Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PELATIHAN PENGAMBILAN FOTO DAN EDITING VIDEO PARA GURU SMA NEGERI 1 PAGARALAM Fakhri Lambardo; Muhammad Iqbal Ramdhani; Rolia Wahasusmiah; Hadi Syaputra
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 4 No. 7: Juli 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini bertujuan peningkatan kemampuan para guru di SMA Negeri 1 Pagaralam untuk pengambilan foto dan editing video. Pengabdian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Pagaralam dengan Metode yang digunakan dalam PKM ini dalam bentuk seminar atau ceramah, pelatihan. Untuk tempat pengabdian masyarakat ini berada pada lingkungan sekolah yang nantinya akan berlangsung selama 3 jam dan mengenai waktu pelaksanaan pengabdian masyarakat ini pada hari Selasa tanggal 18 Mei 2025. Metode seminar diberikan untuk mengenalkan materi pengambilan foto kepada para guru SMA Negeri 1 Pagaralam. Pengabdian Masyarakat ini sangat bermanfaat karena guru menjadi lebih mengetahui mengenai pengambilan foto dan editing video. Ini diharapkan menjadi solusi untuk meningkatkan kemampuan kompetensi guru bagi daerah 3 T.
Pelatihan Media Pembelajaran Berbasis Canva Para Guru Sd Islam Az-Zahrah Palembang Lambardo, Fakhri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 01 (2024): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Alihsanpublisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan media pembelajaran berbasis Canva untuk guru SD Islam Az-Zahrah Palembang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam menciptakan materi pembelajaran yang menarik dan interaktif menggunakan platform Canva. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif tentang fitur-fitur Canva dan penerapannya dalam konteks pendidikan. Penggunaan canva sebagai media pembelajaran memiliki kelebihan yaitu: Canva memiliki tampilan yang sederhana, dan mudah di gunakan. Memiliki banyak template yang bisa di edit. Tidak perlu menginstall aplikasi ke laptop cukup menggunakan link canva.com pada web browserPenggunaan canva sebagai media pembelajaran memiliki kelebihan yaitu: Canva memiliki tampilan yang sederhana, dan mudah di gunakan. Memiliki banyak template yang bisa di edit. Tidak perlu menginstall aplikasi ke laptop cukup menggunakan link canva.com pada web browser. Metode pelatihan meliputi pemaparan teori, demonstrasi praktis, dan sesi latihan interaktif. Evaluasi dilakukan melalui penilaian sebelum dan setelah pelatihan untuk mengukur peningkatan keterampilan dan pengetahuan guru. Hasilnya diharapkan memberikan kontribusi positif terhadap efektivitas pengajaran dan pembelajaran di SD Islam Az-Zahrah Palembang.
PELATIHAN PENGAMBILAN FOTO DAN EDITING VIDEO PARA GURU SMP NEGERI 2 WARKUK RANAU SELATAN Cahyo Pambudi Darmo; Fakhri Lambardo; Muhammad Iqbal Ramdhani; Rolia Wahasusmiah
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 11: April 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i11.7616

Abstract

Kegiatan ini bertujuan peningkatan kemampuan para guru di SMP Negeri 2 Warkuk Ranau Selatan untuk pengambilan foto dan editing video. Kegiatan ini bertujuan peningkatan kemampuan para guru di SMA Negeri 1 Belitang Timur 3 untuk pengambilan foto dan editing video. Metode dalam pengabdian ini adalah Sesi 1 pembukaan acara PKM dan Doa. Sesi 2 penyampaian materi terkait dengan cara editing video. Dan sesi ketiga adalah dengan diskusi. Hasil pengabdian ini adalah menjadi solusi untuk meningkatkan kemampuan kompetensi guru bagi daerah 3 T (terluar, terdepan tertinggal) dan juga menumbuhkan kreativitas dalam editing video dan pengambilan Foto dalam kegiatan atau aktivitas sehari-hari
Sistem Informasi Wedding Organizer Berbasis Web Menggunakan Codeigniter Lambardo, Fakhri; Eno, Jovi Arga Marcell
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 4 No 2 (2024): JUPIN Mei 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.289

