Yunus Tete Konde
Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman

Published : 54 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGELOLAAN DANA DESA (ADD) (STUDI KASUS DI DESA JAHAB KECAMATAN TENGGARONG KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA) FETTY DESY KRISTIANTI PALADA; YUNUS TETE KONDE; AGUS SETIAWATI
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 1, No 3 (2016): September
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v1i3.955

Abstract

The purpose of this study was to determine the accountability of the implementation of the Village Fund Allocation (ADD), and the factors that affect accountability for implementing the Village Fund Allocation (ADD) in the village Jahab Tenggarong District Kutai regency Fiscal Year 2015 is in conformity with the provisions applicable. Based on the survey results revealed Value Village Fund Allocation (ADD) received amounted Rp497.171.500,00 Jahab village in Fiscal Year 2015, consisting of direct expenditure (70%) and Indirect Expenditures (30%). With the value of Pos direct expenditure allocated 70% of the total Village Allocation Fund (ADD) in 2015 amounted to Rp349.997.000,00 and from the Post Indirect Expenditures allocated 30% of the total Village Allocation Fund (ADD) in 2015 amounted to Rp147. 174,500.00, meaning that the budget heading for development that is physically smaller than non-physical development allocated Rp147.174.500,00 (30%). Factors that affect the management of the Village Fund Allocation (ADD) in the village Jahab Tengarong District of Kutai regency Fiscal Year 2015 is the form factor inhibiting and supporting factors. Inhibiting factor consists of HR village officials are still low and still the complexity of the bureaucratic management of the Village Fund Allocation (ADD) of the district, especially in the liquefaction process. While supporting factors, which still support the community in development activities through self-help and mutual cooperation and their commitment Kutai District Government in strengthening the financial aspects of the village both in quantity and quality.Keywords: Village Fund Allocation (ADD)
Analisis Pengelolaan Keuangan Desa (Kasus Di Desa Babulu Darat Kecamatan Babulu Kabupaten Penajam Paser Utara) Mentari Pitaniati; Yunus Tete Konde; Salmah Pattisahusiwa
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 3 (2018): September
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i3.3136

Abstract

MENTARI PITANIATI. Analysis of village financial management case in Babulu Darat village sub district of Babulu, Penajam Paser Utara regency. Under guidance of Mr. Yunus Tete Konde and Mrs. Salmah Pattisahusiwa.Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 113 Tahun 2014 concerning Village Financial Management, Regulate how his village financial management, consisting of the planning, implementation,administration, reporting and accountability.The purpose of this research was to determine and analyze the financial management of the village in the Babulu Darat Village according to Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 113 Tahun 2014 concerning Village Financial Management. This research is an descriptive model by using comparative approach, and used observation and interview method. The required data are the result of interview dan accountability report in 2016. To analyze village financial management in Babulu Darat Village, this research used analysis tools from of regulation. The regulation are Undang-undang No. 6 Tahun 2014 concerning village and Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 113 Tahun 2014 concerning Village Financial Management.The result of this research is show that financial management of the village in Babulu Darat Village has undertaken well. Implementation, administration and financial management reporting is the stage which performed better than the other stages. Planning and accountability while carried on quite well. Expected better implement Babulu Darat Village about Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 113 Tahun 2014 in order to finance the management of the village could have been better. Keyword : village, village financial and village financial  management
Pengaruh pajak, kepemilikan asing, profitabilitas, dan debt covenant terhadap keputusan transfer pricing pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek indonesia periode 2014-2017 Fitri Nofiyanti; Yunus Tete Konde; Ledy Setiawati
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 6, No 1 (2021): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v6i1.6122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pajak, kepemilikan asing, profitabilitas, dan debt covenant terhadap keputusan transfer pricing. Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI selama tahun 2014-2017. Jumlah perusahaan manufaktur yang menjadi sampel penelitian ini yaitu 25 perusahaan selama 4 tahun, total sampel penelitian adalah 100 laporan keuangan. Metode yang digunakan adalah metode purposive sampling. Pengujian hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi logistik dengan bantuan software SPSS versi 22. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kepemilikan asing dan profitabilitas memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan transfer pricing perusahaan manufaktur, namun pajak dan debt covenant menunjukan bahwa variabel tersebut tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan transfer pricing perusahaan manufaktur.
Analisis perhitungan, penyetoran dan pelaporan pph pasal 21 atas karyawan Lucy Anggraeni; Yunus Tete Konde; Bramantika Oktavianti
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 2 (2018): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i2.2563

