Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengembangan Treasure Box Berbasis Literasi Sains Materi Bagian Tumbuhan Untuk Siswa Kelas 2 SD Ummu Khusna Munadhah; Widyarnes Niwangtika; Shofi Nur Amalia
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.754

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Treasure Box berbasis literasi sains pada materi bagian tumbuhan serta mengetahui tingkat kevalidan dan efektivitas media terhadap kemampuan literasi sains siswa kelas II sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian adalah siswa kelas II UPT SDN Sumber 02 Kabupaten Blitar sebanyak 16 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, angket validasi ahli materi, ahli media, praktisi pembelajaran, serta tes pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan uji statistik Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Treasure Box berbasis literasi sains memperoleh tingkat kelayakan sangat valid dengan persentase validasi ahli materi sebesar 93,3%, ahli media sebesar 90%, dan praktisi pembelajaran sebesar 72,2%. Efektivitas media ditunjukkan melalui peningkatan rata-rata nilai siswa dari 5,69 pada pretest menjadi 8,62 pada posttest. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi <0,001 yang berarti terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah penggunaan media. Dengan demikian, media Treasure Box berbasis literasi sains layak dan efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan literasi sains siswa pada pembelajaran IPAS materi bagian tumbuhan.
Educaplay-based froggy jump learning media to improve digital literacy in learning the pancasila principles Anis Maisaroh; Shofi Nur Amalia; Mohamad Fatih
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 14 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v14i1.4992

Abstract

Hasil observasi di SDN Kaligambir 02 menunjukkan keterbatasan media pembelajaran yang monoton, menyebabkan rendahnya pemahaman materi Pancasila, selain itu penggunaan handphone yang kurang tepat menyebabkan literasi digital siswa kelas IV tergolong rendah.​ Penelitian ini mengembangkan media pembelajaran "Froggy Jump" berbasis Educaplay materi Pancasila untuk meningkatkan literasi digital siswa pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ASSURE, proses mencakup dari analyze, state, select, utilize, reguire, dan evaluate. Validasi ahli media dan materi mencapai 98% (sangat valid), respon guru 98% dengan kategori (sangat layak). Uji coba pada 16 siswa dengan desain One-Group Pretest-Posttest menunjukkan rata-rata pretest 38,75 naik menjadi posttest 80, N-Gain 0,709 (kategori tinggi). Uji normalitas (Shapiro-Wilk Sig. >0,05), homogenitas (Levene Sig. 0,122), dan paired t-test (Sig. 0,000 <0,05) membuktikan peningkatan signifikan. Media pembelajaran ini menjadi solusi untuk mengatasi kejenuhan pembelajaran konvensional, meningkatkan dan kemampuan digital siswa. Media dinyatakan valid, layak, dan sebagai solusi inovatif Pendidikan Pancasila di era digital.
Pengembangan Media Card Match Circle (CMC) Materi Nilai Pancasila Berbantuan Gamifikasi Dengan Model Experiential Learning Siswa Kelas 3 SD Niken Ayu Mulia; Shofi Nur Amalia; Khoirul Wafa
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 6 No 2 (2026): Volume 6, Nomor 2, Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i2.2629

Abstract

Pembelajaran Nilai Pancasila di kelas 3 SD masih didominasi metode ceramah sehingga siswa kurang aktif dan mudah merasa bosan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media Card Match Circle (CMC) berbasis gamifikasi dengan model Experiential Learning melalui metode ADDIE. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa media sangat layak dengan validasi ahli materi sebesar 94% dan ahli media sebesar 97%, serta dinilai efektif melalui respon guru (81%) dan siswa (79%). Oleh karena itu, media Card Match Circle (CMC) terbukti layak dan efektif dalam meningkatkan keterlibatan serta pemahaman siswa.
Pengembangan Media Galaxy Card Berbasis Canva Materi Keberagaman Budaya Indonesia Dengan Model Problem Based Learning (PBL) Siswa Kelas V Di Sekolah Dasar Wanda Natasya Dewanti; Shofi Nur Amalia; Khoirul Wafa
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 6 No 2 (2026): Volume 6, Nomor 2, Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i2.2630

Abstract

Materi keberagaman budaya Indonesia di kelas V masih didominasi metode ceramah sehingga siswa kurang aktif dan sulit memahami materi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media Galaxy Card berbasis Canva dengan model Problem Based Learning (PBL). Metode yang digunakan adalah R&D dengan model ADDIE pada 35 siswa. Hasil menunjukkan media sangat valid (93%–96%) dan sangat layak digunakan berdasarkan respon guru (96%) dan siswa (91%). Media ini efektif meningkatkan keaktifan, motivasi, dan pemahaman siswa dalam pembelajaran.
Menganalisis Nilai Pancasila Ke-2 (Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab) dari Berbagai Kasus di Sekolah Dasar Siti Kholifah; Shofi Nur Amalia
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol. 4 No. 4 (2024): Volume 4, Nomor 4, Desember 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i1.2547

Abstract

Penelitian ini membahas analisis nilai Pancasila sila kedua, yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab, melalui berbagai kasus nyata di sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan mengumpulkan data dari observasi, wawancara guru dan siswa, serta dokumen sekolah di tiga SD negeri di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus seperti bullying antar siswa sering terjadi karena kurangnya pemahaman nilai keadilan, sementara konflik berbasis perbedaan suku diatasi melalui diskusi kelas yang menekankan sikap beradab. Guru dapat menerapkan cerita inspiratif dan permainan kelompok untuk menanamkan nilai ini secara efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai kemanusiaan dalam pembelajaran PKn dapat mengurangi kasus negatif di SD hingga 30%, serta merekomendasikan pelatihan guru rutin untuk pendekatan yang lebih kontekstual.
Pengaruh Nilai Kedisiplinan dan Tanggung Jawab di Sekolah Terhadap Perilaku Siswa di Lingkungan Keluarga Fariza Regina Zalzadia; Shofi Nur Amalia
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol. 4 No. 4 (2024): Volume 4, Nomor 4, Desember 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i1.2549

