Articles
Hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada ibu hamil irimester III di Socokangsi Jatinom Klaten
Piscolia Dynamurti Wintoro;
Wiwin Rohmawati;
Ana Sulistyowati
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 3, No 1 (2019): Juni
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (441.867 KB)
|
DOI: 10.32536/jrki.v3i1.51
Latar Belakang: Seorang ibu hamil biasa mengalami kecemasan. Pada TM III kecemasan disebabkan oleh kekhawatiran menghadapi persalinan dan apakah bayinya lahir normal atau cacat. Kecemasan meningkatkan kadar norepinefrin dalam darah melalui stimulasi sistem saraf simpatis. Perubahan kimia ini menyebabkan kurangnya waktu tidur tahap IV NREM dan tidur REM serta lebih banyak perubahan dalam tahap tidur lain dan lebih sering terbangun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada ibu hamil trimester III di BPM Siti Sujalmi Socokangsi Jatinom. Metode: Desain penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini ibu hamil trimester III di BPM Siti Sujalmi Socokangsi Jatinom, sebanyak 40 responden dengan teknik total sampling. Alat pengambilan data menggunakan kuesioner Hamilton Rating Scale For Anxiety (HRS-A) untuk mengukur tingkat kecemasan dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengukur kualitas tidur. Analisis data yang digunakan chi square. Hasil : Penelitian ini menunjukkan ada hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada ibu hamil trimester III di BPM Siti Sujalmi Socokangsi dengan P value sebesar 0,021. Simpulan : Ibu hamil trimester III dapat memperbaiki kualitas tidur dengan mengurangi aktivitas dan istirahat yang cukup, perasaan cemas dengan cara relaksasi, senam ibu hamil, dan yoga.
Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil Pertemuan Ke II di Wilayah Kerja Puskesmas Karangdowo
Endang Wahyuningsih;
Wiwin Rohmawati
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (824.735 KB)
Di Indonesia, Angka Kematian Ibu (AKI) masih tinggi. Angkakematian ini berkaitan dengan kehamilan, persalinan, dan nifas.Berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun2012, prevalensi AKI sebesar 359 per100.000 kelahiran hidup.Sementara target AKI di tahun 2015 adalah 102 kematian per 100.000kelahiran hidup. Jadi, target angka ini masih jauh dari yang harusdicapai. Penyebabnya kematian ibu adalah komplikasi yang terjadisaat bersalin, 28,5% disebabkan karena perdarahan, 22% karenaeklamsi, 41% pada waktu nifas, dan 10% karena infeksi. Hal iniberarti angka kematian ibu mengalami peningkatan. Tujuan penelitianini untuk mengetahui Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil Pertemuan ke IIDi Wilayah Kerja Puskesmas Karangdowo. Metode penelitian inibersifat diskriptif dengan desain penelitian cross sectional. Populasidalam penelitian ini semua ibu hamil yang datang pada pertemuan keII di wilayah kerja Puskesmas Karangdowo yang berjumlah 72 orang,dan sampel pada penelitian ini adalah 40 0rang. Analisis yangdigunakan pada penelitian ini adalah analisis univariat. Hasil daripenelitian ini adalah 91,7% dilaksanakan sesuai dengan SOP bukupedoman kelas ibu hamil. Kesimpulan dari penelitian ini dalampelaksanaannya yang dilaksanakan sesuai dengan buku pedoman kelasibu hamil pertemuan ke II 91,7%. Saran untuk puskesmas melakukanevaluasi pelaksanaan kelas ibu hamil.
