Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Effectiveness Of Utilizing Educational And Information Media To Improve Knowledge And Attitude In Prevention Of Infectious Diseases In Passengers At The Pulogebang Integrated Terminal Indonesia Nuraini, Novia; Aziz, Abdul; Rosidawati, Rosidawati; Lihanda, Arya Duta; Aufa, Achmad Ikramul; Risqullah, Rakha Rasika
International Journal of Health Sciences Vol. 3 No. 1 (2025): IJHS : International Journal of Health Sciences
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/ijhs.v1i1.564

Abstract

Infectious diseases are a public health problem that can spread very quickly, especially in public places with high mobility and social interaction. The study aims to determine the effectiveness of the use of educational and information media in terminals as an effort to prevent infectious diseases. The quasi-experimental research method without a control group to determine the effectiveness of animated videos and booklets as a means of educating passengers on the prevention of infectious diseases at the Pulogebang integrated terminal. The research sample was 80 passengers, the first group was given animated videos, and the second group was given booklets with the same material. Observations were made at that time and the results of the study showed an increase in knowledge in the Animated Video group by 1.02 and in the Booklet group by 1.44. There was an increase in attitudes in the Animated Video group by 2.40 and in the Booklet group by 1.26. The results of the analysis showed a significant difference in attitudes before and after the intervention with a p value of 0.000 (<0.05). Conclusion, animated video media is more effective in increasing passenger understanding and attitudes towards the prevention of infectious diseases than booklet media.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GANGGUAN TIDUR PADA IBU POST PARTUM HARI PERTAMA SAMPAI HARI KETIGA DI PUSKESMAS KELURAHAN AREN JAYA BEKASI TIMUR TAHUN 2020 SAFRUDIN, SAFRUDIN; ROSIDAWATI, ROSIDAWATI; AZIZ, ABDUL
Jurnal Hasil Penelitian dan Pengembangan (JHPP) Vol. 1 No. 3 (2023): Juli
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jhpp.v1i3.162

Abstract

Tidur merupakan suatu fenomena biologik yang berkaitan erat dengan irama alam semesta, yang bersiklus 24 jam mulai dari terbit matahari sampai terbenamnya matahari. Pada beberapa ibu post partum sering kali mengalami gangguan sulit tidur karena ketidaknyamanan dari berbagai faktor yang terjadi baik fisik maupun fisiologis. Pada ibu post partum hari pertama setelah persalinan umumnya merupakan satu hari istirahat, pemulihan, kesenangan, dan kepuasan yang luar biasa (Guyton & Hall, 2011). Angka kejadian gangguan tidur pada ibu post partum hari pertama sampai hari ketiga yaitu 58%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan gangguan tidur pada ibu post partum hari pertama sampai hari ketiga di Puskesmas Kelurahan Arenjaya Bekasi Timur Tahun 2020. Dengan besar sampel 374 ibu post partum hari 1-3 yang diambil secara simple random sampling. Data primer didapat dengan cara wawancara dengan menggunakan kuesioner. Disain penelitian ini deskiptif dengan rancangan cross sectional hasil uji statistik menunjukan 55,3% ibu post partum hari 1-3 mengalami gangguan tidur. Hasil uji statistik bivariat chi-square menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara variabel kelelahan (p=0,000), frekuensi menyusui (p = 0,014) dan status kesehatan bayi (p = 0,040). Uji statistik regresi logistik dapat dilakukan karena hasil analisis bivariatnya untuk menentukan kandidat memiliki nilai p value < 0,25. Dengan OR 2,996 artinya ibu yang mengalami kelelahan akan mengalami gangguan tidur 3 kali lebih tinggi dibanding dengan yang tidak mengalami kelelahan. Variabel yang paling dominan memiliki hubungan dengan gangguan tidur ibu post partum adalah variabel faktor kelelahan dikontrol variabel frekuensi menyusui. Hasil penelitian ini merekomendasikan kepada para ibu post partum untuk menjaga staminanya terutama sebelum persalinan untuk istirahat dan makan yang cukup agar pada saat persalinan tidak mengalami kelelahan dan berujung pada gangguan tidur.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GANGGUAN TIDUR PADA IBU POST PARTUM SAFRUDIN, SAFRUDIN; ROSIDAWATI, ROSIDAWATI; ABDUL AZIZ
Jurnal Ilmiah IPA dan Matematika (JIIM) Vol. 1 No. 4 (2023): November
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jiim.v1i4.413