Abstract

Sekolah berperan penting dalam menanamkan kedisiplinan dan tanggung jawab siswa. Namun, munculnya kenakalan siswa di luar sekolah menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas pendidikan karakter tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendidikan kedisiplinan dan tanggung jawab di sekolah terhadap perilaku siswa di lingkungan keluarga melalui kajian pustaka. Hasil menunjukkan bahwa pendidikan disiplin di sekolah berpengaruh positif, tetapi keberhasilannya sangat bergantung pada dukungan dan konsistensi lingkungan keluarga.
Peran Guru PKN dalam Menanamankan Nilai-Nilai Pancasila di Sekolah Dasar Hindasuris Ekawati; Shofi Nur Amalia
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol. 4 No. 4 (2024): Volume 4, Nomor 4, Desember 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i1.2550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penanaman nilai-nilai pancasila pada siswa kelas 6 di sd negeri sidorejo 2, metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawacara terhadap guru kelas 6. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai pancasila sangat penting dalam membentuk karakter siwa sekolah dasar terutama dalam menumbuhkan sikap toleransi antarumat beragama.nilai pancasila yang paling di tekanan adalah nilai kemanusiaan sebagai upaya penanaman nilai dilakukan melalui pembelajaran pkn dengan metode diskusi kelompok dan proyek yang mendorong kerja sama dan saling menghargai. Guru memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai tersebut melalui pembelajaran di kelas dan berbagai aktivitas sekolah.penelitian ini menyimpulkan bahawa pembelajaran pkn relevan pada nilai pancasila berperan penting dalam pembentukan karakter siswa Sekolah Dasar.
Peran Pengajar dalam Menanamkan Sikap Nasionalisme pada Siswa Sekolah Dasar Nisvi Zaidat Unnur; Shofi Nur Amalia
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol. 4 No. 4 (2024): Volume 4, Nomor 4, Desember 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i1.2551

Abstract

Nasionalisme merupakan karakteristik cinta terhadap tanah air.rasa nasionalisme adalah sesuatu yang seharusnya ada dalam diri setiap individu.oleh karena itu, waktu yang digunakan untuk menanamkan sikap nasionalismemenjadi aset yang sangat berhara dalam mempertahankan kehidupan bernegara. Penelitian ini berfokus pada bagaimana tugas seorang guru dalam menanamkan sikap nasionalisme di kalangan siswa sekolah dasar. Metode penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan mengkaji dari berbagai sumber berupa buku dan artikel jurnalyang relevan dengan pembelajaran PKN di Sekolah Dasar. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui peran guru dalam menanamkan sikap nasionalisme pada siswa sekolah dasar.Hasil penelitian ini menyatakan bahwa Nasionalisme adalah bentuk cinta terhadap tanah air serta pengakuan akan pentingnya membangun kekuatan dan kesepakatan dalam merencanakan kehidupan berbangsa. merupakan wujud rasa cinta terhadap cinta tanah air serta pengakuan akan dorongan untuk membangun kekuatan dan kesepakatan dalam merancang kehiupan berbangsa. Guru sebagai sosok utama dalam prose pembelajaran perlu menanmkan sikap tanah air dalam aktivitas sehari hari, seperti menghargai symbol symbol negara dan berkomunikasi dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Strategi Role Playing dalam Internalisasi Adab dan Sopan Santun pada Pembelajaran PKn di Sekolah Dasar Hanum Wulandari; Shofi Nur Amalia
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol. 4 No. 4 (2024): Volume 4, Nomor 4, Desember 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i1.2554

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh memudarnya adab dan budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun) di kalangan peserta didik sekolah dasar akibat pembelajaran PKn yang cenderung verbalistis. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas strategi Role Playing dalam menginternalisasi nilai adab pada peserta didik. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur dari jurnal dan buku yang terpercaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Role Playing merupakan instrumen yang sangat efektif dalam menjembatani jarak antara pengetahuan moral dan tindakan nyata. Melalui simulasi peran, terjadi proses penerapan nilai secara terpadu yang menyentuh aspek kognitif dan emosional peserta didik. Simpulan penelitian menegaskan bahwa aktualisasi metode ini secara signifikan mampu meningkatkan karakter sopan santun dan mempercepat pencapaian Profil Pelajar Pancasila. Penerapan bermain peran terbukti efektif mengubah nilai yang abstrak menjadi perilaku konkret, sehingga mencetak generasi yang cerdas secara intelektual sekaligus luhur dalam budi pekerti.
Pengembangan Media Card Match Circle (CMC) Materi Nilai Pancasila Berbantuan Gamifikasi Dengan Model Experiential Learning Siswa Kelas 3 SD Niken Ayu Mulia; Shofi Nur Amalia; Khoirul Wafa
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol. 6 No. 2 (2026): Volume 6, Nomor 2, Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i2.2629

Abstract

Pembelajaran Nilai Pancasila di kelas 3 SD masih didominasi metode ceramah sehingga siswa kurang aktif dan mudah merasa bosan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media Card Match Circle (CMC) berbasis gamifikasi dengan model Experiential Learning melalui metode ADDIE. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa media sangat layak dengan validasi ahli materi sebesar 94% dan ahli media sebesar 97%, serta dinilai efektif melalui respon guru (81%) dan siswa (79%). Oleh karena itu, media Card Match Circle (CMC) terbukti layak dan efektif dalam meningkatkan keterlibatan serta pemahaman siswa.