Abstract

Saat ini, Wedding Organizer (WO) sangat dibutuhkan selain untuk kepuasan konsep acara pernikahan yang sempurna, para calon pengantin maupun keluarga pengantin tidak perlu direpotkan dalam persiapan yang memakan tenaga dan waktu yang tidak sedikit. Dengan adanya hal ini, bisnis dibidang WO tentunya sangat menjanjikan sehingga banyak sekelompok orang dalam sebuah organisasi maupun perusahaan memilih untuk membuka usaha di bidang wedding organizer. Hanya saja, permasalahan pemesanan paket pernikahan di Wedding Organizer masih dilakukan dengan cara sederhana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan sebuah aplikasi sistem informasi wedding organizer berbasis web menggunakan Codeigniter. Pengembangan aplikasi menggunakan metode prototype agar sesuai dengan keinginan user. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dihasilkan sebuah sistem informasi wedding organizer yang dapat mengelola paket serta customer. Berdasarkan pengujian blackbox yang dilakukan, aplikasi telah sesuai dengan yang diharapkan oleh pengembang aplikasi.
Basic Graphic Design Training for High School Students (SMK Sjakhyakirti) Azhar Andika Putra; Nia Umilizah; Pipin Octavia; Rudiansyah; Fakhri Lambardo
JARDIRA – Jurnal Pengabdian Digital dan Rekayasa Informatika Vol. 1, No. 1, July 2025
Publisher : CogniSpectra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65917/jardira.v1i1.11

Abstract

Background : Graphic design is a visual skill that plays a crucial role in modern digital communication, particularly in marketing, social media, advertising, and branding. The growing industry demand for creative workers requires vocational education institutions, such as vocational high schools (SMK), to equip students with skills relevant to the times. However, many students still lack adequate conceptual and technical understanding in this field . Contribution:To address these challenges, SMK Sjakhyakirti provides comprehensive basic graphic design training. This program aims not only to enhance students' theoretical understanding of visual design principles but also to develop technical skills in using professional design software. This training also serves as a model for implementing vocational training that is relevant and adaptive to developments in the creative industry . Method: The training uses a blended learning approach that combines online and face-to-face learning, supported by project-based learning methods , tool demonstrations, hands-on practice, and formative and summative evaluations. Students are actively involved in visual media creation projects such as posters, logos, and brochures using Adobe Photoshop, Illustrator, and CorelDRAW . Results : The evaluation showed significant improvements in five key aspects: understanding design concepts (87%), software proficiency (91%), creativity (78%), team collaboration (83%), and understanding design ethics (85%). The overall average score reached 4.24 on a scale of 5, indicating the training's effectiveness in improving student competency. This program is expected to provide a strong foundation for students to pursue careers in the increasingly competitive creative industry. Conclusion: The basic graphic design training program at SMK Sjakhyakirti has proven to be an effective initiative in enhancing students' competencies in both conceptual understanding and technical execution of visual communication. Through a well-structured blended learning model and hands-on project-based activities, students demonstrated notable progress across various competencies, including software proficiency, creativity, collaboration, and ethical design awareness. With an average achievement score of 4.24 out of 5, this program not only meets the demands of the current creative industry but also serves as a replicable model for other vocational institutions aiming to equip students with future-ready skills in digital design
Klasifikasi Penyakit Tanaman Sawit Berbasis Hybrid Deep Learning Menggunakan U-Net dan ResNet- Fakhri Lambardo; Putri Maharani; Putri Andromeda; Firga Abel Astiawan
JSAI (Journal Scientific and Applied Informatics) Vol 8 No 3 (2025): November
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jsai.v8i3.9385