Abstract

Tidur merupakan suatu fenomena biologik yang berkaitan erat dengan irama alam semesta, yang bersiklus 24 jam mulai dari terbit matahari sampai terbenamnya matahari. Pada beberapa ibu post partum sering kali mengalami gangguan sulit tidur karena ketidaknyamanan dari berbagai faktor yang terjadi baik fisik maupun fisiologis. Pada ibu post partum hari pertama setelah persalinan umumnya merupakan satu hari istirahat, pemulihan, kesenangan, dan kepuasan yang luar biasa (Guyton & Hall, 2011). Angka kejadian gangguan tidur pada ibu post partum hari pertama sampai hari ketiga yaitu 58%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan gangguan tidur pada ibu post partum hari pertama sampai hari ketiga di Puskesmas Kelurahan Arenjaya Bekasi Timur Tahun 2020. Dengan besar sampel 374 ibu post partum hari 1-3 yang diambil secara simple random sampling. Data primer didapat dengan cara wawancara dengan menggunakan kuesioner. Disain penelitian ini deskiptif dengan rancangan cross sectional hasil uji statistik menunjukan 55,3% ibu post partum hari 1-3 mengalami gangguan tidur. Hasil uji statistik bivariat chi-square menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara variabel kelelahan (p=0,000), frekuensi menyusui (p = 0,014) dan status kesehatan bayi (p = 0,040). Uji statistik regresi logistik dapat dilakukan karena hasil analisis bivariatnya untuk menentukan kandidat memiliki nilai p value < 0,25. Dengan OR 2,996 artinya ibu yang mengalami kelelahan akan mengalami gangguan tidur 3 kali lebih tinggi dibanding dengan yang tidak mengalami kelelahan. Variabel yang paling dominan memiliki hubungan dengan gangguan tidur ibu post partum adalah variabel faktor kelelahan dikontrol variabel frekuensi menyusui. Hasil penelitian ini merekomendasikan kepada para ibu post partum untuk menjaga staminanya terutama sebelum persalinan untuk istirahat dan makan yang cukup agar pada saat persalinan tidak mengalami kelelahan dan berujung pada gangguan tidur.
THE EFFECT OF EMPLOYEE ENGAGEMENT, WORK LIFE BALANCE AND QUALITY OF NURSING WORK LIFE ON THE PERFORMANCE OF INPATIENT NURSES AT BHAYANGKARA HOSPITAL, CLASS IV, MAMUJU Aziz, Abdul; Susanto, Effri; Pangkey, Dicky Yulius; Rosidawati, Rosidawati
Jurnal Penelitian Keperawatan Medik Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Penelitian Keperawatan Medik
Publisher : Fakultas Keperawatan Institut Kesehatan Deli Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpkm.v7i2.2234

Abstract

Nurses play an essential role in hospitals, particularly in inpatient care, where they are the primary point of contact with patients. As the largest group in the healthcare workforce, nurses interact with patients more than any other healthcare professionals. Despite their crucial role, complaints regarding nurse performance remain frequent among patients and their families. This is evident from the feedback received about hospital services, especially concerning the quality of nursing care. To address this issue, improving nurse performance requires practical strategies, such as enhancing employee engagement, work-life balance, and the overall quality of nursing work life. These factors have been shown to positively influence nursing performance. The aim of this study was to eval_uate how employee engagement, work-life balance, and nursing work life quality affect the performance of inpatient nurses at Bhayangkara Hospital in Mamuju. Using a quantitative non-experimental research design with cross-sectional analysis, the study utilized linear regression to analyze data from 43 inpatient nurses. The data was processed using SPSS Version 24.0. The findings revealed that employee engagement has a significant positive impact on nurse performance, with a p-value of 0.003 (<0.05), thus confirming that greater engagement enhances performance. Work-life balance also significantly influences nurse performance, with a p-value of 0.006, highlighting its importance. Similarly, the quality of nursing work life was found to positively affect performance, with a p-value of 0.009. The F test results indicated that the combined factors of employee engagement, work-life balance, and nursing work life quality significantly influence nurse performance, with a p-value of 0.004. Together, these factors explained 78.6% of the variance in nurse performance, suggesting that other external factors account for the remaining 21.4%.
Hubungan Karakteritik, Sumber Informasi dan Dukungan Keluarga dengan Persepsi Penerimaan Vaksinasi COVID-19 pada Mahasiswa Sariana, Erna; Rosidawati, Rosidawati
Faletehan Health Journal Vol 10 No 03 (2023): Faletehan Health Journal, November 2023
Publisher : Universitas Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33746/fhj.v10i03.399

