempa bumi dan pengurangan risiko bencananya. Metode Analisis yang digunakan yaitu metode analisis deskriptif komparatif untuk menyimpulkan tingkat risiko bencana gempa bumi. Pengambilan data dilakukan melalui pengukuran parameter, survei lapangan dan analisis data sekunder. Analisis data menggunakan perangkat sistem informasi geografis (SIG). Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) tingkat ancaman gempa bumi di Kabupaten Mimika memiliki kategori tinggi, (2) tingkat kerentanan gempa bumi di Kabupaten Mimika masuk dalam kategori tinggi, (3) indeks kapasitas seluruh wilayah Kabupaten Mimika memiliki kategori rendah, (4) risiko bencana gempa bumi di Kabupaten Mimika memiliki kategori tinggi, dan (5) pengurangan risiko bencana gempa bumi dengan menyediakan jalur dan tempat evakuasi, memperhitungkan zona bencana gempa bumi tingkat tinggi melalui pembangunan infrastruktur tahan gempa khususnya pada penerbitan persetujuan bangunan gedung. Upaya ini perlu diperkuat, dipantau, dan dievaluasi, agar upaya pengurangan risiko bencana gempa bumi dapat berjalan secara optimal melalui penguatan kapasitas kesiapsiagaan, Kabupaten Mimika juga harus memulai inisiatif penyusunan rencana kontijensi untuk bencana gempa bumi yang tersinkronisasi dengan prosedur tetap peringatan dini dan penanganan darurat bencana gempa bumi.
Analisis Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh di Kecamatan Mariso Kota Makassar Hidyatullah, Andi Muhammad Taufiq; Firdaus, Firdaus; Rumata, Nini Apriani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permukiman kumuh di Kecamatan Mariso, Kota Makassar, merupakan tantangan serius dalam pembangunan wilayah perkotaan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kekumuhan dan merumuskan strategi pencegahan serta peningkatan kualitas permukiman berdasarkan pendekatan Analisis Skoring dan Standar Pelayanan Minimum (SPM). Metode Analisis Skoring digunakan untuk mengukur tingkat kekumuhan berdasarkan indikator fisik, sosial, dan lingkungan, sedangkan SPM dijadikan acuan untuk menilai kesesuaian kondisi aktual dengan standar pelayanan dasar yang wajib dipenuhi oleh pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah di Kecamatan Mariso berada pada kategori kumuh ringan hingga sedang, dengan permasalahan dominan berupa keterbatasan akses air bersih, sanitasi, dan pengelolaan sampah. Strategi penanganan yang diusulkan meliputi peningkatan infrastruktur dasar, penguatan kapasitas masyarakat, serta integrasi program lintas sektor berbasis partisipatif. Penelitian ini merekomendasikan perlunya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta untuk mewujudkan permukiman layak huni sesuai dengan standar pelayanan minimum.
Analisis Pengembangan Wilayah Berbasis Sektor Unggulan Dan Kontribusinya Terhadap Peningkatan Ekonomi Kabupaten Bulukumba Putri, Fani Aulia; Firdaus, Firdaus; Burhanuddin, Fathurrahman
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11367

