Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

The influence of experiential marketing on repurchasing interest (survey on customers of woven bag products at Biboki art shop Kefamenanu) Fredirikus Timo; Rikhardus Bria Seran
Jurnal Scientia Vol. 13 No. 01 (2024): Education, Sosial science and Planning technique, 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of Experiential Marketing on repurchase intention of woven bag customers at the Biboki Art Shop. The population of this study are customers who buy woven bags at the Biboki Art Shop. The sampling technique uses the Accidental Sampling method. The sample in this study amounted to 60 customers with data collection techniques using a questionnaire. The data analysis technique uses multiple linear regression analysis techniques.The results of this study indicate that the elements of Experiential Marketing which include sense, feel think, act, and relate have a positive effect on repurchase intention. This is strengthened and supported by the sig. smaller than the alpha value, namely 0.000
THE EFFECT OF BRAND AMBASADOR AND BRAND IMAGE ON BUYING INTEREST OF SCARLETT WHITENING WITH TRUST AS AN INTERVENING VARIABLE (Case Study of Scarlett Whitening Users in Kefamenanu City) Bani, Marlinda Pala; Rado, Bernadus Ghawa; Taena, Emanuel Tati; Lake, Yeremias ,; Aksa, Adi Faisal; Seran, Rikhardus Bria; Natasi, Maria Magdalena Eno
Jurnal Manajemen Bisnis Dan Organisasi Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Manajemen Bisnis Dan Organisasi (JMBO)
Publisher : Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58290/jmbo.v4i1.441

Abstract

The problems identified from this study are the lack of marketing strategies through advertising so that consumers lack product information which causes minimal purchases of Scarlett products, and the emergence of many new skincare brands with better quality makes competition even tighter, while making it difficult for the Scarlett Whitening Brand to become the most favorite brand. The purpose of this study was to determine the Brand Ambassador and Brand Image mediated by Trust on Purchase Interest of Scarlet Whitening Products. The method used in this study is an intervening variable using a statistical processing application. The results showed the t-statistic value of brand ambassadors on purchase interest of 13.024> t-table 1.96. the t-statistic value of brand ambassadors on purchase interest of 10.457> t-table 1.96. The t-statistic value of brand ambassadors on purchase interest is 12.030> t-table 1.96, the t-statistic value of brand ambassadors on purchase interest is 14.672> t-table 1.96, the t-statistic value of brand ambassadors on purchase interest is 14.801> t-table 1.96, the t-statistic value of brand ambassadors on purchase interest is 8.712> t-table 1.96, the t-statistic value of brand ambassadors on purchase interest is 9.483> t-table 1.96. So it can be said that Brand Ambassador and Brand Image on Purchase Interest with Trust as an intervening in the Kefamenanu City community have a positive influence.
Upaya Peningkatan Mahasiswa Baru Melalui Sosialisasi dan Promosi Universitas Timor Fredirikus Timo; Rikhardus Bria Seran; Emilia Khristina Kiha; Anggelina Delviana Klau
Kesejahteraan Bersama : Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2024): Juli: Kesejahteraan Bersama : Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/bersama.v1i3.302

Abstract

Higher education is said to be of quality if the learning process takes place effectively and students gain experiences that are meaningful to themselves and beneficial to society and national development. The educational units that provide higher education are universities, one of which is the University of Timor. Every year, the University of Timor always searches for students through new student admissions which are carried out with socialization and promotional activities. This activity was carried out as a form of effort by the University of Timor to be able to provide information regarding new student admissions and to socialize a positive image to attract students' attention about the University of Timor. Socialization and promotional activities are carried out in the form of lectures, discussions and questions and answers. This activity was carried out at SMAN 1 East Tasifeto. The results of this activity went well and were able to increase students' interest in continuing higher education at the University of Timor as seen from their enthusiasm in asking further questions about how to register.
MAGANG MAHASISWA SEBAGAI GERBANG AWAL MEMASUKI DUNIA KERJA Aksa, Adi Faisal; Taolin, Maximus Leonard; Bani, Marlinda Pala; Bria Seran, Rikhardus; Timo, Fredirikus; Lake, Yeremias; Tati Taena, Emanuel
Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58290/jupemas.v4i2.420