Abstract

Oil palm (Elaeis guineensis) productivity was frequently constrained by foliar diseases, which were often difficult to detect at an early stage using conventional visual inspection methods. To address this challenge, the present study proposed a hybrid deep learning framework for automated oil palm leaf disease detection. A dataset comprising 1,200 oil palm leaf images, equally distributed across three disease classes (400 images per class), was utilized. The dataset was partitioned into training (70%), validation (15%), and testing (15%) subsets, with training and validation data obtained from public repositories, while testing data were collected directly to ensure model generalizability. The proposed hybrid architecture combined U-Net for precise leaf lesion segmentation, ResNet-50 as a deep feature extractor to capture high-level discriminative representations. U-Net segmentation enabled isolation of infected regions, while ResNet-50 provided robust feature embeddings that enhanced separability between visually similar disease classes. Experimental evaluation demonstrated that the baseline U-Net + SVM approach achieved an accuracy of 84.2%, precision of 82.5%, recall of 83.1%, and F1-score of 82.8%. In contrast, the hybrid U-Net + ResNet-50 + SVM method yielded superior results with 91.6% accuracy, 90.8% precision, 91.2% recall, and 91.0% F1-score, reflecting an improvement of approximately 7.4%.
Enhanced InceptionV3 Transfer Learning with Augmentation Strategy for Multi-Class Fruit Classification Abdul Karim; Fakhri Lambardo; Rizqi Elmuna Hidayah
Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 10 No 3 (2026): June 2026
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29207/resti.v10i3.7531

Abstract

Fruit variety recognition using digital images is an important component in developing automated systems for agricultural handling and food-industry processing. The task is difficult because different fruit types may present nearly identical visual patterns, while image acquisition factors such as illumination, viewing position, and image quality can reduce classification reliability. To address this issue, this study designed a deep learning model for 131 fruit classes by adapting InceptionV3 through a transfer learning scheme. The pre-trained feature extraction layers were retained without retraining, while the original output structure was replaced with task-specific layers consisting of global average pooling, a 1024-unit dense layer with ReLU activation, and a softmax classifier. The image data were standardized to 224 × 224 pixels, augmented to increase visual variation, and divided into training, validation, and testing subsets using an 80:10:10 ratio. The proposed model produced an accuracy of 99.80%, with precision, recall, and F1-score values of 0.9900. These results exceeded the performance of GoogLeNet, ResNet, and VGGNet, showing that the use of pre-trained InceptionV3 features, customized classification layers, and augmentation can improve prediction consistency and reduce classification errors. Further evaluation on unconstrained real-world images and optimization for real-time use are recommended for future development.
PELATIHAN TEKNOLOGI UNTUK GURU DI KABUPATEN MUARA ENIM TERHADAP ARTIFICIAL INTELLIGENCE Fakhri Lambardo; Azhar Andika Putra; Hadi Syaputra; Roliawahasusmia; Muhammad Iqbal Ramdhani
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 5 No. 6 (2026): Juni 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital, khususnya Artificial Intelligence (AI), menuntut peningkatan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung proses pembelajaran. Namun, berdasarkan hasil observasi dan wawancara, guru di Kabupaten Muara Enim masih memiliki pemahaman yang terbatas mengenai konsep dan penerapan Artificial Intelligence. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru terkait teknologi Artificial Intelligence melalui pelatihan dan seminar. Metode yang digunakan berupa ceramah, demonstrasi, diskusi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan pada 26 April 2026 dengan melibatkan 50 guru se-Kabupaten Muara Enim. Materi yang diberikan meliputi pengenalan dasar Artificial Intelligence, Internet of Things (IoT), sensor dan aktuator, perangkat lunak pendukung IoT, serta demonstrasi penerapan AI dalam deteksi wajah dan pengiriman notifikasi berbasis teknologi digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh peningkatan pemahaman mengenai konsep, manfaat, dan implementasi Artificial Intelligence dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam bidang pendidikan. Pelatihan ini juga mendorong kreativitas guru dalam memanfaatkan teknologi sebagai sarana pendukung pembelajaran. Dengan demikian, kegiatan pelatihan Artificial Intelligence bagi guru di Kabupaten Muara Enim dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan literasi teknologi dan kesiapan menghadapi perkembangan era digital.