Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Risk Analysis of Cayenne Pepper (Capcisum frutescens L.) Farming in Wantulasi Village, Wakorumba District, North Buton Regency Aspiah Endrika Sari; Fahria Nadiryati Sadimantara; Yusna Indarsyih
International Journal of Technology and Education Research Vol. 3 No. 02 (2025): April - June, International Journal of Technology and Education Research (IJET
Publisher : International journal of technology and education research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijeter.v3i02.1942

Abstract

The study aims to know the risks that will be faced by ceyenne pepper farmers in Wantulasi Village, Wakorumba District, North Buton Regency. Respondent ceyenne pepper farmers were 38 people, identification of samples which was done using the census method (saturation sampling). The data retrieval using the questionnaire and the data analysis used is the coefficient analysis of variations. The results showed that the cultivation process of ceyenne pepper has a risk in its stage that is ranging from land processing, seed preparation, planting, fertilization, pest and disease and harvesting. While the risks of production of a coefficient variation (CV) of 0.013, the risks of price of a coefficient variation (CV) of 0.002 and then income risks from a coefficient variation (CV) of 0.012. It means that if the value of CV> 0.5 then the risk that the farmer is taking increases, whereas CV ≤ 0.5 then the risk that the farmer is taking is smaller. The average income from the ceyenne pepper farmers in one year was Rp 8,787,684
PERILAKU PETANI LADA DALAM MENGHADAPI FLUKTUASI HARGA JUAL LADA DI DESA ALADADIO KECAMATAN AERE KABUPATEN KOLAKA TIMUR Marniati; Yusna Indarsyih; La Ode Arfan Dedu
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/gabbah.v2i4.5112

Abstract

Perekonomian nasional dan daerah sangat ditopang oleh perkebunan Lada. Selain menghasilkan devisa, kegiatan perkebunan Lada juga telah memberikan peluang kerja kepada warga sekitar, agar perkebunan rakyat dapat berkembang dan sejahtera, petani harus memperbaiki pengelolaannya sebagai penyeimbang industri Lada, luas area Perkebunan petani kecamatan Aere adalah 1-2 ha. Mayoritas petani di Kabupaten Kolaka Timur mengandalkan usahatani Lada sebagai sumber pendapatan usaha mereka. Penelitian ini dilakukan di Desa Aladadio Kecamatan Aere Kabupaten Kolaka Timur mengingat masih banyak petani lada skala kecil. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 30 petani lada yang tersebar di beberapa dusun di desa tersebut. Penelitian dilakukan dengan menggunakan skala Likert untuk pengukuran sikap dan skala Guttman untuk mengukur pengetahuan dan tindakan. Hasil penelitian menunjukkan tingkat perilaku petani Fluktuasi harga lada di Kecamatan Aere masih tergolong pada kriteria rendah yakni 9%. Indikator pengukuran Skala Likert yang terjadi membuktikan bahwa dari seluruh indikator pengukuran baik pada aspek perilaku, Sikap dan Tindakan memiliki hal yang relative rendah dan setiap petani memiliki pemikiran yang tidak sama dari setiap pengukurannya dengan mempertimbangkan alasan-alasan yang logis menurut pandangan petani tersebut.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMUDA BEKERJA SEBAGAI PETANI DI KECAMATAN GU KABUPATEN BUTON TENGAH Iman Fathurrahman; Yusna Indarsyih; La Ode Kasno Arif
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan Vol. 1 No. 4 (2024): Juli
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/gabbah.v1i4.1346

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui sejauh mana aktivitas pemuda sebagai petani, dan 2) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pemuda bekerja sebagai petani di Kecamatan Gu Kabupaten Buton Tengah. Penelitain ini dilakukan di Kecamatan Gu Kabupaten Buton Tengah, yang dipilih secara sengaja dengan pertimbangan bahwa Kecamatan Gu merupakan daerah yang mayoritas pemudanya bukan petani, sehingga dirasa perlu untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan pemuda untuk menjadi petani.  Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari 2023 sampai selesai. Populasi dalam penelitian ini berjumlah sebanyak 28 orang. Teknik pangambilan data yang digunakan yaitu teknik sensus, sehingga seluruh anggota populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Data penelitian dianalisis secara deskriptif dan menggunakan teknik analisis regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) pemuda di kecamatan Gu mengusahakan tanaman hortikultura, pangan, perkebunan dan rumput laut dengan rata-rata luas lahan 0,391 ha, produksi 123,3 kg/bulan, pengalaman berusaha tani 6,2 tahun dimana sebesar 25% pemuda memilih bertani sebagai pekerjaan pokok dan 75% memilih sebagai pekerjaan sampingan, dan 2) faktor yang mempengaruhi keputusan pemuda bekerja sebagai petani secara signifikan adalah faktor psikologi dengan nilai signifikansi yaitu 0,040.
PERAN PEMUDA TERHADAP PENGEMBANGAN AGRIBISNIS TERUNG DI KECAMATAN NAPABALANO  KABUPATEN MUNA Ratna , Ratna; Muhammad Aswar Limi; Yusna Indarsyih
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/gabbah.v2i1.2212

