Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengabdian Masyarakat Kolaboratif: Pengemasan Kreatif dan Pemasaran Digital untuk Pemberdayaan Petani Sayur-Mayur di Desa Wisata Patengan, Rancabali, Kabupaten Bandung Lucy Nancy; Yuslinda; Imelda Sari; Rini Ratnaningsih; Dedy Prasetya Kristiadi
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i3.5637

Abstract

Desa Wisata Patengan yang terletak di Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, memilikipotensi besar dalam sektor pariwisata dan pertanian, khususnya budidaya teh dan sayur-mayur.Meskipun memiliki keindahan alam dan kekayaan produk lokal, pemasaran produk di desa inimasih terbatas, terutama dalam hal pengemasan, pemasaran dan promosi digital. Tujuan daripengabdian masyarakat ini adalah memberikan pelatihan pengemasan, pemasaran dan promosidigital untuk masyarakat Desa Wisata Patengan, agar produk-produk lokal seperti sayur-mayurdan stroberi dapat dikenal lebih luas melalui media digital. Metode yang digunakan adalahpendekatan Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan masyarakat secara aktifdalam proses pembelajaran. Kegiatan ini meliputi observasi lapangan, pelatihan pengemasanproduk, pemasaran serta pembuatan konten promosi, dan pendampingan dalam pemanfaatanplatform digital seperti media sosial dan marketplace. Hasil pengabdian menunjukkanpeningkatan pemahaman masyarakat mengenai pengemasan produk yang menarik, sertakemampuan mereka dalam memasarkan produk melalui platform digital yang lebih luas, sepertiInstagram, Facebook, dan marketplace seperti Shopee dan Tokopedia. Kegiatan ini jugamendapat respon positif dari masyarakat, dengan sebagian besar peserta menyatakan puas denganhasil pelatihan yang diberikan. Diharapkan, kegiatan ini dapat meningkatkan pendapatan petanilokal dan memperkenalkan Desa Wisata Patengan sebagai destinasi wisata yang lebih dikenal dipasar global.Kata kunci: Desa Wisata Patengan, Pengemasan Produk, Pemasaran Digital, Media Sosial,Marketplace.
PENYULUHAN PEMASARAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH (UMKM) DI LINGKUNGAN RT003/02, KRAMAT PELA, KEBAYORAN LAMA, JAKARTA SELATAN Sitorus, Guston; Nasution, Yuslinda; Nancy, Lucy
JURNAL SINERGI Vol. 5 No. 2 (2023): SINERGI
Publisher : FT-USNI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59134/sinergi.v5i2.593

Abstract

Dalam upaya membangun ekonomi kerakyatan, Presiden RI telah memberikan arahan untuk melakukan pengembangan UMKM Naik Kelas dan Modernisasi Koperasi. Peran UMKM sangat besar untuk pertumbuhan perekonomian Indonesia, dengan jumlahnya mencapai 99% dari keseluruhan unit usaha. Kontribusi UMKM terhadap PDB juga mencapai 60,5%, dan terhadap penyerapan tenaga kerja adalah 96,9% dari total penyerapan tenaga kerja nasional. “Ini critical engine untuk perekonomian kita supaya maju. Jadi kita bertopang sangat besar kepada UMKM kita. Selama pandemi, kita melihat banyak UMKM terpuruk, tapi begitu kita melihat saat ini sebanyak 84,8% UMKM yang tadinya terpuruk sudah kembali beroperasi normal. Kebijakan Pemerintah selama pandemi terbukti cukup efektif dalam mewujudkan hal itu,” jelas Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah M. Rudy Salahuddin dalam acara UMKM Performance Index bertema “Indonesia UMKM Overview”.
PENYULUHAN PENGEMBANGAN SDM UMKM DI LINGKUNGAN RT012/09, KEBAYORAN LAMA UTARA, KEBAYORAN LAMA, JAKARTA SELATAN Sitorus, Guston; GL. Hery Prasetya; Nasution, Yuslinda; Lucy Nancy
JURNAL SINERGI Vol. 6 No. 2 (2024): SINERGI
Publisher : FT-USNI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59134/sinergi.v6i2.668

Abstract

Pengembagan sumber daya manusia merupakan suatu kegiatan yang harus dilakukan oleh setiap organisasi baik organisasi bisnis maupun organisasi non bisnis termasuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). UMKM merupakan pilar penting pembangunan ekonomi Indonesia terus didorong agar dapat naik kelas, sehingga bisa memberikan kontribusi lebih besar bagi perekonomian. Untuk itu setiap pelaku UMKM harus selalu meningkatkan kemampuannya seuai perkembangan jaman terutama dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat terutama perkembangan globalisasi. Untuk itu pelaku UMKM di Lingkungan RT012/09 Kebayoran Lama Utara, Kebayoran Lama, Jakrta Selatan telah menikuti penyuluhan tentang pengembangan sunber daya manusia UMKM yang hasilnya bahwa peserta menjadi sangat memahami btepa pentingnya pengembangan sumber daya manusia dalam meningkatkan keberhasilan UMKM
AKSI NYATA CIVITAS AKADEMIKA MELALUI EDUKASI UMKM GO DIGITAL (GOOGLE MAPS DAN PEMASARAN ONLINE) MASYARAKAT DESA MEKAR SARI, RUMPIN, BOGOR Nasution, Yuslinda; Nancy, Lucy; Sitorus, Guston; Noviarti
JURNAL SINERGI Vol. 7 No. 2 (2025): SINERGI
Publisher : FT-USNI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59134/sinergi.v7i2.753

Abstract

Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dengan tema “ Aksi Nyata Civitas Akademika Melalui Edukasi UMKM Go Digital” dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat Desa Mekar Sari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan keterampilan digital pelaku UMKM melalui pelatihan penggunaan Google Maps ( Google Business Profile ) dan strategi pemasaran online. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif – partisipatif yang meliputi tahap persiapan, sosialisasi, pelatihan praktik, pendampingan individu, dan evaluasi hasil. Sebanyak 20 peserta pelaku UMKM mengikuti kegiatan ini. Hasil evaluasi menunjukkan penigkatan signifikan dalam pemahaman digital peserta, dengan rata – rata kenaikan 58% antara hasil pre-test dan post-test. Sebanyak 50% peserta berhasil membuat profil bisnis lengkap di Google Maps, dan 30% lainnya sedang dalam proses penyelesaian. Program ini memberikan dampak positif berupa meningkatnya kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pengembangan usaha. Kegiatan ini terbukti efektif mendukung transformasi digital UMKM di wilayah pedesaan dan berpotensi menciptakan ekosistem ekonomi digital berkelanjutan.