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Analisis Perhitungam, Penyetoran dan Pelaporan PPh Pasal 21 atas Karyawan PT Sucofindo Episi kab. Kutai  Kartanegara apakah sudah sesuai dengan Peraturan Perpajakan  yang berlaku. Teknik pengumpulan data yaitu dengan cara wawancara dan dokumentasi untuk memperoleh data yang dibutuhkan dengan relevan dengan permasalahan  yang  di teliti  dalam  penulisan  skripsi  ini.  Teknik  analisis  data dilakukan sesuai dengan Undang- Undang No. 36 Tahun 2008, serta Peraturan direktur Jenderal Pajak Nomor PER-16/Pj/2016 dan Undang-Undang Ketentuan Umum Perpajakan N0.16 Tahun 2009. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Analisis perhitungan,Penyetoran dan  Pelaporan  PPh  Pasal  21  ini  belum  sepenuhnya mematuhi peraturan Perpajakan yang berlaku pada saat ini. Dalam perhitungan perusahaan masih menggunakan peraturan perpajakan yang sudah tidak berlaku lagi sedangkan pada tanggal 27 juni 2016 peraturan perpajakan sudah diperbaharui  maka  perusahaan  lebih  bayar  kepada  Direktoral  Jendral  Pajak dalam hal ini perusahaan harus melakukan pembetulan. Tetapi Penyetoran dan Pelaporan perusahaan sudah mengikuti peraturan perpajakan yang berlaku.
Pengaruh kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional dan komisaris independen terhadap biaya utang Arnold Arnold; Yunus Tete Konde; Muhammad Subhan
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 2 (2018): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i2.2654

Abstract

Biaya hutang adalah biaya yang timbul karena penggunaan dana perusahaan yang berasal dari pinjaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional dan komisaris independen terhadap biaya hutang pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek indonesia. Data penelitian yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari www.idx.co.id dan www. ticmi.co.id. Populasi dalam penelitian ini adalah semua perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2011 hingga 2015. Sedangkan sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan metode purposive sampling sehingga sampel yang diambil 30 perusahaan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh negatif kepemilikan manajerial dengan koefisien regresi 0f -2,220 serta nilai signifikansi 0,028 signifikansinya terhadap biaya hutang. Efek negatif kepemilikan institusional dengan koefisien regresi sebesar -4,083 serta signifikansi mereka terhadap nilai signifikansi 0,000 mereka terhadap biaya hutang. Serta pengaruh positif dari komisaris independen dengan koefisien regresi sebesar 1,358 tidak signifikan dan signifikansinya terhadap nilai utang terhadap biaya 0,177. Kondisi kesulitan keuangan dapat diprediksi dengan menggunakan empat variabel independen.
Analisis Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Kecurangan Laporan Keuangan dengan Perspektif Fraud Diamond Devitasari Nurani Pratiwi; Yunus Tete Konde; Muhammad Subhan
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 2, No 2 (2017): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v2i2.1042

Abstract

This study was conducted to analyze the effect of the Development variables of fraud triangle by Cressey, the fraud diamond proposed by Wolfe and Hermanson (2009) that financial targets, financial stability, external pressure, nature of industry, ineffective monitoring, change in auditors, rationalization and capability towards the financial statement fraud which proxied by earnings management. The samples used in this study are 53 manufactured company that listed in Indonesia Stock Exchange during the period 2012-2014. The type of data used are secondary data, in the form of annual reports of companies listed on the Stock Exchange during the period 2012-2014. Hypothesis testing was conducted using multiple linear regression with SPSS 20 software. The results showed that the variables of financial stability which proxied by change in total assets ratio, external pressure variables which proxied by leverage ratio, financial targets variables which proxied by ROA (Return On Asset), and nature of the industry which is proxied by the change in receivables ratio shown to affect the financial statement fraud. This study does not prove that personal financial need which proxied by OSHIP, ineffective monitoring variable which proxied by the ratio of audit committee board independent, rationalization which proxied by change in auditors, and capability which is proxied by the change of directors has an influence on the financial statement fraud.Keywords: Fraud Triangle, SAS 99, Fraud Diamond, Financial Statement Fraud.
Analisis Kontribusi, Efisiensi, dan Efesiensi Pajak Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah Di Kabupaten Penajam Paser Utara riki dharmawan; yunus tete konde; muhammad abadan syakura
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 4, No 4 (2019): November
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v4i4.5799

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi, efisiensi, dan efektivitas pajak daerah terhadap pendapatan asli daerah di Kabupaten Penajam Paser Utara. Penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kuantitatif, sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekuder. Penelitian ini menggunakan data dari tahun 2013-2017 yang diperoleh dari Badan Keuangan Penajam Paser Utara. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata efektivitas pajak daerah dari tahun 2013-2017 adalah sebesar 100,45% dan masuk ke dalam kriteria sangat efektif. Sedangkan untuk rata-rata efisiensi pajak daerah dari tahun 2013-2017 adalah sebesar 17,73% dan masuk ke dalam kriteria efisien. Untuk rata-rata kontribusi pajak daerah terhadap pendapatan asli daerah dari tahun 2013-2017 adalah sebesar 28,86% dan masuk ke dalam kriteria cukup berkontribusi.
Analisis Pelaporan Keuangan pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Harapan Insan Sendawar yang Berstatus Badan Layanan Umum di Kutai Barat florentina yunilistyowati; Yunus Tete Konde; Dhina Mustika Sari
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 4, No 1 (2019): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v4i1.4042

