Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

FAMILY EXPERIENCES OF PREVENTING STUNTING AMONG CHILDREN UNDER TWO YEARS: A COMMUNITY HEALTH NURSING PERSPECTIVE Sarifudin Andi Latif; Muhammad Syafri; Sahdan Mustari
International Journal of Nursing and Midwifery Science (IJNMS) Vol. 10 No. 2 (2026): VOLUME 10 ISSUE 2 AUGUST 2026
Publisher : Departement Research and Community Engagement Bina Sehat PPNI Institute of Health Science, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29082/IJNMS/2026/Vol10/Iss2/866

Abstract

Stunting remains a major public health challenge affecting children's physical growth, cognitive development, and future productivity. Family involvement and community support are essential for effective prevention during the first 1,000 days of life. This study explored family experiences in preventing stunting among children under two years of age from a community nursing perspective in Jeneponto Regency, Indonesia. A qualitative descriptive phenomenological design was employed involving 14 purposively selected participants, including 10 mothers, two community nurses, and two Posyandu health volunteers. Data were collected through semi-structured in-depth interviews, field observations, and field notes, then analyzed using thematic analysis. Four themes emerged: family knowledge of stunting, family prevention practices, barriers to prevention, and community nursing support. Families practiced exclusive breastfeeding, nutritious complementary feeding, routine growth monitoring, and healthcare utilization. However, economic constraints, cultural beliefs, feeding difficulties, and limited healthcare access remained significant barriers. Family-centered community nursing interventions integrating education, empowerment, home visits, and multisectoral collaboration can strengthen sustainable stunting prevention among children under two years of age.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA KEJADIAN DISPEPSIA PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR Sarifudin Andi Latif; Sahdan Mustari; Muhammad Syafri; Adi Hermawan
Jurnal Ilmu Kesehatan Nusantara Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Nusantara
Publisher : PT. Nasyah Medika Care

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiken.v1i1.6

Abstract

Latar belakang : Pada mahasiswa khususnya penderita dispepsia fungsional dapat menimbulkan gejala-gejala yang sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Dalam survey mengatakan bahwa terdapat lebih dari 50% penderita dispepsia yang bergantung pada obat dan sekitar 30% penderita dispepsi lebih memilih libur atau tidak masuk dari pekerjaan ataupun sekolah karena keluhan yang diderita dari gejala dispepsia tersebut. Terjadinya gejala-gejala dispepsia disebabkan oleh beberapa proses patofisilogi yaitu sekresi asam lambung dismotilitas gastrointestinal, infeksi helicobacter plori, hipersensitivitas visceral, disfungsi otonom, psikologis, pola makan, dan faktor lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya kejadian dispepsia pada mahasiswa tingkat akhir. Metode : Penelitian yang dilakukan ini menggunakan rancangan penelitian cross sectional pendekatan retrospektif. Studi cross sectional merupakan suatu observasional (non-eksperimental). Penelitian ini telah dilakukan di STIKES Amanah Makassar. Total sampel dalam penelitian yaitu 87 responden dengan teknik Total Sampling. Data yang diperoleh selanjutnya akan di rekapitulasi dengan menggunakan SPSS dan jika didapatkan data normal maka analisis data menggunakan Chi-Square jika P> 0,05. Hasil : hasil analisis data dengan menggunakan uji chi-square (x²) pada kemaknaan 95% (α 0,05) dengan bantuan SPSS, maka diperoleh nilai Pearson Chi-Square adalah Pola Makan sebesar (0,012) dan Stres sebesar (0.004). Berdasarkan hasil Pengujian dapat dilihat bahwa nilai p yang diperoleh lebih kecil dari α (0,05). Kesimpulan : terdapat hubungan Pola Makan dengan Kejadian Dispepsia pada mahasiswa akhir dan terdapat hubungan stress dengan Kejadian Dispepsia pada mahasiswa akhir.