Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Resiliensi Sosial pada Anak Single Parent Usia Dasar Shofi Nur Amalia
Journal on Education Vol 5 No 2 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v5i2.934

Abstract

The stigma of today's society always looks down on children who are raised by single parents. Various negative assumptions often arise, such as children who are raised by single parents have deviant behavior. However, in this study, examples of cases were found if in the world of psychology, including real cases is unique and rare. Because single parent children in this study were able to prove to the public that their attitudes and behavior were not like the general theory. Her responsive and independent attitude can be used as a role model for children her age. This is because the parenting style of the subject's mother is very serious in educating her child. In addition to the parenting style of the parents, there are several other factors that support the formation of the child's character. Such as the neighborhood where she lives, friends in everyday life and the school where she studies. So in this study it was found that children from single parent parenting did not always have deviant behavior. Although it is very minimal to get parental supervision, the subject has high social resilience to herself and others.
Menganalisis Nilai Pancasila Ke-2 (Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab) dari Berbagai Kasus di Sekolah Dasar Siti Kholifah; Shofi Nur Amalia
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 6 No 1 (2026): Volume 6, Nomor 1, Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i1.2547

Abstract

Penelitian ini membahas analisis nilai Pancasila sila kedua, yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab, melalui berbagai kasus nyata di sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan mengumpulkan data dari observasi, wawancara guru dan siswa, serta dokumen sekolah di tiga SD negeri di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus seperti bullying antar siswa sering terjadi karena kurangnya pemahaman nilai keadilan, sementara konflik berbasis perbedaan suku diatasi melalui diskusi kelas yang menekankan sikap beradab. Guru dapat menerapkan cerita inspiratif dan permainan kelompok untuk menanamkan nilai ini secara efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai kemanusiaan dalam pembelajaran PKn dapat mengurangi kasus negatif di SD hingga 30%, serta merekomendasikan pelatihan guru rutin untuk pendekatan yang lebih kontekstual.
Pengaruh Nilai Kedisiplinan dan Tanggung Jawab di Sekolah Terhadap Perilaku Siswa di Lingkungan Keluarga Fariza Regina Zalzadia; Shofi Nur Amalia
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 6 No 1 (2026): Volume 6, Nomor 1, Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i1.2549

Abstract

Sekolah berperan penting dalam menanamkan kedisiplinan dan tanggung jawab siswa. Namun, munculnya kenakalan siswa di luar sekolah menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas pendidikan karakter tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendidikan kedisiplinan dan tanggung jawab di sekolah terhadap perilaku siswa di lingkungan keluarga melalui kajian pustaka. Hasil menunjukkan bahwa pendidikan disiplin di sekolah berpengaruh positif, tetapi keberhasilannya sangat bergantung pada dukungan dan konsistensi lingkungan keluarga.
Peran Guru PKN dalam Menanamankan Nilai-Nilai Pancasila di Sekolah Dasar Hindasuris Ekawati; Shofi Nur Amalia
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 6 No 1 (2026): Volume 6, Nomor 1, Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i1.2550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penanaman nilai-nilai pancasila pada siswa kelas 6 di sd negeri sidorejo 2, metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawacara terhadap guru kelas 6. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai pancasila sangat penting dalam membentuk karakter siwa sekolah dasar terutama dalam menumbuhkan sikap toleransi antarumat beragama.nilai pancasila yang paling di tekanan adalah nilai kemanusiaan sebagai upaya penanaman nilai dilakukan melalui pembelajaran pkn dengan metode diskusi kelompok dan proyek yang mendorong kerja sama dan saling menghargai. Guru memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai tersebut melalui pembelajaran di kelas dan berbagai aktivitas sekolah.penelitian ini menyimpulkan bahawa pembelajaran pkn relevan pada nilai pancasila berperan penting dalam pembentukan karakter siswa Sekolah Dasar.
Peran Pengajar dalam Menanamkan Sikap Nasionalisme pada Siswa Sekolah Dasar Nisvi Zaidat Unnur; Shofi Nur Amalia
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 6 No 1 (2026): Volume 6, Nomor 1, Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i1.2551

