Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

SENTISTRENGTH-BASED SENTIMENT ANALYSIS TO UNDERSTAND THE LOYALTY AND SHOPPING INTERESTS OF DIGITAL BUSINESS MARKETPLACE Astuti, Widi; Firasari, Elly; Cahyani, F. Lia Dwi; Sarasati, Fajar; Septian, Rendi
Jurnal Techno Nusa Mandiri Vol. 23 No. 1 (2026): Techno Nusa Mandiri : Journal of Computing and Information Technology Period o
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33480/z9qneg62

Abstract

In Indonesia's dynamic digital economy, customer reviews on marketplace platforms like TikTok Shop, Shopee, and Tokopedia are strategic assets for understanding consumer loyalty and online shopping interest. However, extracting information from thousands of informal reviews presents a significant challenge for rapid business decision-making. This study aims to implement an automated sentiment analysis system by comparing three major machine learning algorithms: Logistic Regression (LR), Naive Bayes (NB), and K-Nearest Neighbors (KNN), utilizing the sentiment strength feature of the Indonesian SentiStrength method. The research dataset consists of 881 reviews collected through crawling techniques and subjected to text preprocessing stages including case folding, cleaning, tokenization, stemming, and stop word removal. Automatic labeling using SentiStrength resulted in a sentiment distribution consisting of Neutral (41.9%), Positive (40.2%), and Negative (17.9%). The data was then divided into training and test data to evaluate the performance of the three algorithms.  Experimental results show that all three models performed very reliably in classifying customer opinions. Based on an evaluation using the Classification Report, K-Nearest Neighbors (KNN) provided the most optimal results with an accuracy rate of 99%, followed by Naive Bayes with 96% accuracy, and Logistic Regression with 94%. The high performance of these three models demonstrates that using SentiStrength sentiment scores as input features is highly effective in minimizing language ambiguity. Managerially, this research contributes to digital business practitioners' ability to monitor public perception in real-time to formulate more responsive marketing strategies and maintain customer retention in the marketplace ecosystem
Analisa Kelayakan Aplikasi Web di SDIT Tunas Mandiri Karawang menggunakan Metode PIECES Dede Rianto; Elly Firasari
Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jkomitek.v5i2.3118

Abstract

Penelitian ini bertujuan menilai kelayakan pengimplementasian teknologi sistem informasi pada website SDIT Tunas Mandiri Karawang serta memetakan keberhasilan, tantangan, dan dampaknya bagi layanan informasi pendidikan. Pendekatan evaluatif menggunakan kerangka PIECES (Performance, Information, Economic, Control, Efficiency, Services) dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepuasan pengguna dan pengelola serta penilaian pemangku kepentingan (wakil kepala sekolah, pengelola website, orang tua siswa), kemudian dianalisis secara deskriptif-komparatif antar dimensi. Hasil menunjukkan kinerja akses stabil dan ringan, namun responsivitas seluler dan keteraturan pembaruan konten masih lemah; informasi cukup akurat tetapi belum konsisten karena ketiadaan CMS dan jadwal kurasi; dari sisi ekonomi, website menekan biaya cetak/distribusi, namun efisiensi belum optimal akibat ketiadaan notifikasi otomatis dan proses unggah yang masih manual; aspek kontrol/keamanan menjadi titik lemah (belum ada autentikasi, enkripsi, dan monitoring); layanan pengguna memerlukan penguatan panduan, sosialisasi fitur, dan konten visual. Secara umum muncul tiga penilaian: kurang layak (wakil kepala sekolah), layak (pengelola website), dan layak dari perspektif orang tua. Disimpulkan bahwa website memberi manfaat biaya dan akses informasi, tetapi belum memenuhi standar kelayakan ideal pada dimensi kontrol, efisiensi, dan layanan; perbaikan prioritas meliputi penerapan keamanan dasar, otomatisasi notifikasi dan manajemen konten, penjadwalan kurasi informasi, serta peningkatan panduan dan sosialisasi fitur agar tata kelola operasional lebih optimal pada seluruh dimensi PIECES.