Hubungan Kekurang Energi Kronik pada Ibu Hamil dengan Kejadian Stunting Di Klaten
Wiwin Rohmawati;
Piscolia Dynamurti Wintoro;
Tia Wulan Sari
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (564.066 KB)
Balita merupakan salah satu kelompok umur yang rawan gizi. Salah satu masalah gizi yang masih utama pada balita yaitu masalah gizi kronik atau disebut juga stunting. Pertumbuhan pada masa ini penting karena merupakan salah satu indikator kesehatan di masa dewasa. Menurut Riset Kesehatan Daerah tahun 2018 di Indonesia prevalensi stunting mencapai angka 30,8% dengan proporsi status gizi sangat pendek 11% dan pendek 19,3%. Sedangkan data dari Jawa Tengah sebanyak 28,5% dan data dari Klaten sebanyak 31,29%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kekurangan energi kronik paad ibu hamil dengan kejadian stunting di Puskesmas Juwiring. Metode penelitian ini adalah retrospektif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini yaitu balita stunting usia 24-60 bulan sebanyak 148 balita. Teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik Simple Random Sampling diperoleh 37 balita. Instrumen yang digunakan lembar dokumentasi. Data dianalisa menggunakan chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan kekurangan energi kronik pada ibu hamil dengan kejadian stunting di Puskesmas Juwiring periode Januari – Desember 2019 adalah sebagian besar responden mempunyai riwayat status gizi Tidak Kurang Energi Kronik yaitu sebanyak 20 orang (54,1 %) dengan kategori pendek 10 balita (76,92%) dan sangat pendek 2 balita (100%). Nilai chi square hitung adalah 12,151 dengan p=0,002 (p < 0,05).
BAGAIMANA POTRET PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG BUKU KESEHATAN IBU DAN ANAK DI MASA PANDEMI COVID-19 DI PUSKESMAS CAWAS 1 KLATEN
Endang Wahyuningsih;
Wiwin Rohmawati;
Amalia Upik Rahayu
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 3 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2021
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (276.541 KB)
Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator untuk melihat keberhasilan upaya kesehatan ibu. Buku KIA menjadi satu-satunya alat pencatatan pelayanan kesehatan ibu dan anak sejak ibu hamil, melahirkan dan selama nifas hingga bayi yang dilahirkan berusia 5 tahun, termasuk pelayanan imunisasi, gizi, tumbuh kembang anak dan KB. Kematian ibu dan Neonatal di Indonesia masih menjadi tantangan besar, apalagi pada saat situasi bencana.Dalam situasi pandemi COVID – 19 ini, banyak pembatasan hampir ke semua layanan rutin termasuk pelayanan kesehatan maternal neonatal. Seperti ibu menjadi enggan ke puskesmas atau fasilitas kesehatan lainnya karena takut tertular, adanya anjuran menunda pemeriksaan kehamilan dan kelas ibu hamil kurangnya kunjungan ANC. Penelitian yang diaplikasikan deskriptif kuantitatif dan data yang dipakai adalah data primer ibu hamil dengan memberikan kuesioner. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang melakukan kunjungan ke puskesmas pada tanggal 22 – 30 Juli 2021 yang masih dalam kondisi pandemi covid-19 dan diperoleh sebanyak 24 ibu hamil. Hasil penelitian diperoleh bahwa tingkat pengetahuan ibu hamil tentang buku KIA di masa pandemic covid – 19 berada dalam kategori baik yaitu 20 responden (83%) dan kategori cukup sebanyak 4 responden (13%). buku KIA dapat menjadi sasaran efektif untuk memberikan pengetahuan yang baik bagi ibu. Fungsi lain buku KIA adalah sebagai pencatatan medis, sehingga bagaimana permasalahan selama kehamilan, imunisasi dan status gizi dapat terekam dengan baik dan dapat digunakan sebagai alat pemantau menuju persalinan. Pada penelitian Tingkat pengetahuan ibu hamil tentang BKIA dalam kategori baik ini dapat dipertahankan dengan tetap mematuhi anjuran dari tenaga kesehatan pada saat ANC dan menerapkan BKIA dalam kehidupan sehari-hari.
PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN COVID-19 MELALUI PROGRAM VAKSINASI UNTUK MEMBENTUK ANTIBODY DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KLATEN KERJASAMA KODIM 0723/KLATEN
Anna Uswatun Qoyyimah;
Wiwin Rohmawati;
Ropitasari Ropitasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan Vol 5, No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26714/jpmk.v5i1.11501
Pandemi covid-19 saat ini menjadi permasalahan dunia yang serius dengan jumlah kasusnya yang selalu mengalami peningkatan setiap harinya. Upaya pemerintah dari awal tahun 2021 adalah memberikan vaksinasi bagi seluruh warga negara Indonesia mulai usia 7 tahun sampai dengan usia lansia. Tujuannya adalah untuk membuat sistem kekebalan tubuh mengenali dan mampu melawan saat terkena penyakit tersebut. Manfaat vaksin adalah untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat COVID-19, seperti yang disebutkan sebelumnya, vaksin COVID-19 dapat memicu sistem imunitas tubuh untuk melawan virus Corona dan mendorong terbentuknya herd immunity. Bila diberikan secara massal, vaksin COVID-19 juga mampu mendorong terbentuknya kekebalan kelompok (herd immunity) dalam masyarakat, dan manfaat lainya adalah untuk meminimalkan dampak ekonomi dan sosial di masyarakat. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka STIKES Muhammadiyah Klaten dalam rangka mensukseskan program vaksinasi tersebut dan memutus mata rantai pandemic bekerjasama dengan kodim 0723/klaten menyelenggarakan vaksin bagi civitas akademika dan masyarakat umum untuk dosis 1 dan dosis 2.
