Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

FOREIGN INVESTMENT REGULATION IN THE FIELD OF TOURISM ACCOMMODATION SERVICES IN BADUNG REGENCY I Putu Harry Suandana Putra
Jurnal Hukum Prasada Vol. 5 No. 1 (2018): Jurnal Hukum Prasada
Publisher : Magister of Law, Post Graduate Program, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jhp.5.1.2018.63-74

Abstract

Abstract The development of the tourism industry in Badung regency is interesting to foreign investors to invest in Badung regency, especially in the area of ​​tourism accommodation services. What are the local government authorities of Badung Regency in granting approval and permission of foreign investment in tourism accommodation? How is the regulation of foreign investment in tourism accommodation services in Badung regency? The type of research used in this study was normative legal research. The results showed (1) the authority of the local government of Badung regency related to the granting of foreign investment permit in the tourism accommodation can be seen from the provision of Article 19 of Badung Regulation No. 2 of 2012 which generally states that the local government of Badung regency is entitled to regulate tourism activities in the region; (2) The arrangement of foreign investment in tourism accommodation services in Badung Regency has not been accommodated in a more specific way through the regulation of Badung Regency. The absence of the specification of this rule would also affect the legal security and legal protection for foreign investors for their investment in tourism accommodation in the area. Keywords: accommodation, tourism, foreign investor, Badung
ANALISIS YURIDIS WANPRESTASI TERHADAP JAMINAN DALAM PERJANJIAN KREDIT KOPERASI: (Studi Kasus Koperasi Sari Sedana Luwih) Ida Ayu Eka Putri Yuliandari; Ni Putu Yuliana Kemalasari; I Putu Harry Suandana Putra; Ni Nyoman Putri Purnama Santhi
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 4 No 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sultan.v4i1.1891

Abstract

Penelitian ini mengkaji praktik perjanjian kredit dan wanprestasi di Koperasi Sari Sedana Luwih, Bali, dengan fokus pada efektivitas hukum dalam pelaksanaan jaminan. Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya kasus wanprestasi dalam perjanjian kredit koperasi meskipun telah tersedia jaminan serta pengaturan hukum yang mengaturnya. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis bentuk-bentuk wanprestasi, mekanisme penyelesaian sengketa, serta kendala hukum dalam pelaksanaan jaminan berbasis kredit. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris yang memadukan analisis hukum normatif dan observasi lapangan. Populasi penelitian adalah seluruh anggota koperasi yang terlibat dalam perjanjian kredit, sedangkan sampel terdiri dari pengurus koperasi, debitur, dan penjamin yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi, sedangkan data sekunder diperoleh dari peraturan perundang-undangan, literatur, dan penelitian terdahulu. Data dianalisis secara kualitatif menggunakan model interaktif yang menggabungkan interpretasi hukum dan analisis empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wanprestasi terjadi dalam empat bentuk, yaitu tidak melaksanakan prestasi, pelaksanaan tidak sesuai, keterlambatan pembayaran, dan pelanggaran klausul perjanjian. Penyelesaian sengketa lebih banyak dilakukan melalui jalur non-litigasi, sedangkan instrumen hukum formal seperti somasi, litigasi, dan eksekusi jaminan masih jarang digunakan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan adanya kesenjangan antara norma hukum dan praktik di lapangan yang dipengaruhi oleh rendahnya kesadaran hukum serta dominasi budaya kekeluargaan, sehingga efektivitas pelaksanaan jaminan belum berjalan optimal