Rani Nurhidayah
Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Lesson Study For Learning Community (Lslc) In Early Childhood At Tamansari Distrct Milah Nurkamilah; Anggia Suci Pratiwi; Asti Tri Lestari; Aep Sunendar; Mujiarto Mujiarto; Budi Hendrawan; Belgis Nurhaliza; Tami Aspi Zahda Hidayah; Mia Indah Lestari; Rani Nurhidayah; N. Wiwin Wahyuni; Nurrina Firdaus; Yani H
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2022): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/abdimas.v5i2.3169

Abstract

Lesson study is a process of improvement the quality of learning activities that emphasize a collaborative process for a group of teachers to identify learning problems, design learning scenarios, implement and evaluate through continuous plan, do, see and reflection activities. The Teacher Working Group (Kelompok Kerja Guru (KKG)) for Early Childhood Education in Tamansari sub-district has the potential to form a learning community through lesson study, as an effort to develop early childhood teacher competency in developing materials and designing learning activities in the classroom. Mathematics, Language and Arts are very important to be introduced and mastered by children from an early age. The objectives of this community service are 1) Forming a learning community through lesson study activities at the early childhood education in Tamanasari sub-district 2) increasing teacher knowledge about lesson study activities in developing the quality of learning at early childhood institutions in Tamansari Sub-district, Tasikmalaya City, 3) Assisting lesson study activities in working groups in early childhood teacher in Tamansari District. The method used is training and mentoring lesson study. The results of community service are 1) The formation of a school-based learning community in early childhood education at Tamansari sub-district. 2) Increasing the knowledge of earli childhood teachers in carrying out lesson study activities, 3) Increasing the professional and pedagogical competence of teachers in developing mathematics, language and dance learning in early childhood education.
Workshop Edukasi Pemilahan dan Pengelolaan Sampah dengan Konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) Di Desa Sindangsari Kabupaten Pangandaran Rafly Tidar; Dita Sri Rahayu; Aditya Muhamad Sidiq; Rani Nurhidayah; Marsya Khaira; Siti Ausuro Nur Aprilia
Jurnal Ksatria : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Ksatria: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Ksatria Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67025/jurnalksatriajurnalpengabdiankepadamasyarakat.v3i1.93

Abstract

Memilah dan mengelola potensi sampah menjadi barang yang berguna dan bermanfaat dapat dilakukan melalui kegiatan KKN mahasiswa. KKN sebagai pengabdian pada masyarakat dilakukan sejak tanggal 8 Agustus hingga 8 September 2022. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan lingkungan dan meningkatkan daya kreativitas untuk memanfaatkan sampah. Metode yang dilakukan berupa workshop. Sasaran dari pengabdian masyarakat ini adalah sumber daya manusia yang ada, yaitu para guru sekolah dan para siswa-siswi kelas 4, 5, dan 6 yang ada di lingkungan Dusun Cisodong dan Kutakanyere. Pelaksanaan yang dilakukan adalah penayangan video edukatif, edukasi pemilahan dan pengelolaan sampah, edukasi perilaku hidup bersih dan sehat, dan praktik membuat barang dari sampah. Kegiatan workshop ini diikuti oleh 12 guru dan 64 siswa dan melibatkan 13 mahasiswa UMTAS. Hasil dari workshop ini adalah beberapa barang bermanfaat seperti tempat alat tulis kerja dan gantungan kerudung. Kesimpulannya, workshop ini dapat membantu meningkatkan pemahaman terhadap lingkungan dan memanfaatkan potensi sampah yang ada untuk didaur ulang menjadi barang yang bermanfaat dan bernilai ekonomi. Dengan adanya workshop ini, masyarakat, secara khusus para guru dan siswa-siswi, dapat menjaga lingkungan yang bersih dan sehat serta menciptakan peluang usaha produksi barang dari potensi sampah yang ada.