Abstract

Nasionalisme merupakan karakteristik cinta terhadap tanah air.rasa nasionalisme adalah sesuatu yang seharusnya ada dalam diri setiap individu.oleh karena itu, waktu yang digunakan untuk menanamkan sikap nasionalismemenjadi aset yang sangat berhara dalam mempertahankan kehidupan bernegara. Penelitian ini berfokus pada bagaimana tugas seorang guru dalam menanamkan sikap nasionalisme di kalangan siswa sekolah dasar. Metode penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan mengkaji dari berbagai sumber berupa buku dan artikel jurnalyang relevan dengan pembelajaran PKN di Sekolah Dasar. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui peran guru dalam menanamkan sikap nasionalisme pada siswa sekolah dasar.Hasil penelitian ini menyatakan bahwa Nasionalisme adalah bentuk cinta terhadap tanah air serta pengakuan akan pentingnya membangun kekuatan dan kesepakatan dalam merencanakan kehidupan berbangsa. merupakan wujud rasa cinta terhadap cinta tanah air serta pengakuan akan dorongan untuk membangun kekuatan dan kesepakatan dalam merancang kehiupan berbangsa. Guru sebagai sosok utama dalam prose pembelajaran perlu menanmkan sikap tanah air dalam aktivitas sehari hari, seperti menghargai symbol symbol negara dan berkomunikasi dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Strategi Role Playing dalam Internalisasi Adab dan Sopan Santun pada Pembelajaran PKn di Sekolah Dasar Hanum Wulandari; Shofi Nur Amalia
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 6 No 1 (2026): Volume 6, Nomor 1, Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i1.2554