Abstract

COVID-19 vaccination is an effort to deal with COVID-19 pandemic. People’s good perception of vaccine acceptance contributes to the achievement of vaccination. The purpose of the study was to determine the relationship between characteristics, sources of information, and family support with students’ perceptions of acceptance of COVID-19 vaccination. The research design was cross-sectional. The samples were 67 students of first to third year at Diploma IV Physiotherapy Study Program of Poltekkes Kemenkes Jakarta III. The data analysis was univariate, bivariate (chi-square test), and multivariate (logistic regression test). The results of the study showed that most of the respondents had a good perception of vaccine acceptance (50.8%), were <21 years (76.9%), female (87.7%), lower semester level (78.5%), had a family health history of COVID-19 (53.8%), good sources of information (50.8%), and lack of family support (50.8%). There was a significant relationship between the perception of COVID-19 vaccination acceptance, age (p = 0.022 and OR = 5.524), family health history of COVID-19 (p = 0.004 and OR = 5.091), source of information (p = 0.004 and OR = 5.060), and family support (p = 0.0001 and OR = 8.000). The highest dominant factor was the source of information (OR = 15.340). Sources of information, such as mass media, friends, and society, can influence individuals’ learning process, leading to the acquisition of knowledge and eventually affecting their perception and behaviors.
PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN DALAM DETEKSI PTM (PENYAKIT TIDAK MENULAR) MENUJU LANSIA SEHAT SEJAHTERA DI POSBINDU RW 15 KELURAHAN ARENJAYA KOTA BEKASI JAWA BARAT TAHUN 2023 Safrudin, Safrudin; Andreas Hariandja, Andy Martahan; Setiawan, Heru; Rosidawati, Rosidawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia Vol 3 No 01 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : IFI cabang Kota Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59946/jpmfki.2024.321

Abstract

ABSTRACT Population projections for 2010 – 2035, Indonesia will enter the elderly period, where 10% of the population will be aged 60 years and over. Elderly people experience many declines and changes in physical and psychological function. As a result of this decrease in functional capacity, elderly people do not respond to various stimuli as effectively as younger people. Decreased capacity to respond to stimuli makes it difficult for elderly people to maintain body homeostasis, causing dysfunction of various organ systems and increasing susceptibility to disease. Homeostatic disorders that often occur are disorders in the regulation of blood uric acid and cholesterol levels. High levels of purine acid and cholesterol in the blood are a serious health problem because these two parameters are risk factors for various non-communicable diseases. Non-Communicable Diseases (NCDs) are one of the causes of death in the world. Indonesia is one of the countries that faces problems with both infectious diseases and non-communicable diseases (NCDs). This PTM usually appears without symptoms and does not show any particular clinical signs, so most people are not aware of the dangers of this non-communicable disease. If the public knows about early detection of this non-communicable disease, then efforts to prevent the occurrence of this disease will be carried out immediately. The aim of this community service is through training Posbindu cadres, providing knowledge about non-communicable diseases and carrying out routine blood pressure checks, blood sugar, uric acid and cholesterol checks to carry out early detection of non-communicable diseases. This community service uses counseling methods and is followed by providing consultations for elderly people who need them. Implementation of activities will be divided into 2 stages, namely the month (Jan - June) 2023 and the month (July - December) 2023. Indicators of the success of these community service activities are measured using pre and post tests for each extension material. Data on the health of elderly service participants will also be collected, especially data on blood uric acid and cholesterol levels. The output of the service is planned to be in the form of scientific articles and educational booklets/leaflets. Keywords: NCDs; blood sugar, uric acid, cholesterol.
Pengaruh Edukasi Multimedia Terhadap Peningkatan Pengetahuan Sikap Dan Perilaku Keluarga Dalam Deteksi Dini Faktor Resiko Penyakit Jantung Koroner Di Kec. Cakung Jakarta Timur Rosidawati, Rosidawati; Suryati, Eros Siti; Nuraini, Novia; Agustina, Agustina
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8158

