Nur Arminarahmah
Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK (PNBP) JASA KENAVIGASIAN VESSEL TRAFFIC SERVICE (VTS) PADA VTS DUMAI BERBASIS WEB Sukri Adrianto; Gunawan Manalu; Fitri Pratiwi; Benediktus Yoseph Bhae; Nur Arminarahmah
I N F O R M A T I K A Vol 14, No 2 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : STMIK DUMAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36723/juri.v14i2.377

Abstract

VTS Dumai adalah instansi di bawah Kementerian Perhubungan yang memberikan pelayanan lalu lintas kapal untuk wilayah Dumai serta dirancang untuk meningkatkan keselamatan kapal, efisiensi bernavigasi dan menjaga lingkungan. Dengan layanan yang diberikan tersebut, VTS Dumai juga bertugas dalam proses penerimaan PNBP jasa kenavigasian VTS. Permasalahannya adalah dalam proses penerimaan PNBP VTS, khususnya penyampaian laporan keberangkatan kapal, perhitungan jumlah PNBP yang harus dibayar, pengambilan nota tagihan,  penyampaian bukti pembayaran dan pengambilan kuitansi sebagai bukti telah melunasi PNBP VTS masih dilakukan dengan cara pemilik kapal datang langsung ke kantor pelayanan VTS. Oleh karena itu, dirancang sebuah sistem informasi dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan database MySql sebagai solusi terhadap masalah tersebut. Manfaatnya agar dapat mempermudah pemilik kapal dalam proses pembayaran PNBP VTS dimana pemilik kapal sudah dapat melakukan proses pembayaran PNBP VTS secara online, serta dapat menghasilkan laporan yang terjadwal maupun yang tidak terjadwal.Kata kunci : VTS, PNBP, WebVTS Dumai is an agency under the Ministry of Transportation that provides ship traffic services for the Dumai area and is designed to improve ship safety, navigation efficiency and protect the environment. With the services provided, VTS Dumai is also in charge of the process of receiving PNBP of VTS navigation services. The problem is that in the process of receiving VTS PNBP, in particular submitting reports on ship departures, calculating the amount of PNBP to be paid, taking invoices, submitting proof of payment and taking receipts as proof of paying VTS PNBP, it is still done by the ship owner coming directly to the VTS service office. Therefore, an information system is designed using the PHP programming language with MySql database as a solution to this problem. The benefit is to make it easier for ship owners in the VTS PNBP payment process where ship owners can process VTS PNBP payments online, and can generate scheduled and unscheduled reports. Keywords: Non-Tax State Revenue (PNBP), Vessel Traffic Services (VTS)
PEMBERDAYAAN KADER PMII BANJARBARU MELALUI PENGEMBANGAN DIGITAL HUB BERBASIS EKOSISTEM GOOGLE SEBAGAI PUSAT MANAJEMEN ORGANISASI DAN KONTEN Adani Dharmawati; Al Fath Riza Kholdani; Desy Ika Puspitasari; Nur Arminarahmah; Tri Wahyu Qur'ana; Rezky Izzatul Yazidah Anwar
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.61931

Abstract

Organisasi kemahasiswaan dewasa ini dituntut memiliki infrastruktur manajemen informasi yang terintegrasi, bukan sekadar literasi digital personal semata. Kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Banjarbaru menghadapi persoalan fragmentasi pengelolaan media sosial, ketiadaan arsip digital terpusat, dan rendahnya literasi digital kritis, sehingga jejak digital organisasi rentan hilang setiap kali terjadi pergantian kepengurusan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan kader PMII Banjarbaru melalui pengembangan Digital Hub berbasis ekosistem Google (Google Sites, Google Drive, dan Google Calendar) sebagai pusat manajemen organisasi dan konten. Metode pelaksanaan mencakup empat tahap, yaitu persiapan dan inisiasi sistem melalui Focus Group Discussion, workshop implementasi Digital Hub, pendampingan pascaworkshop, serta evaluasi dan pelaporan. Efektivitas program diukur menggunakan kuesioner pretest-posttest berskala Likert 1-5 terhadap 26 peserta pada 10 indikator literasi digital kritis dan tata kelola Digital Hub. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata kapasitas peserta dari 2,90 (kategori kurang-cukup menguasai) menjadi 3,96 (kategori menguasai), dengan gain rata-rata sebesar +1,06. Peningkatan tertinggi terjadi pada pemahaman literasi digital kritis (+1,34) dan penyusunan rencana konten atau editorial plan (+1,30), sedangkan indikator kemandirian pengelolaan Digital Hub pascapelatihan mencatat capaian akhir terendah (3,15), yang mengindikasikan perlunya pendampingan lanjutan. Kegiatan ini berhasil menghasilkan infrastruktur Digital Hub yang fungsional serta peningkatan kompetensi literasi digital kader yang terukur, dan direkomendasikan disertai skema pendampingan (coaching) berkala untuk menjamin kemandirian tata kelola digital organisasi secara berkelanjutan.