PENDAMPINGAN KELUARGA DALAM EDU PARENTING UNTUK STOP GENERASI HOME SERVICE
Wiwin Rohmawati;
Piscolia Dynamurti Wintoro;
Astri Wahyuningsih;
Alifia Sehrina Noviasharani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan Vol 5, No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26714/jpmk.v5i1.11502
Keluarga merupakan kunci pokok dalam pendidikan karakter anak. Pendidikan anak usia dini merupakan upaya pembinaan kepada anak sejak lahir sampai usia enam tahun melalui pemberian stimulus pendidikan agar membantu perkembangan dan pertumbuhan sehingga anak memiliki kesiapan memasuki pendidikan yang lebih lanjut. Untuk menyeimbangi hal ini, orang tua juga terlibat didalamnya dengan cara mendidik anak dilingkungan rumah. Tujuan pengabdian ini adalah kegiatan pendampingan keluarga dalam edu parenting sebagai pendidikan keluarga untuk stop generasi home service . Lokasi dan tempat pengabdian berada di BA Aisyah Buntalan , Klaten Tengah. Hasil dari kegiatan pengabdian ini orang tua mengetahui dan memahami tentang edu parenting yang harus dilakukan oleh orang tua kepada anak. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah adanya relasi kegiatan parenting education dengan pendidikan keluarga ialah: 1) Pembekalan pendidikan orang tua dan 2) Pendidikan anak dalam keluarga (peraturan, hukuman, penghargaan dan konsisten). Adapun motif sebab (because of motive) yang mendasari orangtua aktif mengikuti kegiatan parenting education karena: 1) Mendidik Anak, 2) Pertemanan 3) Kemandirian. Serta yang menjadi motif tujuan (in order to motive) Orangtua ialah: 1) Pendidikan dan 2) Agama. Serta motif sebab (because of motive) dan motif tujuan (in order to motive) orangtua mengikuti kegiatan parenting education.
GAMBARAN PENGETAHUAN SISWI TENTANG MENARCHE DI SD NEGERI 1 KEPRABON POLANHARJO KLATEN
Wiwin Rohmawati;
Astri Wahyuningsih;
Lilik Hartati;
Linda Adi Anggreini
INVOLUSI: Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 13 No 2 (2023): Vol 13, No 2 (Juni 2023)
Publisher : Stikes Muhammadiyah Klaten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Background: Menarche is a term for menstruation which occurs for the first time between the ages of 9 – 16 years. Purpose: To find out the description of the knowledge of students at SD Negeri 1 Keprabon Polanharjo Klaten. Method : The method of this research is cross sectional. The population in this study were 32 female students. Sampling using total sampling, namely by taking all members of the population as respondents. The number of samples in this study were 32 female students. The instrument used in this research is a questionnaire. Results: The results in this study were that the majority of respondents had a less knowledge level of 18 people. Conclusion: The conclusion of this study is that elementary school students' knowledge about menarche is still low with the result that the level of knowledge of students is in the less category, namely 18 students.