Abstract

Magang merupakan kegiatan yang harus dilalui mahasiswa sebagai awal menuju dunia kerja. Magang merupakan masa transisi sehingga harus dipersiapkan secara baik. Keseluruhan bentuk kegiatan magang menjadi wadah untuk mengasah kemampuan dan pengembangan kompetensi secara praktis untuk mempersiapkan diri di masa akan datang. Mahasiswa akan dapat mengetahui sistem kerja dan kendala-kendala yang dihadapi pada lokasi magang, sehingga semakin terampil untuk bekerja dan siap memasuki gerbang dunia kerja. Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Timor melaksanakaan kegiatan magang pada beberapa lokasi, seperti perusahaan, organisasi, lembaga, atau instansi. Lokasi-lokasi tersebut tersebar di beberapa kabupaten/kota yang ada di Pulau Timor, salah satunya Kabupaten Malaka. Pelaksanaan kegiatan magang selama kurang lebih 45 hari kerja di lokasi magang, dengan tujuan agar mahasiswa merasakan proses menerapkan keilmuan atau kompetensi yang didapat selama menjalani masa pendidikan, di dunia kerja secara langsung. Magang adalah kegiatan yang sangat penting dan bisa dijadikan sebagai gerbang awal untuk mendapatkan karir di masa depan; memiliki dampak yang baik bagi peningkatan kualitas sebelum memasuki dunia kerja; meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, memperluas jaringan profesional, mengembangkan kemampuan beradaptasi, memperoleh umpan balik dan evaluasi, serta meningkatkan peluang kerja; dan diharapakan mahasiswa dapat meningkatkan kedisiplinan, kreativitas, kesopanan, adaptasi, komunikasi, dan kemajuan aktivitas kegiatan.
STRATEGI USAHA KECIL DAN MENENGAH MENGHADAPI DIGITALISASI PEMASARAN DI KOTA KEFAMENANU Seran, Rikhardus Bria; Taena, Emanuel Tati
Jurnal Manajemen Bisnis Dan Organisasi Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Manajemen Bisnis Dan Organisasi (JMBO)
Publisher : Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64626/jmbo.v4i2.601

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang digunakan oleh pelaku UKM di Kota Kefamenanu dalam menghadapi digitalisasi pemasaran dan untuk mengetahui faktor- faktor. Yang mempengaruhi usaha kecil dan usaha menengah dalam menghadapi digitalisasi pemasaran dikota kefamenanu. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber daya keuangan (modal) yang memadai merupakan kekuatan (strength) utama yang dimiliki usaha UKM di Kota Kefamenanu dengan total skor 1,05. Usaha UKM Di Kota Kefamenanu harus memanfaatkan modal yang dimiliki untuk terus melakukan ekspansi atau peningkatan pelayanan dalam hal ini pengembangan strategi dibidang sarana dan prasarana seperti penambahan jenis produk yang dijual dan juga perluasan tempat usaha sehingga bisa menampung lebih banyak konsumen. Kelemahan (weaknesses) utama yang terdapat di UKM Kota Kefamenanu Kefamenanu adalah jumlah perangkat teknologi untuk memngembangkan usaha tersebut. Berdasarkan hasil analisis bahwa indikator menggunakan media sosial seperti facebook dan instagram untuk berinteraksi dengan audien, membangun citra merek dan mempromosikan produk dengan skor 1,34 merupakan peluang (Opportunities) utama yang dimiliki UKM Di Kota Kefamenanu. Ancaman (Threath) utama pada UKM Di Kota Kefamenanu adalah Biaya iklan yang meningkat terutama platform besar seperti google dan facebook dapat membebani anggaran pelaku usaha kecil dan menenggah, sehingga mengurangi efektivitas pemasaran dengan total skor 0,66 point. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Pemilik UKM Kota Kefamenanu harus memanfaatkan modal yang dimiliki untuk terus melakukan ekspansi atau peningkatan pelayanan demi kemajuan usaha dan Pemilik UKM Kota Kefamenanu perlu terus mengikuti perkembangan tren penjualan online sambil tetap menjaga kualitas produk yang dijual sehingga konsumen tidak beralih ke UKM diluar Kota Kefamenanu.
PENDAMPINGAN MAHASISWA MAGANG FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS TIMOR SEBAGAI UPAYA PENGUATAN KETERAMPILAN KERJA DI PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK. CABANG KUPANG Sandy Mauk, Sarlince; Seran, Rikhardus Bria; Afoan, Felisisima
Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58290/jupemas.v4i4.578

