Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PEMODELAN DIMENSI SAMPEL UNTUK MENENTUKAN PARAMETER DESAIN MENGGUNAKAN UJI TRIAKSIAL PADA TANAH LEMPUNG Rabinah, Aiun Hayatu; Pamungkas, Nur Setiaji; Suparman, Suparman; Satriyadi, Lilik; Warsiti, Warsiti; Bulan, Yosua Daniel; Affani, Chelsea Dhiya
Wahana Teknik Sipil: Jurnal Pengembangan Teknik Sipil Vol. 28 No. 1 (2023): Wahana Teknik Sipil
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/wahanats.v28i1.4568

Abstract

Test selection is very influential in determining the design parameters. The aim of this research is to study the dimensions of the triaxial test soil sample on clay soils in the Semarang area to obtain soil shear parameters that can be used as design parameters. The tests include testing the physical and mechanical properties of the soil. Mechanical testing uses a triaxial test. The UU triaxial test sample is modeled with a diameter of 3.5 cm and 3.8 cm, while the CU sample is 3.5 cm. Based on the results of soil property index testing, sieve analysis, and consistency limits, it can be concluded that the soil samples are non-organic clay with high plasticity. Based on the triaxial test UU values of c and Ï… it can be seen that the largest shear parameter occurs in the specimen with a diameter of 3.8 cm. The largest UU triaxial test c value is 0.32 kg/cm2 , meanwhile, for Ï… it has a value of 11.65 º. The specimen with a larger diameter has a greater shear stress value. This can be influenced by larger c and Ï… values. The c and c' values of the triaxial CU test results were 0.32 kg/cm2 and 0.50 kg/cm2 respectively. While the values of Ï… and Ï…' are 9.89 º and 17.35 º respectively. The Ï„ and Ï„' values obtained were 1,394 kg/cm2 and 1,405 kg/cm2 , respectively. The modulus of elasticity of soil is 1500 kN/m2 and 3200 kN/m2 respectively which is included in the type of soft clay soil with a value range of 1800 ”“ 3500 kN/m2 and is included in the CH classification with a range of 0.35”“4 MPa. The value of the elastic modulus taking into account the value of cohesion, plasticity index, and OCR is closer to the prediction of soil elastic modulus values by Das
OPTIMALISASI ENZIM UREASE UNTUK MENINGKATKAN KAPASITAS DUKUNG TANAH LUNAK Suparman, Suparman; Rabinah, Aiun Hayatu; Satriyadi, Lilik; Sudarmono, Sudarmono; Warsiti, Warsiti
Wahana Teknik Sipil: Jurnal Pengembangan Teknik Sipil Vol. 29 No. 1 (2024): Wahana Teknik Sipil
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/wahanats.v29i1.5659

Abstract

The main problems with soft clay soil are high water content, low soil mineral content, and high compressibility, so stabilization materials are needed that can increase the bearing capacity of soft soil. In this research, the urease enzyme was used as a catalyst to increase the bearing capacity of the soil. The material used is organic material, namely soybean powder. The stabilization materials used are urea (CHâ‚„Nâ‚‚O), calcium chloride (CaCl2), and soybean powder (urease enzyme), which will form a lime compound so that it functions as a catalyst for adhesive in stabilizing soft soil. This research aims to improve soft soil by stabilizing it using the SICP (Soybean Induced Calcite Precipitation) method. The variations in urea and CaCl2 concentrations used were 1 mol/L, 2 mol/L, 3 mol/L, 4 mol/L, and 5 mol/L. The soybean extract concentrate used was 30% with a curing time of 7 days. The most optimal test result and what is used is 3 mol/L. This is in line with the SEM and XRD test results. Test specimens were made and cured for 7, 14, 21, and 28 days and then tested for unconfined compressive strength (UCS) to determine the effect of adding calcium carbonat on soil strength. The UCS test shows that the optimum shear strength value of soil cemented with calcium carbonat is produced in a curring period of 14 days is 1.02 kg/cm2. Meanwhile, for a curring period of more than 14 days, the increase in the unconfined compressive strength value is relatively very small. The increase in soil compressive strength after stabilization was 30.77%. The compressive strength value of the soil increases due to the presence of calcium carbonat formed between the soil grains.
PENGENALAN DAN PELATIHAN UJI TANAH DI LAPANGAN UNTUK SISWA BIDANG KEAHLIAN KONSTRUKSI JALAN, IRIGASI, DAN JEMBATAN SMKN 7 SEMARANG Goro, Garup Lambang; Rabinah, Aiun Hayatu; Mahbub, Jamal; Risman, Risman; Warsiti, Warsiti; Mulyono, Tedjo; Ariyanto, Arief Subakti; Nurhadi, Imam; Satriyadi, Lilik
Bangun Rekaprima Vol. 9 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v9i2.5142