Abstract

Florentina Yunilistyowati 2018. Analisis Pelaporan Keuangan pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Harapan Insan Sendawar yang Berstatus Badan Layanan Umum di Kutai Barat. Pembimbing (1) Bapak Yunus Tete Konde dan Pembimbing (2) Ibu Dhina Mustika Sari.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Penyajian  Laporan Keuangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Harapan Insan Sendawar yang berstatus Badan Layanan Umum di Kutai Barat ketika disajikan dengan menggunakan Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintahan (PSAP) Nomor 13 Tentang Penyajian Laporan Keuangan Badan Layanan Umum.Tujuan dari penulisan ini adalah untuk menganalisis penyajian laporan keuangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Harapan Insan Sendawar dengan mengacu pada ketentuan PSAP Nomor 13 tentang Penyajian Laporan Keuangan Badan Layanan Umum. Penelitian ini dilakukan pada RSUD Harapan Insan Sendawar di Kutai  Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penyajian laporan keuangan pada RSUD Harapan Insan Sendawar telah sesuai dengan PSAP Nomor 13.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penyajian laporan keuangan pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)  Harapan Insan Sendawar  sebagian besar telah sesuai dengan PSAP 13. Kata Kunci: Pelaporan Keuangan, BLUD, PSAP 13. 
Analisis harga pokok produksi kain tenun Ence Elis Anggraeni; Yunus Tete Konde; Rusliansyah Rusliansyah
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 6, No 4 (2021): November
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v6i4.6856

Abstract

Tujuan penelitian ini  yaitu mengatahui perhitungan harga pokok produksi sarung tenun kualitas satu dan kualitas dua Kelompok Usaha Bersama “Sejahtera Padaidi” dengan metode full costing. Untuk menghitung harga pokok produksi dengan metode full costing maka dengan mengalokasikan biaya bersama berdasarkan nilai jual relatif untuk mengalokasi biaya bersama. Hasil penelitian perbedaan harga pokok produksi dengan metode full costing yang dihasilkan dari perhitungan analisis sebesar Rp.18.965.433,00 dan untuk harga pokok produksi yang dihasilkan oleh Kelompok Usaha Bersama “Sejahtera Padaidi” sebesar Rp.18.629.054,00 adanya perbedaan dari selisih yang ditimbulkan, dikarenakan pemilik yang mengatakan biaya penyusutan tidak mempermasalahkan perhitungannya dan padahal biaya penyusutan perlu dihitung. Dampak penelitian menjadi pertimbangan untuk pihak pengusaha yang menempatkan usaha dengan gabungan antara untuk produksi dan kehidupan pemilik sehingga penentuan biaya overhead pabrik yang perlu diperhitungkan lagi dan alokasi biaya untuk masing-masing produk.
Analisis Efektivitas Dan Efisiensi Hasil Pemungutan Pajak Daerah Oleh Pemerintah Kota Samarinda herawati desi kristianti; yunus tete konde; dhina mustika sari
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 5, No 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v5i1.5804

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui efektivitas dan efisiensi hasil pemungutan Pajak Daerah Oleh Pemerintah Kota Samarinda. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data yang menggunakan runtut waktu (time series). Hal ini dimaksudkan untuk membantu melihat bagaimana kinerja, efektivitas, dan efisiensi penerimaan pajak daerah dari tahun ke tahun. Jenis penelitian yang dilakukan oleh penulis adalah deskriptif persentase.Hasil penelitian menunjukan bahwa Pajak Daerah yang dipungut oleh Pemerintah Kota Samarinda menunjukkan kondisi pada tingkat yang sudah efektif. Kondisi pemungutan Pajak Daerah Kota Samarinda belum efisien. Rata-rata tingkat efisiensi pemungutan pajak daerah 137,19%, dimana tingkat efisiensi tertinggi pada tahun 2010 yaitu sebesar 254,97% dan tingkat efisiensi pemungutan pajak daerah pada tahun 2017 merupakan tingkat efisiensi yang terbaik sebesar 79,46%, sehingga pada tahun anggaran 2010-2017 masih di atas 100%, dengan demikian pemungutan Pajak Daerah Kota Samarinda belum efisiensi dikarenakan belanja daerah lebih besar dibandingkan pemungutan pajak daerah.