Abstract

Kegiatan magang mahasiswa di PT. Telkom Indonesia Cabang Kupang merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan menyiapkan generasi muda agar mampu mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh di bangku perkuliahan serta siap menghadapi dunia kerja. Kegiatan magang ini dilaksanakan selama 40 hari, terhitung mulai 14 Juli 2025 hingga 23 Agustus 2025, dan berlangsung dengan lancar serta efektif. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman kerja secara langsung dalam lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), khususnya memahami tugas pokok dan fungsi PT. Telkom Indonesia. Selain itu, mahasiswa mendapatkan wawasan mengenai proses konstruksi jaringan telekomunikasi, seperti pemasangan tiang IndiHome, instalasi jaringan internet, pengawasan layanan, serta penanganan gangguan dan pengelolaan data. Kegiatan magang ini tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa, tetapi juga memperkuat kerja sama antara Universitas Timor, khususnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis, dengan PT. Telkom Indonesia Cabang Kupang. Dengan adanya kerja sama tersebut, diharapkan pada tahun-tahun berikutnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Timor dapat terus menyalurkan mahasiswa magang ke PT. Telkom Indonesia sebagai salah satu mitra strategis dalam pengembangan kompetensi mahasiswa.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pemanfaatan Barang Bekas sebagai Kerajinan Bernilai Ekonomi di Desa Kiusili, Nusa Tenggara Timur Marlinda Pala Bani; Sarlince Sandy Mauk; Ernestina Lika; Emanuel Tati Taena; Rikhardus Bria Seran
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8 No 1 (2026): Dedikasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Januari-Juni 2026
Publisher : Pusat Pengabdian Masyarakat LPPM IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/dedikasi.v8i1.12888

Abstract

Barang bekas rumah tangga di desa sering berakhir sebagai sampah, padahal memiliki potensi untuk diolah menjadi kerajinan tangan bernilai ekonomi. Pelatihan pengolahan barang bekas dapat meningkatkan keterampilan, kreativitas, dan kemandirian masyarakat, sekaligus mendukung ekonomi sirkular dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kreativitas masyarakat Desa Kiusili, Kecamatan Bikomi Selatan, Nusa Tenggara Timu, dalam mengolah barang bekas menjadi produk kerajinan tangan yang fungsional dan bernilai jual. Kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan satu hari dengan pendekatan demonstrasi dan praktik langsung. Peserta sebanyak 20 orang, mayoritas ibu rumah tangga berusia 20–50 tahun, dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner sebelum dan sesudah pelatihan untuk mengukur pemahaman teknik dan kreativitas peserta. Analisis dilakukan secara deskriptif untuk menilai peningkatan keterampilan. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan peserta. Tingkat pemahaman teknik kerajinan tangan meningkat dari 60% sebelum pelatihan menjadi 95% setelah pelatihan, sedangkan kemampuan membuat variasi produk meningkat dari 40% menjadi 80%. Semua peserta berhasil membuat minimal satu produk kerajinan dari barang bekas yang layak digunakan dan memiliki potensi nilai jual. Pelatihan ini berhasil meningkatkan keterampilan teknis dan kreativitas peserta serta menumbuhkan kesadaran akan pemanfaatan barang bekas secara produktif. Kegiatan ini menjadi dasar pemberdayaan masyarakat untuk mengembangkan usaha kerajinan lokal. Disarankan tindak lanjut berupa pelatihan lanjutan, pendampingan pemasaran, dan evaluasi jangka panjang untuk memastikan keberlanjutan keterampilan dan potensi ekonomi masyarakat. Kata kunci:  keterampilan; kerajinan tangan; ekonomi kreatif; barang bekas; entrepreneur