Abstract

Peningkatan ekonomi merupakan upaya peningkatan produktifitas dari pemanfaatan sumber daya potensi yang dimiliki suatu wilayah atau negara. Kemampuan peningkatan ekonomi suatu wilayah sangat bergantung pada keunggulan komperatif sektor-sektor ekonomi suatu wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sektor unggulan (basis nonbasis) ekonomi, sektor yang berkontribusi , mengetahui struktur pergeseran ekonomi. Metode Analisis yang digunakan yaitu metode analisis Location Qoutien (LQ), Dynamic Qoutient (DLQ), Gabungan analisis LQ dan DLQ, Indeks Konstribusi Sektor dan Analisis Shift-share untuk mengetahui sektor basis nonbasis ekonomi dan konstribusi serta struktur pergeserannya. Pengambilan data dilakukan melalui survei lapangan dan analisis data sekunder. Analisis data menggunakan perangkat microsoft excel . Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) terdapat 6 sektor unggulan di kabupaten bulukumba, (2) sektor pertanian, kehutanan dan perikanan memberikan konstribusi tertinggi, (3) berdasarkan struktur pergeseran ekonominya Kabupaten Bulukumba mengalami penurunan , dan (4) sejalan dengan strategi penataan ruang Kabupaten Bulukumba.
Analisis Sistem Jaringan Evakuasi Berbasis Tingkat Kerawanan Bencana Banjir di Kecamatan Manggala Kota Makassar Zulfatiha, Zalwa Azizah; Firdaus, Firdaus; Margie Dayana, Lucke Ayurindra
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13050

Abstract

Bencana Banjir bukan sekadar genangan air biasa. Di balik luapannya, terkandung berbagai konsekuensi yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kerawanan bencana banjir, menentukan titik lokasi dan rute evakuasi bencana banjir. Metode Analisis yang digunakan yaitu metode analisis pengharkatan (skoring) dan overlay. Pengambilan data dilakukan melalui pengukuran parameter, survei lapangan dan analisis data sekunder. Analisis data menggunakan perangkat sistem informasi geografis (SIG). Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) tingkat kerawanan bencana banjir di Kecamatan Manggala masuk dalam kategori rawan, (2) terdapat 7 titik lokasi evakuasi bencana banjir di Kecamatan Manggala, dan (3) terdapat 15 alternatif rute evakuasi di Kecamatan Manggala.
Strategi Ketahanan Kota Terhadap Bencana Alam Di Kawasan Pesisir Kecamatan Ujung Pandang Kota Makassar Hartina Wahyuningsih; Firdaus; Soemitra Emin Praja
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3506

Abstract

Wilayah pesisir memiliki peran strategis dalam pembangunan kota, namun juga rentan terhadap ancaman bencana alam seperti abrasi, banjir rob, dan kenaikan muka air laut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerentanan dan ketahanan kota terhadap bencana alam di kawasan pesisir Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, serta merumuskan strategi mitigasi berbasis hasil analisis SWOT. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik skoring, pembobotan, dan analisis spasial berdasarkan pedoman BNPB (2012) dan panduan pengembangan Resilient City (2016). Data yang digunakan mencakup data primer melalui observasi lapangan dan data sekunder dari instansi terkait. Analisis dilakukan terhadap empat aspek kerentanan (sosial, ekonomi, fisik, dan lingkungan) serta indikator ketahanan kota meliputi tata ruang, infrastruktur, fasilitas publik, sosial ekonomi, Teknologi Pengetahuan, perencanaan perizinan, kemampuan stakeholder dan kelembagaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kerentanan wilayah pesisir Kecamatan Ujung Pandang berada pada kategori rendah dengan kerentanan sosial sebagai faktor dominan. Sementara itu, tingkat ketahanan kota dikategorikan sedang hingga tinggi, ditandai dengan ketersediaan infrastruktur dasar tetapi masih terbatasnya kapasitas kelembagaan dan partisipasi masyarakat. Analisis SWOT menempatkan wilayah penelitian pada kuadran I (Strength–Opportunity), sehingga strategi yang direkomendasikan meliputi penguatan tata ruang adaptif, peningkatan infrastruktur tanggap bencana, serta pemberdayaan masyarakat pesisir. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan mitigasi dan adaptasi bencana di kawasan pesisir perkotaan.
A Analisis Adaptasi Terhadap Kerawanan Bencana Kenaikan Permukaan Air Laut Di Kawasan Pesisir Kecamatan Ujung Tanah Nurul Ilma; Firdaus; Fathurrahman Burhanuddin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3527

