Shofi Nur Amalia
Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Resiliensi Sosial pada Anak Single Parent Usia Dasar Shofi Nur Amalia
Journal on Education Vol 5 No 2 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v5i2.934

Abstract

The stigma of today's society always looks down on children who are raised by single parents. Various negative assumptions often arise, such as children who are raised by single parents have deviant behavior. However, in this study, examples of cases were found if in the world of psychology, including real cases is unique and rare. Because single parent children in this study were able to prove to the public that their attitudes and behavior were not like the general theory. Her responsive and independent attitude can be used as a role model for children her age. This is because the parenting style of the subject's mother is very serious in educating her child. In addition to the parenting style of the parents, there are several other factors that support the formation of the child's character. Such as the neighborhood where she lives, friends in everyday life and the school where she studies. So in this study it was found that children from single parent parenting did not always have deviant behavior. Although it is very minimal to get parental supervision, the subject has high social resilience to herself and others.
Menganalisis Nilai Pancasila Ke-2 (Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab) dari Berbagai Kasus di Sekolah Dasar Siti Kholifah; Shofi Nur Amalia
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 6 No 1 (2026): Volume 6, Nomor 1, Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i1.2547

Abstract

Penelitian ini membahas analisis nilai Pancasila sila kedua, yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab, melalui berbagai kasus nyata di sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan mengumpulkan data dari observasi, wawancara guru dan siswa, serta dokumen sekolah di tiga SD negeri di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus seperti bullying antar siswa sering terjadi karena kurangnya pemahaman nilai keadilan, sementara konflik berbasis perbedaan suku diatasi melalui diskusi kelas yang menekankan sikap beradab. Guru dapat menerapkan cerita inspiratif dan permainan kelompok untuk menanamkan nilai ini secara efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai kemanusiaan dalam pembelajaran PKn dapat mengurangi kasus negatif di SD hingga 30%, serta merekomendasikan pelatihan guru rutin untuk pendekatan yang lebih kontekstual.
Pengaruh Nilai Kedisiplinan dan Tanggung Jawab di Sekolah Terhadap Perilaku Siswa di Lingkungan Keluarga Fariza Regina Zalzadia; Shofi Nur Amalia
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 6 No 1 (2026): Volume 6, Nomor 1, Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i1.2549

Abstract

Sekolah berperan penting dalam menanamkan kedisiplinan dan tanggung jawab siswa. Namun, munculnya kenakalan siswa di luar sekolah menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas pendidikan karakter tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendidikan kedisiplinan dan tanggung jawab di sekolah terhadap perilaku siswa di lingkungan keluarga melalui kajian pustaka. Hasil menunjukkan bahwa pendidikan disiplin di sekolah berpengaruh positif, tetapi keberhasilannya sangat bergantung pada dukungan dan konsistensi lingkungan keluarga.
Peran Guru PKN dalam Menanamankan Nilai-Nilai Pancasila di Sekolah Dasar Hindasuris Ekawati; Shofi Nur Amalia
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 6 No 1 (2026): Volume 6, Nomor 1, Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i1.2550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penanaman nilai-nilai pancasila pada siswa kelas 6 di sd negeri sidorejo 2, metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawacara terhadap guru kelas 6. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai pancasila sangat penting dalam membentuk karakter siwa sekolah dasar terutama dalam menumbuhkan sikap toleransi antarumat beragama.nilai pancasila yang paling di tekanan adalah nilai kemanusiaan sebagai upaya penanaman nilai dilakukan melalui pembelajaran pkn dengan metode diskusi kelompok dan proyek yang mendorong kerja sama dan saling menghargai. Guru memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai tersebut melalui pembelajaran di kelas dan berbagai aktivitas sekolah.penelitian ini menyimpulkan bahawa pembelajaran pkn relevan pada nilai pancasila berperan penting dalam pembentukan karakter siswa Sekolah Dasar.
Peran Pengajar dalam Menanamkan Sikap Nasionalisme pada Siswa Sekolah Dasar Nisvi Zaidat Unnur; Shofi Nur Amalia
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 6 No 1 (2026): Volume 6, Nomor 1, Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i1.2551

Abstract

Nasionalisme merupakan karakteristik cinta terhadap tanah air.rasa nasionalisme adalah sesuatu yang seharusnya ada dalam diri setiap individu.oleh karena itu, waktu yang digunakan untuk menanamkan sikap nasionalismemenjadi aset yang sangat berhara dalam mempertahankan kehidupan bernegara. Penelitian ini berfokus pada bagaimana tugas seorang guru dalam menanamkan sikap nasionalisme di kalangan siswa sekolah dasar. Metode penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan mengkaji dari berbagai sumber berupa buku dan artikel jurnalyang relevan dengan pembelajaran PKN di Sekolah Dasar. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui peran guru dalam menanamkan sikap nasionalisme pada siswa sekolah dasar.Hasil penelitian ini menyatakan bahwa Nasionalisme adalah bentuk cinta terhadap tanah air serta pengakuan akan pentingnya membangun kekuatan dan kesepakatan dalam merencanakan kehidupan berbangsa. merupakan wujud rasa cinta terhadap cinta tanah air serta pengakuan akan dorongan untuk membangun kekuatan dan kesepakatan dalam merancang kehiupan berbangsa. Guru sebagai sosok utama dalam prose pembelajaran perlu menanmkan sikap tanah air dalam aktivitas sehari hari, seperti menghargai symbol symbol negara dan berkomunikasi dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Strategi Role Playing dalam Internalisasi Adab dan Sopan Santun pada Pembelajaran PKn di Sekolah Dasar Hanum Wulandari; Shofi Nur Amalia
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 6 No 1 (2026): Volume 6, Nomor 1, Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i1.2554

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh memudarnya adab dan budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun) di kalangan peserta didik sekolah dasar akibat pembelajaran PKn yang cenderung verbalistis. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas strategi Role Playing dalam menginternalisasi nilai adab pada peserta didik. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur dari jurnal dan buku yang terpercaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Role Playing merupakan instrumen yang sangat efektif dalam menjembatani jarak antara pengetahuan moral dan tindakan nyata. Melalui simulasi peran, terjadi proses penerapan nilai secara terpadu yang menyentuh aspek kognitif dan emosional peserta didik. Simpulan penelitian menegaskan bahwa aktualisasi metode ini secara signifikan mampu meningkatkan karakter sopan santun dan mempercepat pencapaian Profil Pelajar Pancasila. Penerapan bermain peran terbukti efektif mengubah nilai yang abstrak menjadi perilaku konkret, sehingga mencetak generasi yang cerdas secara intelektual sekaligus luhur dalam budi pekerti.