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui Pengaruh multimedia (video dan leaflet) dalam meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku  keluarga dalam deteksi dini faktor resiko penyakit jantung koroner. Metode; Penelitian  menggunakan quasi-experimental design dengan pendekatan rancangan pre test-post test control group design. Responden penelitian sebanyak 60 orang  dibagi menjadi dua yaitu kelompok  intervensi berjumlah 30 orang dan kelompok kontrol berjumlah 30 orang. Penelitian dilakukan bulan Jun -Agustus 2022 di Kelurahan Pulo Gebang Kecamatan Cakung Jakarta Timur. Instrumen menggunakan kuesioner yang sudah dilakukan uji coba kuesione. Sampel penelitian sebanyak 60 orang, terbagi dalam kelompok eksperimen 30 orang dan kelompok kontrol sebanyak 30 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisi data menggunakan analisis Univariat. Analisis Bivariat , menggunakan paired t test untuk melihat perbedaan dalam satu kelompok perlakuan dan independent t-test untuk kelompok perlakuan yang berbeda. Hasil penelitian di peroleh bahwa ada perbedaan pengetahuan, sebelum dan sesudah dilakukan  intervensi yaitu Pengetahuan selisih nilai 2.57 dengan p value 0.001 0.05). Selisih nilai sikap 10.17 dan vplaue 0.001 dan perilaku diperoleh selisih nilai 2.24 dengan v palue 0.001 0.05) hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat  pengaruh Edukasi multimedia (video dan leaflet) terhadap peningkatan sikap dan perilaku tentang deteksi dini faktor resiko PJK. Kesimpulan Penelitian menemukan ada pengaruh edukasi melalui multimedia terhadap peningkatan pengetahuan,Sikap dan perilaku keluarga dalam deteksi dini faktor resiko Penyakit jantung koroner. berdasakan uji t indevenden.
Beban Kerja, Stres Kerja , Dan Turnover Intention Pada Karyawan Kontrak Urusan Keuangan Di Rumah SAkit X Tahun 2023 Azis, Abdul; Rosidawati, Rosidawati
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8384

Abstract

Tujuan penelitian mengetahui pengaruh langsung Beban Kerja dan Stres Kerja Terhadap Turnover Intention. Desain penelitian menggunakan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh Karyawan Kontrak yang bekerja di Urusan Keuangan Rumah Sakit X. Metode analisis menggunakan menggunakan smartPLS. Hasil pengujian hipotesis dengan Structural Equation Model (SEM) dengan metode smartPLS didapat temuan bahwa  beban kerja berpengaruh  langsung Turnover Intention  sebesar 28,1%, beban kerja berpengaruh langsung terhadap stres kerja sebesar 62,6%, stres kerja berpengaruh langsung terhadap Turnover Intention sebesar 51,2%. Pengaruh Beban kerja terhadap Turnover Intention melalui stres kerja sebagai variabel intervening sebesar 8 %.  Berdasarkan hasil penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa dari dua variabel yang diteliti, variabel yang paling dominan mempengaruhi Turnover Intention adalah variabel stres kerja dengan nilai direct sebesar 51,2%. Saran dalam penelitian ini, memberikan penguatan agar Karyawan Kontrak itu dapat mengelola stres kerja agar stres kerja dapat di turunkan sehingga Turnover Intention dapat dicegah. Tingginya turnover intention pada suatu Rumah Sakit merupakan permasalahan besar yang dihadapi oleh seluruh Rumah Sakit untuk mengatasi permasalahan diperlukan langkah konkrit dalam menyelesaikan persoalan tingginya turnover intention yang dialami Karyawan Kontrak Urusan Keuangan Rumah Sakit X lebih dari 10% dengan penataan pengelolaan Karyaawan Kontrak melalui perbaikan penerimaan, penempatan, pengembangan karier, kompensasi, beban kerja secara proporsi sesuai kemampuan dan kompetensi Karyawan Kontrak dan pengelolaan manajemen stres sehingga dampak yang ditimbulkan dapat dihindari dimana dampak dari turnover intention pada aktifitas dan produktifitas suatu tindakan karyawan untuk meninggalkan perusahaan dengan berbagai alasan untuk berhenti dari pekerjaannya untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik