Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengaruh Budaya Organisasi dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai di PT. Bank Mandiri, (Persero), Tbk. Mikro Cluster Gorontalo Airmas, Suwandi; Van Gobel, Lisda; Mashudi, Imam
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14920

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja pegawai di PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk. Mikro Cluster Gorontalo; 2) untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pegawai di PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk. Mikro Cluster Gorontalo; 3) untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh secara simultan antara budaya organisasi dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai di PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk. Mikro Cluster Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian survey. Data primer didapat melalui survei pada 74 Pegawai dengan teknik pengumpulan data. Analisis data menggunakan Analisis Regresi Linier (Linier regression analysis) dengan bantuan SPSS 21. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1). Budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai di PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk. Mikro Cluster Gorontalo. Nilai koefisien determinasi parsial hasilnya sebesar 0,223. 2). Disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai di PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk. Mikro Cluster Gorontalo. Nilai koefisien determinasi parsial hasilnya sebesar 0,310. 3) Budaya organisasi dan disiplin kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai Di PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk. Mikro Cluster Gorontalo. Nilai R Square, sebesar 0,533.
Efektivitas Pengelolaan Intelijen dalam Mencegah Gangguan Kamtib di Lembaga Pemasyarakatan: Studi Kasus Lapas Kelas IIB Boalemo Maliki, Yuliyanto; Muhammad, Ikram; Mashudi, Imam
Gorontalo Management Research Vol. 8 No. 2 (2025): Gorontalo Management Research
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/gomares.v8i2.4545

Abstract

Penelitian ini mengkaji secara mendalam efektivitas pengelolaan intelijen di Lapas Kelas IIB Boalemo dalam mencegah gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib). Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan untuk memahami bagaimana kegiatan intelijen berkontribusi pada terciptanya lingkungan Lapas yang aman. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan petugas Lapas, narapidana, pihak eksternal terkait, serta analisis dokumen seperti laporan kejadian, catatan intelijen, dan data statistik kamtib. Hasil penelitian menyoroti peran signifikan pengelolaan intelijen dalam mencegah berbagai gangguan kamtib, termasuk perkelahian antar narapidana, upaya pelarian, dan peredaran narkoba di dalam Lapas. Meskipun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi sejumlah tantangan yang menghambat efektivitas pengelolaan intelijen, seperti keterbatasan sumber daya manusia dan anggaran, koordinasi yang kurang optimal antar unit kerja, serta resistensi terhadap perubahan dan inovasi dari sebagian petugas. Kesimpulan penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi upaya peningkatan pengelolaan intelijen di lembaga pemasyarakatan secara umum, serta dapat menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya yang tertarik untuk mendalami isu serupa.Kata Kunci: Pengelolaan Intelijen, Lembaga Pemasyarakatan, Pencegahan Gangguan Kamtib, Efektifitas Intelijen, Deteksi Dini, Koordinasi Intelijen
ANALYSIS OF PROJECT BASED LEARNING MODELS Mamonto, Saifullah; Mashudi, Imam
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 1 No. 3 (2025): Vol. 1 No. 3 : Edisi September 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijosse.v1i3.1000

Abstract

This analysis of the project-based learning (PBL) model aims to examine its effectiveness in improving student learning outcomes. PBL, as a constructivist approach, emphasizes learning through real experiences and authentic problem solving. This analysis includes the definition, main characteristics, theoretical basis, implementation steps, teacher roles, advantages, challenges, and strategies to overcome challenges in PBL. Assessment in PBL is also discussed, including formative, summative, rubric, and self- and peer assessment. The results of the analysis indicate that PBL has the potential to improve students' motivation, engagement, 21st century skills, and conceptual understanding. However, the implementation of PBL requires careful planning, high teacher skills, and adequate resources. With the right strategy, PBL can be an effective learning approach to prepare students for real-world challenges.
Survei Evaluasi Produktivitas Kebun Jeruk di Wilayah Kecamatan Junrejo, Kota Batu Lutfi, M. Wasilul; Mashudi, Imam; Meidina, Adella Anggi; Nurdianto, Roby; Purwanti, Nelsa Kumala Dewi; Yulianto, Alfian Tri; Sunarto, Bintar Probo; Cahyani, Erika Putri Ika
AGROINOTEK Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.agroinotek.2024.005.02.04

Abstract

Kecamatan Junrejo, Kota Batu merupakan salah satu sentra produksi jeruk dengan berbagai jenis jeruk. Produktivitas kebun jeruk bervariasi dan faktor pembatas yang disarankan adalah kondisi topografi dan agroklimat. Tujuan dari survei ini adalah untuk menganalisis faktor topografi dan curah hujan yang membatasi produktivitas kebun jeruk di Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Survei lapangan dilakukan selama bulan Februari - April 2024 di lima lokasi kebun jeruk rakyat. Evaluasi faktor kesesuaian lahan terdiri dari tiga tahap: pengecekan lapangan, observasi lapangan, dan analisis data.  Hasil survei dan evaluasi di lima lokasi kebun jeruk di Kecamatan Junrejo menunjukkan bahwa ketinggian tempat, kemiringan lahan, dan curah hujan tahunan mempengaruhi produktivitas kebun jeruk. Ketinggian tempat (X) mempengaruhi produktivitas jeruk (Y) (Y = 7,9760 - 0,007X; R2 = 0,5805*). Semakin tinggi ketinggian tempat, semakin rendah produktivitas jeruk di Kecamatan Junrejo. Kemiringan lahan (X) berkorelasi negatif dengan produktivitas jeruk (Y), semakin curam kemiringan lahan maka semakin rendah produktivitas jeruk. Model persamaan regresi: Y = 3,342 - 0,073X (R2 = 0,6862*). Produktivitas kebun jeruk (Y) di wilayah Kecamatan Junrejo juga dipengaruhi oleh curah hujan yang tinggi (X), terutama pada masa pembungaan dan pembentukan buah (fruitset). Model regresi: Y = -0,0188x + 4,7752 (R2 = 0,8305*).
Evaluasi Lahan di Kawasan Agrowisata Petik Jeruk Selorejo, Kecamatan Dau Kabupaten Malang Yunitasari, Norma; Mashudi, Imam; Purwanti, Nelsa Kumala Dewi; Cahyani, Erika Putri Ika; Dethan, Albert Johanson; Meidina, Adella Anggi; Hanuf, Atiqah Aulia
AGROINOTEK Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.agroinotek.2022.003.02.01

Abstract

Di Desa Selorejo, salah satu sentra agrowisata jeruk, terdapat variasi produktivitas yang cukup besar di antara petani jeruk. Variasi produktivitas jeruk tersebut disebabkan oleh perbedaan karakteristik lahan dan tanah, serta sistem pengelolaan kebun. Program ini dilakukan untuk mengevaluasi kesesuaian lahan jeruk dan mengidentifikasi kendala tanah untuk budidaya jeruk. Terdapat dua lokasi evaluasi yaitu kebun jeruk dengan produktivitas tinggi dan kebun jeruk dengan produktivitas rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa retensi hara tanah dan bahaya erosi akibat kemiringan lahan merupakan faktor dominan yang mempengaruhi produktivitas jeruk. Berdasarkan hasil evaluasi lahan, disarankan untuk menggunakan kompos atau pupuk kandang melalui lubang resapan biopori (BIH) sedalam 50 cm untuk meningkatkan keberlanjutan produktivitas kebun jeruk.