Abstract

Kenaikan permukaan air laut sebagai dampak perubahan iklim global telah menjadi ancaman nyata bagi wilayah pesisir, termasuk Kecamatan Ujung Tanah di Kota Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerawanan terhadap kenaikan permukaan air laut dan merumuskan strategi adaptasi yang tepat di kawasan pesisir tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode spasial (skoring, pembobotan, dan overlay), penelitian ini mengevaluasi enam indikator utama: kemiringan lereng, penggunaan lahan, ketinggian gelombang, kecepatan arus, kecepatan angin, dan pasang surut. Hasil analisis menunjukkan bahwa wilayah pesisir Ujung Tanah memiliki tingkat kerawanan yang bervariasi, mulai dari rendah hingga tinggi, dengan distribusi kerawanan tinggi paling luas terdapat di Kelurahan Totaka dan Ujung Tanah. Berdasarkan tingkat kerawanan tersebut, disusun strategi adaptasi meliputi adaptasi akomodatif (penanaman vegetasi pantai, pembangunan ruang terbuka hijau, edukasi masyarakat) hingga adaptasi protektif (pembangunan seawall, breakwater, dan zonasi permukiman). Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan terintegrasi berbasis spasial dan sosial dalam merancang kebijakan adaptasi pesisir yang berkelanjutan dan berkeadilan terhadap ancaman kenaikan permukaan air laut. Keywords: kenaikan permukaan air laut, strategi adaptasi, Kawasan Pesisir
Tingkat Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Menghadapi Bencana Banjir di Desa Baloli Kecamatan Masamba Kabupaten Luwu Utara Pasuloi, Muh Fachmy; Rumata, Nini Apriani; Firdaus
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/8xf2zr69

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir di Desa Baloli, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, yang merupakan salah satu wilayah rawan banjir di Sulawesi Selatan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui survei kuesioner tertutup yang diberikan kepada masyarakat di Dusun Baloli dan Dusun Bonde. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif untuk menggambarkan karakteristik responden serta analisis bivariat dengan uji chi-square guna mengetahui hubungan antarparameter kesiapsiagaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berada pada usia produktif (20–29 tahun), didominasi oleh perempuan, dan memiliki tingkat pendidikan menengah hingga tinggi. Tingkat kesiapsiagaan masyarakat secara umum berada pada kategori sedang, dengan persentase 89,3% di Dusun Baloli dan 92,7% di Dusun Bonde. Parameter Rencana Tanggap Darurat (R) memiliki hubungan signifikan terhadap kesiapsiagaan, sedangkan Pengetahuan (P), Sistem Peringatan Dini (S), dan Mobilisasi Sumber Daya (M) tidak signifikan. Oleh karena itu, peningkatan edukasi, pelatihan, simulasi, dan penguatan kelembagaan masyarakat sangat diperlukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan secara menyeluruh.KATA KUNCIBencana Banjir, Desa Baloli, Kesiapsiagaan, Masyarakat, Rencana Tanggap Darurat ABSTRACT: This study aims to analyze the level of community preparedness in facing flood disasters in Baloli Village, Masamba District, North Luwu Regency, which is one of the flood-prone areas in South Sulawesi. The research employed a quantitative approach using a closed-ended questionnaire survey distributed to residents of Baloli Hamlet and Bonde Hamlet. The data were analyzed using descriptive analysis to describe respondents’ characteristics and bivariate analysis with the chi-square test to determine relationships among preparedness parameters. The results show that the majority of respondents were in the productive age group (20–29 years), predominantly female, and had a medium to high level of education. Overall, the level of community preparedness was categorized as moderate, with percentages of 89.3% in Baloli Hamlet and 92.7% in Bonde Hamlet. The Emergency Response Plan (R) parameter showed a significant relationship with preparedness, while Knowledge of Floods (P), Early Warning Systems (S), and Resource Mobilization (M) were not significant. Therefore, improving education, training, simulations, and strengthening community-based institutions is necessary to enhance overall disaster preparedness.KEYWORSDSBaloli Village, Community, Emergency Response Plan, Flood Disaster, Preparedness