Stimulasi Kutaneus Slow Stroke Back Massage Terhadap Nyeri Dismenorea Primer Di Klaten
Wiwin Rohmawati;
Lilik hartati
INVOLUSI: Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 9 No 2 (2019): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61902/involusi.v9i2.96
Menstruation is the process of releasing the uterine wall accompanied by bleeding and occurs repeatedly every month. There are still many adolescents who experience menstrual problems such as menstrual pain or dysmenorrhoea during menstruation. Primary dysmenorrhoea is menstrual pain without abnormalities in the reproductive organs caused by contractions of the uterine wall. There are two types of therapy to treat dysmenorrhoea, namely pharmacological and non-pharmacological therapy. Non-pharmacological therapy is wrong one is the cutaneous stimulation of the Slow Stroke Back Massage. This study aims to determine the effect of cutaneous stimulation Slow Stroke Back Massage on the level of primary dysmenorrhoea pain at the Putri Aisyiyah Tonggalan Klaten Orphanage.This type of research is pre-experimental with a one group pretest-posttest research design. The population in this study was 48 young women at the Putri Aisyiyah Tonggalan Klaten Orphanage in April 2017, with a sample of 33 adolescents using purposive sampling technique. Data analysis used the Wilcoxon signed rank test. The statistical test results with the Wilcoxon signed rank test (p <0.005) obtained the sig value. (2-tailed) of 0,000.The conclusions in this study indicate that there is an effect of cutaneous stimulation of Slow Stroke Back Massage on the level of primary dysmenorrhoea pain at the Putri Aisyiyah Orphanage at Tonggalan Klaten. Adolescents should always perform cutaneous stimulation of Slow Stroke Back Massage every menstrual cycle so that the pain level of primary dysmenorrhea can be reduced.
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN PERKEMBANGAN ANAK USIA 3 – 5 TAHUN DI KELURAHAN LEMAHIRENG KECAMATAN PEDAN KABUPATEN KLATEN
Wiwin Rohmawati;
Lilik hartati
INVOLUSI: Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 9 No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61902/involusi.v9i1.105
The age of toddlers is a period of child development, so it is necessary to pay attention to their nutritional needs. Based on reports from 35 districts / cities in Central Java Province, the number of cases of malnutrition with an indicator of body weight for height in Central Java in 2015 was 922 cases. Nutritional imbalances in children greatly affect the child's development. The purpose of this study was to determine the relationship between nutritional status and development of children aged 3-5 years in Lemahireng Village, Pedan District, Klaten Regency in 2018. This research method using correlational analytic survey method with cross sectional approach. The population of this study were all children under five in Lemahireng Village, amounting to 106 children. The sample in this study was 34 children. The sampling technique used purposive sampling. Data analysis used the Spearman Rank (Rho) correlation test. The results showed that the nutritional status with the development of children aged 3 - 5 years in Lemahireng Village was p value = 0.001 (p <0.05), so that Ho was rejected. The conclusion in this study is that there is a relationship between nutritional status and the development of children aged 3-5 years in Lemahireng Village, Pedan District, Klaten Regency. It is suggested that parents can provide stimulation from an early age to children and further increase their knowledge about child development by consulting health workers and providing balanced nutrition because it is very important for children's development.
EFEKTIVITAS PIJAT ENDORPIN DAN PIJAT BREASTCARETERHADAP KELANCARAN PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS DI RSU PKU MUHAMMADIYAH DELANGGU
Endang Wahyuningsih;
Wiwin Rohmawati
INVOLUSI: Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 9 No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61902/involusi.v9i1.111
The puerperium (puerperium) is the period after the discharge of the placenta until the reproductive organs recover like before pregnancy and normally the postpartum period lasts for 6 weeks or 40 days. Problems in breastfeeding include mastitis, breast abscess, breast milk dams, blisters Inward nipple, swollen breasts, blocked ducts, irritated nipples and the baby refuses to feed. The purpose of this study was to determine the effectiveness of endiorpine massage on the smooth production of breast milk in postpartum mothers at PKU Muhammadiyah Delanggu Hospital. The research method used is quantitative research with a cross sectional approach. Quasy-experimental research design with pre-post-test design was non equivalent with control group design. The population in this study were all post-partum mothers in PKU Muhammadiyah Delanggu Hospital, amounting to 174 people. The research sample was taken by 40 people who met the inclusion criteria in July. Sampling was with Accidental Sampling. The research results of endorphin massage and breastcare massage on the smooth production of breast milk in postpartum mothers were 28 (70%). The conclusion in this study shows that endorphin massage is effective for smooth production of breast milk in post-partum mothers at PKU Muhammadiyah DelangguHospital compared to breastcare massage with the results of 28 respondents (70%). Suggestions for postpartum mothers are able to apply endorphin massage and breastcare massage at home using endorphin massage and breastcare massage.