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pemuda pada pembangunan Agribisnis Terung di Kecamatan Napabalano, dan untuk mengetahui pengaruh peran pemuda terhadap pembangunan Agribisnis Terung di Kecamatan napabalano. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis skala interval dan rank spearman. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1)Peran pemuda dalam pengembangan agribisnis terong berada pada kategori kuat.Artinya pemuda berperan dalam pengembangan agribisnis terong di Kelurahan Napabalano, Kecamatan Napabalano, Kabupaten Muna. (2) Peran pemuda berpengaruh dalam  pengembangan agribisnis terong di kelurahan Napabalano, Kecamatan Napabalano, Kabupaten Muna.
Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Usaha Tanaman Hias di Kota Kendari Airi duita putri; Yusna Indarsyih; Muhammad Aswar Limi
Jurnal Agribisnis Vol. 25 No. 2 (2023): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/agr.v25i2.16081

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh dalam mencapai suatu keberhasilan usaha maka pengusaha perlu memperhatikan faktor–faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan usaha dalam meningkatkan pendapatan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor–faktor yang mempengaruhi keberhasilan usaha tanaman hias di Kota Kendari. Populasi dalam penelitian ini adalah pengusaha tanaman hias yang berjumlah 31 orang, dengan menggunakan purposive sampling sehingga sampel dan populasi dalam penelitian ini sama. Analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan menggunakan SPSS V 25. Hasil penelitian menunjukkan hasil uji simultan membuktikan bahwa faktor-faktor dalam penelitian ini secara bersama-sama berpengaruh simultan terhadap keberhasilan usaha sedangkan uji parsial variabel modal usaha (X3) dan mitra bisnis (X5), tidak berpengaruh terhadap keberhasilan usaha dan untuk variabel tingkat pendidikan (X1), pengalaman usaha (X2), tenaga kerja (X4) dan biaya promosi (X6) yang berpengaruh parsial terhadap keberhasilan usaha (Y) dan pada koefisien R square determinasi sebesar 0,956 yang berarti 95,6% perubahan variabel keberhasilan usaha di jelaskan oleh keenam variabel independen tersebut, sedangkan sisanya sebesar 4,4% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak termaksud dalam penelitian ini.
Analysis of Oil Palm Nursery Business at PT. Merbau Jaya Indah Raya in Lerepako Village, Laeya District, South Konawe Regency, Southeast Sulawesi Province Nurain; Yusna Indarsyih; Muhammad Aswar Limi
International Journal of Technology and Education Research Vol. 3 No. 04 (2025): October - December, International Journal of Technology and Education Research
Publisher : International journal of technology and education research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijeter.v3i04.2559

Abstract

This study aims to: (1) examine the cultivation techniques applied in oil palm seedling farming, and (2) identify the production factors utilized and analyze the production costs involved in the oil palm seedling farming activities at PT. Merbau Jaya Indah Raya, located in Lerepako Village, Laeya Subdistrict, South Konawe Regency, Southeast Sulawesi Province. The research was conducted from January to July 2025. The data used in this study consisted of primary data collected through direct interviews and secondary data obtained from related institutions or agencies. The data analysis method employed was quantitative analysis.The findings of the study revealed that: (1) the oil palm seedling process at PT. Merbau Jaya Indah Raya involves several stages, including the germination process, polybag stage, preparation of planting media, selection of the nursery site, preparation of the Pre-Nursery (PN) area, planting of germinated seeds, maintenance of the Pre-Nursery (PN), preparation of the Main Nursery (MN) area, transfer of seedlings to the Main Nursery (MN), maintenance of the Main Nursery (MN), and preparation for field planting; and (2) the total production cost of the oil palm seedling farming at PT. Merbau Jaya Indah Raya was IDR 322,922,311.90 per year or per production cycle, with an average seedling cost of IDR 16,146.12.
Socio-Economic Impact Of Converting Agricultural Land To Nickel Mining Industrial Land In Labota Village, Bahodopi District, Morowali Regency Nurfaida; Yusna Indarsyih; Muhammad Aswar Limi
International Journal of Technology and Education Research Vol. 3 No. 04 (2025): October - December, International Journal of Technology and Education Research
Publisher : International journal of technology and education research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijeter.v3i04.2560

Abstract

This study aims to determine 1) To determine the social impact of the conversion of agricultural land to nickel mining industry land in Labota Village, Bahodopi District, Morowali Regency, 2) To determine the economic impact of the conversion of agricultural land to nickel mining industry land in Labota Village, Bahodopi District, Morowali Regency. This study started from July to August 2024. The data in this study used secondary and primary data obtained through documentation methods, library studies and interviews, the study used quantitative and qualitative methods in solving problems. The results of the analysis show 1) the social impact of the conversion of agricultural land to nickel mining industry has caused major changes in the social structure of the Labota village community. 2) Economically, the conversion of agricultural land has a fairly positive impact on community income. The income change index value of 328.08% indicates that after the conversion of agricultural land to nickel mining industry land, the income of the Labota Village community has increased significantly. In detail, the community's income after the land conversion is more than three times (around 3.28 times) compared to their income before the change. Many people who previously relied on agriculture for their livelihoods have now shifted to mining and other sectors, such as trade and entrepreneurship, which have increased their incomes. However, this economic impact has also been accompanied by a reduction in agricultural land ownership. Many people have sold their land to mining companies, reducing the amount of productive land previously owned by farmers. This has the potential to reduce food security in villages and impact the sustainability of the agricultural sector.