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh memudarnya adab dan budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun) di kalangan peserta didik sekolah dasar akibat pembelajaran PKn yang cenderung verbalistis. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas strategi Role Playing dalam menginternalisasi nilai adab pada peserta didik. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur dari jurnal dan buku yang terpercaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Role Playing merupakan instrumen yang sangat efektif dalam menjembatani jarak antara pengetahuan moral dan tindakan nyata. Melalui simulasi peran, terjadi proses penerapan nilai secara terpadu yang menyentuh aspek kognitif dan emosional peserta didik. Simpulan penelitian menegaskan bahwa aktualisasi metode ini secara signifikan mampu meningkatkan karakter sopan santun dan mempercepat pencapaian Profil Pelajar Pancasila. Penerapan bermain peran terbukti efektif mengubah nilai yang abstrak menjadi perilaku konkret, sehingga mencetak generasi yang cerdas secara intelektual sekaligus luhur dalam budi pekerti.
Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Pembelajaran PKN di Sekolah Dasar Nurlaila; Shofi Nur Amalia
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 4 (2026): Advances In Education Journal (Februari)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pancasila is the foundation of the state and the guiding principle of the Indonesian nation, and it must be instilled in students from an early age, particularly in elementary schools. Civics Education (PKn) plays a crucial role in instilling Pancasila values through the learning process. Civics learning aims to shape students’ knowledge, attitudes, and behaviors that reflect the values of divinity, humanity, unity, democracy, and social justice. The application of Pancasila values in Civics learning is carried out in stages and simply through prayer, tolerance among students, group cooperation, class discussions, and the cultivation of fairness and responsibility. Furthermore, teacher role models and school activities such as mutual cooperation (gotong royong) strengthen the practice of Pancasila values. In the era of globalization, Civics learning is an important means of fostering a sense of nationalism and maintaining national identity. Through Civics learning in elementary schools, it is hoped that students will grow into a generation with Pancasila-based character and love for their homeland. 
Strategi  Guru  PKN dalm Menanamkan Nilai Moral dan  Karakter di Era Transformasi Pendidikan Navisa Auliya Kumalasari; Shofi Nur Amalia
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 4 (2026): Advances In Education Journal (Februari)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penanaman nilai moral dan kewarganegaraan di era transformasi Pendidikan penting dalam pembentukan kepribadian siswa sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru Pendidikan kewarganegaran dalam memperkuat karakter moral dan kewarganegaraan siswa di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan meliputi tinjauan literatur (literatur review), dengan menganalisis berbagai jurnal artikel yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga tahun 2025 yang relevan dengan topik ini. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa Pendidikan kewarganegaraan memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai karakter seperti cinta tanah air, toleransi, demokrasi, tanggung jawab, dan nasionalisme di tengah arus globalisasi. Keberhasilan internalisasi nilai moral dan karekter siswa juga sangat dipengaruhi oleh peran guru sebagai contoh teladan, dukungan lingkungan sekolah yang inklusif, serta kelibatan keluarga. Namun, masih terdapat tantangan berupa keterbatasan infrastruktur dan akses teknologi, rendahnya kompetensi digital guru dan kesenjangan adaptasi teknologi antara guru dan peserta didik. . Implikasi dari temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan kompetensi pedagogic guru Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) berbasis Pendidikan karakter serta perancangan model pembelajaran yang lebih adaptif dan kontekstual dalam menanamkan nilai moral dan kewarganegaraan sejak Pendidikan dasar.
Meningkatkan Pemahaman Anak SD Melalui Pembelajaran PKN yang Menarik Rea lisa Radita Febrianti; Shofi Nur Amalia
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 4 (2026): Advances In Education Journal (Februari)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) Di Sekolah Dasar Memiliki Peran Penting Dalam Membentuk Pemahaman, Sikap, Dan Karakter Siswa Sebagai Warga Negara Sejak Dini. Namun, Pembelajaran PKN Masih Sering Dianggap Membosankan Karena kebanyakan Metode yang digunakan guruadalah Ceramah Dan Hafalan. Artikel Ini Bertujuan Untuk Mengkaji Upaya Meningkatkan Pemahaman Anak SD Melalui Pembelajaran PKN Yang Menarik. Metode Penelitian Yang Digunakan Adalah Studi Pustaka, Serta Dengan Pengalaman Penulis Selama Mengikuti Dan Melaksanakan Pembelajaran PKN Di Sekolah Dasar. Hasil Kajian Menunjukkan Bahwa Pembelajaran PKN Yang Dirancang Secara Menarik Melalui Metode Aktif, Kontekstual, Dan Partisipatif Mampu Meningkatkan Pemahaman Siswa Terhadap Materi PKN. Selain Itu, Keterlibatan Aktif Siswa Dalam Pembelajaran Membantu Mereka Mengaitkan Nilai-Nilai PKN Dengan Kehidupan Sehari-Hari.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SCRAPBOOK MATERI KERAGAMAN BUDAYA INDONESIA KELAS IV UPT SD NEGERI SUKOREJO 03 Khonik Rokimah; Shofi Nur Amalia; Widyarnes Niwangtika
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Regular Issue (In Progress)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v11i3.2405

Abstract

This study aims to develop a teaching resource scrapbook for the Pancasila Education subject in fourth-grade elementary school that covers cultural diversity in Indonesia, specifically focusing on diverse traditional homes, clothing, weapons, food, and art. This study implements a Research and Development (R&D) perspective through the ADDIE model, which consists of five steps: analysis, design, development, implementation, and evaluation. Content validation by experts yielded a score of 90%, classified as “Highly Valid”; media validation by experts recorded a score of 96%, classified as “Highly Valid”; the language evaluation by experts yielded a score of 95%, classified as “Highly Valid”; and the practicality evaluation by classroom teachers yielded a score of 94%, classified as “Highly Valid.” The effectiveness of the instructional media was evaluated through pretest and posttest analysis. Based on the pretest and posttest results and the N-Gain calculation, a value of 0.75 was obtained. According to the table, g > 0.70 falls into the “high” category. This value falls within the 56–75% range, categorized as “moderately effective.” It can be concluded that the scrapbook learning media designed for Pancasila Education lessons on the topic of Indonesia’s cultural diversity is effective for use by students in Grade 4 at UPT SD Negeri Sukorejo 03.