Abstract

Salah satu tantangan yang dihadapi mahasiswa yang berasal dari SMKN 7 Semarang adalah suasana pembelajaran dan sistem pembelajaran yang diterapkan PTV. Hal ini disebabkan karena adanya celah antara kurikulum SMK dengan PTV. Siswa SMKN 7 Semarang sudah memiliki pemahaman dasar terkait kompetensi bidang teknik sipil, tetapi ketika memasuki dunia PTV masih mengalami kesulitan dalam beberapa bidang. Oleh karena itu untuk menjembatani dan mengisi celah dari kurikulum SMK ke PTV diperlukan pengenalan dan pelatihan terkait kompetensi bidang teknik sipil, salah satunya adalah kompetensi pengujian tanah di lapangan.Pelatihan yang dilakuakn adalah pelatihan uji sandcone dan DCP. Hasil dari pelatihan siswa SMKN 7 Semarangdapat memahami secara tepat cara pengujian di lapangan menggunakan alat sandcone dan DCP, juga cara analisis data hasil pengujian. Selain itu, kuisioner juga menanyakan terkait kemudahan bimbingan selama pelatihan, hasilnya adalah 91% siswa menyatakan bahwa dosen dan mahasiswa yang mendampingi memberikan bimbingan dan arahan dengan jelas sehingga mudah dipahami oleh siswa.
RANCANG BANGUN LABORATORIUM TERPADU DALAM RANGKA MENDUKUNG PERKULIAHAN PRAKTIKUM DAN RISET TERINTEGRASI Risman, Risman; Warsiti, Warsiti; Satriyadi, Lilik; Mulyono, Tedjo; Parhadi, Parhadi
Bangun Rekaprima Vol. 8 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.006 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v8i2.3973

Abstract

Merujuk pada visi Politeknik Negeri Semarang menjadi Perguruan tinggi Vokasi yang Diakui, Mampu Bersaing, Akuntabel, Berkarakter dan Beretika dalam Penerapan Teknologi dan misi Melaksanakan dan mengembangkan penelitian terapan dan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang teknologi. Kegiatan Penelitian Rancang Bangun Laboratorium Terpadu Dalam Rangka Mendukung Perkuliahan Praktikum Dan Riset Terintegrasi diharapkan dapat terwujudnya laboratorium lapanganterpadu yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan penelitian bagi dosen maupun mahasiswa yang akan menempuh ujian akhir sebagai bahan kajian tugas akhirnya khususnya dibidang sumberdaya air. Dari hasil kegiatan ini akan muncul petasituasi atau site plane, trase saluran, koordinat titik rencana bangunan bagi sadap, koordinat bangunan ukur debit, koordinat pintu pengatur, bangunan pelengkap dan pelindung. Semua item bangunan tersebut di atas dapat diwujudkan dalam bentuk skala model atau prototype.
KINERJA TUNDAAN LALU LINTAS DI SIMPANG PATUNG DIPONEGORO NGESREP PADA PERSIMPANGAN BERSINYAL SEMARANG Warsiti, Warsiti; Risman, Risman; Satriyadi, Lilik; Mulyono, Tedjo; Setiawan, Dedi Budi
Bangun Rekaprima Vol. 8 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.349 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v8i2.3968

Abstract

Volume lalu lintas Kota Semarang mengalami peningkatan setiap tahunnya yang diakibatkan bertambahnya jumlah kepemilikan kendaraan. Dengan memperhatikan kondisi geometri jalan, volume arus lalu lintas, hambatan samping dan lingkungan simpang yang merupakan daerah komersil, maka dicoba untuk diatasi dengan menganalisis tundaan pada simpang tersebut. Cara penelitian yang dilakukan adalah dengan melakukan survey di lapangan untuk mendapatkan data primer maupun data sekunder yang kemudian akan diolah dengan menggunakan manajemen simpang. Perencanaan menggunakan acuan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997 dan menggunakan program Excel 2013 untuk mengolah data lalu lintas. Data lalu lintas diperoleh dari pencacahan jumlah kendaraan di lapangan yang dilakukan selama 3 hari (10, 13, dan 15 Mei 2017) pada jam-jam sibuk dan disajikan dalam bentuk tabel data kendaraan dan kemudian perilaku lalu lintas simpang dapat dianalisis. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa persimpangan Simpan Ptung Diponegoro Ngesrep memiliki nilai Derajat Kejenuhan (DS) = 1.14. Nilai ini telah melewati nilai derajat kejenuhan yang disarankan oleh MKJI 1997 untuk simpang bersinyal yaitu DS ≤ 0,85. Hasil analisis menunjukkan bahwa tundaan rata”“rata simpang tertinggi 335.84 detik, maka simpang ini memiliki memiliki Tingkat Pelayanan (LOS) F (>60).
PENERAPAN UJI TANAH DI LAPANGAN UNTUK SISWA SMKN 5 SURAKARTA PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KONSTRUKSI DAN PERUMAHAN Rabinah, Aiun Hayatu; Goro, Garup Lambang; Harprastanti, Primasiwi; Mahbub, Jamal; Risman, Risman; Warsiti, Warsiti; Mulyono, Tedjo; Wiyana, Yustinus Eka; Nurhadi, Imam; Satriyadi, Lilik
Bangun Rekaprima Vol. 10 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v10i1.5494

Abstract

SMKN 5 Surakarta students encountered a challenge during the initial assessment of the civil construction implementation, particularly concerning field soil testing. This challenge was exacerbated by the absence of soil mechanics courses in the curriculum. While the students possessed a fundamental grasp of civil engineering competencies, they faced difficulties in various aspects, with field soil testing being a notable area of concern. To address these competency gaps and enhance the vocational school curriculum, training sessions were conducted to educate students on the practical application of soil tests in the field. The specific training covered sand cone and DCP tests. According to the questionnaire results, post-training, over 50% of SMKN 5 Surakarta students exhibited a clear understanding of how to perform field tests using DCP, Sand Cone, and Speedy Moisture test equipment, along with the ability to analyze the resulting test data. The effectiveness of direct training and intensive mentoring was evident in facilitating students' comprehension of the provided material. Notably, 90% of the students affirmed that the training was easily comprehensible.